
Semua orang yang ada didalam ruang perawatannya Tevy, pandangan dari mereka semua masih tertuju pada amplop kertas yang sedang coba dibuka oleh Ayah Marson.
Semua orang harap-harap cemas dengan hasil dari tes DNA itu, kecuali Cryill dia tidak penasaran dengan hasil tes DNAnya, namun dia hanya sangat penasaran sekali dengan kertas apa itu.
Ketika amplop kertasnya sudah dibuka segelnya oleh Ayah Marson, Ayah Marson langsung saja mengeluarkan isi dari hasil tes DNAnya Tevy.
Dengan sangat serius sekali, Ayah Marson membaca, memperhatikan setiap huruf dan angka yang tertera didalam lembaran kertas tersebut.
Dan ketika Ayah Marson sudah membaca diakhir kalimat akan hasil itu, dia tanpa sadar langsung saja meneteskan air matanya.
Mamah Jovanka yang melihat sang suami meneteskan air matanya, dia reflek langsung saja merebut kertas hasil dari tes DNA itu.
Secara singkat dan cepat Mamah Jovanka membaca isi dari setiap kalimat dan paragraf yang tertera.
Mamah Jovanka yang sudah membaca akhir dari surat itu, dia sama halnya dengan Ayah Marson yang langsung menangis sejadi-jadinya sambil menaruh kertas itu diatas meja didepannya.
Denzel yang melihat itu, gantian dia yang langsung saja mengambil kertas tersebut.
Dan Tevy yang duduk disampingnya Denzel pun juga ikut membaca hasil dari tes DNA itu.
" Apa sebenarnya yang tertulis didalam kertas itu sih, kenapa semua orang langsung saja menangis dibuatnya ",, kata batinnya Cryill sambil terus memperhatikan semua orang yang ada disitu.
Denzel yang terkejut ketika sudah membaca isi dari kertas itu, dia langsung saja membuka mulutnya, begitupun dengan Tevy, dia juga sama seperti Denzel namun dengan air mata yang sama mengalirnya seperti Ayah Marson dan Mamah Jovanka dikedua matanya.
" Ayah, Mamah?? ",, kata Tevy kepada Ayah Marson dan juga Mamah Jovanka.
Ayah Marson dan juga Mamah Jovanka langsung saja mengangguk dengan bibir yang tersenyum manis sambil juga air mata terus mengalir dengan cukup derasnya.
Christian dan Charles pun mereka berdua juga sama penasarannya dengan isi dari hasil tes DNAnya Tevy.
Dan Charles dengan sengaja merebut kertas itu dari tangannya Denzel.
Christian yang melihatnya dia langsung saja berdiri dibelakangnya Charles untuk ikut membaca, begitupun dengan Natalie yang sama ikut membaca juga sambil duduk disebelahnya Charles.
Kecuali Cryill dia masih stay ditempatnya duduk, dengan ekspresi terbengongnya sambil terus memperhatikan semua orang yang pada sibuk membaca isi dari dalam kertas tersebut secara bergantian.
" Anakku ",, kata Mamah Jovanka dengan tiba-tiba kepada Tevy sambil berdiri dari duduknya dan juga merentangkan kedua tangannya.
__ADS_1
Apa yang dilakukan oleh Mamah Jovanka langsung saja diikuti oleh Ayah Marson.
Dan Tevy pun juga langsung saja berdiri dari duduknya ketika melihat Ayah Marson dan Mamah Jovanka berdiri.
" Princess Moanaku, Princess Moananya Mamah ",, kata Mamah Jovanka sambil memeluk Tevy dengan sangat erat sekali dan sambil juga memberikan ciuman bertubi-tubi diseluruh wajahnya Tevy, sebagai tanda terharu dan juga senang secara bersamaan.
" Princessnya Ayah juga ",, kata Ayah Marson kepada Tevy juga dan langsung saja memeluk Tevy serta Mamah Jovanka secara bersamaan.
Jika Denzel tidak besar gengsinya, pastilah dia akan ikut mengeluarkan air matanya juga yang sudah dia tahan daritadi.
" Adik tercantiknya Kakak, Kakak sudah yakin itu ",, kata Charles juga dan dia langsung saja gantian memeluk Tevy dengan sangat erat sekali.
" Kakak sangat merindukanmu, dan akhirnya Kakak bisa menemukanmu juga ",, kata Charles kepada Tevy sambil mencium keningnya Tevy dengan sangat lembut sekali.
Natalie dia tidak kuasa menahan air matanya ketika melihat pemandangan yang sangat mengaharukan sekali seperti itu.
Begitupun dengan Christian yang tidak malu untuk mengeluarkan air matanya juga ketika melihat semua Keluarganya sedang berbahagia.
