
Pagi pun tiba, setelah sang rembulan dan sang bintang yang menyinari langit malam.
Akhirnya tugas mereka digantikan dengan sang surya yang lebih terang sinarnya untuk menyinari langit dipagi hari.
Dan pagi hari dimansion milik Denzel, Cryill yang tumben sekali bisa bangun cepat sekitar jam enam pagi karena semalam dia tidurnya cukup cepat.
Akhirnya dia memutuskan untuk berolahraga pagi ditaman sekitar mansion saja.
" Sepertinya aku mau meregangkan otot-ototku sejenak ",, kata Cryill pada waktu itu.
Dan saat ini Cryill sudah siap dengan baju serta sepatu olahraganya.
Cryill yang sudah keluar dari dalam kamar dan ingin menuruni tangga, ketika baru sampai dipertengahan tangga dia tidak sengaja berpas-pasan dengan seorang perempuan yang berpakaian khas seorang bodyguard yang rapi dengan rambut potongan dora sebahu yang dikuncir kuda kebelakang.
Wajah cantik tertutup dengan wajah dingin dan cukup tegas sama seperti para bodyguard pada umumnya
" Pagi Tuan Cryill ",, sapa formal dari wanita itu kepada Cryill.
Cryill pun yang baru melihat perempuan itu didalam mansion sang Kakak, dia hanya mengangguk sambil menampilkan wajah terbengongnya saja.
Setelahnya tanpa berbasa berbasa-basi, Cryill dan wanita itu mereka melanjutkan jalan mereka masing-masing menuju ketempat yang mereka tuju.
Cryill pun yang berolahraga dengan lari-lari pagi didalam sekitar mansion akhirnya lupa dengan wanita tersebut.
Begitupun dengan wanita itu dia juga lupa dan langsung mengerjakan pekerjaannya sendiri.
Singkat cerita jam sarapan pun tiba.
Denzel, Tevy, Papah Carlson dan juga Mamah Qiara, mereka berempat sudah berada diruang makan untuk segera sarapan pagi bersama.
Ketika Denzel serta Tevy sedang sibuk mengambil makanan, tiba-tiba pandangan mereka berdua, begitupula pandangan dari Papah Carlson serta Mamah Qiara teralihkan dengan kedatangan seseorang.
Dan orang itu adalah Cryill yang ingin ikut sarapan bersama dengan mereka semua.
" Pagi Kak Denzel, pagi Kakak ipar, pagi Pah, Mah ",, kata Cryill menyapa Denzel, Tevy dan serta kedua orang tuanya sambil melirik orang yang berdiri dibelakangnya Tevy.
" Pagi juga Cryill ",, jawab Tevy kepada Cryill dengan sambil tersenyum.
Sedang Denzel dan Papah Carlson hanya mengangguk pelan saja kepada Cryill.
" Pagi juga sayang, sini ayo duduk sebelah Mamah ",, kata Mamah Qiara kepada Cryill.
Dan Cryill pun langsung saja duduk dikursi kosong sebelah Mamah Qiara.
Denzel yang sedang makan, tidak sengaja melihat Cryill seperti curi-curi pandang dan melirik kearah belakangnya Tevy.
__ADS_1
" Kamu kenapa Cryill?? ",, tanya Denzel kepada Cryill.
" Dia siapa Kak ",, akhirnya Cryill bertanya juga kepada Denzel.
" Dia adalah bodyguard pribadi yang dikirimkan Sang Ratu dan Ayah Marson untuk menjaga Tevy ",, jawab Denzel kepada Cryill.
" Nama dia adalah Causa ",, lanjut lagi perkataan dari Denzel kepada Cryill.
Causa yang mendengar perkataan dari Denzel, dia hanya mengangguk formal kepada Cryill yang sedang melihat kearahnya.
Yaps orang yang berdiri dibelakang Tevy adalah wanita yang tadi berpas-pasan ditanggga dengan Cryill.
Dan dia memang ajudan atau bodyguard pribadi yang Sang Ratu serta Ayah Marson kirimkan untuk menjaga Tevy kemanapun Tevy pergi.
Ayah Marson kemarin sebelum pergi dari mansion Denzel, dia sudah menyampaikan hal itu semua kepada Denzel.
Dan Causa sendiri adalah bodyguard pilihan dari yang terbaik diantara yang paling baik yang ada diKerajaan.
Beladiri yang Causa kuasai pun sudah sangat mumpuni sekali dan tidak perlu ditanyakan lagi, makanya dia bisa diterima menjadi salah satu bodyguard Pribadi sang Ratu sebelum dikirimkan kemansion Denzel.
Denzel akhirnya menyetujui itu semua, karena fikir Denzel, dengan adanya Causa Tevy akan lebih nyaman jika berpegian tidak serta merta dijaga para laki-laki semua.
" Kamu kenapa tanya-tanya??, naksir sama dia?? ",, tanya Mamah Qiara kepada Cryill.
" Aaa........... ",, kata Cryill terpotong dengan perkataan dari Mamah Qiara.
" Ko plyaground sih Mah?? ",, tanya Cryill kepada Mamah Qiara.
