My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 73


__ADS_3

Sungguh dulu Mamah Qiara dia mengidamnya apa ketika hamil Cryill dulu.


Hingga mempunyai anak yang tidak tahu malu atau tidak mempunyai rasa malu sama sekali seperti Cryill.


" Terima-terima ",, kata sorak-sorakan seperti itu yang terus didengar oleh Cryill maupun Dokter Khafita.


" Sudahlah terima saja Dokter Khafita, lagi pula Tuan ini tampan sekali ko ",, kata salah satu Dokter kepada Dokter Khafita.


" Iya Dokter, terima saja, jika Dokter tidak mau nanti akan saya jodohkan dengan anak saya lho, soalnya saja anak muda ini tampan juga ",, kata salah satu pengunjung rumah sakit yang sudah berumur.


Dokter Khafita sungguh dia bingung sekali, ingin sekali dia mengatakan tidak kepada Cryill.


Tapi takut membuat Cryill malu, tapi jika dia berkata iya, tapi dia belum mengenal siapa itu Cryill.


Pusing, ya seperti itu yang dirasakan oleh Dokter Khafita dengan tingkahnya Cryill yang tiba-tiba dan tidak terduga seperti itu.


" Bagaimana Dokter, apakah Dokter mau menerima saya?? ",, kata Cryill lagi kepada Dokter Khafita sambil tersenyum manis sekali.


" Begini saja, saya kasih dua pilihan untuk anda Dokter, jika anda menerima saya, pilih saja saku celana saya yang sebelah kanan, dan jika anda menolak saya, pilih saja saku celana saya yang sebelah kiri ",, sambung lagi perkataannya Cryill kepada Dokter Khafita.


Mendengar perkataannya Cryill, Dokter Khafita tanpa fikir panjang, dia langsung saja memilih saku celananya Cryill yang sebelah kiri.


Dengan santainya, Cryill langsung saja mengeluarkan sesuatu dari dalam saku celananya yang sebelah kiri.


Dan semua orang yang masih setia menunggu kelanjutannya Dokter Khafita dan juga Cryill, mereka sedikit kecewa ketika mendengar Dokter Khafita memilih saku celananya Cryill yang sebelah kiri.


Dan semakin penasaran saja ketika Cryill tiba-tiba mengeluarkan dompetnya dari dalam saku celananya yang sebelah kiri itu.


" Hah dompet??, ",, begitulah kata batin semua orang hampir secara bersamaan ketika mereka semua melihat Cryill mengeluarkan dompetnya, termasuk juga Dokter Khafita.


Setelah mengeluarkan dompetnya Cryill langsung saja mengeluarkan salah satu black cardnya miliknya untuk dia berikan kepada Dokter Khafita ditangan kanannya.

__ADS_1


" Ini kartu black card saya, mari kita beli cincin pernikahan kita bersama-sama, itu artinya kamu tidak mau menerima lamaran saya, sebab kamu maunya langsung menikah ",, kata Cryill kepada Dokter Khafita hingga membuat Dokter Khafita langsung saja membuka mulutnya dengan cukup lebar sambil menerima kartu black cardnya Cryill yang tadi diberikan secara paksa ditangannya.


Semua orang langsung saja bersorak gembira melihat kelakuannya Cryill kepada Dokter Khafita.


Dan semua orang menilai Cryill sangat lucu, romantis, dan juga humoris sekali.


Bahkan tidak sedikit dari mereka langsung saja mengucapkan kata selamat kepada Cryill, hingga membuat Cryill langsung saja tersenyum senang sambil menatap kearah wajahnya Dokter Khafita dengan sambil juga mengangkat alisnya keatas sebelah.


Dokter Khafita dia masih speechles dengan kelakuannya Cryill yang seperti itu kepadanya.


" Tuan, jika Dokter Khafita memilih saku celana Tuan yang sebelah kanan, itu apa isinya Tuan?? ",, tanya salah satu Dokter yang kenal dengan Dokter Khafita kepada Cryill dengan sangat penasaran sekali.


Cryill lalu mengeluarkan sesuatu dari dalam saku celananya yang sebelah kanan.


Dan ketika mereka semua melihat Cryill mengeluarkan sebuah kunci mobil, mereka langsung saja bertanya lagi dengan wajah yang semakin tambah penasaran.


" Itu kan kunci mobil Tuan, maksudnya bagaimana ya?? ",, tanya salah satu Dokter lagi kepada Cryill.


