My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 187


__ADS_3

Sebelum Christian turun dari dalam mobil tadi, dia sudah mengambil sesuatu yang sudah dia siapkan terlebih dahulu sebelumnya untuk dia berikan kepada Ayah Iram dan Mamah Odelia nantinya.


Setelahnya Christian langsung saja menyusul langkah kaki Milka yang sudah duluan berjalan ingin masuk kedalam rumahnya.


" Mah, Ayah, Milka sudah pulang ",, kata Milka ketika sudah masuk kedalam rumah.


Mamah Odelia yang mendengar suara Milka yang sudah masuk kedalam rumah dia langsung saja melangkahkan kakinya keruang tamu rumahnya.


" Eh Pangeran Christian lagi ",, kata Mamah Odelia yang melihat Christian sedang berdiri dibelakang Milka.


" Mohon Nyonya jangan pingsan lagi ya ",, kata Christian kepada Mamah Odelia.


Mamah Odelia yang mendengar perkataan dari Christian, dia langsung saja tersenyum lucu.


" Silahkan duduk Pangeran ",, kata Mamah Odelia kepada Christian dengan ramah.


Milka, Mamah Odelia dan juga Christian langsung saja duduk dishofa yang ada diruang tamu.


" Ayah mana Mah??, Christian mau bicara pada kalian berdua ",, kata Milka kepada Mamah Odelia.


" Ada didalam kamar, baru saja pulang, paling Ayah sedang membaca korannya sambil istirahat ",, jawab Mamah Odelia kepada Milka.


" Kamu panggilkan Ayah dulu sana, sekalian buatkan minum untuk Pangeran Christian ",, kata Mamah Odelia lagi kepada Milka.


" Baik Mah ",, jawab Milka kepada Mamah Odelia.


Dan Milka langsung saja beranjak berdiri dari duduknya untuk memanggilkan Ayah Iram sekaligus membuatkan minuman untuk mereka semua.


" Pangeran ...... ",, panggil Mamah Odelia kepada Christian ketika Milka sudah berlalu pergi dari hadapan mereka.


" Saya dan Ayahnya Milka sudah mendengar semua cerita dari Milka, jika anda sekarang sudah resmi menjadi kekasih dari Milka ",, kata Mamah Odelia kepada Christian.


" Iya Nyonya itu benar adanya ",, jawab Christian kepada Mamah Odelia.


" Satu hal yang ingin saya dan Ayahnya Milka minta, jika anda memang serius dengan Milka janganlah anda menyakiti Milka Pangeran Christian, saya takut ditengah jalan, ketika Milka sudah begitu sangat mencintai anda, anda akan meninggalkannya ",, kata Mamah Odelia kepada Christian.

__ADS_1


" Ketahuilah Pangeran, kami ini jika dibandingkan dengan anda, pastilah sangat jauh sekali, kami cuma rakyat biasa yang tidak akan bisa sanggup mensejajarkan kehidupan kami dengan anda, jadi jika anda cuma ingin main-main saja dengan Milka, lebih baik tinggalkan Milka dari sekarang Pangeran sebelum hati Milka terpaut dengan anda lebih jauh lagi ",, kata Mamah Odelia lagi kepada Christian.


" Benar sekali Pangeran ",, kata Ayah Iram yang tiba-tiba menyahut pembicaraan.


Dan suara Ayah Iram langsung saja mengalihkan pandangan dari Mamah Odelia kepada Christian.


" Milka itu anak perempuan kami satu-satunya, jadi kami tidak mau jika anda hanya mempermainkan hati dari Milka ",, kata Ayah Iram lagi sambil duduk dishofa sebelah Mamah Odelia.


" Beginilah keadaan kami Pangeran, sederhana, bahkan kami rumah pun masih mengontrak dengan orang lain, sangatlah jauh kehidupan kami dengan anda Pangeran ",, sambung lagi perkataan dari ayah Iram keapda Christian.


Christian yang daritadi hanya diam saja sambil terus mendengarkan perkataan dari Ayah Iram dan Mamah Odelia, dia langsung saja tersenyum sebelum menjawab perkataan dari mereka berdua.


" Ketahuilah Tuan dan Nyonya ",, kata Christian menjawab perkataan dari Ayah Iram dan Mamah Odelia.


" Walau status saya memang Pangeran diKerajaan ini, tapi yang namanya hati tidak bisa dibohongi ",, lanjut lagi perkataan dari Christian dengan tenang kepada kedua orang tua Milka.


