My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 99


__ADS_3

Siapa disangka oleh mereka semua, ketika Christian atau Ayah Marson sudah membuka mulutnya ingin bertanya lagi kepada Denzel, tiba-tiba saja telinga mereka mendengar suara seseorang seperti sedang berdengung.


Dan ternyata suara itu berasal dari Tevy.


Mendengar suara itu berasal dari Tevy, reflek mereka semua langsung saja mengalihkan pandangan mereka kearahnya Tevy, dan langsung juga beranjak berdiri dari duduk mereka untuk mendekati brankarnya Tevy.


Dan benar saja, ternyata Tevy dia sudah mulai menunjukkan seperti ingin sadar dari pingsannya.


" Tevy ",, panggil Denzel ketika dia sudah berada didekatnya Tevy, sambil mengusap lembut wajahnya Tevy.


" Denzel ",, kata Tevy ketika dia baru saja membuka matanya dan melihat wajahnya Denzel tepat berada didepannya.


Ketika mereka semua sedang merasa khawatir sekali dengan keadaannya Tevy, Milka tidak sadar jika dia sedang berdiri disebelahnya Christian, dan tangannya Milka yang memegang pinggiran ranjangnya Tevy pun, tidak sengaja malah kesentuh dengan tangannya Christian yang ingin memegang pinggiran ranjang juga, dan tangannya Christian langsung menimpa tangannya Milka.


Alhasil membuat Milka dan Christian langsung saling pandang, dengan tatapan yang entahlah hanya mereka berdua yang tahu.


Milka yang menyadari akan hal itu, dia langsung saja ingin melepaskan tangannya yang berada dibawah telapak tangannya Christan.


Tapi dengan jahilnya Christian malah menahan tangannya Milka dan menggenggamnya dengan sangat erat sekali membuat Milka langsung saja melototkan matanya kepada Christian.


Christian bukannya takut dengan pelototan matanya Milka dia malah tersenyum dengan penuh arti kepada Milka.


Semakin Milka dengan sembunyi-sembunyi menarik tangannya dari genggamannya Christian supaya tidak ketahuan oleh semua orang.


Semakin kuat pula genggaman tangannya Christian ditangannya Milka, membuat Milka akhirnya membiarkan saja sementara waktu tangannya digenggam oleh Christian seperti itu, dan akan menariknya lagi nanti ketika Christian sudah lengah, begitulah yang ada didalam benaknya Milka.


" Tuan, Nyonya ",, kata Tevy juga ketika dia mengalihkan pandangannya kesamping brankar seberanganya Denzel ada Ayah Marson dan juga Mamah Jovanka.


" Nak, maafkan saya ya, karena saya kamu menjadi begini ",, kata Mamah Jovanka dengan nada lembutnya kepada Tevy.


" Denzel, Tuan, Nyonya, tolong jawab dengan jujur, apakah Tuan dan Nyonya adalah kedua orang tua kandung saya?? ",, tanya Tevy kepada Denzel, Ayah Marson dan juga Mamah Jovanka dengan suara lirihnya.


Mamah Jovanka dan Ayah Marson langsung saling pandang ketika mendengar perkataannya Tevy.


Dan Denzel juga langsung memandang kearahnya Ayah Marson serta Mamah Jovanka.

__ADS_1


Sedangkan Christian dan Milka, mereka malah memandang kearahnya semua orang.


Dan Milka sendiri, dia sedikit terkejut ketika mendengar perkataannya Tevy yang seperti itu.


Sebab Milka sangat tahu sekali, jika Tevy daridulu dia memang sedang sibuk mencari tahu siapa keluarga kandung dia yang sebenarnya.


" Tevy, apa kamu mau makan lagi sayang, aku suapi ya, ini tadi makanan dari siapa??, apakah dari kamu Milka?? ",, kata Denzel mengalihkan pembicaraan.


Milka yang namanya disebut oleh Denzel, dia langsung saja sedikit terkejut.


" Eh iya Tuan itu makanan dari saya, ayo Tevy dimakan ya, katanya tadi kamu kangen dengan makanan dan buah-buahan itu ",, jawab Milka dengan terkejut kepada Denzel dan juga Tevy.


Dan Denzel langsung saja mengangguk pelan sambil tersenyum manis kepada Tevy.


" Jawab jujur pertanyaan saya!!! ",, kata Tevy lagi dengan nada yang sangat tegas, dingin dan juga marah sekali kepada semua orang.


Karena semua orang malah ingin mengalihkan pembicaraannya.


Mau tidak mau dan terpaksa juga akhirnya mereka semua jujur kepada Tevy, karena tidak mau membuat Tevy semakin tertekan lagi.


" Dari ciri-ciri yang ada didiri kamu beserta nama kamu juga, kamu seperti anak kami yang hilang dua puluh tujuh tahun yang lalu Nak ",, akhirnya jawab Ayah Marson kepada Tevy.


Tevy masih diam sambil terus mendengarkan kelanjutan perkataan dari semua orang, walau sebenarnya didalam hatinya dia sangat terkejut sekali.


" Dan apakah kamu mengenali siapa baby yang ada didalam foto yang tadi saya tunjukkan kepadamu Nak?? ",, tanya Mamah Jovanka kepada Tevy.


