
Tevy sangat terkejut sekali, ketika tiba-tiba tubuhnya disergap dari belakang oleh Denzel.
Dan tambah terkejut sekali ketika Tevy langsung dijatuhkan oleh Denzel keatas ranjang lagi.
" Beren953k ",, kata Tevy kepada Denzel.
Sekuat apapun seorang perempuan, tenaganya pastilah kalah oleh tenaga laki-laki yang dari kodratnya sana memang lebih kuat dari perempuan.
" Apa yang ingin kamu lakukan Tevy sekarang, hmm ",, kata Denzel kepada Tevy sambil duduk diatas badannya Tevy dengan kedua tangannya Tevy dia taruh diatas kepalanya Tevy dan dia pegang dengan sangat kuat sekali.
" Minggir Tuan, pergi dari atas tubuh saya!! ",, kata Tevy kepada Denzel, dengan jantung yang sedang berdebar-debar dengan sangat kencang sekali.
" Saya kali ini tidak akan membiarkanmu pergi Tevy, dan saya tidak akan memberikan kelonggaran lagi kepadamu ",, jawab Denzel kepada Tevy dan langsung merobek baju yang sedang dipakai oleh Tevy dengan sekali tarikan saja.
Tevy semakin terkejut lagi dengan apa yang dilakukan oleh Denzel kepadanya yang langsung merobek bajunya.
Dan bukit bakpaonya Tevy saat ini sudah terlihat jelas dimatanya Denzel, karena bajunya sudah dirobek oleh Denzel.
" Tuan saya mohon, jangan lakukan itu kepada saya Tuan ",, kata Tevy kepada Denzel dengan meneteskan air matanya.
Denzel sebenarnya dia tidak tega melihat air mata yang dikeluarkan oleh Tevy dimata cantiknya itu.
Tapi Denzel dia sudah dibutakan oleh gair4h dan n4fsu ketika melihat bukit bakpaonya Tevy yang berbalut bra warna hijau itu sangat menggodanya sekali.
" Kenapa saya harus melepaskan kamu Tevy?? ",, jawab Denzel kepada Tevy dengan tatapan yang sudah berbeda dari sebelumnya.
" Tuan, saya mohon ",, kata Tevy lagi kepada Denzel dengan semakin memohon kepada Denzel.
" Terlambat Tevy, tidak ada kata belas kasihan dikamusku ",, jawab Denzel kepada Tevy.
Dan memang benar apa yang dikatakan oleh Denzel, jika Denzel orangnya tidak mempunyai rasa belas kasihan kepada orang.
Hanya Tevy seoranglah yang mempunyai kesempatan itu berkali-kali dari Denzel disaat mereka sedang berkelahi.
Denzel daritadi dia bisa saja mengalahkan Tevy, jika dia mau melawan, tapi Denzel tidak mau melakukannya.
Walau beladirinya Denzel tidak sekuat dengan Tevy. tapi tetap saja tenaga ekstra yang dimiliki oleh Denzel karena Denzel laki-laki pastilah bisa membuat seorang Tevy terkalahkan juga.
Denzel setelah berkata seperti itu kepada Tevy, dia langsung saja menc***u Tevy mulai dari mencium seluruh wajahnya dan juga lehernya Tevy dengan kedua tangannya Tevy yang masih dia pegang erat diatas kepalanya Tevy.
__ADS_1
Tevy terus memalingkan mukanya ketika Denzel memberikan kecupan demi kecupan diwajahnya.
Denzel walau memaksakan kehendaknya, tapi setidaknya dia tidak bermain kasar dengan Tevy.
Denzel memberikan ciuman kepada Tevy dengan gerakan lembut dan penuh dengan perasaan sekali.
" Aaaaaahhh ",, d***h reflek dari Tevy ketika Denzel tiba-tiba memberikannya tanda stempel dilehernya.
Tevy sangat ingin marah sekali, ketika dia malah mend***h seperti itu karena ulahnya Denzel.
Walau Tevy menangis dalam diamnya, tapi tubuhnya memberikan sinyal yang berbeda ketika dia merasakan cu***n dan cu***n yang dilakukan Denzel kepadanya.
Denzel terus memberikan stempel kelehernya Tevy, hingga hampir ada sebanyak enam buah sekaligus itu.
" Suara d***han kamu sangat merdu sekali ditelingaku Tevy ",, kata Denzel kepada Tevy sambil melihat wajahnya Tevy yang sedang menangis sambil menatap benci kearahnya Denzel.
" Bajin9an kamu Denzel ",, kata Tevy kepada Denzel.
" Yaps kamu betul sekali Tevy, itulah saya, dan apakah kamu tidak tahu siapa saya ini?? ",, jawab Denzel kepada Tevy dengan sambil tersenyum miring.
