My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 232


__ADS_3

Jika diSwedia lagi pada senang dengan kelahiran dari ketiga Pangeran dan satu Princess dari pasangan Tevy dan juga Denzel.


Serta jangan lupakan dihari yang sama, Cryill sedang merasa bahagia dengan kehamilan dari Causa.


Berbeda lagi diNegara Barbados sana, tempat Khafita menjalani pengobatannya.


Vince setelah menghadiri pesta pernikahan Christian dan Milka kemarin, tiga hari kemudian tepat ketika Milka dan Christian berangkat berbulan madu, Vince pun kembali lagi bekerja keBarbados.


Disela-sela kesibukannya dan pekerjaannya, Vince akan selalu menyempatkan berkunjung kerumah Delania untuk bertemu Khafita.


Dan Vince sendiri selalu menyemangi Khafita untuk semangat dalam menjalani terapinya.


Vince pun tidak sungkan lagi untuk mengajari Khafita untuk berjalan.


Perlahan tapi pasti usaha dari Vince yang selalu menemani Khafita terapi dirumah sakit, dan juga membantu Khafita berjalan dirumahnya membuahkan hasil.


Tepat dibulan ketiga ini langkah kaki yang Khafita gerakan sudah mulai cukup banyak.


Khafita juga sudah mulai belajar berjalan sendiri tanpa bantuan orang lain yang membantunya, walau masih dijaga dari jarak jauh.


" Ayo Khafita kamu pasti bisa, lihatlah usaha kamu selama ini tidak sia-saia ",, kata Vince menyemangati Khafita seperti biasanya.


Padahal cidera kaki yang Khafita alami akan mengalami penyembuhan cukup lama sekali.


Namun jika ada tekad yang kuat dan juga keinginan yang besar serta uang yang mencukupi, apapun yang tidak mungkin akan menjadi mungkin jika Tuhan sudah berkehendak.


" Yeeeaaayyy ",, kata Khafita sambil memeluk Vince yang sudah bisa jangkau.


Vince pun tidak kalah senangnya ketika Khafita bisa berjalan kearahnya tanpa terjatuh sama sekali.


Walau harus tertatih dan masih pelan-pelan jalannya, namun Khafita bisa sampai juga berjalan mendekati Vince yang berdiri sekitar empat meteran darinya.


" Ayo kita istirahat dulu yuk Khafita ",, ajak Vince kepada Khafita.


" Iya ayo ",, jawab Khafita kepada Vince.


Mamah Carla yang melihat perjuangan dari Khafita dan suport dari Vince terus menerus, Mamah Carla berdoa jika Vince benar-benar jodoh dari Khafita.


Ketika Mamah Carla ingin keluar dari tempat persembunyiannya, dia langsung saja berpura-pura seperti baru saja datang.


" Eehh kalian apa sedang lagi istirahat ya, bagaimana Nak, sudah bisa lancar jalannya?? ",, tanya Mamah Carla kepada Khafita dan juga Vince.

__ADS_1


" Semua ini berkat semangat dan bantuan yang Kak Vince berikan kepada Khafita Mah, membuat Fita menjadi tambah semangat lagi dalam melatih otot-otot kakinya Fita Mah ",, jawab Khafita kepada Mamahnya.


" Semua ini berkat keinginan kamu sendiri Fita, bukan karena Kakak ",, sahut Vince kepada Khafita.


Khafita dan Mamah Carla yang mendengar perkataan dari Vince, mereka langsung saja tersenyum manis.


Ketika mereka sedang bercengkerama seperti itu, tiba-tiba saja pandangan mereka teralihkan dengan Delania yang baru saja masuk dengan tiba-tiba kedalam rumah.


" Lho Nia ko kamu sudah pulang?? ",, tanya Mamah Carla kepada Delania.


" Tadi Nia dapat telefon dari teman Nia yang ada diSwedia, jika Princess Moana sudah melahirkan Mah, jadi Nia hari ini harus terbang keSwedia untuk memberikan ucapan selamat kepadanya, karena pasti kantor kedutaan pusat yang ada disana sedang merayakan kelahiran dari para Princess dan Prince ",, jawab Delania kepada Mamahnya dan masih didengar oleh Vince dan Khafita.


" Tevy sudah melahirkan?? ",, kata Vince dengan nada yang sedikit terkejut.


" Kakak ko memanggil Princess dengan Tevy saja Kak?? ",, tanya Khafita kepada Vince.


" Iya, dia sahabat dari adikku Milka yang sudah menikah dengan Pangeran Christian Kakaknya ",, jawab Vince kepada Khafita.


" Waah berarti kamu termasuk anggota Keluarga Kerajaan dong Nak Vince ",, kata Mamah Carla kepada Vince.


" Nyonya bisa saja ",, jawab Vince sambil tersenyum tipis kepada Mamah Carla.


Wajar saja jika Mamah Carla dan Khafita tidak mengetahuinya, karena Vince memang tidak bercerita kepada mereka.


" Sudah Nia masuk dulu ya, mau bersiap-siap ",, pamit Delania kepada semua orang.


