
Pagi dikantor milik Denzel ada gosip dan berita yang membuat semua karyawan kantor cukup gempar sekali.
Pengangkatan Milka sebagai sekretaris ketiganya Denzel, membuat semua karyawan menjadi iri dengan Milka namun mereka semua sudah tidak ada yang berani macam-macam dengan Milka.
Orang-orang dan teman-teman yang biasanya care dan biasa saja dengan Milka, mereka semua sekarang cukup tunduk dan juga patuh terhadap Milka.
Kehidupan Milka pun sudah berubah seratus delapan puluh derajat mulai hari itu.
Flashback beberapa jam yang lalu.
" Eeh-eeh-eeh kalian semua sudah dengar belum, itu siViolet si tukang pamer sombong dan juga sok cantik ",, kata salah satu karyawan A bergosip dengan karyawan yang lainnya.
" Yang dari devisi x itu ya?? ",, sahut dari karyawan B juga.
" Iya, itu lho yang kekasihnya Tuan John, Manajer dibagian Y ",, jawab dari karyawan A lagi kepada semua teman-temannya.
" Terus-terus memangnya dia kenapa?? ",, tanya karyawan C kepada temannya.
" Dia sudah diberhentikan dengan tidak hormat oleh Tuan Denzel dan nama dia serta Tuan John diblack list dari Perusahaan-perusahaan besar yang ada diNegara kita ",, jawab dari karyawan A yang pertama memulai gosip kepada teman-temannya.
" Ko Tuan John?? ",, tanya karyawan C lagi.
" Iya, sebab Violet dan Tuan John mereka berdua sudah berani merendahkan calon istri Pangeran Christian kita yang tampan itu, dan dengar-dengar lagi ya, jika calon istri Pangeran Christian dia adalah calon Kakak ipar dari Tuan Denzel ",, jawab karyawan A lagi kepada semua teman-temannya.
" Waaah bagus itu, aku senang mereka mendapatkan hukuman dari Tuan Denzel, dan pastinya Violet dan Tuan John juga mendapatkan hukuman dari Pangeran Chrustian, salah siapa jadi orang songong sekali ",, kata dari karyawan B kepada semua teman-temannya.
" Kan setahu kita merendahkan orang lain, bisa dipenjara semalam tiga tahun dan denda sebanyak kurang lebih sekitar hampir tiga puluh tujuh Krona iya kan?? ",, lanjut lagi perkataan dari karyawan B kepada semua teman-temannya.
" Iya betul sekali, biar jera sajalah itu siViolet dan Tuan John, itulah hasil kesombongan mereka berdua ",, sahut dari karyawan A kepada semuanya.
" Iya benar sekali itu ",, jawab karyawan C kepada semua teman-temannya.
Milka yang baru saja sampai kantor dan melewati para karyawan itu, dia tidak sengaja mendengar hampir semua pembicaraan yang mereka bicarakan tadi.
Sungguh Milka menjadi sedikit takut, jika mereka semua tahu bahwa wanita yang dihina oleh Violet dan John adalah dirinya.
Akhirnya Jam kantorpun tiba, semua orang sudah pada sibuk dengan pekerjaan mereka sendiri-sendiri, termasuk Milka yang juga sibuk mengerjakan pekerjaannya.
Disaat semua teman-teman Milka pada sibuk pada komputer dan berkas didepannya.
__ADS_1
Tiba-tiba saja pandangan dari mereka semua teralihkan dari komputer kepada orang yang berbicara didepan ruangan mereka.
Dan orang itu adalah Halil, sekretaris pertama Denzel sekaligus orang kepercayaannya juga.
" Nona Milka, mohon anda kesini sebentar saja ",, kata Halil memanggil Milka didepan semua karyawan yang ada dilantai tersebut.
Milka yang dipanggil oleh Halil, dia langsung saja berdiri dari duduknya untuk mendekati Halil.
Dan semua teman-temannya pun yang mendengar perkataan dari Halil langsung juga melihat kearah Milka.
Milka ketika dipanggil oleh Halill dia merasa cukup deg-degan sekali, sebab Milka takut jika dia mendapatkan hukuman yang entah untuk kesalahan apa yang sudah dia perbuat.
" Dengar sini kalian semua!! ",, kata Halil dengan cukup tegas kepada semua karyawan kantor Denzel yang berada dilantai tempat Milka bekerja.
" Nona Milka dari devisi W secara resmi mulai hari ini dia sudah diangkat oleh Tuan Denzel sendiri menjadi sekretaris ketiganya Tuan Denzel ",, kata Halil kepada semua orang.
Dan semua orang termasuk Milka langsung saja membuka mulutnya karena terkejut sekali mendengar pengumuman yang sangat mengejutkan mereka.
