
Denzel yang sudah sarapan bersama Cryill, Causa dan Ayah Mark dengan makanan yang sudah dibeli oleh Cryill, tiba-tiba saja Denzel berpamitan kepada Cryill dan semuanya untuk pulang sebentar kemansionnya.
Padahal aslinya bukan seperti itu, Denzel hanya berbohong kepada Cryill, Causa, dan Ayah Mark, karena dia ingin berkunjung kerumah Ayah Cedro.
Dan disinilah Denzel sudah duduk tenang diruang tamu rumah Ayah Cedro untuk menunggu sang pemilik rumah keluar dari dalam.
Pandangan dari Denzel teralihkan dengan kedatangan dari Ayah Cedro dan Mamah Carla secara bersamaan dari dalam rumah.
" Selamat pagi Tuan Cedro, Nyonya Carla ",, sapa ramah dari Denzel sambil berdiri dari duduknya kepada Ayah Cedro dan Mamah Carla.
" Selamat pagi juga Tuan Denzel, silahkan duduk kembali ",, sapa sopan dan ramah juga dari Ayah Cedro kepada Denzel.
Sedangkan Mamah Carla dia hanya diam saja sambil tersenyum ramah kepada Denzel.
Denzel pun langsung saja duduk kembali dishofa yang tadi dia dudukin.
" Emm mohon maaf sebelumnya, sebetulnya apa ya yang membuat Tuan Denzel mau berkunjung kerumah saya sepagi ini?? ",, tanya Ayah Cedro kepada Denzel dengan sopan.
Denzel sebelum menjawab perkataan dari Ayah Cedro dia langsung saja tersenyum tipis yang terlihat sangat misterius sekali.
" Sebelum saya menjawab perkataan anda, apakah Khafita ada dirumah saat ini Tuan Cedro?? ",, kata Denzel kepada Ayah Cedro dan Mamah Carla.
" Ada Tuan, Khafita ada dirumah saat ini ",, jawab Ayah Cedro kepada Denzel.
" Bisakah kalian berdua memanggilkan Khafita kesini?? ",, kata Denzel dengan tenang kepada Ayah Cedro dan Mamah carla.
Ayah Cedro pun langsung saja mengalihkan pandangannya kearah Mamah Carla seperti memberi kode untuk memanggilkan Khafita kesitu.
Dan Mamah Carla langsung mengangguk mengerti kepada Ayah Cedro.
" Saya permisi sebentar Tuan Denzel ",, pamit dari Mamah Carla kepada Denzel untuk memanggil Khafita.
Denzel hanya mengangguk tipis saja kepada Mamah Carla.
Setelahnya Mamah Carla langsung saja berlalu pergi dari ruang tamu menuju kedalam kamar Khafita lagi.
Sepeninggalan dari Mamah Carla, Denzel dan Ayah Cedro mereka berdua hanya pada saling diam sambil menunggu kedatangan dari Khafita.
Mamah Carla tanpa mengetuk pintu kamar Khafita dia langsung saja masuk kedalam kamar Khafita.
Dan Khafita yang sedang menangis dalam diamnya, dia sedikit terkejut ketika melihat kedatangan dari Mamahnya lagi kedalam kamarnya.
" Ayo Khafita ikut Mamah, karena ada Tuan Denzel sedang datang mencari kamu saat ini diruang tamu!! ",, kata dingin dari Mamah Carla kepada Khafita.
__ADS_1
Wajah keterkejutan dari Khafita terlihat sekali, ketika mendengar perkataan dari Mamah Carla tadi.
Jantung dari Khafita pun langsung saja seperti sedang melakukan lari maraton bermil-mil jauhnya.
" Mamah harap kamu tidak membuat kesalahan kepada Keluarga Maverick Khafita ",, kata Mamah Carla lagi kepada Khafita.
" Ayo cepat, karena Mamah tidak mau membuat Tuan Denzel menunggu kamu terlalu lama ",, kata Mamah Carla lagi dan lagi kepada Khafita.
Dengan langkah yang sedikit lemas dan gemetaran, akhirnya Khafita mau juga beranjak turun dari atas ranjangnya mengikuti langkah kaki dari Mamah Carla menuju keruang tamu rumahnya.
Ketika Mamah Carla dan Khafita sudah hampir sampai diruang tamu, Denzel dan Ayah Cedro langsung saja mengalihkan pandangan mereka kearah Khafita yang terlihat tidak seperti Khafita biasanya.
Ayah Cedro tidak memungkiri jika dia sedikit terkejut melihat penampilan dari Khafita pagi itu, yang terlihat lebih berantakan dari semalam.
" Duduk!! ",, kata pelan dari Mamah Carla kepada Khafita.
Dan Khafita pun akhirnya duduk disampingnya Mamah Carla.
" Bisakah anda mengatakannya sekarang Tuan Denzel, karena sudah ada anak saya disini?? ",, kata Ayah Cedro kepada Denzel dengan tidak sabaran.
" Ok akan saya katakan Tuan, apa maksud dari kedatangan saya kesini ",, jawab santai dari Denzel kepada Ayah Cedro dan masih didengar oleh Mamah Carla serta Khafita.
Khafita hanya bisa menundukkan kepalanya saja sambil memainkan jari jemarinya dengan perasaan takut dan gugup bercampur menjadi satu.
