My Little Dosen

My Little Dosen
BONCHAP 2


__ADS_3

Setelah berjam-jam lamanya mereka semua berada didalam pesawat jet pribadi.


Pesawat jet yang mereka tumpangi akhirnya sampai juga disalah satu bandara yang ada diIrlandia sana.


Papah Carlson sudah menyediakan mobil untuk menjemput mereka semua, dan semua mobil jemputan itu sudah menunggu diBandara sejak satu jam yang lalu.


Saat ini mereka semua sudah berada didalam mobil dan sedang perjalanan menuju kemansion Papah Carlson.


Semua orang sangat menikmati sekali pemandangan jalanan yang baru pertama kali mereka lihat dan lalui itu.


Dan arah jalan menuju kemansion Papah Carlson sungguh sangatlah indah, asri dan juga masih sangat sejuk sekali.


Sayang sekali jika kita tidak menikmati keindahan alam yang sudah Tuhan ciptakan itu.


Setelah menempuh perjalanan sekitar lima puluh menit lamanya, karena jarak antara Bandara dan mansion Papah Carlson cukup jauh.


Akhirnya mereka semua sampai juga dimansion Papah Carlson, yang terlihat sangat megah sekali dari luar, namun masih kental dengan nuansa khas orang Irlandia.


" Selamat datang semuanya, ayo mari silahkan masuk ",, kata sambutan ramah dari Papah Carlson kepada semua Keluarganya.


" Waaaahh mansion Papah dan Mamah sangat indah sekali, Causa sepertinya akan betah disini, bolehkah Causa lahiran disini saja Mah, Pah............ ",, kata Causa kepada kedua mertuanya sambil berjalan menuju kedalam mansion.


" Mamah jika lahiran disini, terus bagaimana dengan pekerjaan Ayah yang ada disana?? ",, sahut cepat dari Cryill kepada Causa.


" Biar saja!! ",, jawab santai dari Causa kepada Cryill.


Papah Carlson dan Mamah Qiara langsung saja tersenyum lucu mendengar perkataan dari Causa kepada Cryill tadi.


" Tentu saja boleh Nak, kamu kan juga anak Mamah sama Papah ",, jawab Mamah Qiara kepada Causa sambil tersenyum manis.


" Itu lihat, Mamah saja mengijinkan Mamah lahiran disini ko Ayah ",, kata Causa kepada Cryill.


" Terserah Mamah sajalah, lagipula Mamah tidak kasihan sama Ayah Mark nanti yang kejauhan jika ingin menjenguk cucunya ",, kata Cryill kepada Causa.


" Eh iya juga iya,.......... Causa tidak jadi deh Mah, lahiran disini, nanti kasihan Ayah Mark disana sendirian ",, kata Causa lagi kepada Mamah Qiara.


Mamah Qiara langsung saja tertawa lucu sambil menggelengkan kepalanya mendengar perkataan dari Causa.


" Lihatlah Papi, anak kamu sepertinya dia menyukai burung-burung peliharaannya Papah ",, kata Tevy kepada Denzel sambil menunjuk para baby boy yang senang sekali melihat dan mendengar kicauan burung.


" Belum tentu juga Mami, mereka begitu karena mereka semua jarang melihat burung ",, jawab asal dari Denzel kepada Tevy.


Tevy langsung saja diam ketika mendengar jawaban dari Denzel.

__ADS_1


" Silahkan masuk Jeng Jovanka, mari-mari anggap saja mansion sendiri, sungguh saya senang sekali akhirnya Jeng Jovanka sampai juga dimansion saya ",, kata Mamah Qiara kepada Mamah Jovanka.


" Ayo Nak Christian, Nak Milka sini silahkan masuk ",, kata Mamah Qiara juga kepada Christian dan juga Milka.


Mereka semua langsung saja pada duduk diruang Keluarga yang ada dimansion Papah Carlson dengan pintu besar yang ada disamping sengaja dibuka sangat lebar sekali, supaya mereka semua bisa melihat pemandangan dari luar yang sungguh sangat asri dan juga sangat sejuk sekali udaranya.


Wajar saja jika mansion Papah Carlson begitu menyenangkan dan menyegarkan mata.


Karena mansion Papah Carlson ada didaerah perbukitan dan sejauh mata memandang hanya ada hamparan rumput hijau, dan terlihat juga air laut yang membentang sangat luas sekali.


" Daddy, Mommy betah ada disini, sangat sejuk sekali udaranya, pantas saja Nyonya Qiara dan Tuan Carlson memilih menetap disini ",, kata Milka kepada Christian.


" Iya Mommy, Daddy juga begitu, boleh nih jika Daddy membeli tanah atau mansion disini, biar sekali-kali kita bisa liburan disini lagi ",, kata Christian kepada Milka.


" Iya boleh Daddy, nanti tanya saja sama Tuan Carlson apakah ada mansion, atau rumah atau juga tanah yang sedang dijual ",, jawab Milka kepada Christian.


Dan tumben sekali Milka menyetujui apa yang sedang dikatakan oleh Christian.