" Lhah terus apa namanya yang suka bergonta ganti pacar?? ",, kata Mamah Qiara kepada Cryill.
" Oh i see, Playgroup kan??, aduh pintarnya Mamah ",, lanjut lagi perkataan dari Mamah Qiara kepada Cryill sambil bertepuk tangan dengan meriah.
" Horeeeee, pintar sekali Mamahku, betul Mah, nilai seratus untuk Mamah, iya Mamah benar namanya Playgroup ",, kata Cryill dengan nada sarkasme kepada Mamah Qiara.
Tevy langsung saja tersenyum lucu melihat keanehan dari dua orang yang sedang duduk didepannya itu.
Sedang Denzel sendiri, dia hanya diam saja dan tidak ada ekspresi sama sekali melihat tingkah dari Mamah Qiara dan juga Cryill.
Dan untuk Papah carlson sendiri, dia hanya menggelengkan kepalanya saja melihat kelakuan dua orang yang selalu menyeleneh itu.
" Mamah itu tidak bodoh tahu!! ",, kata Mamah Qiara dengan tiba-tiba sambil memukul kepala Cryill.
" Mamah sakit tahu kepala Cryill, nanti jika Cryill jadi bodoh seperti Mamah bagaimana?? ",, sahut Cryill kepada Mamah Qiara sambil mengusap kepalanya yang tadi dipukul oleh Mamahnya.
" Kurang belaian ini anak kambing, berani-beraninya mengatai Mamah pintar??!! ",, kata Mamah Qiara lagi dengan nada gemas kepada Cryill.
__ADS_1
Namun Cryill bukannya takut melihat wajah garang dari Mamahnya, dia malah langsung saja tertawa mendengar perkataan aneh dari Mamah Qiara tadi.
" Sudah-sudah, ayo segera sarapan, setelah itu Cryill nanti kekantor bersama Papah ",, kata Papah Carlson kepada Mamah Qiara dan juga Cryill.
" Baik Pah ",, jawab Cryill kepada Papah Carlson.
Sebab jika tidak dihentikan seperti itu, Cryill dan Mamah Qiara akan terus berdebat aneh khas bahasa yang hanya mereka berdua fahami saja.
Setelahnya mereka semua langsung saja sarapan bersama dengan tenang dan juga hikmat, namun tetap saja diselingi dengan candaan lucu dari Mamah Qiara dan juga Cryill.
Cryill yang tadi sudah selesai bersarapan, dia langsung saja melangkahkan kakinya menuju kedalam kamarnya sendiri.
Setelah itu dia langsung saja bersiap-siap untuk kekantor bersama dengan Papah Carlson.
Karena Papah Carlson ingin mengecek kantornya yang sedang dihandle oleh Cryill.
Sedang Denzel dan Tevy mereka berdua yang tadi juga langsung saja menuju kedalam kamar mereka setelah sarapan.
Saat ini Tevy dan Denzel mereka malah sedang asik menikmati ciuman bibir mereka dengan sangat lembut sekali dan mesra.
" Sudah ya Papi, jangan lama-lama, nanti bisa keburu tidak berangkat kekantor lho Papi ",, kata Tevy kepada Denzel dan menghentikan ciuman mereka terlebih dahulu.
" Kamu tahu saja sayang, baiklah Papi berangkat kekantor dulu ya ",, kata Denzel kepada Tevy.
" Iya ayo, Mami antar Papi ",, jawab Tevy kepada Denzel.
Setelahnya Denzel dan Tevy langsung saja keluar dari dalam kamar, dan ternyata Causa dia sudah menunggu mereka berdua didepan kamar mereka.
Causa langsung saja mengikuti langkah kaki dari sang majikan yang sedang melangkahkan kakinya untuk turun kelantai bawah.
Ketika Causa sedang memencet tombol lift kebawah, tiba-tiba saja ada Cryill yang juga ingin masuk kedalam lift.
Dan Causa pun yang berada didepan Denzel serta Tevy, dia langsung saja menahan pintu lift tersebut supaya Cryill bisa ikut naik lift bersama mereka semua.
Cryill hanya mengangguk pelan saja menyapa Causa, sedangkan Causa sendiri dia pun juga membalas sapaan Cryill dengan mengangguk formal dengan gayanya yang kaku dan dingin.
" Mohon bisakah kalian berdua jangan bermain Bloody Mary disini??!! ",, sindir dari Cryill kepada Denzel dan juga Tevy, yang sedang bermesraan dengan saling mencium pipi satu sama lainnya.
Denzel yang mendengar perkataan dari Cryill, dia langsung saja memukul kepala Cryill dengan cukup keras sekali, sebab dia sedang disindir oleh Cryill dengan permainan mengundang arwah.
Sedangkan Tevy dia langsung saja tertawa dengan sangat lucu sekali melihat Cryill dipukul seperti itu oleh Denzel.
Namun tidak dengan Causa, dia memilih menahan suara tawanya ketika mendengar sindiran dari Cryill kepada Denzel dan Tevy tadi.
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
__ADS_1
...***TBC***...