" Bagi kalian semua yang berani bergosip, mencela, membullying, atau merendahkan Nona Milka, semuanya akan berurusan dengan Tuan Denzel ",, lanjut lagi perkataan dari Halil kepada semua orang.
" Sebab Nona Milka ini adalah calon Kakak ipar dari Tuan Denzel ",, sambung terus perkataan dari Halil lagi.
Milka yang mendengar semua perkataan dari Halil, dia hanya bisa diam saja dengan wajah terbengong serta terkejutnya.
" Faham Tuan Halil ",, jawab dari semua karyawan kepada Halil dengan serempak.
Halil pun langsung saja mengangguk dengan formal kepada semua karyawan tersebut.
Setelahnya Halil langsung saja mengalihkan pandangannya kearah Milka.
" Nona Milka, tolong segera kemasi barang-barang anda, dan anda saya tunggu dimeja saya secepatnya ",, kata Halil kepada Milka.
" Ba......baik Tuan Halil ",, jawab Milka kepada Halil.
" Panggil Halil saja Nona Milka ",, kata Halil kepada Milka.
Semua karyawan yang mendengar Halil menyuruh Milka dengan panggilan nama saja, mereka semua semakin terkejut saja.
Dan Milka hanya mampu menundukkan badannya saja kepada Halil.
__ADS_1
Setelah itu Halil langsung saja melangkahkan kakinya pergi dari lantai tempat Milka bekerja menuju kemeja kerjanya lagi.
Sedangkan Milka setelah kepergian dari Halil, dia langsung saja bergegas kembali kemeja kerjanya untuk mengemasi semua brang-barangnya.
Semua teman-teman Milka yang satu devisi dengan Milka, mereka semua langsung saja mengerumuni Milka dan langsung banyak bertanya ini dan itu yang membuat Milka semakin ngeblank saja fikirannya.
" Sssttt, sudah kalian semua kembali bekerja lagi, jika ingin bertanya dengan Nona Milka, nanti saja jika waktu jam istirahat kantor ",, tegur dari sang Manajer baru kepada semua bawahannya.
Semua karyawan yang mendapatkan teguran dari sang Manajer mereka semua langsung saja melanjutkan lagi pekerjaannya dimejanya masing-masing sambil bergosip dengan pelan mengenai Milka.
Dan Milka pun sekarang panggilan dikantornya menjadi Nona Milka.
Setelah berpamitan sebentar dengan semua teman-temannya, Milka langsung saja melangkahkan kakinya pergi menuju kelantai yang paling atas sendiri.
Dilantai itu Milka sudah disediakan meja untuknya bekerja didalam ruangan yang sudah dipersiapkan oleh Halil tadi, karena suruhannya Denzel.
Dan Halil yang melihat kedatangan dari Milka, dia langsung saja menunjukkan ruang kerjanya, serta hal apa saja yang harus Milka kerjakan mulai saat itu.
Yah mulai jam istirahat semua karyawan membicarakan Milka yang ternyata calon Kakak ipar dari Boss pemilik Perusahaan mereka bekerja, dari kantor yang berada dilantai dasar sampai yang paling atas untuk para karyawan.
Semuanya membicarakan Milka, dan mereka pun sekarang menjadi segan dengan Milka, walau mereka ada yang tidak suka atau iri dengan Milka, namun mereka tidak berani menunjukkan secara terang-terangan, sebab mereka tidak mau berurusan dengan Keluarga Maverick.
Dijam akan pulang kantor, sekitar pukul tiga sore, kantor dari Denzel, yang selama ini tidak pernah kedatangan dari tamu Kerajaan.
Tiba-tiba saja semua karyawan dibuat semakin gempar saja, dengan kedatangan dari Christian yang ingin menjemput Milka.
Desas desus yang beredar semakin semerbak menyebar kesegala penjuru kantor yang mengatakan jika Christianlah yang akan menjadi suami dari Milka.
Dan Christian yang sudah sampai dikantor milik Denzel, dia langsung saja berjalan menuju keruang kerja Denzel yang berada dilantai paling atas sendiri.
Milka yang sedang sibuk mengerjakan pekerjaan barunya yang cukup membuatnya berfikir dengan ekstra, dia tidak menyadari jika Christian sudah berada dibalik jendela ruang kerjanya dan sedang mengamatinya sambil tersenyum.
" Biarlah dia bekerja dulu, aku tidak mau menganggunya, lebih baik aku mengganggu adik iparku saja, karena aku suka melihat dia marah-marah karena bete ",, kata Christian sambil melanjutkan lagi langkah kakinya menuju keruang kerja milik Denzel.
Halil yang melihat kedatangan dari Christian, dia langsung saja berdiri dari duduknya untuk menyapa sang Pangeran Kerajaan yang sedang ingin masuk kedalam ruang kerja milik Denzel.
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
...***TBC***...
__ADS_1