
" Pasti dibalik bathrobe ini ada harta karun yang tersembunyi kan Dokter ",, bisik Cryill kepada Dokter Khafita.
Dan ketika Cryill sudah selesai berbisik seperti itu tepat ditelinganya Dokter Khafita, hingga membuat Dokter Khafita mengeratkan bathrobenya.
Tiba-tiba saja Cryill langsung saja tertawa dengan cukup keras sekali, yang mana langsung saja membuat Dokter Khafita menjadi bingung dibuatnya.
" Tuan Cryill sehat?? ",, tanya Dokter Khafita kepada Cryill.
" Sembarangan saja Dokter kalau berbicara, saya itu sehat, tapi jika sudah bertemu dengan Dokter, saya menjadi sakit ",, jawab Cryill kepada Dokter Khafita dengan posisi masih mengukung tubuhnya Dokter Khafita seperti tadi.
" Dan saya tertawa itu karena melihat wajahnya Dokter yang terlihat sangat lucu dan ketakutan sekali kepada saya ",, sambung lagi perkataannya Cryill kepada Dokter Khafita disisa tertawanya tadi.
Dan Dokter Khafita ketika melihat dan mendengar nada bicaranya Cryill seperti itu, dia bisa melihat jika Cryill sudah kembali seperti Cryill yang dia kenal.
" Kenapa bisa seperti itu?? ",, tanya Dokter Khafita kepada Cyrill.
" Karena Dokter sudah membawa separuh hatiku, dan juga sudah membuat jantungku seakan mau meledak seperti ini ",, kata Cryill lagi kepada Dokter Khafita.
Membuat Dokter Khafita dia langsung saja tersenyum lucu ketika mendengarnya.
Dokter Khafita tiba-tiba saja dia ingin sekali mengerjai Cryill, dengan cara langsung saja mengalungkan kedua tangannya kepundaknya Cryill.
Membuat tubuhnya Cryill tiba-tiba saja langsung menjadi kaku karena terkejut dengan tindakannya Dokter Khafita.
" Huh, kita terlihat semakin intim sekali ya Dokter ",, kata Cryill ketika dia sudah bisa menguasai rasa terkejutnya itu sambil semakin menempelkan tubuhnya ketubuhnya Dokter Khafita.
" Terus maunya Tuan Cryill ketika kita sudah begini, enaknya mau apa?? ",, tanya Dokter Khafita mencoba menggoda Cryill.
" Main kelereng ",, jawab Cryill kepada Dokter Khafita.
Membuat Dokter Khafita menjadi salah fokus dengan perkataannya Cryill itu.
" Ko main kelereng??, saya tidak punya kelereng lho Tuan Cryill ",, kata Dokter Khafita kepada Cryill.
" Siapa bilang Dokter tidak punya kelereng ",, kata Cryill kepada Dokter Khafita.
" Dokter itu mempunyai dua kelereng, di ......... ",, kata Cryill lagi kepada Dokter Khafita sambil mengarahkan jari tangannya yang sebelah kanan kearah dadanya Dokter Khafita.
Membuat Dokter Khafita reflek langsung saja memukul tangannya Cryill dengan segera.
__ADS_1
Dan tindakannya Dokter Khafita langsung saja membuat Cryill tertawa dengan cukup keras sekali, sehingga membuat jakun dan jenggot seksinya terlihat semakin seksi saja ketika tertawa dengan keras seperti itu.
Sedangkan Dokter Khafita dia langsung saja tersenyum lucu ketika melihat Cryill tertawa seperti itu.
" Dan jika anda, dimanakah letak kelerengnya Tuan?? ",, tanya balik dari Dokter Khafita mencoba menggoda dan bercanda kepada Cryill.
" Sebaiknya Dokter jangan tahu dulu deh, jika tahu nanti Dokter malah bawaannya ingin memainkan kelereng saya itu ",, jawab Cryill kepada Dokter Khafita.
Gantian Dokter Khafita dibuat tertawa lepas akan jawabannya Cryill.
" Sudah minggir Tuan Cryill ",, kata Dokter Khafita sambil masih tertawa dengan sambil mendorong tubuhnya Cryill.
" Anda mau minum apa?? ",, tanya Dokter Khafita kepada Cryill, ketika dia sudah lepas dari kukungannya Cryill sambil berlalu masuk kedalam dapurnya.
" Minum susu boleh?? ",, jawab Cryill kepada Dokter Khafita sambil mengikuti Dokter Khafita menuju kearah dapur.
" Boleh, susu apa Tuan?? ",, tanya Dokter Khafita lagi kepada Cryill sambil menyiapkan dua buah gelas.
