My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 178


__ADS_3

Sedang pagi dimansion Ayah Marson, Christian dia pagi itu wajahnya terlihat sangat cerah sekali.


Sebab tadi setelah bangun tidur dia bisa langsung bertelefonan sebentar dengan Milka dan bisa mendengarkan suara dari wanita yang selalu terngiang-ngiang ditelinganya.


Dan Milka sendiri, ketika sudah selesai bertelefonan dengan Christian tiba-tiba saja pintu kamarnya diketuk dari luar.


Milka langsung saja beranjak berjalan untuk segera membukakan pintu kamarnya itu.


Tenyata yang mengetuk adalah Vince, Kakak laki-lakinya.


" Bolehkah Kakak masuk Milka?? ",, tanya Vince kepada Milka.


" Silahkan Kak ",, jawab Milka kepada Vince.


Dan Vince langsung saja masuk kedalam kamar Milka serta langsung juga duduk dipinggir ranjangnya Milka.


" Apa ada hal yang ingin Kakak sampaikan kepada Milka?? ",, tanya Milka kepada Vince sambil ikut duduk disamping sang Kakak.


" Apakah yang semalam Kakak dengar itu benar Milka??, jika kamu sudah menjalin hubungan dengan Pangeran Christian?? ",, tanya Vince kepada Milka.


" Benar Kak, tapi entahlah kak, Milka sendiri bingung apakah keputusan yang Milka ambil ini benar atau salah ",, jawab Milka kepada Vince dengan lesu.


" Apakah kamu mencintai Pangeran Christian Milka?? ",, tanya Vince lagi kepada Milka.


Dengan perlahan namun pasti Milka langsung saja menganggukkan kepalanya dengan pelan kepada Vince.


Vince langsung saja menghembuskan nafasnya dengan pelan ketika melihat anggukan kepala dari Milka.


" Ketahuilah Milka, Kakak selama ini selalu tegas kepada para laki-laki yang mendekatimu karena Kakak takut jika kamu hanya dimanfaatkan sama mereka saja, terlebih kamu adalah adik kandung perempuan Kakak satu-satunya ",, kata Vince kepada Milka.


" Tapi entah kenapa Milka merasa nyaman dan tenang jika bersama Pangeran Christian Kak, dia begitu baik dan sangat perhatian sekali dengan Milka sejak pertama kali kita bertemu ",, jawab Milka kepada Vince.


" Tetap saja Kakak masih takut jika kamu hanya dimanfaatkan saja sama Pangeran Christian Milka, dia itu kaya, uang dia pun banyak, serta nilai plusnya Pangeran Christian juga tampan pula, pastilah banyak para wanita yang mengincarnya ",, kata Vince kepada Milka.


" Tanyakanlah pada hatimu Milka, apakah kamu sudah benar-benar mencintai Pangeran Christian atau cuma hanya tertarik saja ",, lanjut lagi perkataan dari Vince kepada Milka.


" Putuskanlah dari sekarang, selagi hubungan kalian belum terlalu jauh, supaya kamu tidak terlalu sakit hati nantinya ",, sambung lagi perkataan dari Vince kepada Milka sambil mengusap lembut rambut kepala Milka.


" Apapun keputusan kamu Kakak akan selalu mendukung kamu Milka jika itu memang yang terbaik untuk kamu, walau dengan Pangeran Christian sekalipun ",, kata Vince lagi kepada Milka.


" Didepan sudah ada Pangeran Christian yang sedang menunggu kamu, bersiap-siaplah untuk segera berangkat kekantor ",, kata Vince lagi dan lagi kepada Milka.


Dan Milka yang mendengar perkataan dari Vince dia sungguh langsung saja sangat terkejut sekali.

__ADS_1


Sebab tidak menyangka jika Christian pagi-pagi sekali sudah datang kerumahnya.


Padahal tadi Milka sudah mengatakan kepada Christian jika dia tidak mau dijemput olehnya.


" Apa Kakak tidak bercanda dengan Milka?? '',, tanya Milka kepada Vince dengan ekspresi terkejutnya.


" Tidak, lihatlah sendiri, dan Pangeran Christian dia sedang mengobrol dengan Ayah ",, jawab Vince kepada Milka.


Dan Milka langsung saja beranjak berdiri dari duduknya untuk keluar kamar melihat sendiri apakah benar ada Christian atau tidak.


Namun setelah beberapa menit kemudian, Milka langsung saja menemui sang Kakak lagi yang masih berada didalam kamarnya.


Dan Milka langsung saja memukul Vince menggunakan gulingnya dengan cukup kuat sekali.


Sedangkan Vince sang Kakak dia malah langsung saja tertawa dengan sangat puas sekali, karena sudah bisa mengerjai Milka dengan suskes.


" Dasar Kakak rese ",, kata Milka sambil terus memukuli Vince menggunakan gulingnya.


" Sudah Kakak mau keluar dulu, sakit semua badan Kakak ",, kata Vince kepada Milka sambil terus menahan serangan yang Milka berikan kepadanya.


" Biar saja, sini biar sekalian tulangnya Kakak Milka patahin!! ",, jawab Milka dengan bernada jutek kepada Vince.


