
Suara orang mende***h saling bersahut-sahutan didalam kamar apartemen itu, dan suara wanitalah yang paling mendominasi didalam kamar tersebut, karena dia merasa sangat puas sekali dengan permainan silaki-lakinya.
Dan ketika silaki-laki sudah berada dipuncak kenikmatannya, dia langsung saja menyemburkan lahar dinginnya kedalam milik sang perempuan, dan langsung juga ambruk diatas tubuh perempuan itu.
" Terima kasih sayang, kamu selalu bisa membuatku selalu puas dengan permainan ranjang kamu ",, kata laki-laki itu kepada perempuan yang sedang berada dibawah tubuhnya.
" Dan milik kamu itu juga selalu bisa membuatku ketagihan Maxiku sayang ",, jawab wanita itu kepada laki-laki tadi yang dipanggil Maxi.
Dan wanita itu adalah Poppy, kekasihnya Christian yang cuma memanfaatkan Christian saja.
" Tidak seperti Christian, yang jika aku cium saja dia tidak mau!! ",, lanjut lagi perkataannya Poppy kepada Maxi sambil menampilkan wajah betenya.
" Sejujurnya aku tidak rela sayang jika kamu mencium siTian bodoh itu, tapi mau bagaimana pun juga, kamu memang harus totalitas dalam melakukan aksi kamu itu yang berpura-pura mencintai dia ",, jawab Maxi kepada Poppy, dengan posisi masih berada diatas tubuh polosnya Poppy.
" Tenang saja sayang, sebentar lagi aku akan menjadi Nyonya Carrington, dan aku akan segera membalikan semua asetnya siTian bodoh itu atas namaku, dan setelah itu kita bisa menikah dan bersenang-senang dengan harta yang aku miliki ",, kata Poppy lagi kepada Maxi sambil tertawa senang.
" Aku sangat beruntung sekali, mempunyai pacar yang sangat pintar seperti dirimua sayang ",, kata Maxi kepada Poppy, dan Maxi langsung saja mencium Poppy tepat dibibirnya.
Dan mereka lalu berciuman dengan sangat hot sekali, dan sangat sensu4l sekali dipagi itu didalam kamar apartemennya Maxi.
Mereka berdua tidak tahu saja, jika Christian sudah menyiapkan kejutan untuk mereka berdua, dan pastinya Poppy dan juga Maxi mereka pasti akan sangat terkejut sekali.
Sedangkan kita beralih keMilka yang semalam bertemu dengan Christian secara tidak sengaja dilorong menuju keruangannya Tevy.
Milka hampir semalaman penuh dia berfikir terus dengan wajahnya Christian yang sangat tidak asing sekali dipandangannya.
Dan ketika Milka sedang mandi dia tiba-tiba saja teringat dengan wajahnya Christian yang ternyata salah satu Keluarga Carrington, Keluarga kerajaan yang ada diNegaranya.
" Astaga, berarti tadi malam aku bertemu dengan seorang Pangeran, pantas saja auranya berbeda, dan dia juga terlihat sangat tampan sekali, apalagi pakaiannya juga semalam terlihat sangat mahal sekali ",, kata Milka sambil berbicara sendiri sambil bercermin didepan cermin yang ada diatas wastafel.
__ADS_1
" Eeh jika dia anggota Keluarga Kerajaan, kenapa kemarin malam tidak ada pengawal yang menjaganya ya?? ",, tanya Milka untuk dirinya sendiri sambil keluar dari dalam kamar mandi.
Karena memang Christian dan juga Charles mereka berdua lebih suka berpergian sendirian seperti itu, walau masih ada pengawal yang menjaga mereka, tapi baik Christian dan juga Charles mereka menyuruh para pengawalnya untuk sembunyi-sembunyi ketika sedang mengawal mereka, jika bukan dalam urusan keNegaraan.
" Atau jangan-jangan para pengawalnya, mereka semua pada menyamar dan bersembunyi, kan kemarin dia sedang berada didalam rumah sakit ",, kata Milka sambil berdiri ditengah-tengah kamarnya.
" Mulai besok aku harus kabur jika bertemu dengan dia, aku tidak mau berurusan dengan Keluarga Kerajaan...... , repot, apalagi Keluargaku kan termasuk keluarga sederhana nanti jika aku dekat dengan Tuan christian dikira cuma mau dengan hartanya saja, No!!!!, aku tidak mau itu terjadi, apalagi jika sampai Ayah dan Mamah sampai direndahkan oleh Keluarga mereka semua ",, kata Milka lagi sambil berbicara sendiri dengan sedikit parno dengan perkataannya sendiri.
