My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 142


__ADS_3

Tevy pun masih tidak sadar jika Denzel daritadi terus mengamatinya, dan Denzel yang sudah selesai menelfon Halil, dia lalu mencoba mendekati Tevy yang sedang sangat serius sekali itu.


Bahkan Tevy masih tidak sadar jika Denzel sedang berjalan kearahnya karena saking seriusnya.


Dan Denzel yang sudah sampai disamping ranjang sebelah Tevy, dia langsung saja ingin melihat apa yang sebenarnya sedang dilakukan oleh Tevy daritadi, hingga membuatnya dicuekin oleh Tevy daritadi.


" Apa yang sedang kamu lakukan Tevy?? ",, tanya dari Denzel kepada Tevy.


" Sedang melihat situs Keluarga Kerajaan ",, jawab Tevy dengan sedikit tidak sadar kepada Denzel, dengan mata yang masih fokus menatap kearah laptopnya.


" Situs Kerajaan??, apa kamu sedang mencoba menghacknya Tevy?? ",, tanya Denzel lagi kepada Tevy sambil ikut melihat layar laptopnya Tevy yang tampilannya seperti para hacker biasanya.


" Iya ",, jawab singkat dari Tevy dengan tidak sadar, dengan mata yang masih fokus sambil terus mengotak atik laptopnya.


" Apa kamu seorang hacker Tevy?? ",, tanya Denzel lagi kepada Tevy.


Dan akhirnya pertanyaan terakhir dari Denzel kepada Tevy, langsung saja menyadarkan Tevy dari kegiatannya.


Dan ketika sadar, Tevy langsung saja menutup laptopnya dengan sangat kasar sekali.


Dada Tevy langsung saja bergemuruh dengan sangat kencang sekali sambil melihat kearahnya Denzel, serta Tevy merasa sepertinya dia sudah keceplosan berbicara kepada Denzel.


" Tevy jawab jujur kepadaku, siapa kamu sebenarnya, dan apa benar jika kamu seorang hacker?? ",, tanya dari Denzel lagi kepada Tevy yang hanya sedang diam saja sambil melihat kearahnya terus dengan mata yang sedikit melotot.


" Tevy jawab jujur, karena aku sudah mulai curiga denganmu ketika kamu bisa menggunakan ponselku yang jelas-jelas fitur keamanannya sudah diprogram oleh Ryan anak buahku yang seorang hacker, bahkan kamu membukanya pun juga tidak bertanya kepadaku ",, kata Denzel lagi kepada Tevy yang masih diam saja.


" Dan ini.........!! ",, lanjut lagi perkataan dari Denzel sambil menunjuk laptop milik Tevy.


" Aku melihatnya sendiri program-program dilaptop kamu hampir mirip dengan laptop dan komputernya Ryan ",, sambung perkataan dari Denzel kepada Tevy.


Sebelum menjawab pertanyaan dari Denzel, Tevy menarik nafasnya dengan sangat dalam sekali, dan dia lalu mengeluarkannya dengan cara perlahan-lahan.


" Iya Denzel, aku memang seorang hacker ",, jawab Tevy dengan jujur kepada Denzel.


Dan akhirnya Tevy jujur juga kepada Denzel, sebab semua bukti-bukti sudah mengarah semua kepadanya.


Lagipula Tevy percuma saja jika dia berbohong dengan Denzel, karena itu pastinya akan menimbulkan masalah baru untuk hubungan mereka yang mulai terjalin dengan baik.


Dan Denzel sendiri, dia sungguh sangat terkejut sekali ketika mendengar jawaban dari Tevy, terlihat sekali diwajah Denzel yang menunjukkan keterkejutan yang sangat sekali.


" Apakah ketika kamu kabur kemarin dariku, semua data-datamu tidak bisa aku lacak, apa itu semua ulah kamu Tevy?? ",, tanya Denzel kepada Tevy, ketika dia sudah bisa menetralisir rasa keterkejutannya tadi.


Dan Tevy hanya mengangguk saja kepada Denzel.

__ADS_1


" Dan semua-semua informasi yang ada didalam komputer tentang dirimu itu semua apakah juga ulah kamu Tevy?? ",, tanya Denzel lagi kepada Tevy.


" Serta semua CCTV yang ada dimansion ini apakah kamu juga yang menghacknya?? ",, lanjut lagi pertanyaan Denzel kepada Tevy.


" Iya, semuanya benar, itu semua ulah dariku Denzel, dan semua itu aku lakukan karena aku tidak mau ketahuan darimu, dan juga tidak mau jika semua orang bisa mengetahui semua informasi tentang diriku dengan mudah ",, jawab Tevy kepada Denzel dengan gamblang.


Denzel yang mendengar jawaban dari Tevy, dia langsung saja menghembuskan nafasnya dengan sangat kasar sekali.


Sebab dia tidak menyangka bisa mengenal bahkan mencintai wanita yang bakal menjadi ibu dari keempat anaknya, selain jago beladiri Tevy ternyata sekaligus jago menghack semua situs komputer.