Dengan masih tertawa lucu, Vince langsung saja berlalu keluar dari dalam kamar Milka menuju kedalam kamarnya sendiri.


" Pagi Ayah, pagi Mamah ",, sapa Christian dengan bersemangat sekali kepada Ayah Marson dan juga Mamah Jovanka.


" Senang sekali kelihatannya Tian?? ",, tanya Mamah Jovanka kepada Christian.


" Iya Mah, lagi happy saja Tian ",, jawab Christian kepada Mamah Jovanka.


" Apakah kamu akan menjemput Milka dan mengantarkannya kekantor Christian?? ",, gantian Ayah Marson yang bertanya kepada Christian.


" Maunya seperti itu Ayah, tapi sayang tadi ketika Tian telefon Milka, Milka malah tidak mau Christian antar kekantor, padahal sudah Tian paksa ",, jawab Christian kepada Ayah Marson sambil menikmati sarapannya.


" Dan bagaimana dengan urusanmu yang direstoran kemarin Tian??, apakah sudah selesai?? ",, tanya dari Ayah Marson lagi kepada Christian.


Christian reflek dia langsung saja menghentikan mengunyahnya ketika ditanya masalah direstoran kemarin oleh Ayah Marson.


Walau Christian tidak berbicara atau bercerita kepada Ayah Marson, Ayah Marson akan tetap tahu masalah apa yang sedang dihadapi oleh semua anak-anaknya.


" Ayah tahu?? ",, tanya balik dari Christian kepada Ayah Marson.


Dan Ayah Marson langsung saja mengangguk pelan kepada Christian.

__ADS_1


" Christian sudah memberikan hukuman kepada kedua pelakunya Yah ",, jawab Christian kepada Ayah Marson.


" Memangnya masalah apa yang sedang kamu hadapi Nak?? ",, tanya dari Mamah Jovanka kepada Christian.


Sebab Ayah Marson belum sempat bercerita dengan Mamah Jovanka.


Christian langsung saja menceritakan kepada Mamah Jovanka masalah apa yang kemarin baru dialaminya itu.


Dan Mamah Jovanka langsung saja merasa sangat kasihan sekali kepada Milka yang harus mengalami hal seperti itu dari para teman sekantornya.


" Itulah Mah, yang membuat Milka sedikit susah diluluhkan hatinya, karena dia merasa tidak pantas bersanding dengan Tian ",, kata Christian kepada Mamah Jovanka dengan nada lemasnya.


" Semangat Nak untuk meyakinkan hati Milka, jika kamu tulus mencintai Milka apa adanya ",, kata Mamah Jovanka kepada Christian.


" Lagipula Ayah juga tidak melarang kamu untuk dekat dengan wanita manapun, selagi sifat dan kepribadian mereka baik ",, kata Ayah Marson juga kepada Christian.


" Iya Nak, Mamah juga mendukung saja jika kamu berjodoh dengan Milka ",, sahut dari Mamah Jovanka kepada Christian.


Dan Mamah Jovanka serta Ayah Marson juga sudah mengetahui bagaimana kehidupan Milka kesehariannya, apa pekerjaan dari Ayah Iram dan juga Vince Kakaknya, semua informasi sudah Ayah Marson dapatkan dengan detail dari orang suruhannya.


Bahkan Ayah Marson serta Mamah Jovanka juga mengetahui jika rumah yang Milka sekeluarga tempati adalah rumah kontrakan.


Semua itu Ayah Marson lakukan karena Ayah Marson tidak mau kejadian seperti Poppy terulang untuk kedua kalinya diKeluarga mereka.


" Terimakasih Mah, Yah, Tian menjadi semakin semangat lagi untuk membuat Milka menerima Tian sepenuh hatinya ",, kata Christian kepada Ayah Marson kepada Mamah Jovanka.


Ayah Marson dan Mamah Jovanka, mereka berdua langsung saja tersenyum tipis sambil mengangguk saja kepada Christian.


" Apakah Mamah dan Ayah hari ini akan mengunjungi Tevy?? ",, tanya Christian kepada kedua orang tuanya.


" Iya, Mamah masih ingin bersama Tevy, Mamah masih ingin menghabiskan waktu bersama dengan Tevy sebanyak mungkin, untuk mengisi kekosongan yang selama dua puluh tujuh tahun yang lalu tidak pernah kita lewati bersama ",, jawab Mamah Jovanka kepada Christian.


" Lagi pula kasihan jika adik kamu yang disuruh kesini, apa kamu tidak lihat, perutnya yang sudah cukup buncit itu?? ",, kata Ayah Marson juga kepada Christian.


" Iya Mah, Yah, kalau begitu salam saja untuk Tevy, dan Tian berangkat kekantor dulu ya Mah, Yah ",, kata Christian kepada Ayah Marson dan juga Mamah Jovanka.


" Nanti akan kami sampaikan salamnya kepada Tevy Tian, dan kamu juga hati-hati dijalan ya ",, jawab Mamah Jovanka kepada Christian.


Setelahnya Christian langsung saja beranjak berdiri dari kursi makannya untuk berlalu keluar mansion menuju kekantor untuk bekerja.


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...***TBC***...

__ADS_1


__ADS_2