
Geser kemansion megah milik Ayah Marson lagi yuk.
Denzel yang melihat Tevy sudah tertidur dengan cukup lelap karena dia usap-usap terus perut buncitnya itu, dia lalu memutuskan untuk beranjak bangun dari atas ranjang menuju keshofa untuk mengambil kemejanya yang dilepaskannya tadi.
Setelah Denzel memakai kemejanya lagi namun tidak dia kancingkan kancingnya, Denzel memutuskan keluar dari dalam kamar sambil menghubungi seseorang, dan orang itu adalah Halil sekretarisnya.
" Hao Tuan Denzel ",, kata Halil ketika menerima telefon dari Denzel.
" Apakah semua yang saya butuhkan sudah siap?? ",, tanya Denzel kepada Halil sambil menutup pintu kamar Tevy.
" Sudah Tuan ",, jawab Halil kepada Denzel.
" Bagus, bawa sini semua berkas-berkasnya, dan kamu siapkan tempatnya dengan sebagus dan semewah mungkin ",, kata Denzel kepada Halil.
" Baik Tuan, lima belas menit lagi saya akan sampai dimansion Tuan Marson ",, jawab dari Halil lagi kepada Denzel.
" Saya tunggu ",, kata Denzel lagi kepada Halil sambil berjalan menuruni tangga.
Dan Denzel langsung saja mematikan sambungan telefonnya itu ketika sudah mendengar jawaban dari Halil.
Disaat Denzel sedang mengotak atik ponselnya, tiba-tiba saja ada yang memanggil namanya.
Denzel langsung saja mengalihkan pandangannya untuk mencari orang yang sudah memanggilnya.
" Tuan Marson ",, kata Denzel ketika sudah melihat orang yang memanggilnya tadi.
Dan ternyata orang itu adalah Ayah Marson.
" Apakah anda sudah lama datangnya Tuan Denzel?? ",, tanya Ayah Marson kepada Denzel sambil berjalan mendekati Denzel.
" Cukup lumayan lama Tuan Marson ",, jawab Denzel kepada Ayah Marson.
" Apakah anda juga sudah melihat Tevy?? ",, tanya Ayah Marson lagi kepada Denzel.
" Sudah Tuan, dan saat ini Tevy sedang tidur ",, jawab Denzel kepada Ayah Marson.
" Iya biarkanlah dia tidur dan beristirahat, mari Tuan Denzel kita mengobrol diruang keluarga saja ",, kata Ayah Marson kepada Denzel.
" Mari Tuan, sekalian ada yang ingin saya sampaikan kepada anda juga ",, kata Denzel kepada Ayah Marson.
" Kalau begitu ayo ",, kata Ayah Marson lagi kepada Denzel.
__ADS_1
Dan setelah itu mereka berdua lalu berjalan menuju keruang keluarga mansion Ayah Marson dan langsung duduk dishofa yang ada disitu.
" Apa yang ingin anda sampaikan kepada saya Tuan Denzel?? ",, tanya Ayah Marson kepada Denzel.
Ketika mereka berdua sudah pada duduk dishofa yang ada diruang keluarga.
" Kedua orang tua saya hari ini sudah sampai disini dan saat ini mereka sudah berada dimansion saya Tuan Marson ",, kata Denzel kepada Ayah Marson.
" Bolehkah saya mengundang kedua orang tua saya untuk makan malam disini juga nanti malam Tuan Marson?? ",, lanjut lagi perkataan dari Denzel kepada Ayah Marson.
" Oh tentu saja boleh Tuan Denzel, dengan senang hati saya akan menyambut kedatangan dari mereka berdua ",, jawab Ayah Marson kepada Denzel.
" Dan kebetulan juga mereka nanti bisa sekalian saya beritahu jika Tevy adalah anak kandung saya Tuan Denzel ",, lanjut lagi perkataan dari Ayah Marson kepada Denzel.
Dan Denzel pun hanya menganggukkan kepalanya saja kepada Ayah Marson.
" Dan ada satu hal lagi yang ingin saya sampaikan kepada anda Tuan Marson ",, kata Denzel lagi kepada Ayah Marson.
" Apa itu Tuan Denzel?? ",, tanya lagi dari Ayah Marson kepada Denzel.
" Saya dan juga Tevy akan melangsungkan pernikahan kami esok hari Tuan dimansion saya yang pastinya akan tertutup acaranya, dan saya mengundang anda sekeluarga untuk hadir dipesta pernikahan saya Tuan Marson ",, kata Denzel kepada Ayah Marson.
" Dengan senang hati saya pasti akan menghadirinya Tuan Denzel ",, jawab Ayah Marson kepada Denzel sambil tersenyum senang.