" My Princess Kak Tian ",, kata Christian juga kepada Tevy dan langsung gantian memeluk Tevy juga ketika Charles sudah menyingkir sejenak dari depannya Tevy.
Christian langsung saja mencium kening dan kedua pipinya Tevy dengan penuh kasih sayang sebagai Kakak kepada adiknya ketika dia sudah melepaskan pelukannya Tevy tadi.
Jika tidak tahu jalan cerita yang sebenarnya, pastilah pemandangan Christian yang bersikap lembut dan manis itu kepada Tevy, terlihat seperti sepasang suami istri yang saling menyayangi.
Tevy tidak henti-hentinya tersenyum dengan air mata yang terus mengalir dari kedua matanya.
" Ini artinya kalian semua adalah Keluarga yang selama ini Tevy cari?? ",, kata Tevy kepada semua Keluarga Carrington.
Dan semua Keluarga Carrington langsung saja mengangguk dengan sangat semangat sekali kepada Tevy.
Sebab isi didalam kertas hasil tes DNAnya Tevy tadi, menyatakan jika Tevy sembilan puluh sembilan persen DNA Tevy cocok dengan DNAnya Ayah Marson dan juga Mamah Jovanka.
Dan itu artinya Tevy memang benar-benar anak kandung dari Keluarga Carrington, Keluarga Kerajaan yang ada diNegara mereka.
Princess Moana yang selama ini hilang akhirnya bisa ditemukan juga dalam keadaan mengandung dan akan memberikan penerus Kerajaan yang akan mendatang.
Lengkap sudah kebahagiaan dari Mamah Jovanka dan juga Ayah Marson ketika pencarian mereka selama dua puluh tujuh tahun itu membuahkan hasil yang tidak sia-sia.
__ADS_1
Princess mereka sudah ditemukan dengan keadaan sehat serta selamat dan juga tumbuh sebagai wanita yang cantik.
Cryill yang sudah sangat kebingungan sekali akhirnya dia membuka suaranya juga untuk bertanya kepada semua orang.
" Mohon maaf semuanya, ini sebenarnya kalian semua pada menangis dan berpelukan seperti itu ada apa sih?? ",, kata Cryill dengan tiba-tiba kepada semua orang.
Dan perkataannya Cryill disambut suara tawa lucu dari semua orang, kecuali Denzel.
Iyaps Denzel, karena dia hanya menunjukkan eskpresi datar dan hanya memandang kearahnya Cryill saja.
" Dan jika saya ikut memeluk Tevy juga apakah boleh?? ",, kata Cryill lagi kepada semua orang.
Dan semua orang langsung dengan serempak menjawab NO tanda seru kepada Cryill.
Terutama Denzel, dia yang paling keras sendiri berkata No nya.
" Bahkan mengatakan no saja bisa sangat kompak sekali ",, cibir dari Cryill kepada semua orang.
Cibiran dari Cryill membuat Ayah Marson yang melihat dan mendengar, dia reflek langsung tertawa dengan cukup keras sekali.
" Begini lho Nak Cryill, yang sekarang akan saya anggap sebagai anak kandung saya sendiri ",, kata Mamah Jovanka kepada Cryill sebelum dia memulai bercerita.
" Waah jika saya dianggap sebagai anak kandung anda, saya juga seorang Pangeran dong, bisalah jadikan saya untuk naik tahta Kerajaan ",, jawab Cryill kepada Mamah Jovanka.
Membuat semua orang reflek langsung pada tertawa mendengar lelucon dari Cryill.
Sedangkan Denzel, dia langsung saja menggelengkan kepalanya, untuk tingkah adiknya yang selalu seperti itu.
" Iya bisa kami fikirkan dulu Nak, karena memberikan Tahta Kerajaan tidaklah semudah membalikkan telapak tangan ",, jawab Ayah Marson kepada Cryill.
" Benarkah??, apakah anda serius Tuan Marson mau memikirkannya dulu?? ",, jawab Cryill kepada Ayah Marson dengan sangat bersemangat sekali.
" Tentu saja tidaklah,............ ",, jawab Ayah Marson kepada Cryill sambil tertawa dan juga ikut bercanda berasama Cryill.
" Jika masih ada Charles dan Christian kenapa harus kamu Nak Cryill?? ",, sambung lagi perkataannya Ayah Marson kepada Cryill dengan masih tertawa terus.
Dan ketika Cryill mendengar jawaban dari Ayah Marson, Cryill langsung saja menunjukkan wajah cemberutnya, sedangkan yang lainnya langsung saja pada tertawa lucu, karena Ayah Marson berhasil membalas lawakannya Cryill tadi.
__ADS_1
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
...***TBC***...