" Tumben Mommy setuju ",, sahut Christian kepada Milka.


Milka langsung saja tersenyum lucu kepada Christian.


" Oh ya Tuan Carlson, sungguh anda sangat pandai sekali mencari lokasi tempat tinggal anda, disini sangat indah dan bagus sekali pemandangannya, serta udaranya juga masih sangat sejuk ",, kata Ayah Marson kepada Papah Carlson.


" Benar sekali Ayah, dan sepertinya Christian juga mau membeli rumah atau tanah disini, apakah ada yang sedang dijual Tuan Carlson?? ",, sahut dari Christian kepada Papah Carlson.


Papah Carlson dan Mamah Qiara langsung saja tersenyum lucu mendengar pujian dari Ayah Marson serta Christian tadi.


" Saya kurang tahu Nak Christian, tapi nanti bisa dicarikan oleh para anak buah saya, dan jika ada nanti akan segera saya kabari kekamu ",, jawab dari Papah Carlson kepada Christian.


" Ok siap Tuan Carlson saya tunggu kabar selanjutnya ",, kata Christian kepada Papah Carlson.


Dan Papah Carlson langsung saja mengangguk kepada Christian.


" Pah, Mah, Cryill mau masuk dulu kedalam kamar ya, sekalian ini Causa mau mengajak keliling untuk melihat-lihat ",, kata Cryill kepada Mamah Qiara dan Papah Carlson.


Dan Causa langsung saja tersenyum malu ketika dilihat oleh kedua mertuanya.


" Iya sana silahkan ",, jawab Papah Carlson kepada Cryill sambil tersenyum kepada Causa.


" Ayo sayang, Ayah tunjukin kamar Ayah, sekalian Ayah tunjukin semua isi mansion ini ",, ajak Cryill kepada Causa.


" Ayo-ayo Ayah ",, jawab segera dari Causa dengan sangat bersemangat sekali.

__ADS_1


" Apakah aku boleh ikut........... ",, kata Milka dengan tiba-tiba kepada Causa dan Cryill sambil tersenyum manis.


" Mommy............. ",, tegur dari Christian kepada Milka, karena Christian sedikit malu dengan sikap Milka.


" Sudah tidak apa-apa Nak Christian, silahkan saja sana jika mau melihat-lihat juga mansion ini sama Milka ",, kata Mamah Qiara kepada Christian sambil tersenyum.


Christian yang mendengar perkataan dari Mamah Qiara dia langsung saja tersenyum garing kepada Mamah Qiara.


Setelahnya mereka berempat langsung saja beranjak pergi dari ruang keluarga, melangkahkan kaki mereka menyusuri mansion Papah Carlson yang sangat besar, mewah dan juga elegan sekali desainnya.


" Kamu tidak mau ikut melihat-lihat juga sama seperti yang lainnya Nak?? ",, tanya Mamah Qiara kepada Tevy.


" Nanti sajalah Mah, Tevy masih sedikit capek, apalagi ini siHyuna masih tidur ",, jawab Tevy kepada Mamah Qiara.


" Denzel kamu itu bagaimana!!, sudah tahu istri kamu sedang capek, kamu malah tidak menggantikan menggendong Hyuna, malah diam saja seperti itu!! ",, tegur dari Papah Carlson kepada Denzel.


" Sudah sana ajak Tevy beristirahat dulu didalam kamar kamu, kasihan nanti jika dia kecapekan ",, kata Papah Carlson lagi kepada Denzel.


" Iya Pah ",, jawab Denzel kepada Papah Carlson.


" Ayo sayang, kita kekamar ",, ajak Denzel kepada Tevy.


" Sini biar Hyuna Papi saja yang menggendong ",, kata Denzel lagi kepada Tevy.


Dan Tevy langsung saja memberikan baby Hyuna kepada Denzel.


" Mah, Yah, Pah, titip baby boy ya ",, kata Tevy kepada Ayah Marson, Mamah Jovanka, Mamah Qiara dan juga Papah Carlson.


" Iya......... ",, jawab serempak dari para Mamah, Ayah dan juga Papah kepada Tevy.


Tevy langsung saja tersenyum lucu ketika kedua orang tuanya serta kedua mertuanya bisa kompak menjawab perkataannya tadi.


Padahal disitu juga ada baby sister dari sikembar, namun tetap saja semua Keluarga tidak mau langsung lepas tangan begitu saja.


Setelahnya Tevy dan Denzel langsung saja melangkahkan kaki mereka menuju kedalam kamar Denzel yang ada dimansion kedua orang tuanya.


Sepeninggalan dari Denzel serta Tevy, tinggallah hanya para orang tua saja didalam ruang Keluarga tersebut.


Ayah Marson, Mamah Jovanka, Mamah Qiara serta Papah Carlson memilih mengobrol hangat, santai dan menikmati waktu senggang mereka sambil menggoda dan mengemong para cucu-cucu mereka yang semakin sangat aktif serta semakin sangat lucu saja.


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...***TBC BONCHAP***...

__ADS_1


__ADS_2