My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 222


__ADS_3

Kita tinggalkan Tevy dan yang lainnya, sekarang kita bahas Cryill dulu yuk sama siCausa.


Setelah berjam-jam lamanya berada didalam pesawat jet pribadi milik Keluarga, dengan diselingi drama Causa yang masih saja takut ketika naik pesawat.


Akhirnya mereka berdua sampai juga ditanah kelahiran mereka, yaitu Negara Swedia dengan selamat.


Cryill dan Causa yang sudah pada keluar dari dalam pesawat dan juga sudah berada didalam mobil, Cryill langsung saja menyuruh anak buah dari Papahnya untuk mengantarkannya kerumah barunya.


Yaps kerumah baru nan super mewah hadiah pernikahan dari Papah Carlson dan Mamah Qiara.


Dan ketika sudah beberapa menit perjalanan didalam mobil, akhirnya Cryill serta Causa sampai juga dipelataran rumah mewah tersebut.


" Cryill ini rumah siapa??, apa kita tidak pulang kemansion Kak Denzel??, kenapa kita malah kesini?? ",, tanya Causa sambil mengamati rumah super mewah itu dari depan.


" Iya ini rumah kita sayang, rumah pemberian dari Papah dan Mamah sebagai hadiah pernikahan kita berdua ",, jawab Cryill sambil merangkul mesra pinggang Causa.


Causa sangat terkejut sekali, ketika kedua mertuanya memberikan sebuah rumah super mewah untuk hadiah pernikahan mereka berdua.


Wajar saja jika Causa sedikit terkejut, sebab Cryill sendiri belum sempat bercerita kepada Causa.


" Sudah yuk kita masuk sayang, akan aku tunjukkan kamar kita berdua ",, kata Cryill kepada Causa.


Causa dan Cryill langsung saja masuk kedalam rumah tersebut.


Dan Causa dibuat sedikit melongo ketika melihat interior rumah yang akan dia tempati nantinya yang benar-benar super mewah dan sangat elegan sekali.


Walau Causa sudah sering melihat rumah mewah atau mansion mewah, namun dia tidak menyangka saja jika rumah yang akan dia tempati sendiri bersama keluarganya nanti akan semewah rumah-rumah yang dulu pernah dia datangi.


" Apakah kamu suka sayang?? ",, tanya Cryill kepada Causa sambil tersenyum.


" Suka sekali, terus kamar kita ada dimana Cryill?? ",, tanya Causa kepada Cryill.


" Ada dua kamar utama disini, yang satu ada dilantai atas dan yang satunya berada dilantai bawah, kamu mau pilih yang mana Causa?? ",, tanya Cryill kepada Causa.


" Kalau kamu sendiri mau pilih yang mana Cryill?? ",, tanya balik dari Causa kepada Cryill.


" Aku mengikut denganmu saja, yang terpenting kita selalu tidur berdua ",, jawab Cryill sambil tersenyum m35um kepada Causa.


" Aah kamu ini selalu begitu, baiklah aku mau kamar yang dibawah saja ",, kata Causa kepada Cryill.


" Ok, mari kita kekamar kita sayang kalau begitu ",, ajak Cryill kepada Causa.


Dan Causa pun langsung saja mengangguk kepada Cryill.

__ADS_1


Setelahnya mereka berdua langsung saja melangkahkan kaki mereka menuju kedalam kamar utama yang akan mereka tempati.


" Waaah besar, sepertinya nyaman, dan aku langsung suka dengan kamarnya ",, kata Causa sambil menjatuhkan tubuhnya keatas ranjang.


" Aah nyaman sekali ranjangnya ",, kata Causa lagi sambil menikmati ranjang tidurnya.


Cryill yang melihat tingkah dari Causa, dia langsung saja tersenyum lucu.


" Jika kamu merasa capek, istirahatlah saja dulu sayang, dan untuk makan malam, nanti kita pesan makanan saja ",, kata Cryill kepada Causa.


" Ok min man " ( Ok suamiku ) ",, jawab Causa kepada Cryill menggunakan Bahasa mereka, yaitu Bahasa asli Swedia.


Memang dirumah baru milik Cryill belum ada orang sama sekali, selain Cryill dan Causa.


Karena rumah itu akan ada asisstan rumah tangga beserta para penjaga atau bodyguard nanti ketika Cryill dan Causa sudah mulai tinggal disitu.


Malam itu baik Cryill dan Causa akan menikmati masa-masa berdua saja dirumah itu.


Dan Cryill yang sudah mengatakan kepada Causa tadi, dia langsung saja melangkahkan kakinya untuk masuk kedalam kamar mandi, meninggalkan Causa yang sudah mencoba memejamkan matanya.


Meninggalkan Causa dan Cryill, kita terbang keBarbados sebentar menggunakan teleportasi biar cepat sampai.


