My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 152


__ADS_3

Kita geser lagi keMilka.


Setelah kepergian Tevy dari dalam rumah kontrakan Milka tadi, Mamah Odelia dia langsung saja banyak bertanya kepada Milka tentang Tevy.


Dengan posisi masih berada diruang tamu, Mamah Odelia pun mulai berbincang cukup serius dengan Milka.


" Milka??, apakah benar Tuan tadi adalah suami dari Tevy?? ",, tanya Mamah Odelia kepada Milka.


" Iya Mah, dia memang suami dari Tevy ",, jawab Milka kepada Mamah Odelia.


" Terus tadi juga benar dong jika Tevy sedang hamil kembar empat?? ",, tanya Mamah Odelia lagi kepada Milka.


" Benar Mah ",, jawab Milka lagi kepada Mamahnya.


" Kamu belum bercerita dengan jujur kepada Mamah, sebab Mamah masih merasa jika ada yang kamu sembunyikan dari Mamah??, sebenarnya kamu kemarin malam darimana hingga kamu bisa sampai mengalami hal seperti ini Milka?? ",, tanya dari Mamah Odelia dengan panjang lebar kepada Milka.


" Milka dari rumah sakit Mah untuk menjenguk Tevy yang sedang mengalami pendarahan sedikit ",, jawab Milka kepada Mamah Odelia.


" Terus jika kamu dirumah sakit??, kenapa kamu bisa berhubungan dengan Keluarga Kerajaan Milka ",, tanya dari Mamah Odelia kepada Milka dengan masih sedikit kebingungan.


" Apa hubungannya dengan Tevy dan semua ini........... ??, jangan membuat Mamah semakin tambah bingung sendiri dan terlihat seperti orang bodoh seperti tadi Milka yang tiba-tiba harus kedatangan orang kaya dan penting seperti Tuan Denzel tadi?? ",, lanjut lagi perkataan dari Mamah Odelia kepada Milka.


" Sebab Tevy ternyata adik kandung dari Pangeran Christian Mah, dan itu artinya Tevy anak kandung dari Tuan Marson serta Nyonya Jovanka Mah ",, jawab Milka kepada Mamah Odelia.


" Apaaa!!!!, kamu bercanda kan Milka kepada Mamah?? ",, jawab Mamah Odelia dengan nada yang sangat super terkejut sekali sambil memegangi dadanya.


" Mah??......... Mamah tidak apa-apa?? ",, tanya Milka kepada Mamahnya.


" Tidak-tidak, Mamah tidak apa-apa, hanya saja Mamah sangat terkejut sekali ketika baru saja mendengar kenyataan ini ",, jawab Mamah Odelia kepada Milka.


" Anak panti asuhan yang sudah Mamah anggap sebagai anak kandung sendiri, ternyata dia seorang Putri Kerajaan yang hilang selama ini ",, sambung lagi perkataan dari Mamah Odelia kepada Milka dengan ekspresi yang masih terkejut sekali.


" Iya, itulah Mah yang membuat Milka sedikit bingung semenjak pulang dari rumah sakit kemarin ",, kata Milka kepada Mamah Odelia.


" Sebab Milka sekarang menjadi minder untuk berteman dengan Tevy, karena kita tidak sepadan dengannya sekarang Mah ",, sambung lagi perkataan dari Milka kepada Mamah Odelia.

__ADS_1


Mamah Odelia yang melihat wajah sedih serta bingung dari Milka, dia langsung saja mencoba menenangkan Milka.


" Janganlah bingung dan juga bersedih Nak, serta janganlah minder dan juga jangan malu ",, kata Mamah Odelia kepada Milka.


" Harusnya kamu lebih bersyukur, karena masih banyak yang berada dibawah kita, bahkan untuk makan pun mereka sangat kesusahan sekali ",, lanjut lagi nasihat dari Mamah Odelia kepada Milka.


" Kamu tidak perlu minder untuk berteman dengan Tevy, selagi Tevy masih mau berteman dengan kamu Nak ",, kata Mamah Odelia lagi kepada Milka.


" Jadilah diri kamu sendiri Milka, walau Tevy sudah sukses dan kaya seperti saat ini, ingatkan dia jika dia sudah tidak berada dijalan yang semestinya, tegur dia sebagai sahabat yang baik, jangan biarkan dia tersesat karena harta, yang terpenting jangan sekali-kali memanfaatkan Tevy hanya untuk kepentingan kamu semata ya Nak, karena Mamah tidak suka akan hal itu ",, kata Mamah Odelia lagi dan lagi kepada Milka.


Dan Milka dia masih tetap setia mendengarkan nasihat dari Mamahnya.


" Sudah ya Nak, jangan difikirkan lagi, Tevynya sendiri Mamah lihat tadi dia masih sama seperti Tevy yang dulu, hanya saja sekarang dia sudah tidak bisa sebebas dulu, lihat saja tadi para pengawal yang mengawalnya, banyak sekali ",, kata Mamah Odelia kepada Milka sambil bercanda.


