My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 47


__ADS_3

Untuk nyambung dengan partnya Tevy, kita bahas Denzel yuk....


Satu minggu sudah Papah Carlson dan Mamah Qiara menginap dimansionnya Denzel.


Selama satu minggu itu walau Mamah Qiara sering menggoda Denzel, tapi dia tetap perhatian dengan Denzel yang sedang terluka seperti itu.


Walau Denzel harus mendengarkan dua ocehan yang tidak penting dari Mamah Qiara dan juga Cryill siapa lagi kalau bukan dia selama satu minggu lamanya kemarin.


Namun Denzel tetap menerima kehadiran dua orang yang dia sayangi itu, tapi tetap menyebalkan jika bersamanya, begitulah yang sering dirasakan oleh Denzel ketika sedang bersama Mamah Qiara dan juga Cryill.


Sebab Denzel sifat dan wataknya hampir mirip dengan Papah Carlson, tapi lebih sombong, angkuh dan dingin Denzel ketimbang Papah Carlson.


Ketika Mamah Qiara sedang menikmati teh paginya sambil menghirup udara pagi yang segar didekat kolam renang yang ada dibelakang mansionnya Denzel ketika belum pulang kemarin.


Cryill yang baru saja selesai berolahraga pagi, dia yang melihat Mamahnya sedang bersantai seperti itu, Cryill langsung saja duduk menemani sang Mamah yang sedang meminum teh hangat kesukaannya itu.


" Mah ",, kata Cryill kepada Mamah Qiara sambil mengambil camilan biskuit yang ada diatas meja samping tehnya Mamah Qiara.


" Hmm ",, jawab singkat Mamah Qiara kepada Denzel sambil menikmati tehnya.


" Ada apa?? ",, tanya Mamah Qiara kepada Cryill ketika dia sudah meletakkan teh yang diminumnya diatas meja.


" Cryill mau tanya dong Mah ",, kata Cryill lagi sambil mengusap keringat yang ada dilehernya menggunakan handuk kecil yang dibawanya.


" Tanya apa?? ",, jawab Mamah Qiara kepada Cryill.


" Mamah diumurnya yang sudah segini, dan masih terlihat muda, kenapa Mamah sudah mempunyai anak sebesar Kak Denzel, tapi Cryill anak kandung Mamah dan adik kandungnya Kak Denzel kan Mah?? ",, tanya Cryill kepada Mamah Qiara.


Dan pertanyaan Cryill membuat Mamah Qiara reflek melempari satu biskuit kepada Cryill.

__ADS_1


Namun Cryill dia malah tertawa tanpa dosa saja seperti biasanya.


" Ya kamu anak Mamah dan juga adik kandung Kakak kamulah Onta ",, kata Mamah Qiara kepada Cryill.


" Mamah belum bercerita ya sama kamu, tapi kalau Kakak kamu sudah Mamah ceritain, gara-gara jika jalan berdua bersama Mamah, pasti dikira selingkuhan, atau Denzel sukanya sama tante-tante ",, lanjut perkataannya Mamah Qiara kepada Cryill sambil tertawa karena teringat dengan ejekan dari orang-orang untuk Denzel dan juga dirinya.


" Masa sih Mah, mereka sampai berkata seperti itu kepada Mamah dan Kakak?? ",, tanya Cryill lagi kepada Mamah Qiara dengan nada yang tidak percaya.


" Huum iya benar, untuk apa Mamah berbohong ",, jawab Mamah Qiara kepada Cryill.


" Terus ceritakan dong Mah, kenapa Mamah bisa menikah muda dengan Papah ",, kata Cryill kepada Mamah Qiara.


" Kedua orang tuanya Mamah sama kedua orang tuanya Papah itu dulu sahabatan Cryill ",, awal mula Mamah Qiara mulai bercerita.


" Kakek, Nenenk, Oma dan Opa Mah?? ",, kata Cryill kepada Mamahnya.


" Selama beberapa bulan dan sering berkunjung kemansion Kakek dan Nenek kamu, Mamah tidak pernah melihat anak mereka, tapi Mamah cuek-cuek saja pada waktu itu dan tidak perduli sama sekali, fikir Mamah urusan orang tua, sebab pada waktu itu usia Mamah juga masih empat belas tahun ",, lanjut terus ceritanya Mamah Qiara kepada Cryill sambil membayangkan kisahnya yang dulu.


Sedangkan Cryill dia terus mendengarkan apa kelanjutan dari ceritanya Mamah Qiara.


" Tiba-tiba suatu ketika mereka yaitu Opa dan Oma kamu itu berkunjung lagi kemansion Kakek kamu, tapi kali ini dia mengajak anaknya yaitu Papah Carlson, katanya Papah Carlson baru saja pulang dari luar Negeri karena baru saja lulus kuliah dari sana ",, sambung terus ceritanya Mamah Qiara lagi.


