My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 231


__ADS_3

Cryill yang sedang tiduran didalam kamar sambil terus mengusap lembut perut rata milik Causa.


Tiba-tiba saja kegiatan dia teralihkan dengan suara dering ponsel miliknya.


Cryill langsung saja mengangkat sambungan telefonnya itu ketika melihat nama sang Mamah yang sedang menelfonnya.


" Halo Mah ",, kata Cryill sambil memeluk Causa yang sedang tiduran disampingnya.


" Cryill Mamah sama Papah saat ini sudah berada didalam pesawat untuk keSwedia, karena Tevy sudah mau melahirkan dan............ ",, perkataan dari Mamah Qiara langsung terhenti ketika Cryill menyela perkataannya.


" Apa Mah, Tevy sudah mau melahirkan??!!, kenapa tidak ada yang memberitahukannya kepada Cryill?? ",, kata Cryill kepada Mamah Qiara dengan nada yang sedikit terkejut.


" Lha ini makanya Mamah beritahu, sebab mereka semua sedang pada sibuk mengurusi Tevy ",, jawab Mamah Qiara kepada Cryill.


" Sudah sekarang kamu lihat keadaan dari Tevy sana, dan jangan menelfon Kakak kamu, karena dia sedang sibuk mengurusi Tevy ",, kata Mamah Qiara lagi kepada Cryill.


" Baik Mah, Cryill sekarang bersama Causa akan segera kerumah sakit ",, kata Cryill kepada Mamah Qiara.


" Eemm tapi ngomong-ngomong rumah sakitnya dimana ya Mah?? ",, kata Cryill kepada Mamah Qiara sambil tertawa lucu.


" Dirumah sakit khusus untuk anggota Kerajaan Carrington ",, jawab dari Mamah Qiara kepada Cryill.


" Sudah Mamah tutup dulu ya, bye ",, kata Mamah Qiara lagi kepada Cryill.


" Bye Mah, semoga selamat sampai sini ",, kata Cryill kepada Mamah Qiara.


Dan setelahnya sambungan telefon mereka pun terputus juga.


Causa yang daritadi ikut mendengarkan pembicaraan dari Cryill kepada Mamah Qiara pun, dia langsung saja bertanya kepada Cryill.


" Dimana Kak Tevy sedang dirawat Cryill??, ayo kita segera kesana ",, tanya Causa kepada Cryill.


" Dirumah sakit khusus anggota Keluarga Kerajaan Carrington, itu dimana ya rumah sakitnya?? ",, jawab Cryill kepada Causa.


" Aku tahu, ayo sekarang kita segera bersiap-siap ",, kata Causa kepada Cryill.


Setelahnya mereka berdua pun langsung saja bersiap-siap untuk menuju kerumah sakit dan melihat keadaan dari Tevy.


Ketika Cryill dan Causa sudah keluar dari dalam kamar, Cryill pun langsung saja memberitahukan kepada asisstan rumah tangganya, jika malam itu mereka disuruh untuk berpesta sendiri tanpa mereka berdua, sebab mereka sedang ada urusan penting yang tidak bisa ditinggalkan.


Dan sungguh semua para pekerja yang ada dirumah mewah milik Cryill langsung saja bersorak bahagia sekali mendengar kabar tersebut.


Selanjutnya Cryill dan Causa segera keluar dari dalam rumah ketika sudah berpesan kepada para semua pekerjanya.

__ADS_1


Sedang geser kerumah sakit lagi, saat ini Tevy sudah dipindahkan keruang perawatan biasa oleh para Dokter.


Namun Tevy masih belum bisa diajak berkomunikasi terlalu banyak, karena kondisi dia belum sepenuhnya membaik paska kejadian tidak sadarkan diri tadi, ditambah juga dengan efek bius yang masih terasa ditubuhnya.


Tapi bersyukurnya semua para baby juga sudah dibawa kedalam ruang perawatan yang sama dengan Tevy.


Keempat baby itu langsung mencuri perhatian semua para anggota Keluarga yang ada disitu.


Wajah semua orang terlihat jika mereka merasa sangat bahagia sekali dengan kehadiran dari keempat baby kembarnya Tevy.


Dengan masing-masing berat badan yang sekitar dua koma delapan kilogram kecuali sibaby girl dia mempunyai berat badan yang lebih kecil sedikit, sekitar dua koma tujuh kilogram, akan tetapi keempat baby kembar itu semuanya dinyatakan sehat oleh para Dokter.


Dulu ketika masih hamil, Tevy dan Denzel disaat melakukan cek USG, Dokter selalu mengatakan jika baby mereka berjenis kelamin dua laki-laki dan dua lagi perempuan.


Jadi Tevy dan Denzel mereka merasa sangat senang sekali, karena pas jumlahnya.


Namun alangkah terkejutnya Tevy dan Denzel, ketika mereka semua sudah lahir, ternyata yang lahir tiga laki-laki dan satu perempuan.