" Tidak perduli dan kamu itu adalah ibl15 ",, jawab Tevy dengan nada yang sangat marah sekali kepada Denzel.
Dan dipandangannya Tevy dari bawah, Denzel terlihat sangat menakutkan sekali.
" Sudah tahu saya ini ibl15 kenapa kamu malah bermain-main denganku Tevy ",, kata Denzel kepada Tevy dengan nada yang amat menyeramkan sekali ditelinganya Tevy.
" Minggir saya ingin pergi dari sini!!! ",, kata Tevy lagi kepada Denzel dengan nada yang sangat tegas sambil sedikit berteriak.
" Baiklah akan saya ijinkan kamu pergi, tapi puaskan saya dulu Tevyku sayang ",, jawab Denzel kepada Tevy dengan sambil tersenyum miring.
Dan setelah itu tanpa memberi Tevy kesempatan berbicara, Denzel langsung saja menc***u Tevy tepat dibagian d4danya, dan Denzel pun juga sudah merobek kasar bra yang dipakai oleh Tevy.
Denzel dia mel***t, mengh***p serta memelintir pucuk bukit bakpaonya Tevy mengggunakan lidahnya itu.
" Aaaaaah, beren953k kamu Denzel ",, kata Tevy ketika dia merasa 93li dan juga merasa marah kepada Denzel yang sedang mengh***p bakpaonya itu dengan sangat rakus sekali.
" Bakpao kamu sangat kenyal sekali Tevy, saya suka, dan ukurannya sangat pas sekali ditelapak tanganku yang besar ini ",, kata Denzel kepada Tevy sambil memeragakan telapak tangannya sedang menggenggam bakpaonya Tevy.
" Bajin94n kamu Denzel!! ",, kata Tevy kepada Denzel sambil meludahi wajahnya Denzel.
__ADS_1
Denzel langsung saja mengusap ludahnya Tevy yang terkena diwajah tampannya itu.
" Ok jika kamu mau main kasar Tevy ",, kata Denzel ketika sudah mengusap ludahnya Tevy yang ada diwajahnya.
Denzel setelahnya dia langsung saja merobek dengan sangat kuat sekali celana pendek selututnya Tevy, beserta cel4n4 d4l4mya juga.
Alhasil Tevy saat ini dia sudah benar-benar bertelanj4n9 bulat didepannya Denzel.
Tidak mau memberi kesempatan lagi kepada Tevy, Denzel langsung saja menenggelamkan wajahnya itu didalam liang kewanitaannya Tevy yang sedang ditutup rapat sekali oleh Tevy.
Tevy terus memberontak ketika merasa wajahnya Denzel ada didepan area sesitifnya itu.
Namun Denzel dia tidak kehabisan akal, dia menahan kedua kakinya Tevy dengan kedua tangannya supaya bisa terbuka dengan sangat lebar, dan Denzel bisa leluasa memainkan lidahnya diliang kewanitaannya Tevy.
" Waaaoo, so beautiful ",, kata Denzel dengan sedikit takjub ketika melihat liang surga dunianya Tevy sangat mulus putih bersih tanpa ada rambut sama sekali.
Sebab Tevy memang baru saja selesai mencukur habis rambut bawahnya itu.
" Minggir Denzel!!! ",, kata Tevy yang sangat malu sekali ketika area sensitifnya itu dilihat oleh Denzel.
Namun Denzel dia tidak memperdulikan perkataannya Tevy, dia langsung saja memainkan lidahnya itu didalam liang surga dunianya Tevy.
Denzel memainkan lidahnya didalam sana, dan memainkan kulit kecil yang ada ditengah-tengah itu dengan begitu nikmat sekali.
" Aaaaahhhh ",, d***h tidak diinginkan oleh Tevy terucap lagi.
Sungguh Tevy baru pertama kali merasakan sensasi seperti itu didalam hidupnya.
Dan ketika Tevy sudah tidak kuat, akhirnya dia keluarkan juga cairan kenikmatannya itu dialam mulutnya Denzel yang sedang menc***u miliknya itu.
" Sekarang giliran saya Tevy, mari kita bersenang-senang ",, kata Denzel kepada Tevy sambil melepas dengan segera celana kolor yang dipakainya dan juga cel4na d4l4mnya.
Denzel tidak mau jika Tevy akan lolos lagi dari dekapannya, dan ketika Denzel sudah melepaskan celan4nya itu dia langsung saja menindih lagi badannya Tevy.
Dan seperti yang kita tahu, pastilah Denzel langsung saja memasukkan rudalnya itu kedalam liang surga dunianya Tevy tanpa aba-aba sama sekali.
Tevy yang tidak siap pun, dia langsung saja mencengkeram dengan sangat kuat sekali punggung kokohnya Denzel, karena dia merasakan sangat sakit sekali diliang surga dunianya itu karena ulahnya Denzel.
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
__ADS_1
...***TBC***...