
Sungguh puas sekali semua orang mentertawakan penderitaannya Denzel dan juga Cryill.
Dan ketika mereka semua sedang pada tertawa senang seperti itu, tiba-tiba pandangan mereka semua teralihkan dengan pintu ruangannya Tevy yang terbuka dari luar.
Semua orang langsung saling pada diam seketika, ketika melihat siapa orang yang sudah membuka pintu ruangannya Tevy.
" Papah?? ",, kata Mamah Qiara kepada orang yang baru saja masuk itu.
Yaps orang yang membuka pintu ruang perawatannya Tevy adalah Papah Carlson.
Papah Carlson yang tadi ditinggal pergi sendirian oleh Cryill dan juga Mamah Qiara.
Dia langsung saja bertanya kepada Hendy, untuk mencari tahu siapa itu Tevy sebenarnya.
Papah Carlson dia dibuat sangat terkejut sekali ketika sudah melihat data dirinya Tevy, yang ternyata seorang Dosen, dan juga ahli beladiri.
Yang membuat Papah Carlson semakin tertarik membaca, adalah dikatakan didalam bio data itu jika Tevy seorang Dosen dikampus milik anaknya, yaitu Denzel
Dan Papah Carlson tidak menyangka jika tubuh kecil seperti Tevy, sudah sering menjuarai perbagai perlombaan, dan dia juga sudah meraih gelar sabuk hitam ( Kyudan dan Judan ).
Papah Carlson dibuat sangat tercengang ketika sudah membaca semua bio datanya Tevy, sama halnya dengan Denzel kemarin ketika membaca semua data-datanya Tevy.
Setelah selesai membaca semua data-datanya Tevy, Papah Carlson dia lalu seperti mengintrogasi Hendy, bertanya semua tentang Tevy kepada Hendy.
Papah Carlson sampai dibuat membuka mulutnya tadi, ketika Hendy bercerita, jika Tevy kemarin bisa mengalahkan semua anak buahnya Denzel, termasuk Denzel sekalipun.
Sungguh Tevy langsung saja mendapat penilaian tersendiri dipandangannya Papah Carlson.
Setelah sudah mengetahui semuanya tentang Tevy dari Hendy, Papah Carlson lalu memutuskan menyusul Cryill dan Mamah Qiara kerumah sakit tempat Tevy dirawat.
Dan disinilah Papah Carlson, sudah berdiri didalam ruang perawatannya Tevy, dan saling pandang dengan semua orang yang ada didalam ruangan tersebut.
Papah Carlson dia tidak menjawab perkataaannya Mamah Qiara yang memanggilnya tadi, tapi malah Papah Carlson langsung saja mengenali Ayah Marson yang ada disitu.
__ADS_1
" Bukannya anda Tuan Marson Carrington??, pemilik Perusahaan Moana Carrington Corp?? ",, kata Papah Carlson kepada Ayah Marson dengan nada yang sedikit terkejut.
" Benar sekali Tuan Carlson, apakah Tuan Denzel ini anak anda?? ",, tanya dan jawab Ayah Marson kepada Papah Carlson dengan wajah yang sedikit terkejut juga ketika melihat orang yang dikenalnya ada didalam ruang perawatannya Tevy.
" Iya Tuan Marson, Denzel adalah anak pertama saya ",, jawab Papah Carlson kepada Ayah Marson.
Ayah Marson langsung saja berdiri dari duduknya, dan berjalan mendekati Papah Carlson yang masih berdiri tidak jauh dari pintu masuk.
" Senang bertemu anda lagi Tuan Carlson, saya disini tadi tidak sengaja berpas-pasan dengan Tuan Denzel, jadi saya memutuskan menjenguk istrinya juga ketika Tuan Denzel menjawab jika istrinya sedang dirawat dirumah sakit ini ",, kata Ayah Marson kepada Papah Carlson sambil mengajaknya bersalaman.
Dan uluran tangannya Ayah Marson dibalas ramah oleh Papah Carlson.
" Papah sudah mengenal Tuan Marson?? ",, tanya Denzel yang penasaran dengan kedekatan dari Papahnya dan juga Ayah Marson.
" Kenal tapi tidak terlalu dekat, cuma hanya sekedar kenal, sebab sering bertemu dari acara pertemuan bisnis sama lelang-lelang yang biasa Papah datangi, benar begitu kan Tuan Marson ",, jawab Papah Carlson kepada Ayah Marson.
" Benar sekali Tuan Carlson ",, jawab Ayah Marson kepada Papah Carlson sambil tersenyum ramah sekali.
