
Dimansion milik Denzel, semua Keluarga Carrington sudah pada pulang semua ketika waktu sudah menunjukkan pukul tujuh malam lebih, setelah makan malam bersama tadi untuk pertama kalinya menjadi Keluarga besar.
Dan saat ini Denzel dan Tevy mereka berdua sudah berada didalam kamar mereka sendiri setelah kepulangan dari Keluarga Carrington.
Begitupun dengan Papah Carlson dan Mamah Qiara serta Cryill juga berada didalam kamar mereka sendiri-sendiri setelah kepulangan dari Keluarga Carrington untuk beristirahat juga sama seperti Denzel dan Tevy.
Tevy setelah makan malam tadi, dan setelah selesai bersih-bersih badannya didalam kamar mandi, dia langsung saja beristirahat diatas ranjangnya dan langsung juga mudah terlelap sekali dalam tidurnya.
Sebab badan Tevy memang benar-benar sedang merasa sangat capek sekali pada hari itu.
Sedangkan Denzel sendiri yang melihat Tevy sudah tertidur dia hanya membiarkannya saja tidak mau mengganggunya, dan Denzel yang belum mengantuk dia memilih untuk mengerjakan pekerjaannya yang harus segera dia tandangani segera.
Ketika Denzel sedang sibuk membaca semua berkas-berkas yang menumpuk dimeja depan shofa yang ada didalam kamarnya.
Tiba-tiba saja pandangan dari Denzel teralihkan dengan ponselnya yang dia taruh disebelah laptop berdering dan juga bergetar.
Melihat nama Christian Denzel langsung saja mengangkat sambungan telefonnya itu.
Dan Christian tadi, ketika sudah melihat Milka masuk kedalam rumahnya, Christian langsung saja masuk juga kedalam mobilnya, dan mengendarainya untuk pulang kemansion sang Ayah.
Didalam perjalanan Christian mencoba menelfon Denzel yang sedang sibuk bekerja didalam kamarnya.
" Halo Kakak ipar ",, kata Denzel sengaja memanggil Christian dengan panggilan Kakak ipar.
Christian diseberang sana dia langsung saja tersenyum lucu ketika Denzel mamanggilnya seperti itu.
" Halo juga adik iparku ",, jawab Christian kepada Denzel sambil menahan suara tawanya.
" Ada apa menelfonku malam-malam begini, dan mengganggu malam pertamaku sebagai pengantin baru dengan Tevy ",, kata Denzel kepada Christian.
Dan pecahlah sudah suara tawa dari Christian ketika mendengar perkataan dari Denzel tadi.
" Iya-iya maaf adik iparku, soalnya ada hal penting yang ingin aku sampaikan kepadamu adik iparku ",, kata Christian kepada Denzel ketika sudah bisa meredakan suara tawanya.
Dan panggilan mereka pun, sudah tidak formal lagi seperti biasanya.
__ADS_1
" Hal penting apakah itu Kakak ipar?? ",, tanya Denzel kepada Christian.
Christian pun langsung saja menceritakan kepada Denzel dengan apa yang dialami oleh Milka tadi didalam restoran.
Dan Christian juga menceritakan jika Milka sudah sering diperlakukan seperti itu oleh Violet maupun John.
Denzel sendiri dia masih diam saja sambil terus setia mendengarkan semua cerita dari Christian.
" Aku harap kamu memberikan hukuman yang setimpal untuk mereka berdua sesuai peraturan dikantor kamu Denzel ",, kata Christian kepada Denzel.
" Baiklah, aku mengerti, dan mulai besok Milka akan aku angkat menjadi sekretaris cadanganku untuk membantu pekerjaan dari Halil dan juga Edric ",, jawab dari Denzel kepada Christian.
" Ok terimakasih adik iparku, dan awas saja jika Milka mendapatkan hal buruk lagi didalam kantormu, akan aku ratakan kantor kamu itu menggunakan alat berat ",, kata Christian kepada Denzel.
" Jika kamu sampai berani meratakan kantor yang aku bangun dengan susah payah, jangan harap kalian semua bisa melihat Tevy lagi, karena tidak akan aku biarkan hal itu terjadi ",, balas ancam juga dari Denzel kepada Christian.
