My Little Dosen

My Little Dosen
BONCHAP 16


__ADS_3

Ada seseorang yang sedang merajuk, tapi ada juga yang sedang tertawa karena sesuatu.


Dan ada juga yang sedang tidak peduli dengan keadaan, serta ada yang sedang kebingungan sendiri karena seseorang.


Siapa lagi jika bukan Tevy, Denzel, sikembar dan para babysisternya.


Yang merajuk tentu saja Tevy, yang tertawa bahagia tentu saja Denzel, yang tidak peduli tentu saja salah satu dari sikembar serta yang kebingungan sendiri ya para baby sister yang sedang mengurus baby Zuriel dan baby Vernon karena kedua baby itu daritadi meminta berjalan terus, padahal punggung dari kedua babysister itu sudah serasa ingin patah.


Jika para babysister sengaja beristirahat, kedua baby itu yaitu baby Zuriel dan baby Vernon akan langsung menangis dan rewel.


Sekarang kita tinggalkan dulu para baby yang sedang sibuk pada dunianya sendiri sambil ditungguin para babysister.


Karena sekarang kita akan membahas Tevy dan Denzel yang sedang berada didalam kamar mereka sendiri yang ada didalam mansion mereka.


" Papi.............. harus bertanggung jawab, aaaaaaaaa........ ",, kata Tevy kepada Denzel sambil merajuk.


" Lho Mami itu aneh, Papi kan sudah bertanggungjawab selama ini, apa pun yang Mami dan sikembar inginkan sudah Papi penuhi, Mami kurang tinggal bilang saja nanti akan Papi tambahi, sekarang apa lagi coba yang tidak Papi berikan kepada Mami?? ",, kata Denzel kepada Tevy.


" Bukan itu Papi............. ",, kata Tevy kepada Denzel.


" Terus apa dong maksud dari perkataan Mami, dan Mami daritadi marah-marah terus kepada Papi itu kenapa?? ",, kata Denzel kepada Tevy dengan merasa sangat kebingungan sekali.


" Ini lihat saja sendiri ",, kata Tevy kepada Denzel sambil memberikan amplop kecil.


Denzel pun langsung saja mengambil amplop tersebut, dan tidak lama dia langsung segera membukanya.


Senyum Denzel langsung mengembang dengan sempurna ketika dia sudah melihat apa isi dalam amplop tersebut.


" Oh ternyata ini yang membuat Mami merajuk, terus apa yang salah dengan ini Mami kan malah bagus?? ",, kata Denzel kepada Tevy.


" Iya Mami belum siap, Mami inginnya itu sikembar besar dulu, bukannya sekarang yang baru belajar ingin berjalan sudah mempunyai baby lagi ",, kata Tevy kepada Denzel.


" Kan jika adiknya sudah lahir, mereka pasti sudah bisa berjalan sayang ",, jawab Denzel kepada Tevy sambil memeluk Tevy.


Dan amplop kecil yang diberikan oleh Tevy tadi kepada Denzel adalah dua buah testpack yang sudah digunakan oleh Tevy untuk mengecek apakah dirinya sedang hamil atau tidak.


Ternyata eh ternyata hasilnya positif, kedua testpack tadi menunjukkan dua garis, yang artinya didalam perut Tevy sudah ada calon adik bagi sikembar.


" Tapi tetap saja nanti Mami sedikit kesusahan bermain sama sikembar jika perut Mami sudah besar Papi ",, jawab Tevy kepada Denzel sambil memajukkan bibirnya.


" Jika Mami merasa kesusahan, Papi siap akan dua puluh empat jam membantu Mami, janji deh Papi ",, kata Denzel kepada Tevy.

__ADS_1


" Apaan membantu dua puluh empat jam, membantu menunggui sikembar saja cuma beberapa menit, malah siPapi yang sudah tidur dulu, sedang sikembar mereka sedang asik bermain sendiri, untung mereka tidak jatuh atau memegang benda-benda berbahaya bagi mereka ",, kata Tevy kepada Denzel.


Denzel langsung saja tertawa dengan sangat lebar sekali ketika Tevy menyindirnya lagi.


Denzel akui jika ketika pada waktu itu dia sedang merasa sangat capek sekali.


Dan jika waktu sudah menunjukkan pukul delapan malam, Tevy dan Denzel sepakat ingin memomong sikembar berdua saja didalam kamar.


Sedang para babysisternya sendiri, sudah Tevy suruh untuk beristirahat didalam kamar mereka masing-masing.


Pada waktu itu Tevy yang sedang kebelet ingin buang air besar, dia menyuruh Denzel untuk menjaga sikembar sejenak.


Namun ketika Tevy sudah selesai buang air besar, dia yang baru keluar dari dalam kamar mandi langsung melihat Denzel sudah tidur sangat lelap sekali dengan baby Hyuna yang juga ikut tidur didalam pelukannya.


