My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 107


__ADS_3

Sekitar jam dua siang, Charles anak tertua dari Keluarga Carrington Kakak dari Christian, dia datang kemansion megah milik sang Ayah untuk menanyakan sesuatu.


Ketika Charles sudah masuk kedalam mansion, dia langsung saja bertanya kepada kepala asisstan yang ada mansion sang Ayah.


" Pak Tius, dimana Ayah, kenapa kelihatannya sepi sekali disini?? ",, tanya Charles kepada Pak Tius yang nama lengkapnya adalah Frumentius.


" Tuan Besar dari semalam dia pergi bersama Nyonya dan belum pulang Tuan ",, jawab Pak Tius kepada Charles.


" Christian?? ",, tanya Charles kepada Pak Tius tentang Christian juga.


" Tuan Christian dia malah lebih dulu pergi daripada Tuan Besar dan Nyonya Tuan, dan mereka bertiga belum pada pulang sampai sekarang ",, jawab Pak Tius dengan sopan kepada Charles.


Christian yang mendengar perkataannya Pak Tius, dia langsung bisa menebak jika semua keluarganya sedang pada dirumah sakit untuk menunggui Tevy.


" Ya sudah kalau begitu Pak terimakasih ",, jawab Charles kepada Pak Tius yang masih setia berdiri didepannya.


Setelah itu Charles dia langsung saja berlalu keluar lagi dari dalam mansion megah milik Ayahnya itu untuk kembali kedalam mobilnya.


Sesampainya didalam mobilnya, Charles lalu mencoba menghubungi nomor ponsel Ayahnya.


Dan Ayah Marson yang tadi sedang bercengkerama dengan semua orang yang ada didalam ruang perawatannya Tevy pun.


Sedikit terkejut ketika dia mendengar suara ponselnya berdering dan bergetar yang ada didalam saku celananya.


Suara dering ponsel dari Ayah Marson sekejap mengalihkan pandangan dari semua orang yang ada didalam situ kearahnya Ayah Marson.


" Charles ",, kata Ayah Marson ketika dia membaca nama Charles tertera didalam panggilan masuknya.


" Yah, itu Kak Charles ya, jika dia mau kesini, tolong suruh dia sekalian membawakan Tian baju bersih ya Yah ",, kata Christian kepada Ayah Marson, ketika Christian mendengar Ayahnya menyebutkan nama Kakaknya itu.


Sedangkan yang lainnya mereka semua masih memperhatikan Christian dan Ayah Marson yang sedang pada berbicara.


" Iya, Ayah permisi dulu ya Tevy, mau mengangkat sambungan telefon dari Kakak kamu Charles ",, jawab Ayah Marson kepada Christian dan juga sambil berkata kepada Tevy.


" Iya Ayah ",, jawab Tevy dengan lembut sambil tersenyum manis kepada Ayah Marson.


Ayah Marson lalu membalas senyumannya Tevy dengan tersenyum juga, dan setelah itu Ayah Marson langsung saja berlalu menuju kearah shofa yang tadi didudukin oleh Denzel untuk mengangkat sambungan telefon dari anak buahnya.

__ADS_1


" Halo Ayah ",, kata Charles ketika sambungan telefonnya sudah diangkat oleh Ayah Marson.


" Halo Nak, ada apa kamu menelfon Ayah?? ",, tanya Ayah Marson kepada Charles.


" Ayah ada dimana??, katanya Pak Tius Ayah, sama Mamah dan juga Christian tidak ada dirumah sejak semalam?? ",, tanya Charles kepada Ayah Marson.


" Ayah ada dirumah sakit Charles bersama adik kamu Tevy, kamu segera datang kesini ya bersama Natalie dan Nia, mau Ayah kenalkan juga kepada Tevy ",, jawab Ayah Marson kepada Charles.


" Iya baiklah kalau begitu, Charles akan segera kesana sekarang Ayah ",, jawab Charles kepada Ayah Marson sambil mengendarai mobilnya.


" Jangan lupa juga tolong bawakan baju bersih untuk adik kamu Tian, karena bajunya kotor ",, kata Ayah Marson lagi kepada Charles.


" Iya nanti akan Charles bawakan bajunya Charles saja yang baru Ayah ",, jawab Charles lagi kepada Ayah Marson, sebab Charles sudah keluar dari pelataran mansionnya Ayah Marson.


" Oh ya, tadi kamu belum jawab, ada apa kamu menelfon Ayah?? ",, tanya ulang dari Ayah Marson lagi kepada Charles.


" Charles cuma mau tanya tentang berkas-berkas pembelian tanah yang bulan lalu Ayah beli itu, mau Tian cocokkan dengan surat-surat kepemilikan yang baru saja jadi tadi ",, jawab Charles kepada Ayah Marson.


