My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 229


__ADS_3

Suara tangis baby kedua pun menggema diruang 0p3r451 itu, dan tidak henti-hentinya senyum mengembang dari Denzel dan juga Tevy ketika mendengar suara baby mereka menangis.


Ketika beberapa menit para Dokter berjuang, akhirnya baby ketiga pun langsung bisa mereka keluarkan dari dalam perut Tevy juga.


Dan sama seperti kedua Kakaknya, baby itu langsung saja menangis dengan cukup kencang juga.


Ketiga babynya Denzel dan Tevy langsung saja mendapatkan penanganan intensif untuk baby baru lahir oleh para asisstan Dokter yang ada disitu.


Dada Denzel serasa penuh sesak dengan rasa hangat yang menjalar keseluruh tubuhnya karena dia tidak menyangka bisa diberikan kesempatan untuk melihat dan menyaksikan para babynya lahir dari dalam perut Tevy yang dibelah itu.


" Anak-anak kita sayang sudah pada lahir, dan masih kurang satu lagi ",, kata Denzel kepada Tevy sambil menyatukan keningnya kekening Tevy.


Tevy pun hanya mampu tersenyum manis saja daritadi menanggapi perkataan dari Denzel.


" Ayo tinggal satu lagi ",, intrupsi dari salah satu Dokter kepada semua rekan kerjanya.


Setelahnya Dokter itu dan para rekan kerjanya mencoba mengeluarkan baby yang terkahir dari dalam perut Tevy.


Setelah beberapa menit berjuang, akhirnya bisa dikeluarkanlah baby yang keempat.


Namun sayang, ketika baby keempat sudah dikeluarkan, babynya tidak merespon apapun yang sang Dokter lakukan, menangis pun tidak bahkan dia juga tidak bergerak sama sekali.


" Babynya tidak menangis dan detak jantungnya tidak ada ",, kata Dokter yang memeriksa keadaan dari baby keempat Denzel.


Denzel yang melihat dan mendengar perkataan dari Dokter, dia pun langsung saja sangat khawatir dan juga sudah sangat takut sekali dengan keadaan dari baby keempatnya.


Begitu juga dengan Tevy yang langsung saja menangis cukup deras ketika mendengar perkataan dari Dokter tadi.


Tapi Tevy tidak bisa berbuat apa-apa untuk membantu atau melihat baby keempatnya.


" Baby kita tidak kenapa-kenapa sayang, dia hanya tidur, kamu tenang saja ya sayang ",, kata Denzel mencoba menenangkan Tevy yang terus menangis.


" Ayo segera beri dia pertolongan pertama ",, kata salah satu Dokter kepada rekan kerjanya.


Baby keempatnya Denzel dan Tevy terus mendapatkan penganan intensif yang cukup serius dari para Dokter untuk merespon sang baby jika dia sudah lahir kedunia.


Sedang Dokter yang lain, mereka terus melakukan tugasnya untuk menyelesaikan 0p3r451nya Tevy.

__ADS_1


" Mami, hei sadar, bangun sayang, Dokteeerr " ,, kata Denzel yang semakin tambah bingung dan takut ketika dia melihat Tevy tiba-tiba seperti tidak sadarkan diri.


Dokter yang bertugas menjaga monitor detak jantungnya Tevy, Dokter itu langsung saja melihat keadaan dari Tevy.


" Princess tidak sadarkan diri Dokter ",, kata Dokter itu kepada para Dokter yang pada sedang menjahit perutnya Tevy.


" Segera selesaikan 0p3r451nya dan kamu bantu Princess sadar kembali ",, kata salah satu Dokter kepada semua Dokter yang ada disitu.


Salah satu Dokter langsung saja menepuk-nepuk pipi dari Tevy untuk membuat Tevy sadar kembali.


Semua usaha Dokter yang ada disitu, mereka kerahkan semua untuk menyelesaikan 0p3r451nya Tevy dan membuat Tevy harus sadarkan diri lagi.


Sedang Denzel dia sudah menyingkir sejenak untuk memberikan kesempatan dan ruang bagi para Dokter yang sedang memberikan penangan kepada Tevy.


Suasana ruang 0p3r451 itu sungguh sangat mencekam sekali, ketika baby keempat tidak merespon dan Tevy juga tiba-tiba saja tidak sadarkan diri seperti itu.


Sedang diluar ruang operasi, semua orang yang tadi ditelefon oleh Mamah Jovanka sudah mulai pada berdatangan semua, kecuali Papah Carlson, Mamah Qiara dan juga Sang Ratu maupun Sang Raja.