" Tanpa Mamah sadari Papah kamu itu katanya dia jatuh cinta kepada Mamah sejak pertama kali melihat Mamah, seiring berjalannya waktu, akhirnya Papah Carlson dia berani mengungkapkan perasaan sukanya itu kepada Opa kamu dan meminta Opa kamu untuk menikahkannya dengan Mamah ",, cerita Mamah Qiara lagi kepada Cryill.


" Pada waktu itu Mamah sangat marah sekali, sebab Mamah kan masih kelas satu SMA, masa harus menikah ",, lanjut terus ceritanya Mamah Qiara.


" Tapi dengan bujukan keras dari Papah kamu kepada Opa kamu, dan Opa kamu juga terus membujuk Kakek kamu, akhirnya Kakek kamu menyetujui lamaran dari Papah kamu itu, tapi dengan satu syarat Mamah tetap harus sekolah maupun kuliah ",, sambung ceritanya Mamah Qiara lagi.


" Yah walau sudah dikasih syarat, jika Mamah tidak boleh hamil dulu, tapi yang namanya hasr4t sebagai laki-laki kepada istrinya mana bisa ditahan Cryill, akhirnya setelah dua bulan pernikahan Mamah dinyatakan hamil oleh Dokter, dan Mamah akhirnya juga putus sekolah, harus home schooling sampai Mamah lulus SMA dan setelahnya Mamah kuliah sambil merawat Kakak kamu itu ",, lanjut lagi cerita dari Mamah Qiara kepada Cryill sambil mengalihkan pandangannya kearahnya Cryill.

__ADS_1


" Kalau Mamah hamil kamu itu Mamah sudah lulus kuliah dan fikiran Mamah sudah matang, jadi Mamah sudah tenang ketika merawat kamu, tidak seperti merawat Kakak kamu, sebab pada waktu itu Mamah malah menganggap Kakak kamu itu adik Mamah, lucu kan, dan jika ditanya oleh orang-orang ya Mamah jawab saja Kakak kamu itu adiknya Mamah jika jalan berdua saja tidak bersama Papah, lagi pula memang dia pantasnya menjadi adiknya Mamah ko ",, sambung lagi ceritanya Mamah Qiara kepada Cryill sambil tertawa lucu mengingat kebodohannya dulu yang selalu mengakui Denzel sebagai adiknya ketimbang anaknya.


Dan Cryill pun juga ikut tertawa mendengar perkataannya Mamah Qiara yang terakhir.


Tanpa mereka sadari, Denzel dari jauh juga melihat dan mendengar semua perkataanya Mamah Qiara kepada Cryill.


Walau sering bersikap menyebalkan bagi dirinya, namun Denzel tetap sayang kepada Mamah dan juga adiknya itu.


Dan setelah kepulangan dari Mamah Qiara dan juga Papah Carlson, mansionnya Denzel akhirnya sepi dari ocehannya Mamah Qiara.


Padahal dari kemarin Denzel menginginkan Mamah serta Papahnya untuk segera pulang, namun ketika sudah pulang, Denzel merasa sepi sekali.


Ketika Denzel merasa sepi, dia lalu memutuskan untuk melakukan hobinya, yaitu berburu kepenjuru hutan, untuk menghilangkan rasa sesak yang ada didalam hatinya, karena tidak bisa menemukan Tevy selama satu bulan lebih itu.


Denzel juga sudah menyuruh Hendy, sekretarisnya dan para orang kepercayaannya untuk mengurus semua bisnisnya ketika akan dia tinggal selama beberapa hari kedepannya.


Sedangkan Cryill yang mengetahui jika Kakaknya akan berburu seperti yang sudah sering dilakukannya, Cryill memanfaatkan kesempatan itu untuk mencari Tevy.


Sebab Cryill menjadi sangat penasaran sekali, karena Tevy selama itu masih bisa bersembunyi dengan baik, dari kejaran Kakaknya Denzel, dan juga Papahnya Carlson.


Cryill bisa mengetahui jika Papahnya mencari keberadaannya Tevy, sebab Cryill tidak sengaja mendengar pembicaraannya Papah Carlson ketika sedang menelfon orang suruhannya.


Dan orang suruhannya Papah Carlson sama seperti orang suruhannya Denzel, belum bisa melacak keberadaannya Tevy.


Itulah mengapa Cryill yang awalnya cuek menjadi ikut tertantang mencari keberadaannya Tevy dimanapun Tevy berada.


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...***TBC***...

__ADS_1


__ADS_2