Dunia itu sempit, begitulah fikir Ayah Marson, karena tidak menyangka Denzel adalah anak dari rekan bisnisnya yang sudah sering berjumpa diberbagai acara bisnis.
Denzel yang mendengar jawabannya Papah Carlson dia hanya beroh ria saja dengan tanpa suara.
Setelah itu Papah Carlson lalu berjalan mendekati brankarnya Tevy dengan tatapan yang tidak bisa ditebak oleh Tevy.
Bahkan Denzel reflek sampai memegangi tangannya Tevy dengan erat, seperti memberi ketenangan kepada Tevy.
" Papah, Denzel mohon, jika Papah kesini hanya ingin membuat Tevy tertekan, Denzel mohon Papah pulang saja!! ",, kata Denzel kepada Papah Carlson sambil memohon namun dengan kata-kata yang tegas.
" Kamu mengusir Papah??, padahal Papah kesini mau meminta maaf kepada Tevy?? ",, jawab Papah Carlson dengan santainya kepada Denzel.
" Tuan, jika Tuan tidak merestui hubunganku dengan anak anda Denzel silahkan Tuan, tapi jangan katakan jika anak yang sedang saya kandung bukan anaknya Denzel, sebab itu sangat menyakitkan hati saya sekali Tuan ",, kata Tevy kepada Papah Carlson dengan mata yang sudah berembun ingin menangis ketika Papah Carlson sudah berada didepan brankarnya yang dekat kakinya.
Ayah Marson, Mamah Jovanka, Christian dan juga Charles yang mendengar perkataannya Tevy, dan nada ketakutan juga dari Tevy kepada Papah Carlson.
__ADS_1
Didada mereka semua rasanya ingin marah sekali kepada Papah Carlson, bahkan tangannya Charles sudah mengepal dengan begitu kuatnya.
Namun langsung ditahan oleh Ayah Marson, yang sudah kembali duduk disebelahnya Charles, dan Charles lalu dibisiki Ayah Marson untuk menetralkan wajahnya supaya tidak terlihat marah kepada Papah Carlson.
Denzel yang melihat dan mendengar nada sedih dan takut dari Tevy pun, dia semakin mengeratkan pegangan tangannya ditangannya Tevy, sambil mengusapnya dengan lembut juga.
" Maafkan Papah Tevy, kamu sekarang bisa memanggil saya dengan panggilan Papah, kamu kan ISTRInya Denzel sekarang, itu artinya kamu adalah menantu Papah ",, kata Papah Carlson kepada Tevy sambil menekan kata istri sambil juga menyindir dan melirik Denzel.
Apalagi didalam ruangan itu ada orang lain yang bukan dari keluarga mereka.
Disaat semua orang sedang pada tegang dengan kedatangan dari Papah Carlson.
Cryill yang tidak suka berada disituasi yang seperti itu, dia langsung saja merubah suasana menjadi ceria lagi.
" Kedatangan Papah, seperti hawa-hawa malaikat maut, me-nye-ram-kan !!! ",, kata Cryill dengan tiba-tiba saja ikut berbicara Papahnya.
" Kalau pun Papah tidak mau merestui mereka, Papah sendiri yang rugi ",, lanjut lagi perkataannya Cryill kepada Papah Carlson.
" Sebab papah tidak akan mempunyai satu orang cucu nanti, tapi empat sekaligus, hebat tidak tuh Kak Denzel, sekali tembak langsung dapat empat ",, sambung terus perkataannya Cryill kepada Papah Carlson.
Dan Papah Carlson yang daritadi masih diam sambil terus mendengarkan Cryill pun, dibuat terkejut ketika mendengar jika Tevy hamil kembar empat sekaligus.
" Empat!!! ",, kata Papah Carlson kepada Cryill dengan sedikit berteriak.
" Iya empat, tahu angka empat kan Papah, one, two, three, empat ",, jawab Cryill sambil menunjukkan jari empatnya.
" Nah, banyak kan, pusing tidak tuh langsung dapat banyak, terlebih pusing lagi Cryill sekarang, yang disuruh Tevy untuk membelikan cel4n4 dal4mnya sama pembalutnya?? ",, kata Cryill lagi kepada Papah Carlson.
Dan Papah Carlson yang mendengar perkataannya Cryill yang itu, dia langsung saja membuka mulutnya cukup lebar sambil menunjukkan wajah terkejutnya.
Sedangkan yang lainnya, ada yang pada diam, ada yang tersenyum lucu sambil mendengarkan percakapannya Cryill dan Papah Carlson.
Dan pastinya yang tersenyum lucu ya Mamah Qiara untuk Cryill, karena berani mengatai Papahnya sebagai malaikat maut.
__ADS_1
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
...***TBC***...