" Susunya Dokter dong tentunya, masa susu saya sih?? ",, jawab Cryill kepada Dokter Khafita, membuat Dokter Khafita langsung saja menghentikan gerakannya.
" Maksudnya?? ",, tanya lagi Dokter Khafita kepada Cryill sambil melihat kearahnya Cryill.
Sebab Cryill dia sudah duduk dikursi meja makan yang ada didalam dapurnya Dokter Khafita.
Dokter Khafita lagi dan lagi dia dibuat tertawa lucu saja dengan tingkahnya Cryill.
Dan Dokter Khafita dia langsung saja menyiapkan susu sesuai permintaannya Cryill.
Namun belum sempat Dokter Khafita menuangkan susu kedalam gelas itu, Cryill langsung saja mencegahnya.
" Tunggu Dokter ",, kata Cryill kepada Dokter Khafita.
" Ada apa lagi Tuan Cryill?? ",, tanya Dokter Khafita kepada Cryill.
" Apakah Dokter mempunyai wine, kalau ada wine saja ",, tanya Cryill kepada Dokter Khafita.
" Saya tidak meminum minuman beralkohol Tuan, selain tidak sehat untuk tubuh, saya juga tidak menyukai dengan rasanya ",, jawab Dokter Khafita kepada Cryill.
" Bagaimana anda bisa tahu rasanya, sedangkan anda sendiri, tidak pernah mencobanya ",, kata Cryill lagi kepada Dokter Khafita.
__ADS_1
Namun Dokter Khafita dia tidak menjawab perkataannya Cryill, malah langsung memperlihatkan tatapan mautnya kepada Cryill.
" Jus saja, ini saya kasih jus, tadi pagi saya baru saja membuat jus mangga, dan jus tomat, mau yang mana Tuan, jangan kebanyakan minum wine, tidak baik untuk tubuh ",, kata Dokter Khafita kepada Cryill sambil mengeluarkan dua buah jus itu dari dalam kulkasnya.
" Jus mangga saja kalau begitu ",, jawab Cryill kepada Dokter Khafita.
Dan Dokter Khafita dia langsung saja menuangkan jus mangga itu kedalam gelasnya Cryill yang dia sudah ganti dengan gelas yang pantas untuk meminum jus.
Sedangkan Dokter Khafita dia memilih meminum jus tomatnya yang dia buat tadi pagi.
" Aaah segar sekali rasanya, lebih segar lagi ketika bisa minum bersama anda Dokter ",, kata Cryill ketika sudah meminum jusnya sambil menggoda Dokter Khafita.
" Oh ya Dokter, jangan panggil saya Tuan dong, ini kan kita hanya berdua saja disini ",, kata Cryill lagi kepada Dokter Khafita.
" Kalau begitu jangan panggil Dokter juga kepada saya, kan ini juga tidak berada dirumah sakit ",, jawab Dokter Khafita kepada Cryill.
" Baiklah Khafita, kalau begitu panggil aku ayang Cryill, ok ",, kata Cryill kepada Khafita.
" Enak saja, kita itu tidak ada hubungan apa-apa, kenapa disuruh memanggilnya seperti itu?? ",, kata Dokter Khafita kepada Cryill.
" Baiklah kalau begitu, kamu mau tidak menjadi kekasih saya Khafita?? ",, kata Cryill lagi kepada Dokter Khafita dengan langsung to the point.
" Mau tidak ya, hmm aku fikir-fikir dulu ya ",, jawab Dokter Khafita kepada Cryill.
" Aah kelamaan, aku cium lho ",, kata Cryill kepada Khafita.
Dokter Khafita dia langsung saja tertawa cukup keras ketika melihat dan mendengar nada sebal dari Cryill.
" Iya aku mau ko ayang Cryill ",, jawab Dokter Khafita kepada Cryill sambil tersenyum manis, sambil juga mencubit gemas pipinya Cryill.
" Beneran mau kamu Khafita?? ",, tanya cryill lagi kepada Khafita.
Dan Khafita dia langsung saja mengangguk sambil tersenyum kepada Cryill.
" Yeeeaaay, akhirnya aku tidak jomblo lagi, dan aku tidak bakal main solo lagi setelah itu ",, kata Cryill kepada Dokter Khafita sambil membawa Dokter Khafita kedalam pelukannya, sambil mengangkatnya sedikit.
Dan Dokter Khafita dia gagal faham dengan perkataannya Cryill yang mengatakan tidak main solo lagi.
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
__ADS_1
...***TBC***...