" Saya begitu tulus mencintai Milka Tuan, Nyonya, kalaupun Ayah dan Mamah saya tidak merestui hubungan kami, saya akan tetap memilih Milka, walau akhirnya saya akan menanggalkan panggilan Pangeran didepan nama saya Tuan, Nyonya ",, lanjut terus perkataan dari Christian.


" Secepatnya saya akan menikahi Milka Tuan, Nyonya, saya kesini hanya ingin meminta restu dari kalian berdua, tolong restui hubungan kami, supaya kami bisa melewati semua rintangan yang datang menghadang kedepannya ",, sambung lagi perkataan dari Christian.


Ayah Iram yang melihat keseriusan didalam mata Christian, dia langsung saja menanggapi perkataan dari Christian.


" Baik Tuan, sepenuh hati saya, saya akan menjaga Milka sebaik mungkin ",, jawab Christian dengan mantap kepada Ayah Iram.


Ayah Iram langsung saja menganggukkan kepalanya kepada Christian, ketika mendengar jawaban yang meyakinkan dari Christian.


Dan pandangan dari mereka semua tiba-tiba teralihkan lagi dengan kedatangan dari Milka yang datang sambil membawa empat gelas minuman untuk mereka semua.


" Ini Ayah, Mamah, Christian, silahkan diminum minumannya ",, kata Milka sambil menaruh minuman itu dihadapan mereka semua.


" Terimakasih sayang ",, jawab Christian kepada Milka sambil langsung meminum minuman yang tadi sudah dibuatkan oleh Milka.


Milka pun langsung saja tersenyum kepada Christian.


" Apakah Kak Vince belum pulang Mamah?? ",, tanya dari Milka kepada Mamah Odelia.

__ADS_1


" Kakak kamu sudah pulang sejak tadi, dan dia baru saja pergi keBarbados untuk sekitar tiga bulan lamanya karena kata Kakak kamu, dia sedang disuruh menangani pembangunan kantor baru disana ",, bukan Mamah Odelia yang menjawab melainkan Ayah Iram.


" Barbados??, jauh dong itu ",, jawab Christian kepada Ayah Iram.


" Iya Christian, dan Kakak pergi keluar Negeri juga tidak sekali dua kali ini jika sedang menangani proyek besar ",, jawab Milka kepada Christian.


" Memangnya apa pekerjaan dari Kakak kamu Milka?? ",, tanya Christian kepada Milka.


Walau Christian sebenarnya sudah mengetahui semuanya apa pekerjaan dari Vince dan Ayah Iram.


" Seorang Arsitek Christian ",, jawab Milka lagi kepada Christian.


Dan Christian langsung beroh ria saja menanggapi perkataan dari Milka.


" Oh ya Tuan, Nyonya, ini ada kartu undangan untuk kalian berdua, besok kalian berdua akan dijemput oleh anak buah saya untuk menghadiri pesta resepsi adik saya, yaitu Tevy, silahkan tolong dibawa ya Tuan, Nyonya undangannya nanti jika datang ",, kata Christian kepada Ayah Iram dan Mamah Odelia sambil menyerahkan dua buah undangan yang tadi sudah Christian ambil didalam mobilnya.


" Undangannya sebagus dan semewah ini, pasti nanti disana banyak orang-orang kaya dan pejabat-pejabat penting yang datang Pangeran ",, kata Ayah Iram kepada Christian.


" Tenang saja Tuan, anda adalah tamu kehormatan bagi saya, jadi tidak perlu takut untuk datang ",, jawab Christian kepada Ayah Iram sambil tersenyum menenangkan.


Ayah Iram dan Mamah Odelia mereka hanya diam saja tidak bisa menanggapi perkataan dari Christian, sebab bingung mau menjawab bagaimana.


" Baiklah kalau begitu, saya permisi pulang dulu Tuan, Nyonya, Milka, sampai jumpa untuk besok ",, kata Christian kepada semua orang.


Dan semua orang langsung saja bangun dari duduk mereka untuk mengantarkan Christian yang ingin pulang.


" Hati-hati dijalan Pangeran Christian ",, jawab Mamah Odelia kepada Christian.


" Iya Nyonya ",, jawab Christian kepada Mamah Odelia dengan sopan.


" Sayang, jangan lupa besok ya, aku jemput ",, kata Christian kepada Milka.


" Iya ",, jawab Milka kepada Christian sambil tersenyum.


Setelahnya Christian langsung saja berlalu pergi dari hadapan mereka semua untuk masuk kedalam mobilnya, dan pulang menuju kemansion Ayah Marson.

__ADS_1


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...***TBC***...


__ADS_2