My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 146


__ADS_3

Hari pun berlalu, dan menit pun juga berganti dengan jam, begitupun seterusnya.


Dan tidak terasa juga, akhirnya Cryill sampai juga diNegara Barbados sana yang letaknya cukup jauh dari Negara tempat Cryill tinggal.


Khafita sendiri pun juga sudah sampai diNegara tersebut sejak beberapa jam yang lalu, dan ketika sudah sampai dia langsung saja dibawa kerumah sakit yang memang sudah dipersiapkan Kakak tercintanya yaitu Delania.


Sungguh ketika Delania pertama kali melihat keadaan dari Khafita, dia langsung saja menangis sejadi-jadinya.


Bahkan membuat Khafita, Ayah Cedro dan juga Mamah Carla menjadi ikutan menangis.


Namun malah Khafitanyalah yang menyuruh Kakaknya jangan menangis lagi dan menyuruh sang Kakak untuk terus mensuportnya.


Sedangkan Cryill sendiri, dia baru saja sampai diBandara yang ada diNegara Barbados itu sejak dua jam yang lalu, dan Cryill langsung saja mencari penginapan yang terdekat dari rumah sakit tempat Khafita dirawat.


Dan ketika Cryill sudah mendapatkan hotel yang dia inginkan, dia lalu memutuskan untuk beristirahat saja terlebih dahulu untuk sejenak, sebelum dia menemui Khafita sang pujaan hati.


" Sepertinya aku menyukai Negara ini, dan juga aku baru pertama kalinya berkunjung kesini ",, kata Cryill sambil melihat pemandangan dari luar jendela kamar hotel tempatnya menginap.


" Tunggu aku Khafita, aku akan segera menemuimu ",, kata Cryill sambil tersenyum membayangkan wajah dari Khafita.


Dan setelah itu Cryill langsung saja memutuskan untuk beristirahat diatas ranjang yang ada disitu, sebab badan dia memang cukup capek sekali, ketika hampir seharian berada didalam pesawat jet milik Kakaknya yaitu Denzel.


Sedangkan kita geser keKhafita lagi, Khafita saat ini dia baru saja selesai menjalani oper451 sejak satu jam yang lalu dan ini adalah oper451 pertamanya di Negara Barbados itu.


Sungguh Khafita dan semua Keluarga berharap, jika oper451 yang pertama ini akan berjalan sempurna supaya Khafita bisa lanjut ketahap selanjutnya.


" Kita tunggu sekitar lima harinan, bisa juga lebih Tuan untuk melihat hasilnya bagaimana??, apakah bisa menyambung dengan baik itu tulang kakinya Nona Khafita atau masih membutuhkan waktu untuk operasi lagi ",, kata Dokter kepada Ayah Cedro.


" Baik Dokter ",, jawab Ayah Cedro kepada Dokter tersebut.


Dan setelah mendapatkan semua informasi dari Dokter yang menangani Khafita, Ayah Cedro langsung saja kembali lagi kedalam ruang perawatan Khafita.


Dan ketika Ayah Cedro sudah masuk kedalam ruang perawatan Khafita, Khafita sendiri ternyata dia baru saja sadar dari pasca operasinya tadi.


" Bagaimana Ayah dengan penjelasan dari Dokter?? ",, tanya dari Delania Kakak dari Khafita kepada Ayah Cedro.


" Kita harus menunggu perkembangannya dulu Kak, dan semoga operasi ini berjalan dengan lancar, supaya Khafita bisa lanjut ketahap pengobatan selanjutnya ",, jawab dari Ayah Cedro kepada Delania dan masih didengar oleh Khafita yang sudah sadar, serta Mamah Carla yang ada disitu.

__ADS_1


" Aamiin, Nia berharap adik Fita cepat sehat Ayah, yang sabar ya Khafita adikku ",, kata Delania kepada Ayah Cedro dan juga Khafita.


Perkataan dari Delania langsung saja diaamiinin oleh Ayah Cedro dan juga Mamah Carla, namun Khafita dia hanya tersenyum tipis saja kepada Kakaknya.


" Fita, Ayah, Mamah, maafkan Nia..........., Nia untuk tiga hari yang akan datang mungkin tidak bisa datang kerumah sakit untuk menjenguk Fita, sebab Negara ini akan kedatangan tamu dari luar Negeri serta akan ada kumpulan untuk para duta yang menjadi perwakilan dari perbagai Negara yang ada diNegara ini Ayah, Mamah ",, kata Delania kepada kedua orang tuanya dan juga Khafita.


" Iya Nak, tidak apa-apa, yang terpenting kamu tetap jaga kesehatan yah ",, kata Mamah Carla kepada Delania.


" Iya Nia, Ayah selalu mendukung kamu ko, semangat bekerjanya ya ",, kata Ayah Cedro juga kepada Delania.


Sedangkan Khafita yang melihatnya dia hanya bisa meneteskan air matanya, sebab dia tidak bisa lagi untuk membanggakan kedua orang tuanya karena kelumpuhan yang dialaminya itu.


