My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 52


__ADS_3

Sedang kita geser kesitengil nan tampan kita, siapa lagi kalau bukan Cryill Maverick, adik kandung dari Denzel Maverick.


Ketika Cryill sudah sampai didalam kamarnya, dia langsung saja mengeluarkan ponselnya itu dari dalam saku celananya untuk menghubungi sang Mamah tercintanya.


" Ayo dong Mah angkat ",, kata Cryill ketika panggilan telefonnya lama sekali diangkat oleh Mamah Qiara.


Percobaan pertama tidak diangkat oleh Mamahnya, namun Cryill masih terus mencoba menghubungi Mamahnya untuk kedua kalinya.


Dan kedua kalinya juga tidak diangkat oleh Mamah Qiara.


" Mamah ini sedang apa sih, ditelefon daritadi tidak diangkat terus, jangan bilang jika Mamah sedang membuat adik untukku, oh no-no-no-no-no, jika sampai aku punya adik lagi, akan aku tendang bokongnya setiap hari, biar dia takut denganku ",, kata Cryill dengan sedikit gemas kepada Mamahnya sebab daritadi telefonnya tidak diangkat juga.


Cryill lalu mencoba menelfon lagi, dan kali ini langsung diangkat oleh Mamah Qiara.


" Halo Cryill maaf tadi Mamah sama Papah sedang ada tamu, ada apa kamu menelfon Mamah ",, kata Mamah Qiara kepada Cryill ketika sudah mengangkat sambungan telefonnya Cryill.


" Cryill kira Mamah sedang membuatkan adik untuk Cryill, awas saja jika Cryill mempunyai adik ",, jawab Cryill kepada Mamahnya.


" Sembarangan ini siberang-berang kalau berbicara, Mamah itu sudah tua, mana mungkin bisa hamil lagi ",, jawab Mamah Qiara dengan sangat gemas sekali dengan anak bungsunya itu.


Namun Cryill dia hanya tertawa saja tanpa dosa seperti biasanya menanggapi perkataannya Mamah Qiara.


" Sudah-sudah kamu ada apa menelfon Mamah, apa ada berita penting lagi dari Kakak kamu Denzel?? ",, kata Mamah Qiara lagi kepada Cryill.


" Ada Mah, berita ini sangat heboh serta sangat penting sekali mengenai Kak Denzel ",, jawab Cryill kepada Mamah Qiara.


" Sepenting apa berita yang ingin kamu sampaikan kepada Mamah Cryill?? ",, kata Mamah Qiara kepada Cryill.


" Mah, Tevy sudah ditemukan dan saat ini dia sedang berada didalam kamarnya Kakak ",, kata Cryill kepada Mamahnya.


" Terus?? ",, jawab Mamah Qiara kepada Cryill dengan nada yang sangat santai sekali.


" Apa Mamah tidak terkejut begitu mendengar Tevy sudah ditemukan?? ",, tanya Cryill kepada Mamah Qiara.


" Ya terkejut, terus kalau Mamah terkejut harus teriak-teriak begitu seperti monyet ",, jawab Mamah Qiara kepada Cryill.


" Kan Mamah kalau teriak-teriak memang mirip sama dia ",, jawab Cryill kepada Mamah Qiara sambil tertawa lucu.


" Dasar tikus got, kamu mengatai Mamah seperti monyet!! ",, kata Mamah Qiara kepada Cryill dengan nada yang sungguh sangat gemas sekali.


" Lho Cryill tidak mengatai Mamah, kan Mamah sendiri itu baru saja yang bilang sendiri ",, jawab Cryill dengan pintar sekali mengelak perkataannya Mamah Qiara.

__ADS_1


" Sudah-sudah cepat katakan, apa ada lagi yang ingin kamu katakan tentang Kakak kamu itu dengan Tevy, siapa tahu kamu mengintip Kakak kamu yang sedang mencetak gol kemenangannya bersama Tevy ",, kata Mamah Qiara lagi kepada Cryill.


" Kalau bisa mengintip Cryill pasti mengintip Mah, tapi kan mana mungkin kamarnya Kakak bisa diintip Mah ",, jawab Cryill kepada Mamahnya.


Dan dua manusia itu klop sekali, Mamah sama anak, sama-sama yah artikan sendirilah readers.


" Tapi berita yang ini Mamah pasti akan jungkir balik jika mendengar apa yang Cryill akan sampaikan kepada Mamah ",, lanjut lagi perkataannya Cryill kepada Mamahnya.


" Apa coba, sini Mamah masih setia mendengarkan kamu ",, jawab Mamah Qiara kepada Cryill.


" Tevy hamil Mah, HA...... MIL dan itu jelas-jelas anak kandungnya Kak Denzel ",, kata Cryill kepada Mamah Qiara sambil memperjelas kata Hamil.


Mamah Qiara sungguh sangat syok sekali mendengar perkataannya Cryill, dia bahkan sampai berteriak dengan cukup kencang sekali.