" Berkas-berkasnya ada didalam brankasnya Ayah, tapi besok saja jika kita sudah pada pulang ",, jawab Ayah Marson juga kepada Charles.


" Iya Ayah ",, jawab singkat Charles lagi kepada Ayahnya.


" Baik Ayah ",, jawab Charles lagi kepada Ayah Marson.


Dan setelah itu sambungan telefon mereka akhirnya terputus juga.


Cahrles yang tujuannya ingin kembali lagi kekantor, akhirnya dia urungkan karena perintah dari Ayah Marson tadi.


Dan Charles lalu membelokkan stirnya untuk kembali pulang kerumah super mewahnya untuk menjemput anak dan juga istrinya untuk dia ajak kerumah sakit dan memperkenalkan dengan Tevy.


Sedangkan Ayah Marson tadi ketika sudah mengakhiri sambungan telefon dari Charles, dia langsung saja ikut bergabung dengan yang lainnya lagi.


" Disini apa tidak ada yang lapar?? kenapa daritadi kita tidak makan-makan, perutku tiba-tiba saja lapar sekali ketika melihat Tevy sedang makan seperti itu ",, kata Christian kepada semua orang.


" Ya sudah sana kamu saja sana yang membeli makanan ya Tian ",, kata Ayah Marson kepada Tian.


" Tidak mau Ayah, masa Tian keluar cuma pakai celana saja seperti ini ",, jawab Tian kepada Ayah Marson.

__ADS_1


" Ya sudah kalau begitu saya saja Tuan yang membeli makanan untuk kalian semua ",, kata Milka yang ikut berbicara juga.


" Ini Nak pakai uang saya saja, jangan pakai uang kamu, lebih baik uang kamu, kamu simpan saja, anggap saja ini uangnya Tevy yang selama ini saya simpan dan bawa ",, kata Ayah Marson kepada Milka sambil memberikan kartu kreditnya dengan sambil tersenyum.


Karena Ayah Marson sangat tahu sekali, jika orang berkepribadian seperti Milka, dia akan lebih sering menabung dan berhemat.


Dengan ragu-ragu dan juga malu, dan sambil melihat kearahnya Tevy terus, akhirnya Milka mengambil juga kartu kreditnya Ayah Marson dari tangannya Ayah Marson, ketika dia melihat anggukan dari Tevy.


" Baiklah, terimakasih Tuan, saya permisi dulu kalau begitu ",, kata Milka kepada Ayah Marson dengan ramah.


Dan Ayah Marson serta Mamah Jovanka mereka berdua langsung saja mengangguk dan tersenyum manis kepada Milka ketika Milka berpmitan sambil melihat kearah mereka.


Setelah itu Milka langsung saja berlalu pergi dari dalam ruang perawatannya Tevy.


Dan Christian pun, dia terus memperhatikan Milka hingga Milka akhirnya keluar juga dari dalam ruang perawatannya Tevy.


" Tian, ada keperluan sebentar Mah, Yah ",, kata Christian dengan tiba-tiba kepada Ayah Marson dan juga Mamah Jovanka, dan masih didengar oleh Tevy serta Denzel.


Setelah itu Christian langsung saja berlalu pergi dengan segera dari dalam ruang perawatannya Tevy sambil menyambar kemejanya yang dia sampirkan tadi disandaran shofa yang ada disitu.


" Katanya tidak mau, bilang saja jika ingin ditemani oleh Milka ",, sindir dari Ayah Marson untuk Christian ketika Christian sudah berlalu keluar dari dalam ruangannya Tevy.


" Iya, anak Ayah itu, tapi jujur Mamah lebih suka siTian dengan Milka daripada dengan Poppy Ayah ",, kata Mamah Jovanka kepada Ayah Marosn.


Dan Tevy serta Denzel pun juga mendengar perkataannya Mamah Jovanka.


" Iya, Ayah juga Mah ",, jawab Ayah Marson kepada Mamah Jovanka.


Denzel dia daritadi hanya diam saja sambil terus menyuapi Tevy dengan makanan yang dibawa oleh Milka, sedangkan makanan dari rumah sakit, Tevy menyuruh Denzel nanti yang makan.


Dan Tevy yang mendengar perkataan dari Ayah Marson dan juga Mamah Jovanka, dia langsung saja menjadi penasaran, siapakah Poppy itu.


" Poppy itu siapa Ayah, Mamah?? ",, tanya Tevy kepada Ayah Marson dan juga Mamah Jovanka.


Mamah Jovanka dan Ayah Marson yang tadi saling pandang, mereka langsung saja mengalihkan pandangannya kearahnya Tevy sambil menampilkan wajah yang sedikit bingung bagaimana menyampaikannya kepada Tevy, siapa itu Poppy.


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2