" Foto itu mirip sekali dengan foto saya diwaktu saya masih baby Nyonya dan semua foto saya itu ada dipanti asuhannya Mamah Orlin ",, jawab Tevy kepada Mamah Jovanka.


Jawaban dari Tevy membuat Mamah Jovanka seperti sesak nafas saja, bahkan dia sampai memegangi dadanya.


Dan tidak cuma Mamah Jovanka saja yang terkejut akan perkataannya Tevy, melainkan semua orang yang ada disitu pada terkejut semua.


" Saya juga memiliki tanda lahir seperti itu Nyonya dikaki saya ",, lanjut lagi perkataannya Tevy kepada Mamah Jovanka, dan masih didengar oleh semua orang.


" Dan ada yang ingin saya tanyakan kepada kalian berdua??!! ",, kata Tevy lagi kepada Ayah Marson dan juga Mamah Jovanka dengan nada yang cukup dingin sekali.

__ADS_1


" Tanyalah Nak, tanyakan apa saja yang ingin kamu tanyakan, dan kami berjanji akan menjawabnya dengan sangat jujur ",, jawab Mamah Jovanka kepada Tevy.


" Jika saya ini memang anak kandung kalian, kenapa kalian membuang saya dipanti asuhan yang sangat jauh sekali tempatnya seperti itu Tuan, Nyonya??!! ",, tanya Tevy kepada Ayah Marson dan juga Mamah Jovanka dengan menampilkan wajah dinginnya.


Padahal tadi Ayah Marson sudah mengatakan jika Tevy mirip sekali dengan anaknya yang hilang, tapi yang namanya perasaan sedang dikuasai amarah, rasa terkejut, sedih, stress secara bersamaan pastilah membuat otak tidak bisa berfikir dengan jernih.


" Jika kamu benar-benar anak kandung kami, ketahuilah Nak, kami tidak pernah membuang kamu Nak, tapi kamu diculik oleh rekan bisnis kami yang ingin menghancurkan kami, bahkan asal kamu tahu saja Nak, kami sudah mencari kamu sampai detik ini juga tanpa mengenal lelah Nak, tapi untungnya dari berita viral kamu dengan Tuan Denzel dulu yang sedang memakai baju pernikahan, saya bisa mencari tahu tentang kamu hingga akhirnya kami ada disini ",, jawab Ayah Marson kepada Tevy dengan panjang lebar.


" Percayalah Nak, kami tidak membuang kamu, bahkan saya setiap malam harus menangis karena kamu belum juga ditemukan, padahal waktu sudah berjalan selama dua puluh tujuh tahun lamanya ",, kata Mamah Jovanka juga kepada Tevy dengan sambil meneteskan air matanya.


" Iya Tevy, percayalah, Kakak juga selama ini yang selalu mencari keberadaan kamu bersama Kak Charles menggantikan Ayah yang harus menemani Mamah yang sudah sering sakit-sakitan karena kehilangan Pricess dikeluarga kami ",, kata Christian juga kepada Tevy.


Dan Christian dia tidak sadar, jika dia berbicara sambil melepaskan tangannya Milka yang sedang dia genggam itu.


Begitu juga dengan Milka, dia sama seperti Christian, karena saking terkejutnya mendengar perkataan semua orang, dia sampai lupa jika tadi tangannya yang digenggam oleh Christian sudah dilepaskan oleh Christian.


" Sudah ya Tevy, jangan paksakan otak kamu untuk terlalu berfikir yang berat-berat, kata Dokter kamu tidak boleh terlalu banyak fikiran sayang, kasihan sidedek, mereka pasti sedih jika Maminya bersedih seperti ini ",, kata Denzel dengan nada yang sangat lembut sekali kepada Tevy dan itu disaksikan serta didengar oleh semua orang.


" Bolehkah aku meminta satu hal saja kepada kalian semua?? ",, tanya Tevy kepada semua orang.


" Apa itu Nak?? ",, tanya Mamah Jovanka kepada Tevy.


" Iya Tevy, apa itu?? ",, kata Denzel juga kepada Tevy.


" Bisakah kalian biarkan aku sendirian dulu, aku ingin sendiri dulu sementara waktu ",, kata Tevy kepada semua orang.


" Baiklah jika itu yang kamu inginkan Nak, tapi asal kamu tahu, kami selalu ada didepan untuk menunggui kamu ",, jawab Ayah Marson kepada Tevy.


Dan Ayah Marson lalu mengajak Mamah Jovanka, Christian dan juga Milka untuk keluar dari dalam ruang perawatannya Tevy, kecuali Denzel.


" Kenapa kamu tidak keluar juga?? ",, tanya Tevy kepada Denzel yang masih berdiri disamping ranjangnya.


" Mau kamu membunuh aku sekali pun, aku tidak mau meninggalkanmu sendirian disini!! ",, jawab Denzel dengan sangat tegas sekali kepada Tevy.


Tevy hanya diam saja ketika mendengar perkataannya Denzel tadi, dan akhirnya Tevy membiarkan saja jika Denzel ingin menemaninya didalam situ.

__ADS_1


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...***TBC***...


__ADS_2