
Christian yang sudah kembali kemansion pun, saat ini dia sedang melangkahkan kakinya untuk masuk kedalam kamar.
Ketika Christian baru saja berjalan diseperempat anak tangga yang menuju kelantai atas, tiba-tiba saja ada yang memanggil namanya.
Christian langsung saja menghentikan langkah kakinya dan dia langsung saja menoleh untuk melihat orang yang sudah memanggil namanya itu.
Dan Christian sudah sangat hafal sekali milik siapa suara tersebut, yaitu milik dari Ayah Marson.
Ayah Marson yang tadi baru ingin memejamkan matanya, tiba-tiba saja dia dan Mamah Jovanka sedikit terganggu dengan suara ketukan pintu dikamarnya.
Ayah Marson yang mendengarnya pun, dia langsung saja beranjak bangun dari tidurnya tadi untuk membukakan pintunya dan melihat siapa yang sudah berani mengetuk pintu kamarnya malam-malam seperti itu.
Dan ketika sudah dibuka pintunya, ternyata yang mengetuk pintunya adalah kepala asisstan mansionnya Ayah Marson sendiri, yang ingin melaporkan kepada Ayah Marson jika Christian sedang datang menemui Poppy dirumah sakit khusus tahanan malam itu.
Kepala asisstan mansion bisa mengetahui akan hal itu, karena dia tadi mendapatkan telefon dari kepala penjaga yang ada dirumah sakit.
Ayah Marson memang menyuruh dan menugaskan kepala asisstan mansion serta semua penjaga untuk melaporkan kepadanya jika Christian datang menemui Poppy.
Dan disinilah Ayah Marson, yang memang sengaja menunggu Christian pulang.
" Darimana saja kamu baru pulang??!! ",, tanya Ayah Marson kepada Christian.
Padahal Ayah Marson sudah sangat mengetahui kemana Christian pergi, tapi Ayah Marson tetap bertanya kepada Christian untuk melihat kejujuran dari Christian.
" Dari rumah sakit untuk melihat Poppy Ayah ",, jawab Christian kepada Ayah Marson dengan sangat jujur sambil berjalan menuruni tangga lagi, supaya terlihat lebih sopan ketika berbicara dengan orang tua.
" Untuk apa kamu menemui dia??!!, apa kamu ingin kembali lagi kepadanya dan menyelamatkan dia dari hukuman yang akan menimpanya!! ",, kata tegas dari Ayah Marson kepada Christian yang sudah berdiri didepannya.
" Bukan Ayah.......... ",, jawab Christian kepada Ayah Marson.
" Kalau bukan, lantas untuk apa kamu malam-malam seperti ini menemuinya disana!! ",, tanya Ayah Marson lagi kepada Christian dengan nada yang super tegas sekali.
Dan tidak bisa dibohongi, jika Ayah Marson memang masih merasa marah dengan Christian.
" Tian datang kesana hanya ingin memberikan hukuman kepada Poppy saja Ayah ",, jawab Christian kepada Ayah Marson dengan nada sopannya.
" Terus hukuman apa yang kamu berikan kepada wanita licik itu!! ",, tanya dari Ayah Marson kepada Christian.
" Tian menyuruh untuk menyuntik mati saja siPoppy Ayah ",, jawab Christian kepada Ayah Marson.
__ADS_1
Ayah Marson yang mendengar jawaban dari Christian dia hanya menampilkan senyum miringnya saja sambil menatap kearahnya Christian.
Setelah itu Ayah Marson langsung saja berlalu pergi dari hadapannya Christian tanpa mengucapkan satu patah kata pun kepada Christian.
Christian yang melihat Ayahnya seperti itu, dia tidak banyak bertanya kepada Ayah Marson, sebab Christian menyadari jika sang Ayah masih marah kepadanya.
Setelah melihat kepergian dari Ayahnya, Christian langsung saja melanjutkan lagi langkah kakinya untuk naik keatas tangga lagi menuju kedalam kamarnya.
Sedangkan kita bergeser sejenak keMilka dan juga Vince.
Vince dan Milka tadi ketika mereka sudah bisa meninggalkan mansion megah miliknya Ayah Marson.
Vince yang sedang menyetir, tiba-tiba saja dia tertawa dengan cukup keras sekali, hingga itu membuat Milka sampai langsung mengalihkan pandangannya kearah Kakaknya.
" Kakak kenapa tiba-tiba saja tertawa sendiri seperti itu?? ",, tanya Milka kepada Vince.
" Lucu saja sama Keluarga Carrington itu, mereka bisa-bisanya mengira jika kita ini sepasang suami istri,..........",, jawab Vince kepada Milka sambil tertawa.
" Apa mereka tidak melihat jika wajah kita ada kemiripannya ",, sambung lagi perktaannya Vince kepada Milka dengan bibir yang masih tertawa.