" Whaaaaatttttttttt!!!! Tevy hamil ",, kata Mamah Qiara kepada Cryill.


" Iya Mah, dan Cryill dengar sendiri dari Kakak, karena Cryill tadi tanya langsung kepada Kakak ",, jawab Cryill kepada Mamahnya sambil menutup telinganya karena teriakan keras dari Mamah Qiara tadi.


" Ini tidak bisa dibiarkan, anak orang belum dinikahin sudah dihamilin, minta direbus itu sosis Kakak kamu ",, kata Mamah Qiara kepada Cryill.


" Iya Mah, eh jangan direbus sosisnya Kakak, dibakar saja lebih enak, terus diolesi sama saos sambal dan mayonaise enak tuh ",, jawab Cryill dengan asal kepada Mamah Qiara.


" Kalau yang mau dibakar sosis kamu saja itu, terus makan kamu sendiri ",, jawab Mamah Qiara kepada Cryill.


" Sembarang saja ini kuda nil kalau berbicara, sudah Mamah tutup dulu telefonnya, daaaa ",, jawab Mamah Qiara kepada Cryill dan langsung menutup panggilan telefonnya Cryill tanpa menunggu jawabannya Cryill terlebih dahulu.


Cryill yang melihat panggilan telefonnya sudah dimatikan oleh Mamahnya, dia langsung saja tertawa dengan lucu sekali, karena baru bisa bercanda dengan Mamahnya.


Sedangkan Mamah Qiara dia langsung saja mengadu kepada sang suami yaitu Papah Carlson tentang apa yang tadi disampaikan oleh Cryill kepadanya.


" Apa yang Mamah bilang itu benar Mah?? ",, tanya Papah Carlson kepada Mamah Qiara dengan menunjukkan eskpresi yang terkejut sekali.


" Benar Pah, tadi Cryill sendiri yang mengatakannya kepada Mamah ",, jawab Mamah Qiara kepada Papah Carlson.


Papah Carlson sangat terkejut sekali dengan apa yang dikatakan oleh Mamah Qiara kepadanya.


Sebab sampai detik itu juga Papah Carlson belum menemukan titik terang dimana keberadaannya Tevy.


" Pah malam ini juga kita harus pergi kemansionnya Denzel Pah, supaya kita pagi-pagi sekali bisa sampai disana, Papah segera telefon pilot Papah itu untuk menyiapkan pesawat jet kita ",, kata Mamah Qiara kepada Papah Carlson.


" Sebab Mamah sudah sangat penasaran sekali Pah, dengan wanita yang bernama Tevy itu ",, lanjut lagi perkataannya Mamah Qiara kepada Papah Carlson yang sedang diam saja itu.

__ADS_1


" Iya, Mamah benar kita malam ini harus segera pergi kemansionnya Denzel, dan Papah juga sangat penasaran sekali dengan gadis bernama Tevy itu ",, jawab Papah Carlson kepada Mamah Qiara.


Dan setelah itu Mamah Qiara serta Papah Carlson langsung menyiapkan keperluannya untuk segera pergi malam itu juga menuju kemansionnya Denzel.


Sedang kita geser keDenzel sejenak.


Denzel yang sudah keluar dari kamar mandi, dia juga sambil membawa kompresan untuk mengompres badannya Tevy.


Tevy yang lagi memejamkan matanya, dia sangat terkejut sekali, ketika ada benda dingin yang menempel didahinya.


" Tidak apa, tidurlah, aku akan menjagamu ",, kata Denzel kepada Tevy.


Dan tanpa Denzel serta Tevy sadari, Denzel terkadang menggunakan kata aku daripada saya yang lebih formal.


Tevy tetap masih diam saja membiarkan apa yang ingin dilakukan Denzel kepada dirinya.


Ketika Denzel sedang sibuk mengompres Tevy, tiba-tiba dia mendengar pintu kamarnya diketuk dari luar.


Dan disaat sudah dibuka oleh Denzel, ternyata yang mengetuk adalah Faine bersama asisstan rumah tangga yang lainnya untuk mengantarkan makan malamnya.


Denzel langsung saja menyuruh Faine masuk kedalam kamarnya sambil membawa troli makanan tersebut.


" Tinggalkan saja trolinya disini, kalian boleh pergi ",, kata Denzel ketika sudah mendengar penjelasan makanan yang baik untuk Tevy yang sedang hamil.


Tinggallah Denzel dan Tevy berdua saja didalam kamar tersebut, ketika semua pekerjanya Denzel sudah pada keluar dari dalam kamarnya Denzel.


...❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤...


Cryill dia suka traveling lho😎



Mau dong icipin dikit itu masakannya 😂😂



Hadeh jambul rambutnya rasanya pingin author remas-remas manjjah 😜😝



Cukup sekian dan terimakasih 😅😅😁

__ADS_1


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...***TBC***...


__ADS_2