My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 17


__ADS_3

Tevy benar-benar tidak sadar ketika ada orang yang sangat tidak ingin dia temui, yaitu Denzel sudah ada didalam kamarnya.


Sebab Tevy benar-benar sangat mengantuk sekali, dan sangat capek sekali badannya malam itu.


Ketika Tevy sedang tertidur seperti itu, tiba-tiba telinganya mendengar suara berisik lagi, dan kali ini dari ponselnya.


Dengan mata yang terpejam, Tevy lalu menggapai ponselnya itu yang dia taruh diatas meja samping ranjangnya.


Dan tanpa melihat pula siapa yang menelfonnya, Tevy langsung saja mengangkat sambungan telefon itu.


Sedangkan Denzel dia hanya diam saja sambil terus memperhatikan apa yang sedang dilakukan oleh Tevy dengan duduk diatas shofa yang ada didalam kamarnya Tevy.


Denzel bahkan dia tersenyum melihat tingkah lucunya Tevy yang baru saja dia lihat dan dia ketahui itu.


" Halo ",, kata Tevy ketika dia sudah mengangkat sambungan telefonnya itu.


" Halo Tev, besok kamu mengajar sampai jam berapa?? ",, kata sipenelfon kepada Tevy.


" Milka?? ",, kata Tevy dengan suara khas orang mengantuknya.


" Iya aku ini Milka, siapa lagi, masa kamu tidak mengenali suaraku?? ",, kata Milka kepada Tevy.


" Jika kamu menelfonku, terus siapa tadi yang datang keapartemenku?? ",,kata Tevy untuk dirinya sendiri, namun Milka mendengarnya.


" Ya mana aku tahu, aku daritadi berada didalam kamarku ",, jawab Milka kepada Tevy.


Dan tevy langsung saja menutup panggilan telefonnya Milka serta dia langsung saja membuka matanya dengan sangat lebar sekali.


Tevy langsung saja bangun dari tidurnya untuk melihat kesekeliling kamarnya.


Alangkah terkejutnya Tevy ketika dia sudah duduk dari tidurannya dan melihat laki-laki yang dihindarinya ada didalam kamarnya, tempat yang paling pribadi didalam apartemennya yang tidak boleh sembarangan orang untuk masuk kedalamnya.


" Anda!!! ",, kata Tevy sambil menunjuk Denzel dengan wajah yang sangat terkejut sekali.


" Jadi tamu yang tadi memencet bel pintu apartemenku adalah anda?? ",, kata Tevy lagi kepada Denzel dengan masih sambil menunjuk Denzel.


Dan Dnzel dengan santainya dia langsung mengangguk kepada Tevy.

__ADS_1


" Tolong cepat pergi dari dalam apartemenku!! ",, kata Tevy dan dia langsung saja beranjak berdiri dari atas ranjangnya.


Menyadari jika dirinya masih menggunakan pakaian seksi, dia langsung saja menyilangkan kedua tangannya didepan dad4nya.


Denzel yang melihat tingkahnya Tevy, dia langsung saja tersenyum miring.


" Untuk apa ditutupin, daritadi saya juga sudah melihatnya Nona Tevy Moana Qalesya ",, kata Denzel sambil berdiri dari duduknya.


" Bagaimana anda bisa tahu nama lengkap saya dan alamat saya ini Tuan mucikari ",, kata Tevy kepada Denzel.


Denzel yang dipanggil mucikari oleh Tevy dia langsung saja menunjukkan wajah kebingungannya.


" Mucikari, what??!! ",, kata Denzel sambil berjalan mendekati Tevy.


" Stop jangan mendekat ",, kata Tevy kepada Denzel yang terus berjalan kearahnya.


" Maksud kamu saya seorang pencari jalan9 untuk saya jadikan boneka saya?? ",, kata Denzel kepada Tevy sambil terus melangkahkan kakinya kearahnya Tevy.


Dan Tevy langsung saja mengangguk cepat kepada Denzel.


Sedangkan Denzel langsung saja tertawa dengan sangat keras sekali ketika melihat anggukannya Tevy dengan sambil menghentikan langkah kakinya mendekati Tevy.


" Stop jangan semakin mendekat saya bilang!! ",, kata Tevy lagi kepada Denzel dengan tangan yang menyetop Denzel.


Denzel tidak memperdulikan perkataannya Tevy, dan dia malah semakin mendekat kearahnya Tevy.


" Kenapa kamu harus takut Nona?? ",, kata Denzel kepada Tevy dengan nada santainya.


" Saya bilang stop!!! ",, kata Tevy lagi dan dia langsung saja mengeluarkan jurus beladirinya kepada Denzel.


