My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 180


__ADS_3

Christian yang sudah sampai didepan ruang kerja milik Denzel, tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu, dia langsung saja masuk kedalam ruang kerja Denzel, membuat Denzel yang melihat kedatangan dari Christian dengan tiba-tiba menjadi sedikit sebal melihat tingkah Sang Pangeran Kerjaan yang kurang sopan menurut Denzel.


" Apakah seperti ini sikap dari Sang Pangeran Kerajaan yang masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu kedalam ruangan orang lain?? ",, kata Denzel kepada Christian yang langsung saja duduk dikursi yang ada didepan meja kerjanya dengan nada yang sedikit menyindir.


" Sebenarnya ini bukan sikapku, tapi tidak apalah sekali-sekali, karena aku sedang ingin menggoda adik iparku saja ",, jawab Christian kepada Denzel dengan santai.


Denzel hanya menggelengkan kepalanya saja untuk menanggapi perkataan dari Christian.


" Apa mau kamu Christian datang kekantor aku??, jangan bilang jika kamu kesini ingin menjemput Milka pulang ",, kata Denzel kepada Christian.


" Benar sekali tebakanmu adik iparku ",, jawab Christian kepada Denzel sambil teresenyum senang sekali.


" Tapi nanti saja, aku lihat dia tadi sedang sangat sibuk sekali ",, lanjut lagi perkataan dari Christian kepada Denzel.


Dan Denzel memilih tidak menanggapi perkataan dari Christian, dengan langsung mengerjakan semua pekerjaannya lagi.


" Denzel, apakah berkas-berkas kerjasama dan penanaman saham yang kemarin Ayah berikan sudah sampai dimeja kamu?? ",, tanya Christian dengan tiba-tiba kepada Denzel.


" Iya, itu berkas-berkasnya, dan baru saja aku baca tadi ",, jawab Denzel kepada Christian dengan mata yang terus fokus sama berkas yang ada didepannya.


" Jika kurang banyak, bilang saja sama Ayah, pasti Ayah akan menambahi lagi saham untuk Perusahaan kamu, kan kamu menantu kesayangannya Ayah ",, kata Christian sambil menggoda Denzel.


Denzel yang mendengar perkataan dari Christian, dia langsung saja mengalihkan pandangannya kearah Christian, sambil menampilkan wajah sebalnya.


" Ok, nanti akan aku sampaikan kepada Ayah, dan semua itu akan aku katakan jika kamu yang menyuruhku ",, jawab Denzel mengikuti cara main dari Christian.


Christian langsung saja sedikit gelagapan karena takut jika Denzel nanti akan mengatakan langsung kepada Ayah Marson.


" Aku mau keruangan Milka dulu kalau begitu Denzel ",, kata Christian mengalihkan pembicaraan, dan langsung saja berlalu keluar dari dalam ruang kerja Denzel.


Denzel langsung saja tersenyum mengejek melihat tingkah Christian yang terlihat sekali, jika dia menghindar dari pembicaraan yang dia sendiri yang memulainya.


Setelah kepergian dari Christian, Denzel langsung saja mengerjakan pekerjaannya yang masih sedikit itu.


" Denzel bisa saja membuat aku bingung mau menjawab bagaimana....huh!!, niat hati mau menggoda Denzel, malah aku sendiri yang dibuat mati gaya ",, gerutu Christian ketika dia sudah keluar dari dalam ruang kerja Denzel.

__ADS_1


" Sudahlah biarkan Denzel, aku mau masuk kedalam ruang kerja kekasihku dulu ",, kata Christian sambil berlalu menuju keruang kerja Milka.


Ketika Christian sudah sampai didepan pintu ruang kerja Milka, dia mencoba mengetuk pintunya dengan pelan.


Dan disaat Christian mendengar kata masuk, disitulah Christian langsung saja masuk kedalam ruang kerja Milka, dan langsung juga duduk dikursi depan meja kerjanya Milka.


Milka yang masih fokus dengan pekerjaannya, dia sedikit terkejut ketika melihat orang yang datang adalah Christian, Sang Pangeran hatinya yang membuat satu kantor gempar karena kedatangannya.


" Christian?? ",, kata Milka dengan ekspresi yang sedikit terkejut.


" Kenapa terkejut seperti itu Milkaku sayang, hmm?? ",, kata Christian kepada Milka.


" Tidak, hanya saja memang kehadiranmu disisiku membuatku sering merasa mendapat kejutan ",, jawab Milka kepada Christian.


