My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 247


__ADS_3

Flashback sejenak ketika Cryill masih berada dirumah super mewahnya disaat dia sudah selesai bertelefonan dengan Milka tadi.


Cryill pun langsung saja ikut bergabung dengan para keluarganya yang sedang pada berbincang hangat dan santai sambil menonton televisi diruang Keluarga rumahnya.


Cryill yang sudah kembali duduk lagi dishofa disamping Causa, Causa pun langsung saja bertanya kepada Cryill siapa yang tadi sudah menelfonnya.


" Milka sayang, dia mengundang kita kepesta perayaan kehamilannya dirumah Ayahnya, bukan dimansion Tuan Marson ",, jawab Cryill kepada Causa.


" Terus Ayah jawab apa sama Princess Milka?? ",, tanya Causa lagi kepada Cryill.


" Iya Ayah jawab tidak bisa, kan tahu sendiri ada Ayah disini, masa kita harus meninggalkannya Ayah sendirian, kan kasihan ",, jawab Cryill kepada Causa dan masih didengan Ayah Mark serta yang lainnya juga.


" Tapi jika kalian berdua mau datang tidak apa-apa ko Cryill, Causa, kan Ayah bukan anak kecil, lagi pula kalian perginya juga cuma beberapa jam saja, bukan beberapa tahun ",, kata Ayah Mark yang ikut menyahut percakapan dari Cryill dan Causa.


" Tapi Ayah, masa iya Ayah kami tinggal sendirian disini?? ",, kata Causa kepada Ayah Mark.


" Tidak apa-apa, pergilah, lagipula Ayah sudah terbiasa dirumah sendirian ",, kata Ayah Mark lagi kepada Cuasa dan juga Cryill.


" Baiklah kalau begitu, nanti kita datang saja tapi datangnya sedikit malam, biar cepat selesai dan kita bisa cepat pulang ",, kata Cryill kepada Causa.


" Iya baiklah Ayah ",, jawab Causa kepada Cryill sambil tersenyum.


Dan akhirnya Cryill serta Causa pun datang kepesta kehamilan dari Milka sekitar jam sembilan malam.


Disinilah mereka sekarang, Cryill dan Causa sudah berdiri didepan mereka semua dan Cryill sambil juga sedang menahan rasa terkejut, marah, kecewa yang bercampur menjadi satu untuk Khafita.


Yaps Khafita, wanita yang dulu dia perjuangkan cintanya hingga rela menyusul jauh-jauh keNegara Barbados, tapi tidak dihargai usahanya.


" Dan Khafita perkenalkan, dia adalah ISTRIKU, dan dia sedang mengandung anakku, bukan mengandung anak orang lain, bisa aku cekik dia jika sampai itu terjadi ",, kata Cryill memperkenalkan Causa kepada Khafita dengan menekan kata ISTRI sambil bercanda kepada semua orang.


" Kamu ini ada-ada saja Nak Cryill, tidak mungkin Causa hamil dengan laki-laki lain, mana berani laki-laki lain mendekati dia selain kamu?? ",, canda dari Ayah Marson kepada Cryill ketika mendengar perkataan dari Cryill tadi kepada Khafita.


Semua orang langsung saja tertawa lagi ketika mendengar candaan dari Ayah Marson kepada Cryill.


Masih sama seperti yang tadi, cuma Khafita, Tevy dan Causa saja yang tertawa garing bahkan terlihat kaku senyum yang ada dibibir mereka.


" Benar sekali Nak, Causa selain cantik jangan lupakan jika dia juga jago beladiri, makanya sekarang kamu kan menjadi suami takut istri ",, goda Mamah Jovanka juga kepada Cryill.

__ADS_1


Khafita sedikit terkejut ketika mendengar Cryill ternyata menikahi wanita yang jago beladiri.


" Anda bisa saja Nyonya, saya bukannya takut sama dia, tapi karena saya sudah berjanji untuk mencintai, melindungi, dan menerima dia apa adanya dihadapan Tuhan jadi sebisa mungkin apa yang dia minta akan saya turuti walau harus mencukur gundul kepalaku seperti kemarin ",, jawab Cryill kepada Mamah Jovanka sambil merangkul mesra Causa.


Entah kenapa hati dari Khafita semakin perih saja ketika mendengar jawaban romantis dari Cryill untuk Causa.


Cryill menjawab seperti itu kepada Mamah Jovanka, selain dia tulus memang mengungkapkan perasaannya untuk Causa, dia juga ingin menjelaskan kepada Khafita jika sudah move on darinya, dan sudah ada wanita lain selain dirinya yang sangat dia cintainya, yaitu sang istri.


Hati Khafita semakin panas dan sedih, ketika dia melihat Cryill terlihat begitu mencintai Causa.


" Jika seumpama saat ini kamu dihadapkan dengan situasi bertemu dengan mantan kamu........ apa yang sekarang ingin kamu lakukan Cryill, bukan........... Causa dulu saja yang menjawab pertanyaan dariku?? ",, tanya Denzel dengan sengaja kepada Cryill.


Tevy dan Khafita langsung saja mengalihkan pandangan mereka kearah Denzel ketika mendengar perkataan dari Denzel tadi.


Sedangkan Cryill dan Causa mereka berdua langsung saja sedikit melototkan mata mereka kepada Denzel, ketika mendengar pertanyaan sengaja dari Denzel tadi.


" Ayo Causa jawab, aku sangat tertarik dengan pertanyaan dari adik iparku ini, tapi sebelum menjawab kalian apa tidak capek berdiri terus seperti itu daritadi??, silahkan duduk dulu dong, masa begitu saja harus aku persilahkan sih, seperti sama siapa saja ",, kata Vince kepada Causa dan Cryill.


