
Mamah Qiara yang sudah mengembalikan makeup kedalam kamarnya, dia lalu melangkahkan kakinya menuju kedalam kamar Cryill lagi.
Dan ketika Mamah Qiara sudah masuk lagi kedalam kamar Cryill, dia langsung saja menetralkan mimik wajahnya supaya tidak terlihat jika dia ingin mentertawakan Cryill.
Mamah Qiara tidak cuma sekali atau dua kali saja dia mengerjai Cryill dengan mendandaninya seperti itu, sudah berulang kali dan cukup sering malahan.
" Ehem........ ",, Mamah Qiara sengaja berdeham supaya bisa lancar dalam berakting dihadapannya Cryill.
" Cryill, bangun Nak, ayo bangun, sudah siang ini?? ",, kata Mamah Qiara mencoba membangunkan Cryill.
Cryill yang sedikit terganggu dengan goyangan dilengannya karena Mamah Qiara, dia langsung saja menggeliatkan badannya sambil menguap.
" Mamah......... ",, kata Cryill ketika sudah membuka matanya dan langsung melihat Mamah Qiara sudah berada didepannya.
" Cryill masih mengantuk Mah, ini saja rasanya mata Cryill tidak bisa terbuka ",, kata Cryill lagi kepada Mamah Qiara sambil sedikit melototkan matanya.
Mamah Qiara yang melihat dan mendengar perkataan dari Cryill, dia sungguh sedang menahan ketawanya.
Sebab yang membuat Cryill sedikit kesusahan dalam membuka mata adalah karena ada bulu mata palsu yang menempel cantik dimatanya itu.
" Eeeeeh jangan dikucek, nanti bisa belekan ",, kata Mamah Qiara dengan tiba-tiba kepada Cryill yang ingin mengucek matanya.
Mamah Qiara tentu saja menahan Cryill supaya tidak mengucek matanya itu, karena itu nantinya bisa merusak hasil riasannya.
" Lebih baik ayo bangun ikut Mamah, supaya tidak mengantuk lagi ",, kata Mamah Qiara sambil menarik badannya Cryill untuk bangun.
Dengan lemas dan malas-malasan, Cryill tetap bangun mengikuti perkataan dari Mamah Qiara.
Mamah Qiara setelahnya dia langsung saja mengajak Cryill untuk keluar kamar melihat-lihat persiapan yang sedang dipersiapkan oleh semua para pekerja yang dipekerjakan.
Ketika Mamah Qiara dan Cryill melewati para asisstan rumah tangganya Denzel, mereka semua sedang menahan suara tawa mereka ketika melihat wajah cantik plus aneh dari Cryill.
Mamah Qiara sangat tahu sekali, jika semua para pekerja mansionnya Denzel sedang mentertawakan Cryill namun ditahan sekuat tenaga.
Sedang Cryill sendiri dia tidak menyadarinya, sebab dia jalan dengan sedikit menutup matanya, terkadang dia berusaha untuk membuka matanya dengan lebar namun sedikit kesusahan karena pengaruh bulu mata palsunya.
" Eeh sini kamu ",, Mamah Qiara tiba-tiba memanggil kepada salah satu asisstan rumah tangga yang sedang pada bekerja.
" Iya Nyonya ",, jawab asisstan rumah tangganya Denzel dengan sopan dan ramah kepada Mamah Qiara.
__ADS_1
" Ini tolong fotokan saya dan anak saya yang masih mengantuk ini, untuk kenang-kenangan ",, kata Mamah Qiara kepada asisstan rumah tangga itu sambil menyodorkan ponselnya.
" Baik Nyonya ",, jawab dari asisstan itu kepada Mamah Qiara sambil menahan suara tawanya.
Cryill hanya membiarkan saja apa yang ingin dilakukan oleh Mamah Qiara kepadanya.
Dan Cryill pun menurut saja ketika diajak berfoto berdua dengan Mamahnya.
Padahal Mamah Qiara sengaja mengajak berfoto Cryill supaya bisa mengabadikan wajah lucunya Cryill yang sedang dimakeup seperti itu olehnya.
Setelah cukup puas berfoto-fotonya, Mamah Qiara langsung saja melangkahkan kakinya lagi untuk menuju ketempat acara berlangsung.
Cryill sudah tahu jika hari itu akan ada pernikahan dari Kakaknya yaitu Denzel dengan Tevy, maka dari itu dia kemarin langsung saja pulang dari Barbados menuju keSwedia untuk menghadiri acara pernikahan dari Denzel dengan Tevy.
Tapi sayang perkataan dari Cryill kepada Denzel tidak bisa ditepati oleh Cryill, sebab Khafitanya sendiri dia tidak mau diajak meneruskan hubungan mereka lagi.