Christian langsung tersenyum ketika mendengar perkataan dari Milka.


" Apakah masih banyak sayang pekerjaan kamu, mau aku bantu, biar cepat selesai?? ",, tanya Christian kepada Milka.


" Masih cukup lumayan, dan tidak aku sangka pekerjaan menjadi sekretaris cukup susah juga ",, jawab Milka kepada Christian.


" Tidak perlu, nanti aku bisa dimarahi Tuan Denzel ",, jawab Milka kepada Christian.


" Tidak akan kamu dimarahi, sudah mana yang membuat kamu belum selesai pekerjaannya ",, kata Christian sambil berdiri disamping kursi yang Milka duduki.


Milka pun reflek langsung saja menunjukkan pekerjaannya yang daritadi membuatnya sedikit berfikir keras sekali.


Dan ketika Christian mendengarkan perkataan dari Milka, dia langsung saja dengan mudah membantu Milka untuk mengerjakan pekerjaan itu.


" Ehem...!! ",, dehaman dari seseorang membuat Milka dan Christian langsung saja mengalihkan pandangannya kerah pintu.


Milka langsung saja duduk dengan tegap dan takut dimarahi oleh orang yang baru saja berdeham itu.


" Aku tidak kuat jika disuruh membayarmu, karena bayaranmu pastilah sungguh sangat mahal sekali!! ",, sindir dari orang yang berdeham tadi kepada Christian, yang ternyata adalah Denzel.


" Tenang saja, tidak perlu dibayar, asal ijinkan aku bisa setiap saat seperti ini dengan kekasihku, semuanya gratis untukmu ",, jawab Christian kepada Denzel sambil tersenyum.

__ADS_1


" Sudah tidak perlu dilanjutkan lagi Milka, kamu boleh pulang, dilanjutkan besok saja, daripada kekasih kamu itu membuat rusuh kantor saya ",, kata Denzel kepada Milka dan Denzel langsung saja berlalu pergi dari depan ruang kerja Milka untuk pulang kemansionnya.


" Baik Tuan Denzel ",, jawab Milka kepada Denzel, walau Denzel sudah berlalu dari situ.


" Sudah ayo, tidak perlu dibereskan yang berantakan ini, kita pulang saja yuk ",, ajak Christian kepada Milka.


" Iya sebentar, aku mau mengesave ini dulu difile-fileku ",, jawab Milka kepada Christian.


Dan setelah Milka mengesave semua pekerjaannya didalam komputer, Milka dan Christian langsung saja berlalu keluar dari dalam ruangan itu dengan Christian yang berjalan menggandeng mesra pinggang ramping milik Milka.


Walau daritadi Milka sudah tidak mau jika Christian memegang pinggangnya seperti itu ketika berjalan, namun Christian tidak mempedulikan perkataan dari Milka.


Sungguh semua karyawan yang juga ingin pada pulang melihat pemandangan Milka digandeng mesra oleh Sang Pangeran Kerajaan mereka.


Mereka semua langsung saja mengalihkan pandangan mereka kearah Milka dan juga Christian.


Christian yang dilihat seperti itu oleh para karyawannya Denzel, dengan gagah dan tenang dia terus berjalan dan tidak mempedulikan pandangan dari semua orang kepadanya.


Tapi tidak untuk Milka yang baru pertama kali menjadi pusat perhatian dari semua orang kantor, membuatnya sedikit risih, dan juga malu.


Namun kerisihan dan rasa malu yang Milka alami, malah tanpa sadar membuatnya semakin menempel dengan Christian.


Dan Christian yang merasakan akan hal itu, semakin senang pulalah hatinya.


Dengan penuh perhatian, ketika mereka berdua sudah sampai didepan mobil mewah milik Christian, Christian langsung saja membukakan pintu mobil untuk Milka dengan mesra.


Setelahnya barulah Christian masuk kedalam pintu mobil yang satunya.


Pemandangan itu membuat semua para karyawan wanita langsung saja iri melihat keromantisan dari Christian dan ada juga yang mengabadikan hal tersebut, sehingga menjadi trending topic dengan sangat cepat sekali.


Mulai sekarang hidup Milka tidak akan bisa setenang dulu, karena kedekatannya dengan Christian dan juga Denzel, akan semakin banyak serigala berbulu domba yang mencoba mendekatinya hanya karena ingin menumpang tenar dan tidak ada yang tulus berteman dengannya.


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...***TBC***...

__ADS_1


__ADS_2