Khafita setelah mengalihkan pandangannya kearah Denzel tadi, dia langsung saja mengalihkan pandangannya kearah Vince yang terlihat biasa saja itu.


Dan Vince masih tenang-tenang saja karena dia tidak tahu jika calon istrinya adalah mantan dari Cryill.


Serta Khafita sendiri, dia tidak menduga jika Vince juga mengenal baik dengan Cryill.


Andai Khafita tahu dan sudah kefikiran sejak lama jika Vince mengenal Cryill, pastilah dia sudah bercerita kepada Vince dari beberapa bulan yang lalu.


Tapi sekarang Khafita tidak tahu harus bersikap dan melakukan apa kepada Vince jika sudah dihadapkan disituasi yang seperti saat ini.


Cryill langsung saja tersenyum miring ketika mendengar perkataan dari Vince tadi.


Setelahnya dia dan Causa langsung saja duduk dishofa yang masih kosong yang ada disitu, disebelah Mamah Jovanka.


" Ayo Causa jawab ",, kata Denzel kepada Causa.


" Kalau saya sendiri, ya bersikap biasa saja, karena yang namanya mantan adalah masa lalu, karena yang namanya masa lalu bukan untuk dikenang, melainkan untuk dibuang, apalagi sekarang aku sudah mempunyai seorang suami, jadi untuk apa mengingat mantan!! ",, jawab simple dan tegas dari Cuasa kepada Denzel dan masih didengar oleh semua orang.


Khafita merasa tersindir dengan jawaban dari Causa tadi.

__ADS_1


Dan Cryill sendiri dia yang mendengar jawaban dari sang istri, dia langsung saja mengusap lembut rambut kepala Causa sambil juga mengusap perut buncitnya Causa.


Causa pun langsung saja tersenyum manis dengan sikap manis dari Cryill tersebut.


" Ok, benar sekali jawaban kamu Causa, Kakak setuju, dan untuk kamu sendiri Cryill bagaimana??, jangan bilang jika kamu belum bisa move on dengan mantan kamu,........... jika sampai itu terjadi, jangan berharap kamu bisa melihat Causa dan calon anak kamu itu!! ",, kata tegas dari Denzel kepada Cryill.


Jika ada yang tahu arti perkataan dari Denzel, tersirat sekali jika ada nada ancaman yang tidak main-main yang Denzel ucapkan untuk sang adik l4knatnya itu.


Sebelum menjawab perkataan dari Kakaknya Cryill langsung saja tertawa cukup keras sekali.


Dan hal itu membuat semua orang langsung saja pada heran melihat sikap Cryill yang tiba-tiba tertawa seperti itu.


" Kakak ini pasti kurang jatah dari Tevy, makanya perkataan pedas keluar lagi dari mulutnya ",, kata Cryill kepada Denzel.


Dan membuat semua orang langsung saja tertawa lucu ketika mendengar perkataan dari Cryill tadi, kecuali Khafita, dia hanya bisa diam saja walau Cryill mencoba melawak seperti itu.


" Kakak kan sudah tahu sendiri, jika Cryill tidak mempunyai mantan, jikalaupun ada dia pun juga bukan mantan yang terindah, jadi untuk apa masih mencintai mantan, jika Cryill sendiri sudah mempunyai seorang istri yang lebih cantik dan lebih baik seperti Causa ",, jawab Cryill kepada Denzel.


" Dan Kakak juga tahu, jika Cryill sudah sangat mencintai Causa, dan sudah tidak suka menggoda para wanita cantik seperti dulu diluar sana ",, sambung lagi perkataan dari Cryill kepada Denzel.


" Selain Cryill takut dibanting oleh Causa, Cryill juga takut kehilangan dia terlebih disini ada Cryill junior ",, lanjut lagi perkataan dari Cryill lagi kepada Denzel sambil mengusap lembut perut buncitnya Causa.


Semua orang langsung saja mengangguk sambil tertawa lucu membenarkan perkataan dari Cryill tadi, kecuali Khafita, hati dia sungguh sangat-sangat hancur sekali, ketika dia tidak diakui mantan oleh Cryill.


Bahkan menurut Khafita perkataan dari Cryill tadi sangat pedas dan menusuk sekali direlung hatinya yang paling dalam.


Causa yang daritadi melihat Khafita menatap Cryill dengan tatapan yang masih ada rasa cinta, dia pun sebenarnya ada rasa yang tidak suka didalam hatinya untuk Khafita.


Jadi ketika Causa mendengar jawaban dari Cryill tadi, dia langsung saja memanas-manasi Khafita dengan langsung mencium pipi Cryill dengan mesra.


Khafita sendiri sekuat tenaga dia mencoba menahan air matanya supaya tidak menetes dihadapan semua orang karena melihat kemesraan dari Cryill dan Causa, serta baru saja mendengar perkataan pedas yang tersirat dari Cryill dan Causa tadi.


Sedang Denzel yang mendengar jawaban dari Cryill tadi, dia sudah cukup puas sambil tersenyum miring penuh arti.


Namun mereka semua tidak tahu jika perkataan dari Denzel tadi untuk Cryill dan Causa untuk menyindir Khafita dan Cryill.


Yang mereka tahu kecuali Khafita, Tevy, Cryill dan Causa, jika pertanyaan dari Denzel tadi hanya untuk seru-seruan saja dipesta mereka malam itu.

__ADS_1


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...***TBC***...


__ADS_2