
Dimata Ayah Mark laki-laki muda yang ada didepannya tidak mempunyai rasa takut sama sekali dihadapannya.
Padahal setiap para laki-laki yang dulu ingin mendekati Causa, mereka sudah pada minder dan takut duluan untuk bertemu dengan Ayah Mark.
" Hmm!!, jawaban dan pertanyaan yang bagus anak muda ",, jawab dari Ayah Mark kepada Cryill.
" Akan saya jawab kenapa saya dulu lebih memilih Mamahnya Causa daripada gadis yang lebih cantik darinya anak muda ",, lanjut lagi perkataan dari Ayah Mark kepada Cryill yang masih diam saja ingin mendengar kelanjutan perkataan dari Ayahnya Causa.
" Cantik saja memang tidak dibutuhkan dalam mengarungi bahtera rumah tangga, dan saya memilih Mamahnya Causa dulu bukan karena dia cantik, tapi karena diantara ribuan wanita yang mendekat kearah saya, hanya dialah yang mampu mencuri hati saya hingga saya tidak mampu melepaskannya ",, sambung terus perkataan dari Ayah Mark kepada Cryill.
" Wao so sweet Tuan, sepertinya kisah cinta dari anda dengan Mamahnya Causa sangat menarik untuk saya dengarkan ",, kata Cryill kepada Ayah Mark dengan percaya dirinya.
Ayah Mark dia hanya tersenyum miring saja menanggapi perkataan dari Cryill.
" Terus apa jawaban anda tentang pertanyaan dari saya tadi anak muda?? ",, kata Ayah Mark lagi kepada Cryill.
" Oh untuk jawaban saya yang itu simple saja Tuan ",, kata Cryill kepada Ayah Mark.
Sedang Causa yang daritadi ada disitu dia hanya diam saja sambil berdoa didalam hatinya supaya Cryill tidak menjawab dengan jawaban menyeleneh seperti biasanya.
" Apa?? ",, tanya Ayah Mark kepada Cryill.
" Karena bagi saya Causa dia adalah wanita yang sedikit berbeda yang bisa manarik saya kedalam kehidupannya yang penuh dengan teka-teki Tuan ",, jawab Cryill kepada Ayah Mark.
" Ok, bisa saya terima jawaban anda yang sedikit simple itu ",, kata Ayah Mark kepada Cryill.
" Terus tujuan anda datang kesini untuk apa anak muda?? ",, tanya Ayah Mark lagi kepada Cryill.
" Saya kesini ingin memberitahukan jika minggu depan saya ingin menikahi putri anda Tuan, dan semua persiapan sudah dipersiapan oleh kedua orang tua saya ",, jawab Cryill dengan mantap kepada Ayah Mark.
Cryill sungguh bingung kenapa sandiwaranya dengan Causa bisa berlanjut dengan begitu rumitnya, hingga membuatnya tidak bisa keluar atau mengelak dari situasi.
Ayah Mark walau dia sedikit terkejut mendengar jawaban dari Cryill, dia sungguh sangat senang sekali jika ada laki-laki yang mau meminang putrinya.
" Apakah benar Causa, jika minggu depan kamu akan menikah dengan dia?? ",, tanya Ayah Mark kepada Causa.
" Benar Ayah ",, jawab Causa kepada Ayahnya.
Begitupun dengan Causa, dia pun juga terpaksa membenarkan perkataan dari Cryill.
__ADS_1
" Sejak kapan kamu berpacaran dengannya?? ", tanya Ayah Mark lagi kepada Causa.
" Kami tidak berpacaran Ayah ",, jawab Causa dengan jujur kepada Ayah Mark.
Jawaban dari Causa membuat Ayah Mark sedikit berfikir.
" Lantas??, jika kalian tidak berpacaran kenapa kalian tiba-tiba ingin menikah seperti ini?? ",, kata Ayah Mark kepada Causa sambil melirik Cryill.
" Apakah kalian berdua ketahuan melakukan hal yang seharusnya dilakukan setelah menikah Causa?? ",, sambung lagi perkataan dari Ayah Mark keapda Causa.
" Eeh bukan Tuan.......... ",, bukan Causa yang menjawab, melainkan Cryill kepada Ayah Mark.
" Bagaimana saya bisa melakukan hal itu dengan putri anda, sedangkan putri anda saja jika saya pegang tangannya langsung dibanting tubuh saya ",, lanjut lagi perkataan dari Cryill kepada Ayah Mark.
" Dan lihatlah luka memar yang ada diwajah tampan saya ini Tuan, ini semua ulah dari putri anda yang ganas ini Tuan, diajak berbicara baik-baik malah saya ditonjok begini ",, kata Cryill lagi kepada Ayah Mark seperti sedang mengadu.
" Maaf Ayah ",, kata Causa kepada Ayahnya yang sedang memberikan lirikan mautnya kepadanya.