Khafita setelah ditinggal pergi oleh Vince untuk menghadiri pernikahan dari Milka.


Sejak beberapa hari yang lalu Khafita lebih sering melamun lagi, karena Khafita seperti merasa kehilangan tempat curhat dan tempat bersandarnya.


Namun satu hal yang pasti, Khafita merasa sangat nyaman sekali, dan Khafita akan merasa kesepian jika Vince sibuk dengan pekerjaannya.


Walau Khafita dan Vince masih berkirim kabar melalui sambungan telefon atau pesan singkat, akan tetapi tetap saja Khafita merasa belum puas jika tidak bertemu langsung dengan Vince.


Begitupun dengan Vince sendiri, dia rasanya ingin segera kembali keBarbados, karena entah kenapa dia sudah merasa rindu sekali dengan gadis yang bernama Khafita.


Geser keChristian dan Milka yang saat ini sedang berada didalam kamar Christian yang ada diIstana.


Milka tiba-tiba saja sedikit mengeluh kepada Christian, sebab ternyata masih banyak tamu Kerajaan maupun tamu pribadi yang datang untuk memberikan selamat kepada mereka berdua.


" Sabar dong sayang, inilah resikonya jika menikah dengan anggota Kerajaan ",, kata Christian sambil memeluk Milka dari belakang.


" Maafkan Milka ya My Prince yang tadi sudah mengeluh ",, kata Milka kepada Christian sambil menatap Christian dari pantulan cermin.


" Iya tidak apa-apa, aku memaklumi ko, karena kamu kan belum terbiasa ",, jawab Christian kepada Milka sambil tersenyum.


Milka pun langsung saja tersenyum ketika melihat senyuman dibibir Christian.

__ADS_1


" Iya sudah yuk kita segera keluar, diluar sudah ada tamu Kerajaan dari Kedutaan Negara London yang ingin menemui kita ",, ajak dari Christian kepada Milka.


Dan Milka langsung mengangguk serta tersenyum lagi kepada Christian.


Setelahnya Christian dan Milka langsung saja keluar dari dalam kamar untuk menemui tamu yang masih silih datang dan pergi keIstana Kerajaan untuk memberikan ucapan kata selamat kepada mereka berdua.


Kembali keCryill dan Causa lagi.


Cryill yang sudah keluar dari dalam kamar mandi, dia langsung melihat jika sang istri yaitu Causa sudah cukup lelap dalam tidurnya dengan posisi masih memakai jaket dan juga sepatunya.


Dengan masih menggunakan handuk sepinggang dan belum memakai pakaiannya, Cryill langsung saja berjalan kearah ranjang untuk melepaskan sepatu dan jaket yang dipakai oleh Causa, supaya Causa sedikit merasa nyaman ketika sedang tidur.


Causa yang merasa ada seseorang yang menyentuh badannya, dia langsung saja mencoba membuka matanya sedikit.


Ketika Causa melihat Cryill yang melepaskan jaketnya, dia langsung saja tersenyum manis diwajahnya yang sedang mengantuk itu kepada Cryill.


" Sini sayang.......... ",, kata Causa kepada Cryill sambil merentangkan kedua tangannya.


" Tapi aku mau ganti baju dulu Causa ",, jawab Cryill kepada Causa.


" Tidak perlu ",, kata Causa dan dia langsung saja menarik tangan Cryill.


Dan akhirnya Cryill pun langsung saja jatuh menimpa tubuh rampingnya itu.


Cryill yang takut jika Causa keberatan dia pun langsung saja berpindah posisi diranjang sampingnya Causa.


" Tidurlah disini temani aku, rasanya aku masih mengantuk dan capek sekali ",, kata Causa sambil memeluk Cryill dan menenggelamkan wajahnya kedadanya Cryill.


Cryill pun yang melihat sikap manja dari Causa dia langsung saja tersenyum manis dan langsung juga membalas pelukan dari Causa.


Causa yang tidak sengaja meraba handuk yang dipakai oleh Cryill, dengan jahilnya dia malah memasukkan tangan kirinya itu kedalam handuk yang dipakai oleh Cryill.


" Stop it Causa, jangan mulai memancingku!! ",, kata Cryill kepada Causa.


Namun Causa tidak mempedulikan teguran dari Cryill, dan malah semakin menjadi dengan mer3m45 manja tiang jemuran beserta dua batu penyangga yang ada disebelahnya.


...πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯...


Setelahnya ya kalian tahu sendirilah apa yang dilakukan oleh Cryill kepada Causa, ketika Causa sudah membangunkan yang sedang tidur🀭🀭🀣.


Ayo readers sudah ditunggu Pietro untuk memotong-motong tubuh mangsanyaπŸ˜‚πŸ˜….


__ADS_1


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...***TBC***...


__ADS_2