Sedangkan baby Zuriel sendiri dia anteng tidur disamping sang adik yaitu baby Hyuna sambil menonton televisi.


Dan untuk baby Vernon serta baby Adelio mereka berdua bermain, merangkak sendiri ketempat yang mereka inginkan.


Sungguh pemandangan lucu namun membuat Tevy harus mengusap dadanya.


Tevy yang mengerti jika Denzel tertidur karena kecapekan, sebab seharian sudah bekerja, dia pun akhirnya membiarkannya saja.


Setelahnya Tevy mencoba menidurkan ketiga babynya sendirian tanpa bantuan Denzel dan para babysister sama sekali.


" Maafkan Papi Mami, kan Papi kemarin sudah meminta maaf jika Papi sangat kecapekan sekali ",, kata Denzel sambil tersenyum tanpa dosa kepada Denzel.


Tevy hanya memajukkan bibirnya saja menanggapi perkataan dari Denzel.


" Ko malah dicium sih, Mami itu sedang merajuk!! ",, kata Tevy kepada Denzel yang tiba-tiba memciumnya.


" Kirain bibirnya dimajukan seperti itu Mami minta diciuma sama Papi ",, elak dari Denzel kepada Tevy sambil menahan senyumannya.


Tevy yang mendengar perkataan dari Denzel, dia langsung melepaskan pelukan Denzel untuk menuju kearah ranjang.


Dan setelahnya Tevy langsung mengambil ponselnya yang dia taruh diatas ranjang untuk menghubungi seseorang.


Denzel yang melihat Tevy seperti itu, dia hanya diam saja dan membiarkan Tevy yang terlihat seperti sedang ingin menelfon seseorang.


" Halo sayang, ada apa menelfon Mamah??, Mamah sedang ada pertemuan penting Kerajaan ini ",, kata orang itu kepada Tevy.


Dan orang tersebut yang ditelefon Tevy adalah Mamah Jovanka.

__ADS_1


" Mah................. Papi Denzel jahat!! ",, Tevy langsung mengadu kepada Mamah Jovanka.


" Jahat kenapa sayang?? ",, tanya lembut dari Mamah Jovanka kepada Tevy.


Sedang Denzel yang mendengar perkataan dari Tevy tadi, dia langsung saja menunjuk dirinya sendiri.


" Dia menghamili Tevy lagi Mah, huaaaa Tevy belum siap, sikembar masih pada kecil ",, kata Tevy kepada Mamah Jovanka.


Denzel yang melihat sikap dari Tevy malah semakin manja sekali, dia hanya bisa menggelengkan kepalanya saja.


Fikir Denzel Tevy seperti itu karena hormon kehamilannya yang sekarang.


" Menghamili kamu lagi bagaimana??, maksudnya kamu hamil lagi begitu sayang?? ",, kata Mamah Jovanka kepada Tevy.


" Iya, kan menyebalkan sekali itu Papi Denzel.......... ",, kata Tevy kepada Mamah Jovanka.


" Lho menyebalkan bagaimana, justru malah bagus dong kamu sudah hamil lagi, itu artinya Mamah sama Ayah akan segera bisa tambah cucu lagi ",, kata Mamah Jovanka kepada Tevy.


" Aaah Mamah sama saja seperti Papi ",, kata Tevy kepada Mamah Jovanka.


Mamah Jovanka yang mendengar suara manja dari Tevy dia langsung saja tertawa.


" Sudah lanjut nanti saja ya telefonnya, Mamah mau lanjut lagi bergabung sama yang lainnya, bye sayang ",, kata Mamah Jovanka kepada Tevy.


" Iya bye Mah ",, kata Tevy juga kepada Mamah Jovanka.


Setelahnya sambungan telefon mereka pun terputus juga.


Denzel yang melihat sambungan telefonnya Tevy sudah terputus dia langsung berjalan mendekat kearah Tevy.


Setelahnya tiba-tiba saja Denzel langsung berjongkok tepat didepan perutnya Tevy sambil berkata sesuatu.


" Sayang, Papi sama Mami sangat senang sekali kamu sudah ada didalam sana, sehat-sehat selalu dan jangan menyusahkan Mami ya, Papi sudah sangat ingin sekali ingin segera melihat kamu lahir kedunia ini ",, kata Denzel dengan sangat lembut sekali kepada calon babynya.


Tevy yang sedang merajuk ketika mendengar perkataan dari Denzel tadi, dia langsung saja tersenyum manis sambil mengusap rambutnya Denzel dengan sayang.


...πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚...


Mau tahu kenapa Tevy bisa hamil, sedangkan dia sedang mengkonsumsi pil kontrasepsi alias pil KB😁.


Simak cerita selanjutnya dipart sebelah🀭.

__ADS_1


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...***TBC BONCHAP***...


__ADS_2