
Cryill masih sama seperti dulu, dia selalu meramaikan suasana yang flat menjadi bergelombang.
Dan ketika mereka semua sedang menikmati makanan yang disediakan, Khafita yang sedang bersama Vince dia selalu curi pandang kearah Cryill yang begitu sangat romantis serta perhatian kepada Causa.
" Waaah dia menendang, halo sayang, nanti malam Ayah tengok yaaaa.... ",, kata Cryill kepada Causa dengan sambil mengajak berbicara kepada Cryill junior .
Dan hal itu dilihat serta didengar jelas oleh Khafita yang selalu memperhatikan Cryill serta Causa.
Causa langsung saja mencubit gemas hidung mancungnya Cryill ketika mendengar perkataan dari Cryill tadi.
Dan tidak cuma Khafita saja yang curi-curi pandang kepada Cryill, melainkan Causa pun sama.
Dia selalu curi-curi pandang kearah Khafita dan melihat jelas jika Khafita selalu melihat kearah suaminya yaitu Cryill.
Sebagai sesama perempuan, pastilah Causa sangat tahu sekali apa yang sedang dirasakan oleh Khafita saat ini.
Oleh sebab itu, Causa semakin sengaja memperlihatkan kemesraannya dengan Cryill supaya Khafita sadar, jika dirinya sudah tidak dibutuhkan lagi keberadaannya oleh Cryill.
Dan Cryill sendiri dia daritadi sudah tidak mempedulikan Khafita sama sekali, bahkan melirik pun tidak.
" Oh ya sayang, Ayah mau kekamar mandi sebentar ya, mau buang air kecil ",, kata Cryill kepada Causa.
" Iya, maukah Mamah antar Ayah??, karena siapa tahu nanti ada razia dipertengahan jalan, dan menghambat Ayah untuk buang air kecil ",, jawab Causa kepada Cryill sambil menyindir.
Cryill pun yang disindir oleh Causa, dia sangat mengerti sekali, jika sang istri sedang merasa cemburu dengan adanya Khafita saat ini.
" Mamah ini ada-ada saja, Ayah tidak mungkin seperti itu, jika Mamah tidak percaya, ayo Mamah ikut Ayah saja sekalian masuk kedalam kamar mandi ",, kata Cryill kepada Causa sambil tertawa kecil.
" Iya-iya Mamah percaya tadi Mamah cuma bercanda saja, tapi jika sampai itu terbukti, Ayah nanti akan tahu sendiri akibatnya ",, jawab Causa kepada Cyrill sambil tertawa lucu, namun Cryill sangat tahu sekali, jika Causa sedang berkata tegas kepadanya.
Cryill langsung saja mencium mesra pipi dari Causa sebelum berlalu masuk kedalam kamar mandi tamu yang ada dirumah Ayah Iram.
Khafita sendiri ketika dia melihat Cryill sudah pergi meninggalkan Causa untuk masuk kedalam rumah.
Dengan curi-curi kesempatan dari Causa, Khafita pun akhirnya menyusul dan mengikuti Cryill yang ingin menuju kedalam kamar mandi.
__ADS_1
Cryill yang sudah selesai dengan rutinitasnya didalam kamar mandi, dan ketika dia baru saja keluar dari dalam kamar mandi, Cryill dibuat sangat terkejut sekali ketika dia melihat Khafita sudah berada didepan pintu kamar mandi.
Tanpa mempedulikan Khafita sama sekali, Cryill langsung saja ingin pergi melewati Khafita.
Tapi sayang tangan dari Cryill langsung ditahan oleh Khafita ketika Cryill mencoba melewatinya.
" Lepaskan!! ",, kata tegas dari Cryill kepada Khafita sambil melepaskan cekalan tangan Khafita dengan kasar.
" Jangan pernah memegang tangan saya, karena itu artinya kamu mau membuat istriku salah faham kepadaku!! ",, kata Cryill kepada Khafita dengan nada yang sangat tegas sekali.
" Maafkan aku Cryill ",, kata Khafita kepada Cryill.
" Tidak ada yang perlu dimaafkan Khafita, karena semuanya sudah berakhir, dengan sikap kamu dulu yang begitu kepadaku, akhirnya aku bisa mendapatkan wanita yang LEBIH BAIK dari kamu!! ",, jawab Cryill kepada Khafita sambil menekan kata LEBIH BAIK.
" Aku akui aku salah, karena dulu tidak bisa melihat pengorbananmu ketika dulu kamu memperjuangkanku sampai menyusulku keBarbados sana Cryill ",, kata Khafita kepada Cryill.