Milka yang medengar jawabannya Vince, dia juga langsung saja tersenyum lucu ketika mengingatnya tadi.
Dan perkataan dari Vince yang terakhir berhasil membuat Milka langsung terdiam dari tersenyumnya tadi.
" Kenapa muka kamu menjadi seperti itu Milka??, benar kan tebakan dari Kakak?? ",, tanya Vince kepada Milka.
" Entahlah Kak, tapi Milka merasa juga seperti itu...... ",, jawab Milka kepada Vince.
" Bahkan ketika dirumah sakit tempat Tevy dirawat, Pangeran Christian pun sudah melamar Milka Kak ",, kata Milka lagi kepada Vince.
Dan perkataannya Milka, sukses membuat Vince tiba-tiba langsung saja mengerem mendadak ditengah jalan.
Untung saja waktu itu sudah tengah malam, sekitar jam satu pagi lebih, jadi tidak banyak kendaraan berlalu lalang dijalan raya.
Jika posisi Vince berkendara diwaktu jam padat, pastinya mereka akan tertabrak dari belakang, karena mengerem mendadak seperti itu.
" Aduuuuhhhh, pinggangku,.....Kakak kenapa mengerem mendadak seperti ini sih ",, kata Milka kepada Vince.
" Itu juga karena perkataan kamu Milka, yang berhasil mengejutkan Kakak ",, jawab Vince kepada Milka sambil mengendarai mobilnya lagi.
__ADS_1
Milka tidak menjawab perkataannya Vince, dia hanya menampilkan wajah cemberutnya saja kepada Vince.
" Milka........!!, apa kamu serius dengan perkataan kamu itu?? ",, tanya Vince kepada Milka.
" Iya Milka serius Kak, dan yang menyakiti Milka seperti ini adalah kekasihnya Tuan Christian yang cemburu ketika melihat Milka jalan berdua dengan Tuan Christian tadi ketika disuruh membeli makanan oleh Tuan Marson Kak ",, jawab Milka kepada Vince.
" Oh wanita yang tadi tergeletak ditengah jalan itu berarti kekasihnya Pengeran Christian?? ",, kata Vince kepada Milka.
" Ko Kakak tahu?? ",, tanya Milka kepada Vince.
" Iya ketika Kakak berangkat tadi ingin mencari kamu, Kakak tidak sengaja melihat kerumunan orang dijalan yang biasa kita lewati, dan Kakak mencoba berhenti sebentar untuk melihat ada apa disitu ",, jawab Vince kepada Milka.
" Dan Kakak bisa mengetahui jika kamu berada dimansionnya Tuan Marson juga dari orang-orang yang ada disana tadi ",, lanjut lagi perkataannya Vince kepada Milka.
" Tapi sementara jalan itu ditutup dulu untuk penyelidikan ",, sambung lagi perkataannya Vince kepada Milka.
Dan Milka dia hanya diam saja mendengarkan semua perkataannya Vince.
Tidak terasa ketika mereka asik mengobrol sambil berkendara, mobil yang mereka naiki akhirnya sampai juga didepan pelataran dari rumah kontrakan mereka.
Ayah Iram dan Mamah Odelia yang mendengar suara deru mesin mobil, mereka berdua langsung saja berjalan keluar dari dalam rumah mereka, untuk melihat siapakah yang datang.
Sebab Ayah Iram dan Mamah Odelia mereka berdua belum bisa pada tidur ketika kedua anak mereka belum pada pulang seperti itu.
Dan ketika mereka melihat mobilnya Vince anak sulung mereka, Ayah Iram serta Mamah Odelia, mereka berdua sangat senang, namun juga sedikit takut karena Vince dia keluar sendirian dari dalam mobil.
" Dimana adik kamu Vince, apa kamu tidak pulang bersamanya?? ",, tanya Ayah Iram kepada Vince.
" Ada Yah didalam mobil, Milka dia sedikit tidak bisa berjalan, karena pinggangnya sedang sakit ",, jawab Vince kepada Ayah Iram.
Dan setelah menjawab perkataan dari Ayahnya, Vince langsung saja membukakan pintu depan yang sebelah sopir untuk membantu Milka keluar dari dalam mobil.
Melihat anak perempuannya pulang dalam keadaan seperti itu, Ayah Iram dan Mamah Odelia mereka berdua langsung saja menjadi khawatir sekali.
Mamah Odelia dan Ayah Iram langsung saja menyuruh Vince untuk membawa Milka kedalam kamarnya.
Dan Vince serta Milka mereka berdua ketika sudah sampai dirumah kontrakan mereka, waktu sudah menunjukkan pukul dua dini hari lebih.
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
__ADS_1
...***TBC***...