
Tanpa mereka sadari hari pun sudah berganti minggu, dan minggu juga sudah berganti bulan.
Dan kehamilan Tevy tanpa dia sadari sudah menginjak usia kedua puluh enam minggu, atau sekitar enam bulan setengah.
Dikehamilannya yang sekarang, sungguh Tevy merasa berbeda sekali, sebab dia merasa biasa saja dan tidak merasakan apa-apa sama sekali.
Bahkan Tevy merasa tubuhnya terasa enteng sebab mungkin karena Tevy tidak hamil seperti yang pertama.
Tapi sayang beribu sayang untuk Denzel, sebab dialah sekarang yang menggantikan Tevy mengidam serta mengalami morning sickness, dan morning sickness yang Denzel rasakan kali ini cukup parah sekali.
Denzel sampai harus diopname dirumah sakit karena dia muntah-muntah dengan sangat hebat sekali dan juga membuat Denzel tidak berselera makan sama sekali selama beberapa hari.
Papah Carlson dan Mamah Qiara mereka berdua sampai dibela-belain harus tinggal dimansion Derral untuk membantu Tevy mengurus sikembar karena Denzel sedang mengalami masa mengidam dan morning sicknes cukup parah seperti itu.
Ditrimester pertama kehamilan Tevy yang sekarang, Denzel sungguh sangat tersiksa sekali, tapi tidak untuk sekarang, dikehamilannya yang memasuki trimester kedua.
Walau Denzel sudah sedikit merasa baikan tubuhnya, namun naf5u makan dia belum membaik seperti semula dan terkadang juga masih muntah-muntah tapi tidak parah.
Saat ini Denzel dan Tevy sedang berada didalam kamar mereka sendiri, sebab Denzel baru saja muntah lagi setelah selesai sarapan pagi tadi bersama semua Keluarganya.
" Mami, rasanya Papi kapok membuat Mami hamil lagi ",, kata Denzel sambil rebahan diatas ranjang.
Tevy yang mendengar perkataan dari Denzel, dia pun langsung saja tersenyum cukup lebar.
" Kenapa Papi, bukannya Papi yang bilang sendiri jika Papi ingin mempunyai banyak anak bersama Mami?? ",, tanya Tevy kepada Denzel.
" Iya, tapi bukan Papi terus yang harus mengalami mengidam dan menggantikan Mami morning sicknes setiap Mami hamil ",, jawab Denzel kepada Tevy.
" Jika dikehamilan sikembar dulu Papi masih bisa menahannya, tapi tidak untuk sekarang, sungguh Papi serasa akan menyetop saja untuk mempunyai anak lagi ",, lanjut lagi perkataan dari Denzel sambil memijat pelipisnya dengan pelan.
Tevy yang melihat sang suami masih sedikit pucat wajahnya, dia pun langsung saja mencoba mendekat kearah ranjang sang suami untuk membantunya memijat kepalanya.
" Apakah masih pusing Papi?? ",, tanya Tevy kepada Denzel.
" Iya sedikit ",, jawab Denzel kepada Tevy sambil memejamkan matanya karena menikmati pijatan dari Tevy.
Sungguh kasihan untuk Denzel, tapi tidak untuk Tevy, sebab dia fine-fine saja dikehamilannya sekarang.
Sedang diluar kamar Denzel dan Tevy, saat ini sikembar sedang ditemani oleh Kakek dan Neneknya yaitu Papah Carlson dan Mamah Qiara beserta para baby sisternya.
__ADS_1
Sikembar semakin bertambahnya usia, semakin aktif saja gerakan lincah mereka.
Dan ketika mereka semua sedang asik memperhatikan sikembar yang sedang sibuk bermain sendiri, tiba-tiba saja pandangan mereka semua teralihkan dengan kedatangan dari Cryill dan Causa bersama baby Deo yang sudah berusia sekitar tujuh bulan.
" Waaaahh cucu Nenek baby Deo datang berkunjung ",, kata Mamah Qiara kepada Causa, dan Cryill dengan sangat senang sekali.
" Sedang bobok Mah baby Deonya ",, kata Causa kepada Mamah Qiara.
" Ya sudah sini tidurkan dulu dishofa, nanti kamu capek jika digendong terus ",, jawab Mamah Qiara kepada Causa.
Dan Causa pun langsung saja menaruh baby Deo keatas shofa yang ada disitu supaya nyenyak tidurnya.
Saat ini adalah hari minggu, jadi sejak Mamah Qiara dan Papah Carlson tinggal dimansion Denzel dari usia kandungan Tevy sekitar dua bulanan, Cryill dan Causa akan menyempatkan berkunjung kemansion sang Kakak.
" Kak Denzel dimana Mah, Pah, dan Tevy juga?? '',, tanya Cryill kepada kedua orang tuanya.
" Didalam kamar, tadi katanya Kakak kamu sedang merasa pusing dan ingin muntah lagi ",, jawab Papah Carlson kepada Cryill.