" Dengan kunci mobil ini, itu artinya Dokter Khafita dia menerima saya sebagai tunangannya, dan setelahnya kita membeli cincin yang sesungguhnya untuk jari manisnya ini ",, kata Cryill kepada semua orang lagi sembil memperlihatkan jari manisnya Dokter Khafita yang sudah tergantung dengan kunci mobilnya itu.


" Sebab saya belum membeli cincinnya ",, sambung lagi perkataannya Cryill kepada semua orang sambil tertawa lucu sekali.


Dan perkataannya Cryill langsung saja mengundang gelak tawa dari semua orang juga, termasuk Dokter Khafita yang sedang menahan suara tawanya itu.


Cryill sungguh sedikit melupakan apa yang sedang diinginkan oleh Tevy tadi, sebab fikirannya sedang teralihkan dengan adanya Dokter Khafita yang dilihatnya secara tidak sengaja ketika baru saja keluar dari dalam lift.


" Sekali lagi selamat ya Tuan, Dokter, ditunggu undangannya ",, kata salah satu Dokter kepada Cryill dan Dokter Khafita sebelum dia berlalu pergi dari situ.


Dan perkataannya Dokter itu langsung saja diikuti oleh semua orang yang ada disitu juga.


Setelahnya, Dokter Khafita dia hanya bisa memandang Cryill dengan pandangan bingung dan terkejutnya yang masih belum hilang kepada Cryill.

__ADS_1


" See you my future wife " ( sampai jumpa calon istriku ) ",, kata Cryill dengan tiba-tiba kepada Dokter Khafita.


" Saya ingin membelikan permintaan dari Tevy dulu, dan calon keponakanku itu, jika tidak nanti anda tidak bisa melihat wajah tampanku ini lagi, karena akan dipenggal oleh Kakakku itu ",, lanjut lagi perkataannya Cryill kepada Dokter Khafita yang masih diam saja daritadi.


" Terimakasih atas waktunya sebentar tadi ",, kata Cryill lagi sambil memberikan kecupan sekilas dipipinya Dokter Khafita.


Dan setelah itu, Cryill langsung saja berlalu pergi dari hadapannya Dokter Khafita sambil mengambil kunci mobilnya yang berada ditangannya Dokter Khafita.


Cryill melangkahkan kakinya dengan riang gembira dan senyum yang terus mengembang dengan begitu sempurnanya dibibirnya itu.


Meninggalkan Dokter Khafita yang terus memandang kepergiannya sambil mengusap pipinya yang tadi baru saja dikecup sekilas oleh Cryill.


" Hah?? ",, hanya itu yang keluar dari dalam mulutnya Dokter Khafita ketika dia sudah tidak melihat Cryill dipandangannya.


Setelah mengembuskan nafasnya dengan sangat kasar sekali, Dokter Khafita lalu melangkahkan kakinya pergi dari tempat itu, dengan sedikit gemetar dan juga malu, sebab digoda terus oleh orang-orang yang tadi menyaksikan aksinya Cryill bersamanya.


Sungguh Dokter Khafita dia tidak menyangka jika Cryill akan melakukan hal seperti itu kepadanya, padahal Cryill juga belum mengetahui jika dirinya sudah mempunyai seorang kekasih atau seorang suami.


Sedangkan Cryill yang sudah sampai didalam mobilnya, dia langsung saja tertawa dengan cukup keras sekali, sebab dia mentertawakan aksinya tadi yang sungguh sangat nekat sekali kepada Dokter Khafita.


Tadi Cryill reflek bersikap seperti itu kepada Dokter Khafita, dan Cryill juga tidak ada niatan untuk melamar Dokter Khafita, semuanya itu murni karena ketidak sengajaannya serta karena spontanitas.


" Sungguh sekonyol-konyolnya aku, hal seperti tadi adalah hal yang paling konyol aku lakukan",, kata Cryill untuk dirinya sendiri sambil tertawa dengan cukup keras sekali didalam mobilnya.


" Aku tidak tahu apakah Dokter Khafita sudah mempunyai pasangan atau belum, tapi tadi....... aaaaahh sudahlah, sudah terlanjur juga ",, kata Cryill lagi untuk dirinya sendiri.


" Biarlah aku fikirkan belakangan, untuk apa difikir pusing-pusing, hidup untuk bahagia, bahagia untuk hidup ",, kata Cryill lagi.


Dan setelahnya Cryill langsung saja menyalakan mesin mobilnya untuk keluar dari dalam parkiran rumah sakit menuju kesupermarket yang sudah janjian dengan sekretarisnya.


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2