" Dan kebetulan juga dua hari lagi disini ada pesta keluarga, jadi sangat pas sekali waktunya untuk saya memberitahukan kepada dunia siapa itu Tevy sebenarnya?? ",, kata Ayah Marson lagi kepada Denzel.
Denzel hanya mengangguk-nganggukkan kepalanya saja kepada Ayah Marson.
" Apakah anda juga akan mengundang wartawan Tuan Marson?? ",, tanya Denzel kepada Ayah Marson.
" Sebetulnya tidak Tuan Denzel, karena itu hanya pesta keluarga biasa, akan tetapi dengan berubahnya susunan acara, saya pasti akan mengundang wartawan, lebih banyak lagi dalam mengundang tamu undangan, dari kolega-kolega bisnis saya, dari tamu Kerajaan yang dari luar Negeri, semuanya saya undang Tuan Denzel, bahkan nanti ada sang Raja dan Ratu kita yang akan turut hadir dipesta saya kali ini Tuan Denzel ",, jawab Ayah Marson kepada Denzel.
" Apakah ini artinya, anda sedang membuatkan pesta mewah, megah dan besar untuk Tevy Tuan Marson?? ",, kata Denzel kepada Ayah Marson.
" Tentu saja Tuan Denzel, saya ingin membagikan kabar bahagia ini kepada semua orang jika saya sudah bisa menemukan anak saya yang hilang dulu ",, jawab Ayah Marson kepada Denzel dengan wajah yang terlihat bangga sekali.
" Baiklah Tuan Marson, saya mengikut saja apa kata anda, karena memang anda yang lebih berhak atas Tevy sebab dia anak kandung anda, tapi saya juga akan memberikan yang terbaik juga untuk Tevy Tuan Marson ",, kata Denzel kepada Ayah Marson.
" Dan saya juga akan menerjunkan semua anak buah saya untuk memperketat penjagaan supaya Tevy selalu aman, karena pastinya ketika mereka semua sudah mengetahui Tevy anak anda, dan sedang hamil anak saya, musuh akan lebih banyak mendekat, dan mereka akan memakai topeng domba untuk menutupi wajah serigala mereka Tuan Marson ",, lanjut lagi perkataan dari Denzel kepada Ayah Marson.
" Iya anda benar sekali Tuan Denzel, dan pastinya itu tidak akan saya biarkan Tevy sampai mengalami hal seperti itu, kali ini saya akan lebih memperketat lagi penjagaan diarea mansion saya ini Tuan Denzel ",, jawab Ayah Marson kepada Denzel.
__ADS_1
Dan ketika mereka berdua sedang sibuk mengobrol seperti itu, tiba-tiba saja pandangan mereka berdua teralihkan dengan kedatangan dari Christian yang baru saja sampai dimansion.
" Ayah, Tuan Denzel ",, kata Christian menyapa Denzel dan juga Ayah Marson.
" Baru sampai??, darimana saja kamu Christian?? ",, tanya Ayah Marson kepada Christian.
" Biasa Ayah urusan anak muda ",, jawab Christian kepada Ayah Marson sambil ikut duduk bergabung dengan mereka berdua.
" Sepertinya kalian berdua sedang sangat serius sekali berbincangnya, apakah saya menganggu Ayah sama Tuan Denzel jika saya duduk disini?? ",, tanya Christian kepada Ayah Marson dan juga Denzel.
" Tidak juga Tuan Christian, atau sekarang saya panggil anda Kakak?? ",, jawab Denzel kepada Christian sambil bercanda juga.
" Waah anda benar juga Tuan Denzel, panggil saya Kakak saja, kan umur saya memang lebih tua dari anda ",, jawab Christian kepada Denzel sambil tertawa lucu.
Dan Denzel pun jadi ikut-ikutan tertawa juga ketika mendengar jawaban dari Christian.
Sedangkan Ayah Marson dia hanya menggelengkan kepalanya saja melihat kelakuan dari Christian yang jauh dari kata image seorang Pangeran ketika sudah berkumpul dengan Keluarga.
" Jangan lupa untuk dua hari yang akan datang Tian ",, kata Ayah Marson kepada Christian.
" Siap Ayah, semua aman terkendali ",, jawab Christian kepada Ayah Marson sambil mengacungkan ibu jarinya.
" Dan semoga juga aku bisa membawa Milka untuk datang kepesta itu dan akan aku perkenalkan dia sebagai calon istriku ",, kata batin dari Christian sambil berdoa.
...🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷...
DENZEL
CHRISTIAN
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
...***TBC***...
__ADS_1