" Ayah, Mamah bagaimana keadaan dari Tevy?? ",, tanya dari Charles ketika baru saja sampai didepan ruang 0p3r451 tadi.


" Tidak tahu Charles, adik kamu sedang di0p3r451 didalam sana ",, jawab dari Mamah Jovanka kepada Charles dengan wajah yang terlihat sekali sedang sangat khawatir sekali.


Kembali keruang operasi lagi.


Para Dokter masih terus berjuang memberikan penanganan untuk Tevy dan juga baby keempatnya yang masih belum ada perkembangan sama sekali.


Denzel yang tidak tahan dengan rasa sesak yang menyelimuti dadanya ketika dia melihat dua orang yang dia cintai sedang berjuang seperti itu.


Akhirnya Denzel memilih meninggalkan ruang 0p3r451 sejenak dengan air mata yang tidak dia sadari menetes dari kedua kelopak matanya.


Bukannya Denzel tidak mau menemani Tevy disaat Tevy sedang seperti itu, tapi sungguh rasa sesak yang ada didadanya, membuat Denzel seakan tidak mempunyai tulang sama sekali didalam tubuhnya.


Menangis tidak dilarang, justru jika kita menahan air mata kita untuk keluar akan berbahaya bagi tubuh kita.


Walau Denzel menangis sekarang, dia tidak terlihat lemah sama sekali, justru dia saat ini terlihat sangat mencintai sekali istri kecilnya itu.


Semua keluarga yang melihat Denzel keluar dari pintu utama ruang 0p3r451, perasaan mereka semua langsung saja campur aduk dan mempunyai firasat yang kurang enak.

__ADS_1


Sebab wajah dari Denzel tidak memperlihatkan kebahagiaan melainkan kesedihan yang begitu mendalam.


" Denzel bagaimana keadaan dari Tevy?? ",, tanya Charles kepada Denzel dengan segera.


" Nak bagaimana keadaan dari Tevy dan cucu-cucu Mamah?? ",, tanya dari Mamah Jovanka kepada Denzel yang masih saja menangis.


" Tevy tidak sadarkan diri Mah, dan baby keempat tidak ada detak jantungnya ",, jawab lirih dari Denzel dengan air mata yang terus mengalir kepada Mamah Jovanka dan masih didengar oleh semua orang.


Mamah Jovanka yang mendengar jawaban dari Denzel, dia pun langsung merasa sesak sekali dadanya dan langsung pingsan seketika dipelukan Ayah Marson.


Tidak cuma Mamah Jovanka saja yang langsung syok mendengar perkataan dari Denzel tadi, akan tetapi semua orang yang ada disitu.


Bahkan Milka dan Natalie sudah menangis dipelukannya Christian dan juga Charles.


Ketika mereka semua sedang pada terkejut dan syok seperti itu, tiba-tiba saja Denzel dipanggil lagi oleh Dokter untuk masuk kedalam.


Denzel pun dengan segera masuk lagi kedalam ruang 0p3r451nya Tevy untuk melihat keadaan dari Tevy.


" Tuan, coba gendonglah dia, siapa tahu babynya bisa merespon detak jantung anda" ,, kata salah satu Dokter sambil memberikan baby keempatnya kepada Denzel.


Denzel pun langsung saja melepaskan pakaian yang dipakainya untuk menggendong baby keempatnya untuk pertama kalinya.


" Sayang hei wake up, hei kamu tidak akan meninggalkan Papi kan?? ",, kata Denzel dengan suara yang terdengar cukup pilu sekali sambil terus mendekap erat baby mungilnya itu.


Semua usaha dari Dokter tidak ada yang berhasil, dan Dokter yang sudah sedikit putus asa, dia langsung saja memberikan baby keempat itu kepada Denzel.


Namun sayang setelah Denzel peluk-peluk erat, dan dia ciumin seluruh wajah sang baby, serta Denzel juga berikan kehangatan didadanya, tetap saja sang baby tidak merespon sama sekali dengan semua sentuhan itu.


Dan Tevy sendiri dia sudah selesai ditangani oleh Denzel, namun masih belum sadarkan diri juga.


Sedangkan diluar ruang 0p3r451 semua orang masih pada bersedih dengan fikiran yang sudah kalut karena kefikiran dengan keadaan dari Tevy dan baby keempatnya.


Dan untuk Cryill serta Causa sendiri, mereka berdua sedang pada asik menikmati masa-masa bahagia mereka yang baru mengetahui kehamilan dari Causa.


Sebab belum ada yang memberitahukan kepada Cryill jika Tevy sedang berjuang untuk melahirkan keempat ponakannya itu sekarang.


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2