
Jika Poppy sedang marah-marah seperti itu, berbeda dengan Christian, dia memilih mencoba menikmati waktunya yang sedang bersama Milka.
Tadi ketika Christian dan juga Milka baru saja masuk kedalam lift dan siPoppy menelfon, Christian langsung saja mengangkatnya namun langsung juga mematikannya.
Setelah mematikan sambungan telefon dari Poppy, sambil memasukkan lagi ponselnya kedalam saku celananya, Christian juga sambil tersenyum tipis kepada Milka yang sedang menatapnya.
Ketika lift yang mereka naiki sudah sampai diloby rumah sakit, Christian langsung saja mengajak Milka untuk menuju kemobilnya.
Dan Milka ketika melihat mobilnya Christian dia sangat terkejut, sebab mobilnya Christian sungguh sangat mahal dan juga bagus sekali.
Bukannya Milka tidak pernah melihat mobil bagus, hanya saja Milka dia baru pertama kalinya itu bisa diajak naik kemobil yang sangat bagus sekali seperti itu.
" Eeem Tuan ",, panggil Milka kepada Christian ketika Christian sudah membukakan pintu depan untuknya.
" Iya Milka ada apa?? ",, tanya Christian kepada Milka.
" Saya naik taksi saja ya Tuan ",, kata Milka kepada Christian.
" Kenapa mau naik taksi??, apa mobil saya bermasalah untuk kamu Milka?? ",, kata Christian kepada Milka.
Dan Milka dengan reflek dia langsung menganggukin perkataannya Christian.
" Ada apa dengan mobil saya Milka?? ",, tanya Christian lagi kepada Milka ketika Christian melihat Milka mengangguki perkataannya yang tadi.
" Mobil anda bagus sekali Tuan ",, jawab Milka kepada Christian.
" Lha terus memangnya kenapa?? ",, tanya Christian lagi kepada Milka.
" Saya tidak pernah naik mobil bagus dan mewah seperti ini Tuan, saya takut,....... nanti saya akan mengotorinya dengan sepatu saya yang murah ini ",, jawab Milka lagi kepada Christian.
Christian langsung saja tersenyum lucu ketika mendengar perkataannya Milka, sungguh Christian semakin terdorong ingin menaklukkan hatinya Milka.
Dan rasa yang ada didalam hatinya Christian baru kali itu dia merasakannya ada sesuatu yang beda yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya.
Sebab dengan Poppy dulu, Poppylah yang terus mendekati Christian, dan terus menunjukkan perhatian yang lebih kepada Christian, hingga Christian akhirnya luluh, namun Christian tidak pernah merasakan perasaan yang sama seperti yang dirasakan oleh Christian kepada Milka saat ini.
__ADS_1
Milka dibuat bingung dengan Christian yang tiba-tiba saja tertawa seperti itu, ketika sudah mendengar perkataannya.
" Emm Tuan?, apakah ada yang lucu tadi?? ",, tanya Milka kepada Christian.
" Ada, dan yang lucu itu ya kamu Milka ",, jawab Christian kepada Milka disisa-sisa tertawanya sambil mencubit gemas pipinya Milka.
Membuat Milka langsung saja mengusap pipinya yang baru saja dicubit oleh Christian tadi.
Setelah menjawab pertanyaan dari Milka, Christian langsung saja mendorong pelan tubuhnya Milka, supaya Milka bisa segera masuk dan duduk didalam mobilnya.
" Tuan saya tidak nyaman ",, kata Milka lagi kepada Christian dengan sangat jujur sekali, ketika mereka berdua sudah berada didalam mobilnya Christian.
" Yang membuatmu tidak nyaman, diriku atau mobilku Milka?? ",, tanya Christian kepada Milka sambil menatap kearahnya Milka.
" Dua-duanya Tuan, mobil anda terlalu bagus untuk saya naiki, sedang anda terlalu kaya untuk berada didekat saya ",, jawab Milka dengan sangat jujur sejujurnya kepada Christian.
Namun Christian tidaklah marah dengan perkataannya Milka, dia malah langsung mengusap gemas rambut kepalanya Milka sambil tersenyum manis sekali.
Setelah itu Christian langsung saja menyalakan mobilnya meninggalkan parkiran rumah sakit, tanpa menjawab perkataannya Milka tadi.
Dan hal itu membuat Milka bingung, apakah Christian marah kepadanya atau tidak karena perkataannya tadi yang sudah jujur kepada Christian.
" KeCafe yang biasa saya dan Tevy datangi saja Tuan ",, jawab Milka kepada Christian.
" Dimana itu tempatnya Milka?? ",, tanya Christian lagi kepada Milka, dengan mata yang terus fokus melihat kedepan.
