My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 57


__ADS_3

Ayah Marson yang sudah melihat wajahnya Tevy secara nyata didepannya, dia lalu mencoba mengajak berbicara berdua saja dengan Denzel diluar ruangannya Tevy.


" Tuan Denzel, bolehkah saya berbicara berdua saja dengan anda?? ",, kata Ayah Marson dengan tiba-tiba kepada Denzel.


" Tapi bagaimana dengan Tevy Tuan?? ",, jawab Denzel kepada Ayah Marson.


" Biarkan istri saya yang menjaganya, anda jangan khawatir, kami tidak akan berbuat macam-macam kepada istri anda, dan anda bisa menuntut saya jika saya sampai berbuat jahat kepada anda atau Tevy ",, jawab tenang dari Ayah Marson kepada Denzel.


Denzel lalu berfikir sepersekian detik sebelum dia menjawab perkataannya Ayah Marson.


Dan ketika dia sudah menentukan jawabannya, sambil saling pandang dengan Mamah Jovanka lalu kearahnya Tevy yang masih belum sadarkan diri.


Akhirnya Denzel mau diajak berbicara berdua saja dengan Ayah Marson, dan menitipkan Tevy kepada Mamah Jovanka.


" Kamu tenang saja Nak, Nak Tevy dia sangat aman bersama saya ",, kata Mamah Jovanka kepada Denzel sambil tersenyum ramah sekali.


" Baiklah kalau begitu, mari Tuan Marson ",, jawab Denzel kepada Mamah Jovanka dan juga Ayah Marson.


Denzel dan Ayah Marson mereka berdua lalu beranjak keluar dari dalam ruang perawatannya Tevy menuju kebawah, tepatnya ditaman rumah sakit dan mencari tempat yang cukup sepi dari keramaian.


Ketika sudah sampai ditaman rumah sakit tersebut, Ayah Marson dia seperti kebingungan ingin memulai pembicaraannya kepada Denzel bagaimana.


" Tuan, apa yang sebenarnya ingin anda katakan kepada saya, kenapa anda ketika sudah sampai disini, malah diam saja?? ",, kata Denzel mencoba mengajak berbicara terlebih dahulu kepada Ayah Marson, sebab Ayah Marson, dia hanya diam saja daritadi.


" Ini Tuan, lihatlah ",, kata Ayah Marson dengan tiba-tiba sambil mengeluarkan foto Princess Moananya waktu baby dan juga fotonya Mamah Jovanka waktu dia muda dulu.


Denzel langsung saja menerima kedua foto itu dari tangannya Ayah Marson.


" Ini kan Tevy, dan baby ini siapa Tuan?? ",, tanya Denzel ketika sudah melihat kedua foto yang tadi diberikan oleh Ayah Marson kepadanya.


" Itu bukan Tevy Tuan Denzel, dia adalah istri saya Jovanka ketika waktu muda dulu, dan foto baby yang anda pegang itu adalah foto anak saya yang masih bayi tapi sudah hilang sejak dua puluh tujuh tahun yang lalu ",, jawab Ayah Marson kepada Denzel sambil menatap lurus kedepan.


" Maksud anda, apakah anda mengira jika Tevy adalah anak anda yang hilang begitu Tuan?? ",, tanya Denzel lagi kepada Ayah Marson dengan sangat penasaran dan juga bingung sekali.


" Tidak tahu Tuan Denzel, saya belum bisa memastikannya seratus persen, tapi dari wajahnya Tevy dan namanya Tevy sudah sangat meyakinkan saya, sebab anak saya yang hilang dulu, namanya juga sama seperti Tevy, yaitu Tevy Moana Qalesya Carrington ",, jawab Ayah Marson kepada Denzel, sambil menatap kearah wajahnya Denzel dengan tatapan yang tidak bisa diartikan oleh Denzel.

__ADS_1


" Namanya ko mirip sekali dengan Tevy, cuma bedanya Tevy tidak ada Marganya Carrington ",, kata Denzel kepada Ayah Marson.


" Maka dari itu, saya meminta tolong sekali kepada anda, bantulah saya, atas nama pribadi, saya memohon dengan sangat kepada anda Tuan Denzel, kalau anda meminta saya untuk berlutut dan mencium kaki anda akan saya lakukan, jika itu syarat dari anda supaya anda mau membantu saya ",, kata Ayah Marson kepada Denzel dengan wajahnya yang sungguh sangat memelas sekali.


" Karena saya sudah selama dua puluh tujuh tahun ini mencari keberadaan anak saya, namun tidak ada yang membuahkan hasil sama sekali dari pencarian saya itu Tuan ",, sambung lagi perkataannya Ayah Marson kepada Denzel.


" Sungguh anda begitu menyayangi anak anda itu Tuan, tapi sebelum saya menjawab perkataannya anda, bisakah anda menceritakan kepada saya, kenapa anak anda bisa sampai hilang pada waktu bayi?? ",, kata Denzel kepada Ayah Marson.


Ayah Marson lalu berjalan satu langkah kedepannya Denzel sambil seperti menerawang kejadian pada waktu dulu.


Ayah Marson langsung saja menceritakan semuanya kepada Denzel, bagaimana kronologis dari penculikannya Princess mereka.