Denzel yang kurang sigap dari serangan mendadaknya Tevy, akhirnya dia terkena pukulan diwajahnya oleh tendangannya Tevy tadi, hingga mengeluarkan sedikit darah dari dalam mulutnya.


Namun Denzel bukannya marah, dia malah tersenyum miring kepada Tevy sambil mengusap darah yang keluar dari mulutnya.


" Cukup lumayan mematikan juga tendangan kamu ",, kata Denzel kepada Tevy sambil tersenyum miring.


Tevy langsung saja menyerang Denzel lagi dan lagi, dan Denzel kali ini dia bisa menangkis pukulannya Tevy serta tidak membalas sama sekali tendangan dan pukulan yang Tevy berikan kepadanya.

__ADS_1


Denzel hanya menghindar saja, dan ketika ada kesempatan Tevy yang tubunya sangat kecil sekali dari Denzel, Denzel dengan mudah melumpuhkan Tevy dan Denzel langsung menjatuhkan Tevy diatas ranjang dengan Denzel berada diatas tubuhnya Tevy.


" Sungguh kamu seperti rubah kecil yang sangat lincah sekali, tapi saya suka ",, kata Denzel kepada Tevy ketika Denzel sudah bisa melumpuhkan Tevy dan menjatuhkannya keatas ranjang.


Tevy terus berusaha melepaskan diri dari genggaman dan tindihan badannya Denzel sekuat tenaganya, namun tidak bisa karena memang tenaganya Denzel sangat kuat sekali.


" Siapapun anda, cepat pergi dalam apartemen saya, dan saya mohon anda tidak mengganggu hidup saya lagi, karena saya tidak mau berurusan dengan anda ",, kata Tevy kepada Denzel dengan menatap lekat wajahnya Denzel.


" Tidak semudah itu kamu bisa lepas dariku Nona Tevy ",, jawab Denzel kepada Tevy.


" Dan ternyata ketika kamu tidak memakai kaca mata, kamu memiliki bola mata yang sangat indah dan terlihat makin cantik lagi ",, kata Denzel lagi ketika menatap lekat wajahnya Tevy dari jarak yang sangat dekat sekali.


" Cepat minggir dari tubuhku, kamu sangat berat sekali ",, kata Tevy kepada Denzel dengan suara yang sedikit tertahan karena menahan berat badannya Denzel.


" Tapi saya suka posisi seperti ini Nona ",, kata Denzel kepada Tevy sambil menaikan sebelah alisnya keatas.


Dan setelah berkata seperti itu, Denzel langsung saja beranjak bangun dari atas tubuhnya Tevy.


" Lihatlah, gadis yang jago beladiri dan bersabuk hitam, bisa saya kalahkan ",, kata Denzel kepada Tevy dengan sedikit mengejek.


Dan perkataannya Denzel langsung saja membuat Tevy langsung menunjukkan wajah sebal dan cemberutnya.


Tevy tadi sengaja tidak mau mengeluarkan semua tenaganya, karena dia tidak mau barang-barang yang ada didalam kamarnya pecah percuma karena ulah laki-laki yang sangat menyebalkan menurutnya itu.


" Saya akan melepaskanmu malam ini Nona Tevy, tapi tidak lain kali ",, kata Denzel sambil memakai jaketnya lagi.


" Satu hal lagi, saya bukan seorang mucikari, dan kamu akan mengetahuinya esok hari Nona ",, kata Denzel kepada Tevy sambil berjalan keluar dari dalam kamarnya Tevy.


Namun ketika Denzel ingin membuka pintu kamarnya Tevy, Denzel tiba-tiba menghentikan langkah kakinya.


" Dan jangan pernah berpakaian seperti itu diluar sana, kamu boleh berpakaian seperti itu hanya untuk diriku saja, jika keluar pakailah pakaian yang biasa kamu pakai Tevy, dan sekarang tidurlah kembali ",, lanjut lagi perkataannya Denzel kepada Tevy yang daritadi hanya diam saja.


Dan setelah mengatakan semua yang ingin dikatakannya, Denzel langsung saja berlalu pergi dari dalam kamarnya Tevy, tidak cuma kamarnya Tevy melainkan pergi dari dalam apartemennya Tevy.


Tevy dibuat bingung sendiri dengan semua perkataannya Denzel yang tidak boleh berpakaian seperti itu, dan apa maksudnya dia akan mengetahui siapa Denzel esok hari.


Dan semua itu membuat Tevy menjadi tidak bisa tidur lagi malam itu hingga esok hari.

__ADS_1


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...***TBC***...


__ADS_2