
Ruang perawatan Causa saat ini penuh dengan Keluarga besarnya, dan mereka semua juga sedang terhibur dengan adanya sikembar yang sudah mulai berdiri dan ingin belajar berjalan.
Suka cita, canda tawa, dan kebahagiaan terlihat jelas dimata dan wajah mereka semua.
Bahkan Causa saat ini dia sudah bisa duduk, dan juga berjalan kedalam kamar mandi sendiri.
Ketika Causa tadi baru saja keluar dari dalam kamar mandi, dia langsung saja ditanya oleh Mamah Qiara.
" Nak, apakah kamu sudah mengabari keluarga kamu yang ada disana??",, tanya Mamah Qiara kepada Causa.
" Astaga Mah, Causa lupa, Ayah ini bagaimana sih ko tidak mengingatkan Mamah!! ",, jawab Causa kepada Mamah Qiara sambil berkata kepada Cryill.
" Iya Ayah juga lupa Mah ",, jawab Cryill kepada Causa.
" Cepat kasih tahu Ayah Mark Ayah ",, kata Causa kepada Cryill.
Dan Cryill tanpa banyak berbicara dia langsung saja mencoba menghubungi Ayah Mark yang ada dirumahnya sendiri.
Saat ini diIrlandia sedang menunjukkan hampir pukul sembilan pagi, itu artinya diSwedia sudah menunjukkan hampir pukul sepuluh pagi, sebab Swedia lebih cepat satu jam dari Irlandia.
Ayah Mark yang berada dirumahnya sendirian, saat ini dia sedang menonton televisi seperti biasa.
Dan ketika dia mendengar suara dering telefon rumahnya berdering dia langsung saja mencoba mengangkatnya.
" Halo kediaman Mark Keizaro ",, kata Ayah Mark ketika mengangkat sambungan telefon rumahnya.
" Ayah ini Cryill ",, kata Cryill yang ternyata sedang menelfon telefon rumah.
" Cryill??, tumben kamu menelfon ketelefon rumahnya Ayah, tidak keponsel Ayah langsung ",, kata Ayah Mark kepada Cryill.
" Cryill tadi sudah mencoba menghubungi Ayah diponsel Ayah sebanyak tiga kali tapi tidak Ayah angkat ",, jawab Cryill kepada Ayah Mark.
Karena memang Cryill sudah mencoba menghubungi ponsel Ayah Mark dan daritadi tidak diangkat juga.
Ayah Mark yang mendengar perkataan dari Cryill dia langsung tertawa karena dia lupa jika ponselnya tertinggal didalam kamarnya.
" Maafkan Ayah Cryill, ponsel Ayah ada didalam kamar, sedang Ayah lagi menonton televisi diruang Keluarga ",, kata Ayah Mark kepada Cryill.
__ADS_1
" Sudah sekarang katakan, ada apa kamu menelfon Ayah jam segini??, apa kamu sudah pulang dari Irlandia?? '',, tanya Ayah Mark kepada Cryill.
" Belum Ayah, justru Cryill ingin mengabari sesuatu kepada Ayah ",, kata Cryill kepada Ayah Mark.
Untuk mengurangi kebisingan dari semua orang, Cryill saat ini menelfon Ayah Mark diluar ruang perawatannya Causa.
" Cepat katakan Cryill, jangan membuat Ayah menjadi penasaran seperti ini ",, kata Ayah Mark dengan tidak sabaran kepada Cryill.
" Saat ini Causa sudah melahirkan Ayah, dan cucu Ayah laki-laki ",, kata Cryill kepada Ayah Mark.
" Tapi kita masih berada diIrlandia Ayah ",, lanjut lagi perkataan dari Cryill kepada Ayah Mark.
" Puji Tuhan Ayah sangat senang sekali mendengarnya Cryill, akhirnya Ayah bisa mempunyai cucu laki-laki juga ",, kata Ayah Mark dengan nada yang terdengar sangat bahagia sekali.
" Tidak apa kalian masih diIrlandia, nanti jika sudah pulang kamu segera kabari Ayah ya Cryill, yang terpenting kalian semua disana baik-baik serta sehat-sehat saja ",, lanjut lagi perkataan dari Ayah Mark kepada Cryill.
Walau sebenarnya Ayah Mark sudah sangat ingin melihat cucu laki-lakinya itu, karena anak dari kedua Kakak-kakaknya Causa adalah perempuan semua.
Tapi Ayah Mark tidak mau memaksa pulang jika Cryill dan Causa masih ingin berada dibeda Negara dengannya, terlebih sibaby Deo juga belum diperbolehkan naik pesawat oleh Dokter.
