Nanditha

Nanditha
PENYEBAR VIDEO


__ADS_3

"Mira ... Aaaku minta maaf ya soal tadi. Sumpah aku nggak sengaja bikin kamu sedih." Firda mendekati Mira dengan rasa bersalah.


Mira tersenyum. Ia tahu sahabatnya itu begitu polos. Gadis itu pasti tidak akan diberi ijin oleh orang tuanya untuk menyaksikan video itu.


Meski sempat terkejut dan malu saat mendengar pertanyaan Firda, namun Mira berusaha menerima. Ia yakin semua itu karena ketidak Tahuan Firda.


"Nggak apa Da, nggak usah dibahas lagi ya ..." Pintanya.


"Makasih Ra ..." Firda memeluk tubuh sahabatnya.


"Percaya sama aku Ra, semua pasti akan baik-baik saja nanti. Kamu harus tetap semangat ya ..." Mereka berempat pun berpelukan penuh haru.


Gunadh mengintip dari balik pintu, tersenyum melihat tingkah empat gadis remaja itu.


Sementara itu, Arya yang merasa tidak tenang, memutuskan menghubungi seseorang untuk mencari tahu siapa yang menyebar video itu pertama kali. Ia sampai menyewa hacker handal untuk mencari tahu masalah tersebut.


Arya mencari akar penyebaran video mantan istri majikannya.


Rupanya seorang anggota dewan bernama Bramantyo dalang di balik semua ini. Sangat sulit bagi Arya menemui orang itu, namun kekuasaan Gunadh Mampu membuat orang tersebut bersedia menemui Arya.


"Saya tidak punya banyak waktu. Apa yang ingin kamu tahu dari saya?" Tanya pria karismatik di usia senjanya itu.


"Sebelumnya saya minta maaf, bila nanti pertanyaan ataupun pernyataan saya membuat Anda tersinggung. Tapi ini sangat penting" Arya memulai obrolannya. Saat ini mereka bertemu di ruang VIP sebuah restaurant.


Arya memperhatikan mimik wajah Bram.


"Dari informasi yang saya dapatkan, anda adalah sugar daddynya Safira sejak lama. Betul?" Bram mengangguk meski dengan kikuk.

__ADS_1


"Dan kini, sedang heboh video viral tenteng perbuatan mesum antara mantan kekasih anda itu dengan beberapa laki-laki. Apakah anda terlibat?" Arya menatap air muka Bram yang berubah keruh.


"Jangan menuduh sembarangan!"sentak Bram tidak terima.


"Saya hanya bertanya, bahkan kalian bisa melakukan itu dengan pasangan berbeda dalam satu ruangan. Benar?" Cecar Arya lagi.


Bram diam.


"Saya bicara bukan tanpa bukti." Arya mengeluarkan bukti-bukti yang ia simpan di dalam tas kerjanya.


"Meski anda seorang anggota dewan, tapi saya mesti mengingatkan anda, kalau perbuatan anda menyebar video p**no bisa terancam hukuman penjara."


Bram tersenyum sinis.


"Saya yakin kamu tahu kalau bukan tangan saya yang melakukan itu. Jadi untuk apa saya takut? Lagi pula j*l*ang seperti dia memang harus diberi pelajaran."


Drt


Drt


💌 'arya, tidak perlu lagi mencari tahu apapun. Biarkan berjalan sebagai mana mestinya. Anak saya sudah tahu semuanya. Jadi tidak ada yang perlu ditutupi lagi.'


Pesan dari Gunadh membuat Arya bernafas lega. Setidaknya ia tidak perlu repot-repot lagi untuk masalah ini.


💌 'baik tuan. Saya akan mengentikan pencarian ini.'.


Balasan dari Arya untuk Gunadh.

__ADS_1


"Maaf sekali lagi, tuan Gunadh tidak ingin memperpanjang masalah ini. Saya pribadi minta maaf karena sudah menganggu aktifitas anda." Arya menunduk sopan.


Bram pun memiliki tujuan yang sama. Ia tidak memiliki urusan dengan Gunadhyia Arjava. Meski merasa sedikit terganggu, tapi tidak masalah baginya.


"Tidak apa. Tapi yang jelas saya tidak berniat menghentikan penyebaran video itu dari dunia Maya. Agar para wanita di luar sana berpikir sebelum melakukan banyak gaya.


^⁠_⁠_⁠_⁠_⁠_⁠_⁠_⁠_⁠_⁠^^⁠_⁠_⁠_⁠_⁠_⁠_⁠_⁠_⁠_⁠^^⁠_⁠_⁠_⁠_⁠_⁠_⁠_⁠_⁠_⁠^


maaf babnya pendek bangeeet. dunia nyata penuh acara, 🙏🙏🙏


jangan lupa selalu dukung othor receh ini ya ...


oh ya masih ada promo karya dari teman aku nih


Blurb :


Seorang istri bernama Suci Permata Sari berusia 24 tahun, yang telah di diagnosa oleh seorang dokter bahwa dia tidak bisa memiliki keturunan.


Akibat tekanan yang cukup besar dari orang tua suaminya, akhirnya Suci berdoa dan berserah diri kepada Pencipta-Nya. Hingga akhirnya Suci mendapatkan pencerahan dan memiliki solusinya sendiri.


Suci menyuruh sang suami yaitu Dimas Hartawan berusia 26 tahun, untuk mencari wanita lain agar mereka bisa secepatnya memiliki keturunan dengan syarat wanita itu bisa membagi Haknya dengan adil bersama Suci.


Suci sudah berusaha ikhlas untuk merelakan sang suami tercinta supaya mencari pendamping baru untuk segera memberikan cucu kepada keluarga Dimas yang selalu menuntut anak dari Suci.


Apakah Dimas berhasil menemukan pengganti Suci dengan syarat tersebut?


Dan apakah Suci dan madunya bisa hidup akur serta saling membagi haknya?

__ADS_1



__ADS_2