Semua orang langsung saja mengangguk kepada Delania.


" Oh ya Fita, kontrak kerja Kakak disini sudah habis, lagipula pekerjaan Kakak juga sudah selesai, Kakak kesini sebetulnya ingin membicarakan sesuatu kepada kamu ",, kata Vince kepada Khafita dan masih didengar oleh Mamah Carla disaat Delania sudah masuk kedalam rumah.


" Oh kalau begitu saya permisi dulu ya Nak ",, kata Mamah Carla kepada Vince.


" Oh Nyonya tidak apa-apa jika mau disini sekalian mendengarkan ",, jawab Vince kepada Mamah Carla.


Akhirnya Mamah Carla pun tidak jadi pergi dari ruang tamu itu, ketika Vince tidak keberatan dengan keberadaannya.


" Kakak mau membicarakan apa sama Fita??, apa Kakak mau kembali keSwedia dan tidak kembali lagi kesini?? ",, kata Khafita kepada Vince.


" Iya ",, jawab Vince sambil mengangguk kepada Khafita.


Dan Khafita yang mendengar jawaban iya serta anggukan dari Vince hati dia langsung saja merasa sangat sedih sekali.

__ADS_1


" Jika kamu mau, ayo kita kembali keSwedia bersama Kakak Fita, dan Kakak juga ingin mengenalkanmu dengan kedua orang tua Kakak, apakah kamu mau?? ",, kata Vince kepada Khafita.


Khafita sebelum menjawab perkataan dari Vince dia langsung saja mengalihkan pandangannya kearah sang Mamah yang duduk disampingnya.


Mamah Carla pun langsung saja tersenyum sambil mengangguk kepada Khafita.


" Tapi Fita takut Kak, disana Fita sendirian walau Keluarga Fita ada disana semua, tapi Mamah sama Ayah ada disini ",, jawab Fita kepada Vince.


" Untuk apa kamu bersedih adikku sayang, kan Kakak juga ada disana sementara waktu untuk menghadiri perayaan kelahiran dari siPrincess dan siPrince ",, sahut dari Delania yang baru saja keluar dari dalam rumah sambil menarik kopernya.


Pandangan semua orang langsung saja teralihkan kepada Delania yang baru saja keluar itu.


" Sudah mau saja Khafita, kamu harus kejar kebahagiaan kamu sendiri mulai sekarang ",, kata Delania lagi kepada Khafita.


" Tapi Kak, sebenarnya status hubungan kita itu apa??, Kakak saja tidak pernah menyatakan perasaan Kakak kepada Khafita kenapa Kakak tiba-tiba mau mengenalkan Fita kepada kedua orang tua Kakak ",, tanya Khafita kepada Vince.


Vince pun sebelum menjawab pertanyaan dari Khafita dia langsung saja tersenyum manis kepada Khafita sambil mengalihkan pandangannya kesemua orang yang ada disitu.


" Entahlah Khafita, Kakak juga tidak terlalu faham dengan arti perasaan ini kepadamu, tapi jika Kakak berjauhan denganmu, rasanya Kakak sangat merindukanmu, dan Kakak juga inginnya selalu dekat dengamu terus ",, jawab Vince kepada Khafita.


" Jadi artinya Kakak ingin mencoba menjalaninya denganmu mulai sekarang, apakah kamu mau Khafita, tapi Kakak tidak mau berhubungan jarak jauh ",, kata Vince lagi kepada Khafita.


" Bagaimana??, apakah kamu menerima Kakak sebagai kekasihmu saat ini Khafita?? ",, tanya Vince dengan mantap kepada Khafita dihadapan Mamah Carla dan juga Delania.


Delania dan Mamah Carla langsung saja mengangguk kepada Khafita yang sedang melihat kearah mereka.


" Apakah jika Fita menerima Kakak, itu artinya Fita harus kembali keSwedia lagi ?? ",, tanya Khafita kepada Vince.


" Iya, karena disanalah pekerjaan tetap Kakak Khafita ",, jawab Vince kepada Khafita.


Khafita pun dari dalam hatinya ingin menjawab iya, namun dia takut kembali keSwedia karena dia malu bertemu lagi dengan Cryill suatu saat nanti.


Namun setelah Khafita fikir-fikir lagi, Swedia itu luas, dan tidak mudah juga bertemu dengan Cryill jika dia tidak menemuinya terlebih dahulu.


Dengan segela kemantapan hatinya, Khafita akhirnya menerima Vince sebagai kekasihnya dan Khafita juga mau ikut dengan Vince untuk kembali keNegara Swedia.


Jawaban dari Khafita langsung saja disambut suka cita oleh semua orang yang ada diruang tamu itu.


Vince setelahnya dia langsung berpamitan pulang kerumah yang ditinggalinya diBarbados dan akan menjemput Khafita esok harinya untuk kembali terbang keSwedia.


Sedang Khafita setelah kepergian dari Vince, dia langsung berunding dan membicarakan perihal kembalinya dia keSwedia bersama Ayah dan juga Mamahnya.

__ADS_1


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...***TBC***...


__ADS_2