" Denzel, tapi aku mohon, jangan kamu beritahukan kepada siapapun tentang kelebihanku ini, karena semua orang yang dekat denganku, tidak ada yang mengetahuinya, termasuk Milka dan Mamah Orlin sekalipun ",, kata Tevy kepada Denzel yang masih terlihat terkejut sekali.


" Baiklah, aku berjanji kepadamu Tevy, tapi ada syaratnya ",, jawab Denzel kepada Tevy.


" Apa itu syaratnya?? ",, tanya Tevy kepada Denzel.


" Kamu harus bersedia menjadi istriku selamanya, dan juga malam ini sekarang kamu harus puaskan aku ",, jawab Denzel kepada Tevy.


Tevy yang mendengar syarat kedua dari Denzel, dia reflek langsung saja melempari Denzel dengan bantal yang ada dibelakangnya.


Membuat Denzel reflek langsung menangkapnya dan juga sambil tertawa.


" Bercanda Tevy ",, kata Denzel lagi sambil tertawa.


" Baiklah aku berjanji Denzel, aku akan selalu setia kepadamu, begitupun kamu juga harus setia kepadaku ",, jawab Tevy kepada Denzel.


" Aku berjanji Tevy, aku akan selalu setia kepadamu, karena aku sungguh sangat mencintaimu ",, jawab Denzel kepada Tevy.


Dan Tevy yang mendengar ungkapan cinta lagi dari Denzel, dia hanya tersenyum manis saja kepada Denzel.


" Sudah kamu minggir sana, aku mau melanjutkan lagi pekerjaanku, jika kamu ingin disini, jangan menggangguku ",, kata Tevy kepada Denzel.


" Tidak mau, aku maunya disini, dan aku berjanji tidak akan menganggu kamu, karena aku juga ingin melihat cara kerja kamu dalam memainkan situs komputer yang ada didunia ini ",, jawab Denzel kepada Tevy.


" Terserah ",, jawab Tevy kepada Denzel sambil membuka laptopnya lagi.


" Denzel..........!! katanya kamu tidak mau mengangguku, kenapa kamu malah seperti ini ",, kata Tevy kepada Denzel yang sedang merebahkan badannya dengan kepala yang dia alaskan pah4nya Tevy.


" Iya-iya maaf ",, jawab Denzel kepada Tevy sambil beranjak bangun.


Dan entah ada angin apa Denzel mau meminta maaf keapda Tevy.


" Tumben sekali siPapi mau meminta maaf?? ",, sindir Tevy kepada Denzel.

__ADS_1


" Itu pengecualian jika kepadamu saja Nyonya Maverick ",, jawab Denzel kepada Tevy sambil tersenyum.


Tevy pun yang mendengar jawaban dari Denzel, dia pun ikut tersenyum juga.


Dan akhirnya Denzel memilih duduk disebelah Tevy dengan tangan yang dia lingkarkan apik dipinggangnya Tevy.


Sedang Tevy sendiri, dia langsung saja melanjutkan pekerjaannya yang sedikit tertunda tadi, sedangkan Denzel dia juga ikut mengamati cara kerjanya Tevy yang ada didalam laptop.


" Apakah kamu sudah bisa membukanya Tevy, kenapa sepertinya kamu mengulang-ulang terus seperti itu?? '',, tanya Denzel kepada Tevy, dengan dagu yang dia tempelkan kepundak Tevy.


" Belum bisa, aku akui situs keamanan dari Kerajaan sangat bagus sekali, bahkan aku sampai sekarang belum bisa membukanya ",, jawab Tevy kepada Denzel.


" Apakah kamu bisa menghack ponselku juga Tevy?? ",, tantang Denzel kepada Tevy.


" Bisa ",, jawab Tevy dengan santai kepada Denzel.


" Coba buktikan ",, kata Denzel kepada Tevy.


" Ok ",, jawab Tevy dengan singkat kepada Denzel.


Dan Tevy langsung saja mengotak-ngatik laptop dan juga ponselnya itu untuk membuka fitur keamanan yang ada didalam ponselnya Denzel berikut juga dengan semua program yang ada di dalam ponselnya.


Dan cuma membutuhkan waktu lima belas menit saja akhirnya Tevy bisa menguasai penuh ponselnya Denzel.


" Lihatkan??, ini semua program ponsel kamu Denzel?? ",, kata Tevy sambil menunjukkan ponselnya kepada Denzel.


" Wao....... ",, kata Denzel sambil memberikan aplause untuk Tevy ketika dia melihat sendiri jika Tevy memang bisa menghack ponselnya.


" Mulai sekarang setiap ada yang menghubungi kamu aku akan mengetahui semuanya Denzel ",, kata Tevy kepada Denzel.


" Dan aku mulai sekarang juga, tidak bisa bermain-main denganmu Tevy, selain bisa mendapatkan tendangan maut darimu, nantinya aku juga tidak akan mendapatkan jatah setiap malamku ",, jawab Denzel kepada Tevy sambil tertawa.


Dan Tevy pun ikut-ikutan tertawa sama seperti Denzel, ketika dia melihat Denzel tertawa seperti itu.


...🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌱...


Ava mana nih suaranya readers😭😭



...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...***TBC***...

__ADS_1


__ADS_2