" Kakak, mau pulang dulu ya Dek, mau menyiapkan semua berkas-berkas yang diperlukan besok ",, kata Delania kepada Khafita sebelum berpamitan pulang kerumah yang sudah dibelinya diNegara Barbados.


Dan Ayah Cedro maupun Mamah Carla pun mereka berdua juga tinggal dengan Delania diNegara Barbados sana.


" Iya Kak, Kakak yang semangat ya bekerjanya ",, kata Khafita kepada Delania dengan senyum yang dipaksakan.


Delania hanya menjawab dengan tersenyum saja kepada Khafita.


Setelah kepergian dari Delania, tinggallah Ayah Cedro, Mamah Carla dan juga Khafita yang ada didalam ruang perawatan itu.


" Ayah mau pergi cari makan dulu ya Mah, Mamah jagain Fita sebentar ",, kata Ayah Cedro kepada Mamah Carla.


" Iya Ayah ",, jawab dari Mamah Carla kepada Ayah Cedro.


Dan gantian Ayah Cedro langsung saja keluar dari dalam ruang perawatan Khafita untuk mencari makan.


Singkat cerita, sudah beberapa jam pun berlalu, saat ini pun Cryill sudah bangun dari tidurnya dan dia juga sudah selesai mandi serta bersiap-siap untuk segera datang kerumah sakit.


Sedangkan dirumah sakit sendiri, Khafita dia hanya ditungguin oleh Mamah Carla seorang, sebab Ayah Cedro dia ijin untuk pulang dulu kerumahnya Delania untuk beristirahat sejenak.


Sebab Ayah Cedro badannya merasa kurang istirahat dan juga kurang enak badan, karena sibuk mengurusi Khafita sejak kemarin.


" Mah, jika Mamah capek, Mamah bisa istirahat dulu, lagi pula Fita juga baru saja selesai makan, juga sudah meminum obatnya, dan sepertinya juga Fita ingin tidur ",, kata Khafita kepada Mamah Carla.


" Baiklah Nak kalau begitu, tapi kalau kamu membutuhkan Mamah, kamu panggil Mamah saja ya Nak, Mamah akan istirahat saja dishofa itu ",, kata Mamah Carla kepada Khafita sambil menunjuk shofa yang ada disitu.

__ADS_1


" Iya Mah ",, jawab Khafita kepada Mamahnya.


Namun sebelum itu Khafita meminta tolong kepada Mamah Carla untuk mengambilkan ponselnya terlebih dahulu.


Dan setelah ponsel berada ditangannya, Khafita langsung saja melihat-lihat akun IGnya Cryill, semua kenangan tentang Cryill yang mereka lalui beberapa jam yang lalu.


Tapi sayang nomor kontaknya Cryill sudah Khafita blokir dari dalam ponselnya.


Sedang Cryill sendiri sendiri, saat ini dia sedang sedikit happy, karena sebentar lagi dia akan segera bertemu dengan Khafita.


Sebelum datang kerumah sakit, Cryill pun menyempatkan untuk membeli buket bunga lagi untuk dia berikan kepada Khafita nantinya.


Dan kali ini Cryill yakin jika buket bunga yang dibelinya itu akan sampai ketangan wanita yang dicintainya.


Dengan bibir yang tersenyum manis, dari masih didalam taksi hingga Cryill sudah masuk kedalam rumah sakit pun, senyumnya Cryill masih terus mengembang dengan sempurna.


Ketika Cryill sudah sampai didepan meja resepsionis rumah sakit, Cryill langsung saja menanyakan kepada petugas tersebut dimanakah ruang perawatan dari Khafita.


" Anda siapanya Nona Khafita ya Tuan?? ",, tanya dari petugas rumah sakit itu kepada Cryill.


Sebab Ayah Cedro sudah berpesan kepada pihak rumah sakit, jika ada yang mencari Khafita Ayah Cedro melarang tidak boleh memberikannya dengan sembarangan.


" Saya keluarganya Nona, dan saya sebenarnya sudah diberitahu oleh Paman saya Cedro, Ayah dari Khafita melalui pesan diponsel saya, namun ponsel saya malah ketinggalan dirumah, jadi saya memutuskan bertanya kepada anda, daripada saya harus kembali pulang lagi cuma untuk mengambil ponsel saya itu ",, jawab Cryill dengan berbohong kepada petugas resepsionis tersebut.


Mendengar jawaban dari Cryill, untung saja petugas resepsionis itu langsung saja percaya, dan dia juga langsung memberikan nomor ruang perawatan dari Khafita kepada Cryill.


Dan Cryill pun yang sudah mendapatkan informasi tersebut, dia langsung saja berjalan dengan cukup cepat sekali, sebab Cryill sudah sangat tidak sabar sekali ingin segera melihat Khafita.


...💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐...


Mampir yuk diAva 😉😘



...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...***TBC***...

__ADS_1


__ADS_2