Dan Milka langsung saja menyebutkan alamat Cafe itu kepada Christian.
" Oh ya Milka ceritakan dong kepada saya, bagaimana kamu bisa mengenal dengan Tevy ",, kata Christian kepada Milka.
Namun ketika Milka ingin menjawab pertanyaannya Christian, tiba-tiba saja ponselnya Christian berbunyi lagi, dan hal itu membuat Milka langsung mengurungkan niatnya.
Christian langsung saja mematikan sambungan telefonnya itu untuk kedua kalinya sebab Poppy, yaps yang menelfon Christian adalah Poppy lagi yang tadi ingin meminta uang kepada Christian.
Sebab Poppy dia memang mencoba menghubungi Christian sebanyak dua kali, dan dua kali itu pula Christian tidak mau mengangkat sambungan telefonnya itu.
__ADS_1
" Tuan kenapa tidak diangkat telefonnya??, maaf saya banyak bertanya ..... ",, kata Milka yang sedikit kepo dengan Christian yang daritadi mematikan sambungan telefonnya.
" Tidak penting, sebentar ya Milka ",, jawab Christian kepada Milka, dan Milka hanya mengangguk saja kepada Christian.
Karena Christian sedang mencoba meminggirkan mobinya ingin membalas pesannya Poppy terlebih dahulu yang tadi juga ingin meminta transferan uang.
" Enak saja meminta uang, memangnya kamu fikir aku ini bank apa!! ",, kata batinnya Christian ketika sudah membaca pesannya Poppy sambil membalas pesannya Poppy juga.
Dan setelah membalas pesan dari Poppy Christian langsung saja menjalankan mobilnya lagi untuk menuju keCafe yang tadi sudah disebutkan oleh Milka.
Setelah sekitar beberapa menit berkendara, akhirnya Milka dan Christian, mereka sudah sampai diCafe yang mereka tuju.
" Pesan yang banyak Milka, karena Tuan Denzel dia sedang mengidam, pasti dia nanti akan makan yang paling banyak sendiri ",, kata Christian kepada Milka.
" Baik Tuan ",, jawab Milka kepada Christian sambil mengangguk sopan.
Setelah itu Milka langsung saja memesan makanannya kepada kasir, sedangkan Christian dia memilih mencari tempat duduk untuk dia duduki bersama Milka sambil menunggu makanan yang mereka pesan selesai disiapkan.
Milka yang sudah memesan makanan kepada waitress tadi, dia langsung saja ikut duduk bergabung dengan Christian, dan semua orang yang ada didalam Cafe itu yang melihat Christian sang Pangeran Mahkota Negara mereka ada didalam Cafe yang sama dengan mereka, mereka semua ada yang langsung meminta foto, tanda tangan, bahkan ada juga yang cuma menyapa sopan saja kepada Christian.
Dan Milka yang melihat akan hal itu, dia menjadi semakin tidak nyaman saja dengan Christian, sebab Milka sangat tahu sekali dengan siapa dia saat ini sedang berjalan, jadi seperti itulah resikonya yang harus Milka hadapi ketika jalan seperti sekarang dengan Christian.
" Mohon maaf ya, sudah dulu, karena kekasih saya sudah akan duduk disini ",, kata Christian dengan ramah kepada semua orang yang tadi mengerubunginya ketika Christian melihat Milka sedang berjalan kearahnya.
Bahkan Christian dengan percaya dirinya mengakui Milka sebagai kekasihnya.
Dan para pengawal yang selalu setia mengawal Christian dengan diam-diam kemanapun Christian pergi, mereka semua langsung saja mentertibkan semua orang itu dan langsung menjaga tempat itu untuk Christian dan juga Milka.
Akhirnya setelah sekitar tiga puluh menitan menunggu, semua makanan dan minuman yang dipesan oleh Milka tadi sudah jadi, dan sudah berada didepan meja mereka.
Christian dan Milka langsung saja berdiri dari duduk mereka ketika semua makanan sudah berada dikedua tangan mereka masing-masing.
Dan disaat Christian serta Milka baru saja berdiri dari duduk mereka dan juga ingin berlalu keluar dari dalam Cafe, mereka tidak sengaja berpas-pasan dengan seseorang, dan orang itu langsung saja menunjukkan wajah ketidaksukaannya kepada Milka dan juga Christian, terutama kepada Milka.
Namun sebelum kericuhan didalam Cafe itu terjadi karena ulah orang yang berpas-pasan dengan mereka, Christian langsung saja mengkode para pengawalnya untuk mengamankan orang itu dari hadapannya Milka dan juga dirinya.
__ADS_1
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
...***TBC***...