Dan Ayah Mark juga mengetahui akan hal itu.
" Deo??, apakah kamu sudah memberinya nama Nak?? ",, tanya Ayah Mark kepada Cryill.
" Sudah Ayah, namanya Shivam Tobby Deo Maverick ",, jawab Cryill kepada Ayah Mark.
" Waah namanya bagus, pasti artinya juga bagus seperti namanya ",, kata Ayah Mark kepada Cryill.
" Iya seperti itulah Ayah ",, jawab Cryill kepada Ayah Mark.
" Baiklah nanti Ayah kirimin fotonya baby Deo ya Cryill, dan jangan lupa ya Nak, jika sudah pulang segera kabari Ayah ",, kata Ayah Mark kepada Cryill.
" Baik Ayah, kalau begitu Cryill tutup dulu telefonnya ya Ayah, Cryill mau bergabung dengan yang lainnya lagi ",, kata Cryill dengan sopan kepada Ayah Mark.
" Baiklah Nak, jaga Causa dan cucu Ayah dengan baik ya disana ",, kata Ayah Mark lagi kepada Cryill.
" Siap laksanakan Ayah ",, jawab mantap dari Cryill kepada Ayah Mark.
__ADS_1
Ayah Mark langsung saja mematikan sambungan telefon dari Cryill sambil tertawa sendiri.
Sedang Cryill sendiri setelah sambungan telefonnya terputus, dia langsung saja mengirimkan beberapa foto baby Deo keponsel milik Ayah Mark, beserta foto Causa dan dirinya yang sedang menggendong baby Deo.
Karena berhubung perjalanan cukup jauh, dan Milka sedang dalam keadaan hamil, akhirnya Christian memutuskan mengajak Milka untuk pulang kemansion Papah Carlson, karena Christian takut jika Milka nanti akan kecapekan.
Ternyata ketika Christian dan Milka ingin pulang, Ayah Marson, Mamah Jovanka, Papah Carlson, Tevy pun juga ingin ikut pulang kemansion Papah Carlson, jadi tinggallah Mamah Qiara, Cryill dan Denzel yang masih menemani Causa dirumah sakit tersebut.
Mamah Qiara, Cryill dan Denzel semalamam menginap dirumah sakit tersebut dan tanpa sadar hari pun sudah berganti dengan pagi lagi.
Beberapa Dokter jaga yang selalu visit keruang perawatan Causa untuk mengecek kondisinya Causa, mereka semua menyatakan hal yang sama.
Yaitu jika kondisi dari Causa semakin membaik dan juga sehat, itu artinya Causa hari itu sudah diperbolehkan pulang kerumah.
Cryill, Causa dan Mamah Qiara sangat senang sekali mendengar akan hal itu.
Dan Denzel yang mendengarnya dia juga ikut senang, namun ekspresi dia hanya datar saja seperti biasanya.
Semua keluarga yang ada dimansion dan sudah diberitahu jika Causa akan segera pulang, mereka semua sudah menunggu dan tidak sabar menanti kedatangan dari Causa dan baby Deo.
Rencana mereka semua akan pulang kemarin keSwedia, akan tetapi harus diundur sebab ada kejadian yang tidak mereka duga dengan kelahiran dari baby Deo yang mendadak itu.
Setelah menyelesaikan semua proses dan prosedur yang ada, akhirnya Causa dan Cryill berada didalam mobil mereka sendiri untuk pulang kemansion Papah Carlson.
Denzel bertugas sebagai pengemudi, sedang Cryill dia duduk disebelahnya Denzel yang ada dkursi depan, dan Causa sendiri serta Mamah Qiara mereka berdua duduk dikursi belakang bersama baby Deo.
" Tidak Mamah sangka, anak cicak yang dulu selalu berdebat presiden sama Mamah, sudah mempunyai anak sendiri ",, kata Mamah Qiara kepada Cryill ketika didalam mobil.
Cryill yang merasa tersendir dengan perkataan dari Mamah Qiara, dia langsung saja menolehkan pandangannya kebelakang.
" Jika Cryill anak cicak, itu artinya Mamah adalah Mamahnya cicak, sebab Cryill anaknya Mamah ",, sahut dari Cryill kepada Mamah Qiara.
Mamah Qiara langsung saja tertawa cukup keras ketika mendengar sahutan dari Cryill tadi, begitupun dengan Causa, dia juga ikut-ikutan tertawa.
Dan jangan ditanyakan apakah Denzel juga ikut tertawa, jawabannya tidak, dia lebih memilih asik mendengarkan musik melalui earphone miliknya daripada ikut bergabung mengobrol dengan Keluarganya.
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
__ADS_1
...***TBC BONCHAP***...