Penantian Kinara

Penantian Kinara
Hidup normal


__ADS_3

Semua masalah sudah terselesaikan saat ini. Kinara dan Lana, kini mereka berdua saling membantu dalam mengurus kesembilan anak mereka.


Mbak sus yang sudah bekerja disana pun kini ikut membantu. Walau ada baby sitter Kinara tidak hanya duduk diam dan memperhatikan saja.


Tetapi ialah yang lebih banyak bergerak mengurus semua anaknya dan juga lima anak Lana.


Setelah kejadian saat aqiqahan itu, kini Lana dan Kinara tinggal dirumah yang sama. untuk saat ini Lana sedang membantu usaha Kinara yang ada di komplek perumahan mereka.


Sementara panggilan kerja untuk Lana belum ada, ia ikut menanam kan modal di swalayan Kinara.


Gunanya untuk menambah modal Kinara dan juga keuntungan dari penjualan itu bisa mengalir ke rekening Lana nantinya.


Lana dan Papi Gilang sudh sepakat akan membuka usaha ini demi kelangsunagn hidup anak Lana.


Untuk Kinara, Papi Gilang tidak perlu khawatir lagi. Karena ia sudah memiliki dua usaha yang menurut Papi Gilang bisa untuk menambah kebutuhhan Kinara bahkan lebih.


Tanpa sengetahuanKinara, Papi Gilang dan Lana sudah melunasi uang kulian Kinara dan Algi. Begitun dengan Tiara, istri Algi yang kini sedang berada di Bandung untuk kuliah.


Lana ingin memiliki usaha yang sama dengn Kinara, yaitu usaha kuliner. Lana ingin membuka Restoran dan juga sebuah rumah makan untuk masyrakat menengah.

__ADS_1


Dan satu lagi cafe.


Yang akan diperuntukan untuk kawula muda yang saat ini sednag trend-trend nya tentang cafe yang memiliki sport foto yang instagramable.


Inilah yang akan Lana kerjakan. Membangun tiga usaha sekaligu dengan modal yang ia miliki saat ini. Hasil dari sahhmanya selama berapa tahun di bhaskara gruop dan juga hasil jerih payahnya selama bertugas di Papua di bayar full oleh atasannya.


Tetapi tidak untuk Kinara. Kinara tidak mendapat itu, tetapi ia mendapat sertifikat dan paiagam karena jasa ali.


Piagam yang berbentuk emas setara dengan Lima M itu tidak Kinara terima. Karena ia tidak berhak menerima dan lagipun, Ia yakin jika Ali masihh hidup hingga saat ini.


Keyakina hhati yang tidak pernah pudar. Kinara bisa mersakan jika kini suaminya itu sudah sehat seperti sedia kala.


Karena sudah satu tahun berlalu. Ia dan keluarga bekerja sama untuk menyemangati diri masing-masing agar kuat lagi dengan cobaan hidup ke depannya.


Siapa yang tidak kenal dengan dapur Kinara? Seleuh komplek tempat tinggalnay kini semua sudah tau, jika istri dari Ali itu kini sudah menjadi seorang pengusaha sukses dan hebat sama seperti kedua orang tuanya.


Yaitu Mami Alisa dan Papi Gilang.


Kinara kembali menjlani hidup dengan normal. Tanap ada beban apapun saat ini. Walau terkadang letih melanda, ia tetap mensyukuri nikamta yang Allahh berikan.

__ADS_1


Seperti yang tertuang di dalam Alqur'an Surah Ar Rahman,


فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ


Artinya : Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?


Adakahh yang Kinara lupakan dari semua nikmat yang ia dapat selam ini? Sungguh, Allah itu tau apa yang kita butuhkan. Bukan yang kita inginkan.


Kinara sadar.


Dibalik semau musibah yang ia dapatkan pastilahh ada hikmahnya.


Salah satunya, keluarag bisa tau seperti apa sifat Maura selama ini. Dan juga, karena musibah yang ia dapatkan.


Kinara semakin bisa menguasai diri, menjaga diri dan lebih banyak lagi belajar dalam artian kesabaran dan ketaqwaan.


Kinara ingin berubah menjadi lebihh baik dari tahhun sebelumnya. Ia ingin saat sang suami pulang nanti, ia akan melihat.


Inilah Kinara yang sudah dewasa dan Mnadiri tanap sang suami. Ia bisa berdiri sendiri tanpa bergantung dengan orang lain.

__ADS_1


Semoga Kinra sanggup menunggu ali nantinya. Karena menunggu di dalam ketidakpastian merupakan hal yang sulit.


Tetapi Kinara tetap akan menunggu nya. Penantian Kinara tidak akan usai sebelum Ali kembali dan berkumpul bersama keluarga kecilnya.


__ADS_2