" Tapi semua itu aku lakukan untuk kamu dan keluarga kamu Cryill ",, kata Khafita lagi kepada Cryill.
" Stop!!, aku tidak peduli dengan itu semua, saat ini aku sudah bahagia dengan istriku dan sebentar lagi aku juga akan menjadi seorang Ayah, jadi jangan pernah lagi berbicara omong kosong seperti ini kepadaku!! ",, kata tegas lagi dari Cryill kepada Khafita.
" Nama kamu sedikitpun sudah tidak ada lagi didalam hatiku Khafita, dan sekarang yang ada didalam hatiku hanya Causa yaitu istriku!! ",, sambung lagi perkataan dari Cryill kepada Khafita.
Dan setelahnya Cryill langsung saja berlalu pergi tanpa mendengarkan jawaban dari Khafita terlebih dahulu.
Walau Cryill dulu pernah bilang ingin putus dengan baik-baik, tapi entah kenapa Cryill rasanya tidak suka saja melihat Khafita sekarang ada dihadapannya disaat dirinya sudah bahagia.
Sedang Khafita sendiri setelah kepergian dari Cryill tadi, dia langsung saja masuk kedalam kamar mandi, untuk menangis sejadi-jadinya.
Rasanya hati Khafita sangat sakit sekali mendengar perkataan pedas dari Cryill tadi.
Walau Khafita sangat tahu jika Vince juga laki-laki baik sama seperti Cryill, tapi ada rasa penyesalan didalam hatinya Khafita ketika dia melihat Cryill sudah bahagia sekarang dengan Causa.
Cryill yang sudah kembali ketempat pestanya, dia sedikit kebingungan ketika dia tidak melihat Causa berada ditempat semula.
Dan Mamah Odelia yang melihat Cryill seperti kebingungan mencari Causa, dia pun langsung saja berkata sesuatu kepada Cryill.
__ADS_1
" Cari Causa Nak?? ",, tanya Mamah Odelia kepada Cryill.
" Iya Nyonya, istri saya ada dimana ya?? '',, jawab Cryill kepada Mamah Odelia.
"Oh dia ada diruang Keluarga lagi beristirahat disana, tadi katanya perut dia sedikit kecapekan, makanya saya menyuruh dia disana saja, ketika sudah saya tawari untuk rebahan dikamar tamu tidak mau ",, kata Mamah Odelia kepada Cryill.
" Terimakasih Nyonya ",, kata Cryill lagi kepada Mamah Odelia.
Mamah Odelia langsung saja mengangguk sambil tersenyum kepada Cryill.
Sedangkan Cryill setelah itu dia langsung melangkahkan kakinya menuju keruang Keluarga lagi.
Sesampainya diruang Keluarga, Cryill melihat Causa sedang duduk santai sambil berbincang hangat bersama Milka dan juga Tevy yang ada disitu.
Cryill sangat khawatir sekali ketika tadi mendengar perkataan dari Mamah Odelia, makanya ketika Cryill sudah sampai diruang Keluarga baik Causa, Milka dan Tevy melihat Cryill seperti baru saja lari maraton, nafas Cryill seperti ngos-ngosan tidak beraturan.
" Sayang kamu tidak apa-apa??, jika capek kita pulang saja dulu yuk?? ",, kata Cryill kepada Causa.
" Iya ayo, perut Mamah rasanya begah dan sedikit kram Ayah ",, jawab Causa kepada Cryill.
" Ayo sayang,.......... Milka, Tevy aku pulang dulu sama Causa, tolong sampaikan kepada yang lain ",, kata Cryill kepada Causa dan berpamitan pulang kepada Tevy dan Milka.
Milka dan Tevy mereka berdua langsung saja menjawab perkataan dari Cryill dengan ramah.
Setelah Cryill dan Causa sudah berpamitan dengan Milka dan Tevy, mereka berdua langsung saja berlalu keluar dari dalam rumah Ayah Iram untuk pulang kerumah mereka sendiri.
Sedang geser keKhafita lagi, ketika Khafita baru saja membuka pintu kamar mandinya, dia dibuat sangat terkejut sekali, sebab didepan pintu kamar mandi tersebut sudah ada orang yang menunggunya daritadi.
" Kak Vince ",, kata Khafita dengan nada yang super terkejut sekali.
Yaps orang tersebut adalah Vince.....................
...πππππππππππππ...
Bagaimana kisah selanjutnya, lanjut part selanjutnyaπ.
__ADS_1
...π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»...
...***TBC***...