
Causa masih setia menunggu Cryill untuk membuka mulutnya untuk menjawab pertanyaannya tadi.
Dan Causa bisa bertanya seperti itu kepada Cryill, sebab Causa tadi dia tidak sengaja ketika sudah selesai acara pernikahannya dengan Cryill.
Causa yang sedang mencari keberadaannya Cryill karena ada temanya yang ingin kenalan dengan Cryill, Causa melihat Cryill sedang berbincang dengan Mamah Qiara disudut ballroom hotel.
Causa awalnya ingin langsung saja mendekati Cryill dan Mamah mertuanya itu, namun ketika Causa mendengar perbincangan dari Mamah Qiara dan juga Cryill.
Causa memilih mengurungkan niatnya untuk mendekati mereka, dan Causa memilih menguping pembicaraan dari Cryill dan Mamah Qiara.
" Sekarang kamu sudah sah menjadi suami dari Causa Nak, jangan mengecawakan Mamah dan Papah ",, kata Mamah Qiara kepada Cryill pada waktu itu yang didengar oleh Causa.
" Lupakan Khafita, sebab dia bukan jodoh kamu Cryill, sekarang cobalah cintai Causa yang sekarang wajib kamu cintai, karena dia sekarang sudah sah menjadi istri kamu ",, kata Mamah Qiara lagi kepada Cryill yang hanya diam saja daritadi.
" Cryill tahu Mah apa status Cryill sekarang, walau masih ada sedikit cinta didalam hatinya Cryill untuk Khafita, namun Cryill akan tetap mencoba mencintai Causa dan melupakan Khafita ",, jawab Cryill kepada Mamah Qiara.
" Bagus Nak, karena bagaimanapun juga masa depanmu sekarang bukan dengan Khafita melainkan dengan Causa ",, kata Mamah Qiara kepada Cryill sambil tersenyum menenangkan.
" Bahagiakan dia, cintailah dia, sayangi dia, seperti kamu menyayangi Mamah ya Nak, dan segera berikan Mamah seorang cucu seperti Kakak kamu, tidak kembar tidak apa-apa, yang terpenting Mamah bisa melihat Cryill kecil diKeluarga kecil kamu ",, lanjut lagi perkataan dari Mamah Qiara kepada Cryill.
Cryill pada waktu itu langsung saja tersenyum manis ketika mendengar perkataan terakhir dari Mamahnya.
Sedang Causa sendiri dia langsung memilih meninggalkan tempat persembunyiannya untuk menemui para teman-temannya dan mengatakan jika Cryill sedang berada didalam kamar mandi.
Kembali kemasa sekarang, baik Cryill dan Causa mereka berdua masih saja diam dengan posisi Cryill masih berdiri didekat jendela kamar hotel dan membelakangi Causa.
" Akan aku ceritakan satu rahasia kepadamu Causa ",, kata Cryill mencoba memulai bercerita kepada Causa.
Causapun masih diam saja sambil terus mendengarkan kelanjutan dari perkataan Cryill.
" Memang sebelum ada kamu, aku pernah menjalin hubungan dengan seorang perempuan........... ",, Cryill mulai bercerita kepada Causa.
" Dia seorang Dokter Kandungannya Tevy, dan aku jatuh cinta dengannya sejak pandangan pertama ",, sambung cerita dari Cryill kepada Causa yang masih setia diam saja.
" Aku berusaha mengejar dia, dan akhirnya berhasil, dia mau menjadi kekasihku, tapi nasib tidak baik menimpa kisah cinta kami yang baru satu hari berjalan ",, lanjut terus cerita dari Cryill dengan posisi masih membelakangi Causa.
__ADS_1
" Dia mengalami kecelakaan mobil ketika akan berangkat kerumah sakit, dan harus mengalami kelumpuhan dikakinya yang membuatnya tidak bisa berjalan lagi seperti sedia kala ",, cerita Cryill lagi dan lagi.
" Sudah aku jelaskan kepadanya jika aku menerima dia apa adanya, namun sayang, dia tidak mau melanjutkan hubungan kita dan menyuruhku untuk melupakannya serta menyuruhku untuk mencari wanita lain selain dirinya ",, cerita Cryill lagi kepada Causa.
" Khafita............... ",, kata Causa mengucap satu nama kepada Cryill.
Dan langsung saja membuat Cryill membalikkan badannya untuk menghadap kearah Causa.
" Wanita itu bernama Khafita kan Cryill?? ",, kata Causa lagi kepada Cryill yang sedang menatapnya.
" Bagaimana kamu bisa tahu Causa?? ",, tanya Cryill kepada Causa sambil menampilkan wajah keterkejutannya.
" Aku tidak sengaja mendengarmu sedang berbincang dengan Mamah kemarin ",, jawab Causa dengan jujur kepada Cryill.
Setelahnya Causa mencoba berdiri dari duduknya untuk berjalan mendekati Cryill.
