
Milka yang melihat wajah dari Ayah Marson dan Mamah Jovanka yang seperti tidak kuat ketika mendengar cerita tentang Tevy darinya, dia lansung saja mencoba bertanya kepada Ayah Marson dan juga Mamah Jovanka.
" Tuan, Nyonya, apa kalian masih ingin mendengar cerita dari saya tentang Tevy, atau saya sudahan saja berceritanya?? ",, tanya Milka kepada Ayah Marson dan juga Mamah Jovanka, sambil mengalihkan pandangannya kearahnya mereka berdua.
" Lanjutkan saja Nak, kami masih ingin mendengarnya lagi ",, jawab Ayah Marson kepada Milka.
" Iya Nak, lanjutkan saja ",, jawab Mamah Jovanka juga kepada Milka.
" Baiklah akan saya lanjutkan kalau begitu ",, kata Milka lagi kepada Ayah Marson dan juga Mamah Jovanka.
Sedangkan Christian dia hanya diam saja, sambil terus mendengarkan perkataannya semua orang dengan sambil terus mencoba menempelkan posisi duduknya dengan Milka, tanpa Milka sadari.
" Tevy dia kuliah disalah satu Universitas yang ada dikota ini Tuan, sama dengan saya, dan selama dia kuliah dia mendapatkan beasiswa full sampai dia lulus kuliah ",, lanjut lagi ceritanya Milka tentang Tevy.
" Dan setelah lulus kuliah, Tevy lalu mencoba melamar menjadi Dosen disalah satu kampus yang ada dikota ini juga Tuan ",, sambung lagi ceritanya Milka tentang Tevy.
Mamah Jovanka, Ayah Marson dan juga Christian yang mendengar jika Tevy dia seorang Dosen, sungguh mereka semua sangat terkejut sekali.
" Tevy dia seorang Dosen Milka?? ",, tanya Christian kepada Milka, sambil menatap kearah wajahnya Milka dengan begitu dekat sekali.
Sehingga membuat Milka menjadi malu dan juga risih kepada Christian yang berada tepat didepan wajahnya seperti itu.
" Eeemm, bisakah anda jangan terlalu dekat seperti itu Tuan Chris kepada saya, maaf saya kurang nyaman ",, tegur dari Milka kepada Christian, dan langsung saja membuat Christian berpura-pura biasa saja karena sedang ditatap oleh kedua orang tuanya seperti itu.
Christian langsung saja menggeser sedikit p***tnya supaya tidak terlalu menempel dengan Milka, namun tanpa sepengetahuan dari Milka, Christian pasti akan mendekatkan lagi posisi duduknya dengan Milka.
" Tevy menjadi Dosen dikampus mana Nak?? ",, tanya Ayah Marson kepada Milka.
" Dikampus Universitas DC Maverick Tuan ",, jawab Milka kepada Ayah Marson, dan masih didengar oleh Mamah Jovanka dan juga Christian.
" Universitas DC Maverick, itu kan Yayasan miliknya Tuan Denzel ",, kata Ayah Marson dan masih didengar oleh semua orang.
Dan diantara semua orang itu yang paling terkejut ketika mendengar perkataannya Ayah Marson adalah Milka.
Sebab Milka memang baru tahu, jika Unversitas tempat Tevy mengajar adalah miliknya Denzel.
" Apa Tuan tidak bercanda dengan saya?? ",, tanya Milka kepada Ayah Marson dengan sambil menampilkan wajah terkejutnya.
" Jika kamu ingin diseriusin, saya mau ko Milka serius dengan kamu ",, jawab Christian kepada Milka sambil menggombal receh juga.
__ADS_1
Membuat Mamah Jovanka langsung saja melototkan matanya kepada Christian, sedangkan Ayah Marson dia langsung saja menatap garang kearahnya Christian.
Membuat Christian langsung saja tertawa lucu kepada kedua orang tuanya, padahal tidak ada yang lucu sama sekali.
Dan untuk Milka sendiri, dia malah merasa aneh dengan sikapnya Christian yang seperti itu kepadanya.
" Benar Nak, itu memang Yayasan miliknya Tuan Denzel ",, jawab Ayah Marson kepada Milka.
" Apakah Tevy sudah tahu jika Yayasan itu miliknya Tuan Denzel Milka?? ",, tanya Christian kepada Milka.
" Sepertinya belum deh Tuan Chris, sebab jika Tevy tahu, pastilah dia akan bercerita dengan saya ",, jawab Milka kepada Christian dan masih didengar oleh Ayah Marson dan juga Mamah Jovanka.
" Satu hal lagi, Tevy mempunyai kelebihan yang tidak saya punya Tuan, Nyonya ",, kata Milka lagi kepada semua Keluarga Carrington.
" Apa itu Nak, tolong beritahukan kepada kami ",, jawab Mamah Jovanka kepada Milka dengan nada yang sangat tidak sabaran sekali.
Dan perkataan dari Mamah Jovanka langsung saja dianggukin oleh Ayah Marson.