" Apakah Kak Denzel masih mengalami morning sickness Pah, Mah, seperti dulu?? ",, tanya Cryill kepada Papah Carlson dan Mamah Qiara.
" Iya masih, tapi tidak separah dulu, sekarang hanya kadang-kadang saja ",, jawab Mamah Qiara kepada Cryill.
" Sepertinya enak ya Mah, jika kita sebagai perempuan hamil, tapi yang menggantikan mengidam dan morning sickness suami kita ",, sahut dari Causa kepada Mamah Qiara.
" Iya sangat enak sekali, sekarang Mamah doakan kamu semoga jika kamu nanti hamil anak kedua, Cryillah yang akan menggantikanmu mengidam dan juga morning sickness seperti Denzel ",, kata Mamah Qiara kepada Causa sambil melirik Cryill.
Causa langsung saja mengaamiinin perkataan dari Mamah Qiara sambil tertawa menggoda Cryill.
Sedang Cryill sendiri yang mendengar perkataan dari Mamah Qiara, dia langsung menatap kedua wanita yang disayanginya itu dengan tatapan horornya.
" Lihatlah, mata suami kamu mau keluar, ayo Causa cepat beri Cryill sebuah tonjokkan dimatanya supaya tidak sampai keluar dari tempatnya ",, kata Mamah Qiara sambil menggoda Cryill.
" Mamah........... ",, kata Cryill sambil menggertakan giginya seperti sedang menahan marah.
" Apa!! ",, jawab tegas dari Mamah Qiara kepada Cryill.
Papah Carlson yang juga ada disitu, dia hanya menggelengkan kepalanya saja melihat tingkah Cryill dan Mamah Qiara yang dari dulu tidak pernah berubah.
Cryill yang dijawab tegas seperti itu oleh Mamah Qiara, dia langsung saja tersenyum sangat manis sekali.
__ADS_1
" Tidak ada apa-apa, Cryill cuma mau bilang jika Cryill sangat sayang sekali kepada Mamah ",, kata Cryill sambil tertawa dengan dibuat-buat kepada Mamah Qiara.
Causa yang melihat tingkah sang suami seperti itu kepada Mamah Qiara, dia langsung saja tertawa sambil menutupi mulutnya.
Sedang Mamah Qiara sendiri dia pun langsung berpura-pura cuek tidak peduli ungkapan sayang dari Cryill.
Padahal kenyataannya Mamah Qiara sedang menahan suara tawanya untuk Cryill.
Jika Tevy sekarang sudah hamil sekitar enam bulan setengah, itu artinya kehamilan Natalie dan Emelie sudah memasukki trimester terakhir.
Yang artinya tinggal menghitung hari saja bagi Natalie dan Emelie akan segera melahirkan baby pertama dan kedua mereka.
Pertama untuk Emelie dan kedua untuk Natalie.
Vince yang sudah mengetahui kapan waktu Emelie akan segera melahirkan, dia pun sudah mengambil cuti sejak satu satu minggu yang lalu untuk menemani Emelie dirumah.
Dan sejak kehamilan Emelie memasuki usia sekitar tiga puluh lima minggu atau delapan bulan setengah Mamah Odelia sudah tinggal bersama Emelie dan Vince dirumah mereka.
Sebab Mamah Odelia takut jika Emelie akan melahirkan secara tiba-tiba jika ditinggal kerja oleh Vince.
Dan ketika kehamilan Emelie menginjak usia tiga puluh tujuh minggu atau sekitar sembilan bulan lebih seminggu Mamah Marta Mamah kandungnya Emelie sudah datang dari desa untuk menemani putri tercintanya itu.
Alhasil didalam rumah Vince dan Emelie sudah ada dua Mamah yang siap akan membantu Emelie jika akan melahirkan sewaktu-waktu.
Jika semua Keluarga Maverick sedang sibuk dengan sikembar, saat ini Keluarga Vince juga sedang bersantai sambil menonton televisi diruang Keluarga bersama kedua Mamah mereka.
" Mah, Pah, ko perut Emelie rasanya mulas mau buang air besar ya?? ",, kata Emelie dengan tiba-tiba kepada semua orang.
Vince yang mendengar perkataan dari Emelie, dia langsung saja sigap karena takut jika Emelie akan melahirkan saat itu juga.
" Apakah Mamah mau melahirkan sekarang?? ",, tanya Vince kepada Emelie.
" Sepertinya tidak deh Pah, coba bantu Mamah yuk kedalam kamar mandi ",, jawab Emelie kepada Vince.
" Jika mulas yang kamu rasakan semakin sakit saja itu bukan mau buang air besar ya Nak, akan tetap mau melahirkan ",, kata Mamah Marta kepada Emelie.
Emelie langsung saja mengangguk kepada Mamahnya.
Dan setelahnya Emelie langsung dibantu oleh Vince menuju kedalam kamar mandi yang tidak jauh dari ruang Keluarga.
__ADS_1
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
...***TBC BONCHAP***...