Ayah Cedro dan Mamah Carla mereka berdua seperti memasang telinga mereka baik-baik, supaya bisa mendengar dengan jelas apa yang akan dikatakan oleh Denzel nantinya.
" I..........iya Tuan Denzel ",, jawab dari Khafita dengan gugup kepada Denzel.
" Kamu sendiri dulunya seorang Dokter Kandungan, pastilah sangat tahu sekali apa akibatnya jika seorang wanita hamil mendengar perkataan yang begitu mengejutkan baginya?? ",, kata Denzel dengan tenang kepada Khafita.
" Ta......tahu Tuan ",, jawab Khafita kepada Denzel sambil masih menunduk.
Sedangkan Ayah Cedro dan mamah Carla mereka sedikit bingung kemana arah bicara dari Denzel bersama Khafita.
" Terus prediksi kamu apa Nona Khafita jika wanita hamil sedang merasa terkejut seperti itu?? ",, kata Denzel lagi kepada Khafita.
" Dia bisa mengalami pendarahan, dan jika terlambat ditangani bisa membuat janin keguguran ",, jawab dari Khafita dengan cepat sambil terus menahan rasa takut didalam dirinya.
Ayah Cedro dan Mamah Carla mereka berdua masih saja diam, sambil terus mendengarkan dan tidak mau menyela pembicaraan dari Denzel bersama Khafita.
" Itulah yang sedang terjadi kepada adik ipar saya Nona Khafita, karena ulah dari perkataan kamu semalam kepadanya!!! ",, kata tegas dari Denzel kepada Khafita.
" Karena kamu adik ipar saya harus bed rest!!, dan untung saja calon keponakan saya bisa diselamatkan nyawanya, jika sampai hal buruk terjadi kepada adik ipar dan calon keponakan saya, pastilah saya akan memenjarakan kamu seumur hidup kamu Nona Khafita!! ",, lanjut kagi perkataan dari Denzel kepada Khafita dengan sangat tegas sekali.
__ADS_1
Sungguh perkataan dari Denzel kepada Khafita membuat Ayah Cedro dan Mamah Carla menjadi sangat terkejut sekali.
Ayah Cedro dan Mamah Carla belum mengerti hal apa yang sudah dilakukan oleh Khafita anak nereka hingga membuat adik ipar dari Denzel harus mengalami bed rest seperti itu.
Dan Ayah Cedro serta Mamah Carla mereka berdua sedikit bingung, apakah Khafita mengenal adik ipar dari Denzel, begitulah yang ada didalam fikiran Ayah Cedro dan Mamah Carla.
Untuk mengurangi rasa bingung didalam hatinya, Ayah Cedro akhirnya mencoba bertanya kepada Denzel apa maksud dari perkataan dari Denzel tadi.
" Mohon maaf Tuan, apa yang sudah dilakukan oleh anak saya Khafita kepada adik ipar anda?? dan kenapa Khafita bisa mengenal adik ipar anda Tuan Denzel?? ",, tanya sopan dari Ayah Cedro kepada Denzel.
" Apakah anda tahu Tuan Cedro siapakah adik kandung saya dan berapa jumlahnya?? ",, tanya Denzel kepada Ayah Cedro.
" Adik anda bukannya Nak Cryill saja ya Tuan Denzel ",, jawab Mamah Carla kepada Denzel.
" Betul sekali Nyonya Carla ",, jawab Denzel kepada Mamah Carla.
" Itu artinya adik ipar anda adalah istri dari Nak Cryill?? ",, sahut dari Ayah Cedro kepada Denzel.
" Tepat sekali Tuan Cedro ",, jawab santai dari Denzel kepada Ayah Cedro dan masih didengar oleh Mamah Carla.
Mamah Carla dan Ayah Cedro sangat terkejut sekali jika ternyata Cryill sudah menikah.
Sedang Khafita dia masih saja menunduk dengan kaki yang semakin gemetaran.
" Dan apa kalian ingin tahu hal apa yang sudah dilakukan putri kedua anda ini kepada adik ipar saya Tuan Cedro, Nyonya Carla?? ",, kata Denzel kepada Ayah Cedro.
Dengan sangat semangat Ayah Cedro dan Mamah Carla langsung saja mengangguk cepat kepada Denzel.
" Putri kesayangan kalian ini mengatakan kepada adik ipar saya jika dia menyuruh adik ipar saya untuk mau berbagi suami dengannya, alias dia ingin menjadi istri keduanya Cryill ",, kata Denzel akhirnya kepada Ayah Cedro dan Mamah Carla.
Ayah Cedro dan Mama Carla langsung saja membuka mulutnya dengan sangat lebar sekali, karena Ayah Cedro serta Mamah Carla sangat-sangat terkejut sekali mendengar perkataan dari Denzel.
Dada Ayah Cedro dan Mamah Carla langsung mengalami sesak, sebab rasa syok yang sangat besar sekali mereka rasakan.
Ayah Cedro dan Mamah Carla tidak menyangka jika anak perempuan mereka berani mengatakan hal seperti itu kepada wanita lain yang sudah bersuami.
Tanpa banyak berbicara tiba-tiba saja Ayah Cedro langsung berdiri dari duduknya dan langsung saja mendekati Khafita.
Dan.............
Plaaaaaaaaaaakkkkk!!!
Tamparan cukup keras dari Ayah Cedro berikan kepada Khafita didepan Denzel.
__ADS_1
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
...***TBC***...