" Tevy dia pintar beladiri Tuan, Nyonya, dia sudah sering menjuarai perbagai perlombaan ditingkat Nasional maupun Internasional, bahkan dia sudah bersabuk hitam lho ",, jawab Milka kepada Mamah Jovanka dan masih didengar oleh Ayah Marson dan juga Christian.
" Serta Tevy tidak cuma pintar karate, melainkan juga taekwondo juga Tuan, Nyonya ",, sambung lagi perkataannya Milka tentang Tevy.
Mereka tidak menyangka jika Tevy bisa mempunyai kelebihan yang jarang dimiliki oleh wanita lain.
Andai saja Keluarga Carrington, atau orang-orang yang dekat dengan Tevy, terutama Denzel yang mengetahui jika Tevy bisa menjadi hacker handal, pastilah mulut mereka akan terbuka dan sulit untuk ditutup lagi.
Sebab kemampuan hacker seperti itu, tidak sembarangan orang bisa dan menguasainya.
Ketika mereka bertiga yaitu Keluarga Carrington yang terdiri dari Ayah Marson, Mamah Jovanka dan juga Christian sedang merasa bangga dengan cerita tentang Tevy dari Milka.
Tiba-tiba saja pandangan mereka semua teralihkan oleh suara pintu ruangannya Tevy yang terbuka dari dalam, dan orang yang membukanya adalah Denzel.
Dan hal itu sontak langsung saja mengalihkan fikiran Keluarga Carrington yang awalnya ingin bertanya lagi kepada Milka tentang Tevy, langsung terbuyarkan dengan adanya Denzel.
Mereka semua langsung saja berdiri dari duduk mereka dan langsung juga berjalan mendekati Denzel.
" Nak, kenapa kamu keluar?? ",, tanya Mamah Jovanka kepada Denzel.
" Tuan, Nyonya kalian semua diminta Tevy masuk kedalam ",, kata Denzel kepada Mamah Jovanka.
__ADS_1
Sebab memang Tevy tadi setelah bisa berfikir dengan jernih, dan menetralkan rasa keterkejutannya, dia langsung saja meminta tolong kepada Denzel untuk memanggilkan semua orang yang tadi dia suruh keluar dari dalam ruang perawatannya.
Mendengar perkataannya Denzel, Ayah Marson dan Mamah Jovanka mereka berdua dengan segera bergegas ingin masuk kedalam ruang perawatannya Tevy, diikuti oleh Christian dan juga Milka dibelakang mereka.
Sedang Tevy sendiri, dia terus menatap Keluarga Carrington yang baru saja masuk lagi kedalam ruang perawatannya.
" Nak Tevy?? ",, kata Mamah Jovanka kepada Tevy ketika Mamah Jovanka dan Ayah Marson sudah berada disamping brankarnya Tevy.
Sedangkan Denzel dia berdiri diseberang brankar yang satunya lagi, dan untuk Christian sendiri serta Milka, mereka berdiri dibrankarnya Tevy yang sebelah kaki.
Tevy yang mendengar Mamah Jovanka memanggil namanya, dia langsung saja menatap lekat kearah wajahnya Mamah Jovanka dan juga Ayah Marson.
Setelah itu, Tevy lalu mengalihkan pandangannya kearahnya Denzel.
Dan Denzel langsung saja tersenyum tipis sambil mengangguk kepada Tevy, ketika Tevy melihat kearahya.
Melihat anggukan dan senyuman dari Denzel, membuat Tevy langsung lagi mengalihkan pandangannya kearahnya Mamah Jovanka dan Ayah Marson lagi.
" Tuan, Nyonya ",, panggil Tevy kepada Ayah Marson dan juga Mamah Jovanka.
Mamah Jovanka dan Ayah Marson langsung saja mengangguk serta sambil tersenyum manis kepada Tevy.
" Katakanlah apa yang ingin kamu katakan kepada kami Nak ",, kata Ayah Marson kepada Tevy, ketika Ayah Marson melihat Tevy seperti ingin mengatakan sesuatu.
Mendengar perkataannya Ayah Marson, Tevy langsung saja mengambil nafasnya dengan panjang setelah itu dia mengeluarkannya dengan perlahan.
Dan Milka serta Christian mereka berdua masih saja diam sambil terus memperhatikan Tevy.
" Bolehkah saya memanggil kalian Mamah dan juga Ayah, sama seperti Kak Christian memanggil kalian berdua ",, akhirnya dikeluarkan juga apa yang ingin dikatakan oleh Tevy kepada Ayah Marson dan juga Mamah Jovanka.
Denzel langsung saja tersenyum mendengar perkataannya Tevy, sebab dialah yang menyuruh Tevy untuk berkata seperti itu kepada Ayah Marson dan juga Mamah Jovanka.
Ayah Marson dan Mamah Jovanka yang mendengar perkataannya Tevy, mereka berdua reflek langsung saja meneteskan air matanya.
Begitu juga dengan Milka, dia juga ikut terharu menyaksikan sahabatnya bisa menemukan keluarga kandungnya, hingga Milka sampai tidak sadar jika Christian langsung memanfaatkan hal itu untuk merangkul pundaknya sambil membawanya kedalam pelukannya.
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
...***TBC***...
__ADS_1