" Wow-wow-wow slow adik iparku, aku tadi hanya bercanda saja jangan dimasukkan kedalam hati ",, kata Christian kepada Denzel sambil turun dari dalam mobilnya.
Sebab mobil yang Christian kendarai sudah sampai didepan pelataran mansion Ayah Marson.
" Terserah, sudah apa ada hal lain lagi yang ingin kamu katakan kepadaku, karena kamu sungguh menggangu kegiatanku yang sudah hampir saja sampai dipuncaknya ",, kata Denzel kepada Christian dengan berbohong.
" Baiklah-baiklah, teruskan saja kegiatan kamu dengan Tevy, dan maafkan aku yang sudah menggangu kegiatan kamu itu ",, jawab Christian kepada Denzel sambil tertawa lucu.
Setelahnya tanpa menjawab perkataan dari Christian, Denzel langsung saja mematikan sambungan telefonnya itu.
Sedangkan Christian diseberang sana, dia langsung saja menggelengkan kepalanya sambil terus tertawa lucu dengan perkataan dari Denzel tadi.
Denzel sendiri yang sudah mematikan sambungan telefon dari Christian, gantian dia yang menelfon Halil sekretarisnya malam-malam seperti itu.
" Halo Tuan Denzel ",, kata Halil ketika sudah mengangkat sambungan telefonnya Denzel.
" Halil, segera pecat dengan tidak hormat wanita yang bernama Violet dari devisi x dan juga John manajer dibagian y ",, kata Denzel kepada Halil.
" Maaf Tuan Denzel, apakah ada masalah yang terjadi?? ",, tanya Halil dengan sopan kepada Denzel.
__ADS_1
Denzel lalu menjelaskan dengan singkat masalah apa yang baru saja terjadi kepada Halil.
" Bailklah Tuan saya mengerti ",, jawab Halil kepada Denzel.
" Dan black listlah kedua nama mereka dari berbagai Perusahaan, terutama Perusahaan saya, Keluarga saya dan Keluarga Carrington, apa kamu faham Halil ",, kata Denzel kepada Halil.
" Faham Tuan Denzel ",, jawab Halil kepada Denzel.
" Mulai besok Milka akan menjadi sekretaris saya juga untuk membantu pekerjaan kamu dan juga Edric Halil ",, kata Denzel lagi kepada Halil.
" Baik Tuan, besok saya akan mengajarkan kepada Nona Milka bagaimana dia mengerjakan semua tugas-tugasnya ",, jawab Halil lagi juga kepada Denzel.
" Iya ",, jawab singkat dari Denzel kepada Halil.
Dan setelah itu sambungan telefon mereka terputus juga.
Setelah selesai menelfon Halil, dan pekerjaan dia pun masih cukup banyak, Denzel lalu melihat kearah jam mahal yang menggantung indah didinding kamarnya yang ternyata sudah menunjukkan pukul sebelas malam lebih.
Denzel lalu memilih beranjak bangun dari duduknya dan masuk kedalam kamar mandi untuk bersih-bersih duu badannya sebelum dia ikut merebahkan tidur disamping sang istri tercinta yaitu Tevy.
Disaat Denzel sudah selesai dari rutinitasnya didalam kamar mandi, dia langsung saja merebahkan badannya disamping Tevy.
Nemun sebelum memejamkan matanya, Denzel menyapa dulu keempat calon buah hatinya itu.
" Malam sayang, baik-baik disana ya, sehatlah selalu, karena Papi sudah tidak sabar menunggu kelahiran kalian semua ",, kata Denzel dengan lembut kepada keempat calon buah hatinya itu sambil mengusap lembut juga perut buncitnya Tevy.
Setelahnya Denzel langsung saja tiduran miring mengagumi wajah cantiknya Tevy yang sedang tertidur, wanita yang sekarang sudah resmi menjadi istrinya.
" I Love You Tevy, sungguh aku sangat mencintai kamu, tidak aku pernah rasakan rasa sedalam ini dengan lain jenisku seperti denganmu ",, kata Denzel kepada Tevy.
Dan Denzel lalu mencium mesra pipi Tevy, setelahnya Denzel langsung mencoba memejamkan matanya untuk ikut tidur bersama Tevy sambil memeluk Tevy dengan mesra didalam satu selimut yang sama.
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
...***TBC***...
__ADS_1