Ketika didalam lift untuk turun kelantai dasar, Mamah Qiara mencoba mengajak mengobrol Cryill terus, supaya Cryill tidak sadar dengan wajahnya ketika terkena pantulan dinding lift.
Dan untungnya Cryill tidak menyadari tentang wajahnya yang sudah dirias seperti itu oleh Mamah Qiara.
Dan disaat lift sudah sampai dilantai dasar, Mamah Qiara masih sama seperti tadi dengan menggandeng lengan Cryill mereka terus melangkahkan kakinya menuju ketaman belakang.
Para pekerja mansion, maupun para WO yang dipekerjakan, mereka semua menahan suara tawa mereka ketika melihat wajah dari Cryill.
" Papah ",, panggil Mamah Qiara kepada Papah Carlson.
Papah Carlson yang sedang membelakangi mereka, dia langsung saja berbalik badan untuk melihat siapa yang sedang memanggilnya tadi.
Dan ketika Papah Carlson sudah melihat Mamah Qiara dan juga Cryill, Papah Carlson langsung saja tertawa dengan cukup keras sekali.
Sungguh suara tawa dari Papah Carlson membuat jantung dari Papah Carlson menjadi sehat, sebab dia merasa lucu dan bahagia secara bersamaan.
Dan suara tawa dari Papah Carlson juga membuat semua orang yang tadinya tidak menyadari Cryill, menjadi melihat Cryill, serta mereka semua langsung saja ingin tertawa tapi ditahan sekuat tenaga.
" Papah kenapa tertawa seperti itu Pah?? ",, tanya Cryill kepada Papah Carlson dengan sedikit heran.
" Oh Papah tertawa karena Papah sedang merasa bahagia karena hari ini Kakak kamu ingin menikah ",, jawab Mamah Qiara mewakili Papah Carlson.
" Benar begitu kan Papah ",, kata Mamah Qiara kepada Papah Carlson.
__ADS_1
" Benar-benar, benar sekali Mah, hari ini Papah sangat bahagia sekali ",, jawab Papah Carlson kepada Mamah Qiara sambil menahan suara tawanya.
" Sepertinya mereka sudah hampir selesai ",, kata Cryill sambil menunjuk panggung pelaminan dan tempat acara pernikahannya Denzel dengan Tevy.
" Iya Nak, sudah sembilan puluh sembilan persen, sana lihat saja jika ingin melihatnya ",, jawab Mamah Qiara kepada Cryill sambil tersenyum lucu yang tertahan.
Tanpa menjawab perkataan dari Mamah Qiara Cryill langsung saja melangkahkan kakinya menuju ketaman belakang mansionnya Denzel.
Semua orang yang melihat Cryill mereka semua masih menahan suara tawa mereka, sebab mereka takut jika mereka sampai kelepasan mentertawakan Cryill.
" Selera Kak Denzel dan Mamah bagus juga ",, kata Cryill ketika sudah melihat dekorasi pernikahan dari Denzel dan Tevy.
Ketika Cryill sedang melihat-lihat dekorasi pernikahan itu, tiba-tiba saja Cryill mulai merasa tidak nyaman ketika semua orang sedang pada melihat kearahnya dengan tatapan yang seperti itu pandangannya.
Dan Cryill dia menjadi bertanda tanya apakah ada yang salah didalam diri atau wajahnya.
Ketika Cryill sudah tidak tahan dengan tatapan dari semua orang, dia langsung saja meminta cermin kesalah satu pekerja yang ada disitu.
Dan petugas WO perempuan yang dimintai cermin oleh Cryill, dia langsung saja memberikan ponselnya untuk Cryill.
Dan Cryill langsung saja membuka kamera depan milik petugas WO itu untuk bercermin.
Sungguh Cryill sangat-sangat dan sangat super terkejut sekali ketika dia sudah melihat wajahnya sendiri yang sudah dimakeup dengan rambut yang dicatok lurus seperti itu.
Sekarang Cryill menjadi tahu kenapa semua orang daritadi melihat aneh kearahnya.
" Mamaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhh!!!! ",, teriak keras dan panjang dari Cryill untuk Mamah Qiara ketika dia sudah melihat wajahnya sendiri.
Mamah Qiara yang sedang duduk santai dengan Papah Carlson, mereka berdua langsung saja tertawa puas dan lucu ketika mendengar teriakannya Cryill yang menggelegar seperti itu.
" Sungguh Mamah bisa saja membuat orang tertawa dan jengkel secara bersamaan ",, kata Papah Carlson kepada Mamah Qiara sambil tertawa.
Dan Mamah Qiara pun hanya tertawa saja menanggapi perkataan dari Papah Carlson.
...💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥...
Yuk mampir diAva Derral yuk readers,tenang yang tidak bisa bahasa Jawa,tenang sudah ada translatetannya ko 😁😁
__ADS_1
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
...***TBC***...