Setelah itu Milka lalu bersiap-siap untuk berangkat kekantor, namun nanti sebelum berangkat kekantor dia ingin membeli barang terlebih dahulu untuk dia berikan kepada seseorang.
Sedang kita beralih kerumah sakit lagi.
Tevy yang tadi sudah selesai buang air kecilnya, dia langsung saja dibantu lagi oleh Denzel untuk naik keatas ranjangnya lagi.
Disaat Tevy sudah naik keatas ranjang, pintu ruang perawatannya Tevy tiba-tiba saja terbuka dari luar, dan ternyata yang masuk adalah para suster yang ingin memberikan jatah sarapan paginya Tevy.
" Terimakasih suster ",, kata Tevy kepada dua orang suster itu, sedangkan Denzel dia hanya tersenyum tipis saja sambil mengangguk.
" Mari Nyonya, Tuan ",, pamit dari dua orang suster itu lagi kepada Denzel dan juga Tevy.
Denzel dan Tevy hanya mengangguk saja kepada dua orang suster yang sedang berpamitan kepadanya.
Ayah Marson dan juga Christian mereka berdua begitu nyenyak sekali dalam tidur mereka, bahkan mereka tidak terganggu dengan suara para suster yang sedang memberikan sarapan kepada Tevy tadi.
Namun tidak dengan Mamah Jovanka, Mamah Jovanka yang mendengar suara berisik dari dalam ruang perawatannya Tevy, dia langsung saja mencoba bangun dari tidurnya dan keluar dari dalam kamar itu untuk melihat keadaannya Tevy.
" Nyonya?? ",, kata Tevy dengan nada yang sedikit terkejut ketika melihat Mamah Jovanka baru saja keluar dari dalam kamar pribadi yang tersedia didalam ruang perawatannya Tevy.
" Nyonya ada disini juga?? ",, tanya Tevy kepada Mamah Jovanka yang sedang berjalan kearah brankarnya sambil menampilkan senyumannya.
__ADS_1
" Bolehkah saya yang menyuapi kamu Nak?? ",, tanya Mamah Jovanka kepada Tevy ketika Mamah Jovanka melihat Denzel ingin menyuapi Tevy makan.
Dan Mamah Jovanka dia tidak menjawab pertanyaan dari Tevy tadi.
" Apa tidak merepotkan anda Nyonya?? ",, tanya Tevy kepada Mamah Jovanka.
" Tentu saja tidak Nak ",, jawab Mamah Jovanka kepada Tevy.
Dan setelahnya Mamah Jovanka langsung saja mengambil alih nampan berisi makanan itu dari tangannya Denzel untuk dia suapkan kepada Tevy.
Sedangkan Denzel sendiri, dia lalu ijin sebentar masuk kedalam kamar mandi kepada Mamah Jovanka dan juga Tevy.
Mamah Jovanka lalu menyuapi Tevy dengan penuh kasih sayang, dan juga tidak banyak berbicara, sebab Mamah Jovanka, dia sedang menahan air matanya untuk tidak menangis dihadapannya Tevy, sambil terus menampilkan senyum manisnya itu.
Christian yang sudah puas tidur, dia lalu mencoba membuka matanya, ketika merasa jika hari sudah pagi.
Dan benar saja, ketika Christian sudah membuka mata, ada sinar matahari sudah masuk kedalam ruang perawatannya Tevy dari celah gorden yang sedikit terbuka itu.
Disaat Christian sedang mengucek matanya untuk membuat matanya lebih jelas lagi dalam melihat, tiba-tiba saja dia mendengar dan dikejutkan oleh suara serta wajah seseorang yang baru saja masuk kedalam ruang perawatannya Tevy.
" Selamat pagi ",, kata orang itu ketika baru saja masuk kedalam ruang perawatannya Tevy.
Dan Tevy serta Mamah Jovanka mereka berdua langsung saja mengalihkan pandangan mereka kearah orang yang baru saja datang itu.
Tevy yang sudah melihat orang yang baru masuk itu kedalam ruang perawatannya, dia langsung saja menampilkan senyum manisnya.
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
...***TBC***...
__ADS_1