Itulah yang namanya prediksi Dokter tidak selalu tepat, karena mereka cuma mengira-ngira saja.


Tapi satu hal yang pasti, baik Tevy dan Denzel, mereka berdua begitu menyayangi anak-anak mereka semua.


Saat ini para anggota keluarga sudah pada menggendong babynya Denzel dan juga Tevy satu-satu.


Denzel sendiri dia tersenyum sangat cerah sekali disaat dia sudah bisa melihat kebahagiaan terpancar diwajah semua Keluarganya.


" Lebih baik Papi dibanting Mami seribu kali, daripada harus melihat Mami seperti tadi, berjanjilah Mami, jika Mami tidak akan meninggalkan Papi didunia ini ",, kata Denzel lagi kepada Tevy sambil mencium mesra pipi Tevy.


" I Love You too Papi, iya Mami berjanji ",, jawab Tevy dengan lirih kepada Denzel sambil tersenyum dibibirnya yang masih pucat.


Ayah Marson, Mamah Jovanka, Christian, Milka, Charles, dan juga Natalie mereka semua sangat bahagia sekali, bisa menggendong masing-masing satu dari keempat baby tersebut.


" Nak, sudahkah kalian memberikan nama untuk mereka berempat?? ",, tanya Mamah Jovanka kepada Denzel dan juga Tevy.


" Sudah Mah ",, jawab Denzel kepada Mamah Jovanka.


" Siapakah namanya Nak Denzel?? '',, tanya dari Ayah Marson kepada Denzel.


" Iya Denzel, siapa namanya, dan ini baby yang Natalie gendong dia yang nomor berapa??, apakah kalian nanti tidak pusing membedakan keempatnya?? ",, tanya Charles kepada Denzel.


" Baby yang Natalie gendong dia yang nomor satu ",, jawab Denzel kepada Charles.


" Bagaimana kamu bisa tahu jika dia lahir yang pertama?? ",, tanya Charles lagi kepada Denzel.

__ADS_1


" Itu dari kain yang dipakai untuk membungkus badannya, tadi ketika Dokter merawatnya aku kan ada disitu, dan lihatlah gelang yang ada ditangannya, tertulis nomor berapa, pasti nomor satu?? ",, jawab Denzel lagi kepada Charles dan masih didengar oleh semua orang.


Dan semua orang langsung saja mengecek tangan sebelah kiri para semua baby.


" Yeaay aku dapat yang cewek ternyata ",, kata Milka ketika melihat gelang baby bertuliskan nomor empat.


" Kalau Mamah nomor dua ",, kata Mamah Jovanka kepada semua orang.


" Berarti Ayah nomor tiga dong, coba sini keluarkan tangannya sebentar ya Opa lihat dulu ya sayang ",, kata Ayah Marson kepada semua orang.


" Iya benar kamu cucu Opa nomor empat ",, kata Ayah Marson kepada babynya Denzel yang nomor tiga.


" Ko empat Ayah, tiga dong, kan itu tulisannya tiga ",, kata Christian kepada Ayah Marson.


" Iya benar empat dong, kan yang pertama Nia, yang kedua yang digendong oleh Charles, yang ketiga digendong oleh Mamah, yang keempat digendong oleh Ayah ini, dan yang kelima itu si Princess yang digendong istri kamu ",, jawab Ayah Marson kepada semua orang.


Dan semua orang yang mendengar jawaban dari Ayah Marson langsung saja tertawa lucu.


Terlihat sekali wajah bahagia diwajah mereka semua, dan ketika mereka semua sedang pada happy dengan para baby, tiba-tiba saja pintu ruang perawatan Tevy diketuk dari luar.


Charles yang duduk didekat pintu dia langsung saja berjalan untuk membukakan pintunya.


Dan ternyata yang mengetuk pintunya adalah Cryill yang baru saja sampai bersama Causa.


" Eeh Cryill, ayo masuk ",, kata Charles kepada Cryill.


" Iya terimakasih Tuan Charles ",, jawab Cyrill dengan ramah kepada Charles.


Setelahnya mereka bertiga langsung saja masuk kedalam ruang perawatan Tevy.


" Waaaah apakah itu para keponakanku??, dan Kak Denzel jahat kepada Cryill kenapa tidak memberitahukan Cryill jika Tevy sudah melahirkan ",, kata Cryill dengan tiba-tiba.


" Iya sengaja, lagipula jika Kakak memberitahukan kamu daritadi, Tevy bukannya mau lahiran, malah nanti dia jadi diare melihat muka kamu itu ",, jawab Denzel kepada Cryill.


Dan perkataan dari Denzel membuat semua orang yang mendengarnya langsung saja tertawa lucu.


Sedang Cryill sendiri yang dicandai Kakaknya seperti itu, dia langsung saja menunjukkan wajah cemberut yang dibuat-buat seperti biasanya.


...🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈...


SiPietro yuk say ditengok 😁😁😁🤭.


__ADS_1


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...***TBC***...


__ADS_2