" Jika kamu masih mencintainya, kejarlah dia Cryill, lupakan pernikahan kita dan sudahi saja pernikahan ini sebelum terlanjur lebih jauh lagi, kejarlah kebahagiaanmu dengannya Cryill ",, kata Causa kepada Cryill sambil berdiri tepat didepan Cryill.
Cryill langsung saja menggelengkan kepalanya kepada Causa.
" Apakah kamu tidak mau memperjuangkan cintamu itu dengannya Cryill?? ",, tanya Causa kepada Cryill.
" Tidak............!! ",, jawab Cryill dengan lantang kepada Causa.
" Aku sudah menjadi milikmu sekarang Causa, dulu aku memang ingin mencoba memperjuangkannya, dan membiarkan dia sendiri dulu dengan berjalannya waktu ",, sambung dari perkataan Cryill kepada Causa.
" Akan tetapi setelah kejadian ini, dan aku sudah sah menjadi suami kamu, aku sudah tidak ada niatan lagi untuk mengejarnya Causa, karena aku bukan tipe laki-laki yang suka mengemis cinta dengan satu perempuan saja Causa, lebih baik aku memperjuangkan cintaku dan mengemis cinta kepadamu yang jelas-jelas sudah sah menjadi istriku ",, lanjut lagi perkataan dari Cryill dengan sangat serius sekali kepada Causa.
" Dia sudah memintaku pergi untuk apa aku memperjuangkannya disaat aku sudah mempunyai istri yang tidak kalah cantik dan lebih baik darinya ",, sambung terus perkataan dari Cryill kepada Causa.
" Mungkin dengan cara perpisahan itu aku bisa menemukan wanita yang lebih baik lagi darinya, dan terbukti sekarang, aku bisa menemukan penggantinya yaitu dirimu, yang mulai sejak kemarin sudah aku mantapkan hatiku untuk mulai mencintaimu Causa ",, sambung lagi dan lagi perkataan dari Cryill kepada Causa dengan wajah yang sangat serius sekali.
Dan Causa pun juga melihat ada keseriusan didalam bola matanya Cryill yang belum pernah dilihatnya sejak kenal dengan Cryill.
" Mari kita berjuang bersama menumbuhkan perasaan cinta dihati kita bersamaku, apakah kamu mau Causa?? ",, tanya Cryill kepada Causa.
__ADS_1
Causa sebelum menjawab perkataan dari Cryill, dia langsung saja tersenyum manis sekali kepada Cryill.
" Iya aku mau Cryill, ajari aku juga untuk bisa menjadi istri yang baik untukmu dan berjanjilah kepadaku jangan pernah mengingkari janji pernikahan kita jika suatu saat kamu dipertemukan kembali dengannya ",, jawab Causa kepada Cryill.
" Aku berjanji Causa, aku berjanji sepenuh hatiku, karena aku bukan tipe laki-laki yang suka mempermainkan perempuan, kamu bisa pegang semua perkataanku kepadamu Causa ",, jawab Cryill dengan mantap kepada Causa.
" Aku percaya Cryill ",, jawab Causa kepada Cryill sambil tersenyum manis sekali.
Setelahnya tanpa diduga oleh Causa, Cryill langsung saja memeluk Causa dengan sangat erat sekali.
Begitupun dengan Causa, dia pun mencoba membalas pelukan dari Cryill dengan senang.
Mereka berpelukan cukup lama sekali, dan tiba-tiba juga Cryill langsung saja menggendong Causa ala bridal style untuk dia ajak rebahan diatas ranjang hotel yang mereka tempati.
" Apakah kamu akan meminta hakmu sekarang Cryill?? ",, tanya Causa kepada Cryill ketika mereka berdua sudah berada diatas ranjang dengan tangan kiri Cryill untuk bantalan kepala Causa.
" Tidak.........., aku tidak mau melakukannya sekarang denganmu Causa ",, jawab Cryill sambil menatap wajah Causa.
" Kalau begitu kita istirahat saja ya Cryill, apa kamu tidak capek tadi ketika didalam pesawat?? ",, kata Causa kepada Cryill.
" Aku juga tidak mau beristirahat sekarang Causa ",, kata Cryill lagi yang sangat membingungkan Causa.
" Terus mau ka........... ",, perkataan dari Causa langsung saja terpotong, ketika tiba-tiba Cryill langsung saja mencium Causa tepat dibibirnya.
Causa sungguh sangat terkejut sekali ketika mendapatkan serangan mendadak seperti itu oleh Cryill.
Namun Causa tidak mau memberontak kepada Cryill walau dia sangat kaku sekali dalam berciuman.
Mereka sudah berjanji akan memulai kisah cinta mereka didalam rumah tangga mereka berdua.
Jadi mau tidak mau baik Causa maupun Cryill mereka harus bisa melaksanakan kewajiban mereka sebagai sepasang suami istri.
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
...***TBC***...
__ADS_1