" Kenapa kamu meminta maaf Causa?? ",, tanya Ayah Mark kepada Causa.
" Justru jika laki-laki yang bersikap kurang ajar mereka perlu diberikan hukuman seperti itu, dan jika kamu kurang puas dalam mengahajar dia, bisa Ayah tambahi dengan tongkat Ayah ini ",, sambung lagi perkataan dari Ayah Mark kepada Causa.
Dan Cryill yang mendengar perkataan dari Ayah Mark, dia langsung saja menggerutu didalam hatinya.
" Ternyata Ayah sama anak sama saja ",, kata batin dari Cryill.
Causa langsung saja tersenyum lucu ketika mendengar perkataan dari Ayahnya tadi untuk Cryill.
" Anda belum mengenalkan diri kepada saya anak muda, siapa nama kamu?? ",, tanya Ayah Mark kepada Cryill.
" Nama saya Cryill Marvin Maverick Tuan, umur dua puluh delapan tahun tahun ini, pekerjaan CEO diPerusahaan Papah saya ",, jawab Cryill dengan santai kepada Ayah Mark.
" Ok, jadi intinya kalian akan menikah karena terpaksa atau karena terburu-buru atau ada hal yang lainnya?? ",, tanya Ayah Mark kepada Causa dan juga Cryill.
" Iya kita menikah karena ingin menikah Tuan, walau tidak ada kata pacaran sebelumnya, karena kami pun mengenal dekat baru beberapa hari ini ",, jawab Cryill kepada Ayah Mark.
" Apakah kamu yakin Causa ingin menikah dengannya??, laki-laki yang tidak kamu cintai?? ",, tanya Ayah Mark kepada Causa.
Causa sebelum menjawab pertanyaan dari Ayahnya dia langsung saja melihat kearah Cryill.
__ADS_1
" Iya Ayah, Causa siap, mungkin dengan adanya pernikahan diantara kita, cinta kita bisa tumbuh dengan sendirinya, daripada kita terjerumus kedalam hal yang nantinya bisa merugikan Causa ",, jawab Causa dengan mantap kepada Ayahnya.
Causa menjawab seperti itu sebenarnya terpaksa, karena dia tidak mau membuat Ayahnya bersedih jika tahu kebenarannya, dan juga tidak mau melihat amarah dari Papah Carlson kepada Keluarganya.
Akhirnya Causa pun mengatakan iya juga sama seperti Cryill, walau dia tidak mencintai Cryill sama sekali.
" Jika memang laki-laki ini pilihan kamu Ayah akan mencoba merestuinya Nak, dan nanti Kakak-kakak kamu akan segera Ayah telefon untuk pulang supaya bisa menghadiri acara pernikahan kamu dengan Cryill ini ",, kata Ayah Mark kepada Causa.
" Tuan, Causa, ini Mamahnya Causa dimana ya??, maaf ko daritadi dia tidak ikut berbincang dengan kita disini?? ",, tanya Cryill kepada Ayah Mark dan juga Causa dengan tiba-tiba.
Causa dan Ayahnya mereka saling pandang ketika mendengar pertanyaan dari Cryill.
" Apakah Causa belum bercerita kepada kamu Nak?? ",, tanya Ayah Mark kepada Cryill.
" Cerita tentang apa Tuan?? ",, tanya balik dari Cryill kepada Ayah Mark.
" Mamahnya Causa sudah meninggal sejak Causa berusia lima tahun Nak, dan Causa dia mempunyai dua orang kakak yang sekarang menjadi seorang Tentara AU dan Tentara AD ",, jawab dari Ayah Mark kepada Cryill.
Cryill langsung saja menatap wajah Causa dengan tatapan yang tidak bisa diartikan oleh Causa sendiri.
" Maafkan saya Tuan ",, kata Cryill kepada Ayah Mark.
" Tidak apa-apa, dan ini waktunya sudah mau makan malam, kalian pulanglah nanti setelah makan malam ",, kata Ayah Mark kepada Cryill dan juga Causa.
Cryill dan Causa hanya mengangguk saja kepada Ayah Mark.
Setelahnya Cryill langsung saja berbincang hangat dnegan Ayah Mark, bahkan Ayah Mark semakin lama mengenal dengan Cryill, dia semakin menyukai sikap Cryill yang lucu apa adanya walau dia terlahir dari anak orang kaya.
Dan Cryill sendiri sekarang dia sudah tahu kenapa banyak sekali foto-foto para tentara didinding rumahnya Causa.
Ternyata foto-foto semua itu milik Ayah Mark sendiri dan juga kedua Kakak laki-lakinya Causa.
...🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀...
Semoga pernikahan dari Causa dan Cryill berjalan dengan lancar🤗.
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
...***TBC***...
__ADS_1