Dan membuat Milka jadi ikut tertawa seperti Mamah Odelia.


" Iya Mah, terimakasih Mah nasihatnya, perasaan Milka jadi lebih tenang sekarang ",, kata Milka kepada Mamah Odelia.


" Mamah masuk dulu ya Nak, mau istirahat, sekalian ini Mamah bawa masuk kedalam ",, kata Mamah Odelia kepada Milka.


Dan Milka hanya mengangguk saja kepada Mamah Odelia.


Sedangkan Milka dia lalu memilih untuk duduk merenung didepan rumah kontrakannya.


Merenungi persahabatannya dengan Tevy, dan merenungi bagaimana cara dia menghindar dari Christian yang masih terus-terusan menghubunginya.


Dan pas sekali, ketika Milka baru saja sepuluh menit duduk dikursi teras depan rumahnya, Christian pun baru saja sampai didekat rumah kontrakan Milka.


Yaps Christian, karena Christian tadi dia membelokkan stir mobilnya sejenak menuju kerumah Milka sebelum dia menuju kemansion sang Ayah tercinta.


Christian sangat senang sekali ketika dia baru saja sampai langsung melihat Milka sedang duduk sendirian sambil melamun seperti itu diteras rumahnya.


" Milka.......... ",, kata Christian dengan hati yang sangat berbunga-bunga sekali.


Dari dalam mobil Christian masih terus memperhatikan Milka, dari jarak sekitar tiga puluh meteran.

__ADS_1


" Apa aku dekati saja dia ya??, tapi bagaimana kalau Milka malah semakin marah dan menjauhiku?? '',, kata Christian sambil berbicara sendiri dengan mata yang masih mengamati Milka.


" Tapi tidak ada salahnya aku coba, masa aku harus bersembunyi terus seperti ini ",, kata Christian lagi sambil membenahi penampilannya supaya terlihat lebih baik lagi.


Dan sekiranya sudah rapi Christian langsung saja menjalankan mobilnya untuk dia berhentikan tepat didepan rumahnya Milka.


Milka yang sedang termenung seperti itu, dia sedikit terkejut, ketika tiba-tiba saja ada mobil yang sangat mewah sekali berhenti tepat didepan dirumahnya.


Milka masih terus mengamati mobil tersebut, hingga akhirnya sang pemilik mobil keluar dari dalam mobil, dan membuat Milka semakin tambah terkejut sekali ketika melihat siapa yang punya mobil.


" Tuan Chris ",, kata Milka ketika sudah melihat Christian keluar dari dalam mobilnya.


Ingin sekali kaki Milka melangkah masuk kedalam rumah, tapi entah kenapa kaki Milka seakan mengakar ketanah hingga membuatnya menjadi tidak bisa bergerak sama sekali.


" Hai Milka ",, kata Christian kepada Milka sambil tersenyum manis ketika dia sudah berada didepannya Milka.


" Apa kamu tidak mau mempersilahkan saya masuk Milka?? ",, kata Christian kepada Milka yang masih diam terpaku sambil terus melihat kearahnya.


" Eh oh, emm ayo mari Tuan silahkan masuk ",, jawab Milka kepada Christian dengan nada seperti orang kebingungan.


Christian hanya tersenyum lucu saja ketika melihat tingkah Milka yang seperti itu kepadanya.


Dan Milka setelah berkata seperti itu, dia langsung saja masuk kedalam rumahnya diikuti Christian dibelakangnya.


Dan kenyataannya Milka tidak menghindar dari Christian seperti apa yang tadi sudah difikirkan oleh Christian, malahan sekarang Christian sudah bisa duduk anteng dishofa yang ada didalam ruang tamu rumah kontrakannya Milka.


" Apa pinggang kamu masih sakit Milka, karena saya lihat tadi kamu jalannya masih sedikit tertatih seperti itu?? ",, tanya Christian kepada Milka.


Namun belum sempat Milka menjawab pertanyaan dari Christian, tiba-tiba saja Mamah Odelia keluar dari dalam rumah, sebab Mamah Odelia tadi mendengar ada suara laki-laki didalam rumahnya.


Dan ketika Mamah Odelia sudah sampai diruang tamu rumahnya, dia langsung saja pingsan seketika ketika dia melihat ada pangeran Kerajaan sedang berkunjung kerumahnya yang jauh dari kata mewah itu.


Milka dan Christian yang melihat Mamah Odelia pingsan seperti itu, mereka langsung saja bergerak cepat untuk membantu Mamah Odelia.


Rasa terkejut dari Mamah Odelia belum sepenuhnya hilang karena kedatangan serta kenyataan dari Tevy tadi, dan sekarang rumahnya malah kedatangan tamu penting lagi dari Kerajaan dan tamu itu adalah seorang Pangeran Kerajaan, yaitu Christian.

__ADS_1


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...***TBC***...


__ADS_2