Pencarian yang selalu tidak membuahkan hasil, semuanya Ayah Marson ceritakan kepada Denzel, tidak ada yang terlewat satu pun.


" Begitulah Tuan Denzel ceritanya, dan ketika saya mendengar pemberitaan anda ketika menikah dengan Tevy kemarin, saya seperti melihat petunjuk yang jelas dan nyata dari hasil pencarian saya selama ini Tuan ",, kata Ayah Marson kepada Denzel.


Denzel sedikit tersenyum sangat tipis sekali, ketika Ayah Marson menyinggung foto pernikahan palsunya itu dengan Tevy kemarin.


" Ok, saya faham Tuan Marson, terus apakah yang bisa saya bantu untuk anda?? ",, kata Denzel kepada Ayah Marson.


" Apakah benar, anda mau membantu saya Tuan Denzel?? ",, kata Ayah Marson dengan sangat senang sekali.


" Iya benar Tuan Marson, saya bisa merasakan rasanya menjadi anda, saya saja tadi ketika melihat Tevy pendarahan seperti tadi, rasanya saya sangat takut sekali terjadi apa-apa dengan calon buah hati saya maupun kepada Tevy, apalagi anda yang sudah menimangnya, pastilah anda sangat sedih sekali ",, jawab Denzel kepada Ayah Marson sambil tersenyum tipis.


Ayah Marson dia reflek langsung saja memeluk Denzel dengan sangat erat bahkan dia sampai meneteskan air mata terharunya, ketika mendengar jawabannya Denzel.


Denzel yang terkejut dengan pelukannya Ayah Marson dengan tiba-tiba, mau tidak mau dia langsung membalas memeluk formal saja kepada Ayah Marson.


" Terimakasih banyak Tuan Denzel, anda sungguh baik sekali ",, kata Ayah Marson kepada Denzel ketika sudah melepaskan pelukannya tadi.


" Tunggu dulu Tuan, apakah anda sudah tahu, jika Tevy selama ini dia tinggal dipanti asuhan yang sangat terpencil sekali diatas perbukitan sana?? ",, kata Denzel kepada Ayah Marson.


Dan perkataannya Denzel langsung saja membuat Ayah Marson menjadi sangat penasaran sekali.


" Apa maksud anda Tuan Denzel?? ",, tanya Ayah Marson kepada Denzel dengan wajah kebingungan dan juga terkejut secara bersamaan.

__ADS_1


" Bisakah anda bisa menceritakan kepada saya semuanya?? ",, kata Ayah Marson lagi kepada Denzel.


Dan Denzel langsung saja menceritakan seperti apa yang kemarin Mamah Orlin ceritakan kepadanya.


Sungguh Ayah Marson semakin yakin saja ketika mendengar ceritanya Denzel, jika Tevy benar-benar anaknya yang hilang dulu.


" Saya semakin yakin, jika Tevy itu adalah Princess Moana saya Tuan Denzel ",, kata Ayah Marson ketika sudah mendengar semua ceritanya Denzel.


" Untuk membuktikannya, bolehkah saya melihat telapak kakinya Nak Tevy Tuan, sebab anak saya dulu mempunyai tanda lahir ditelapak kakinya seperti bulan sabit bentuknya ",, lanjut lagi perkataannya Ayah Marson kepada Denzel.


" Kalau begitu mari Tuan marson, kita kembali lagi kedalam ruangannya Tevy ",, kata Denzel kepada Ayah Marson.


" Tunggu dulu Tuan Denzel ",, kata Ayah Marson dengan tiba-tiba kepada Denzel.


" Bolehkah saya melakukan tes DNA kepada Nak Tevy, untuk memperjelas lagi apakah Nak Tevy dia benar-benar anak kandung saya atau bukan Tuan?? ",, sambung lagi perkataannya Ayah Marson kepada Denzel dengan wajah memohonnya.


Denzel yang melihat ada guratan kesedihan, kerinduan yang mendalam, kehilangan, dan pancaran harapan diwajahnya Ayah Marson yang sudah mulai keriput itu bercampur menjadi satu.


Dengan hati yang benar-benar tulus, Denzel akhirnya memperbolehkan dan mengijinkan Ayah Marson untuk melakukan Tes DNA kepada Tevy.


Tapi Ayah Marson meminta tolong lagi kepada Denzel untuk jangan memberitahukannya kepada Tevy terlebih dahulu. Dan Denzel menyanggupi itu semua.


Ya, walau Denzel terkenal bersikap angkuh, sombong tidak mempunyai belas asih, atau terkenal tidak mempunyai ampun kepada musuh-musuhnya.


Tapi yang namanya manusia pastilah ada sisi kebaikan didalamnya, dan itu terjadi kepada Denzel yang tulus membantu Ayah Marson.


...🐦🐦🐦🐦🐦🐦🐦🐦🐦🐦🐦🐦🐦...


Jika Celyn dan Vicktor dikaruniai anak kembar 3 author sudah pusingπŸ€”.


Sekarang Tevy dan Denzel, dikaruniai kembar 4, author semakin pusing guys mengarang ceritanyaπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚.


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...***TBC***...

__ADS_1


__ADS_2