Penantian Kinara

Penantian Kinara
Fakta mengejutkan untuk Arfan


__ADS_3

''Terimakasih Sayang.. kamu mau menerima suami mu yang sangat jauh terpaut usia dengamu. Terimakasih..'' ucap Ali setelah beberapa saat saking berdiaman di Raung tamu itu.


Kinara mengangguk dan tersenyum, ia menoleh pada Abi Husen yang kini sedang mengusap sudut matanya yang mengeluarkan air mata.


''Abi..'' lirih Kinara


Abi Husen tersenyum, ''Nggak nak. Abi nggak nangis kok. Abi hanya sedang bahagia melihat putra sulung Abi mendapatkan bidadari surga langsung dari langit yang Allah kirimkan untuk putra sulung Abi yang terkenal sangat nakal dan sangat keras kepala. Abi bangga pada Maulana yang sudah bersedia mendidik putra Abi menjadi lebih baik. Abi bersyukur sekali. Inilah yang Abi inginkan dulu. Abi menginginkan seseorang yang bisa menuntun Ali menuju jalan Allah. Dan ya, Abang kamu lah orangnya. Maulana Akbar! Apa kabar nya nak, Abang kamu itu?"


Ali menoleh pada Kinara yang kini sedang tersenyum lembut pada Abi Husen. "Alhamdulillah Abang baik Abi. hanya saja sedikit demam saat kami tinggal tadi. Tapi tak apa. Ada kak Maura yang akan mengurusnya!"


Deg!


Deg!


Arfan terkejut mendengar nama Maura. "Maura? Maura Putri Kartika? Apa itu maksudmu? Terus, kamu siapanya Maura? Apa hubungan mu dengan nya?!" tanya Arfan suara meninggi


Ali menatap datar padanya. Kinara terkejut bukan main. "Ada hubungan apa Abang dan kak Maura?" tanya Nara penuh selidik pada Arfan.


"Jawab dulu pertanyaan Abang, adek ipar!"


Deg!


Nara terkejut. Begitupun dengan yang lainnya. Abi Husen dan Ali menatap datar pada Arfan.

__ADS_1


"Apa yang ingin kamu tau bang? Bukankah kamu sudah tau jika Maura sudah memiliki tambatan hatinya? Dan pemuda itu yang bernama Maulana Akbar! Abang kandung istriku berbeda ayah dengan nya! Jika Kinara terlahir dari ayah yang bernama Gilang Bhaskara. Sedangkan bang Lana terlahir dari seorang ayah bernama Almarhum Milham Syahputra!"


Dddduuuuaaaaarrrrrrrrr...


Arfan tersentak mendengar nya. "Dan ya, gadis yang dulu kamu sukai dan yang sekarang merupakan dua bidadari bang Lana. Yang satu istrinya dan yang satu lagi istriku!"


Dddduuuuaaaaarrrrrrrrr..


Lagi, Arfan tersentak dengan ucapan Ali. Ia terkesiap saat mendengar ucapan Ali saat ini. "Be-berarti...'' lirihnya dengan leher tercekat.


''Ya, gadis yang dulu pernah kamu ceritakan padaku saat aku di Bengkulu itu merupakan istriku. Istri sah ku! Gadis yang pernah kamu Curi fotonya hingga kamu kirimkan padaku. Dan kamu bilang akan mencari dan melamarnya menjadi istrimu! Apakah kamu masih ingin melanjutkan nya bang Arfan?!''


Deg!


Deg!


Ali menatap dingin padanya. ''Aku tau kamu begitu kecewa dengan Maura yang merupakan kakak ipar Kinara, wanita yang kini sudah menjadi istri sah dari bang Lana. Aku tidak bisa mematahkan semangat mu begitu saja. Aku masih punya perasaan. Aku sengaja diam agar kamu mencari tau sendiri siapa istriku dan dari mana asalnya. Tetapi tidak. Kamu sibuk memikirkan jika kamu akan menikahi Kinar yang kamu anggap calon istrimu itu yang ternyata telah menjadi istriku! Kamu berangan-angan akan menikahi istriku. Tetapi aku tetap diam. Karena aku tidak melihat pergerakan mu sama sekali yang akan mencarinya. Makanya aku diam. Tetapi tidak hari ini.''


''Kamu harus tau fakta yang sebenarnya. Bahwa Kinara yang kamu anggap Kinar itu adalah ISTRI SAH KU BAIK HUKUM MAUPUN AGAMA! Kami sudah menikah satu setengah tahun yang lalu bang Arfan di Medan pada saat umur Kinara masih tujuh belas tahun dan baru saja naik ke kelas dua SMA semester satu!''


Dddduuuuaaaaarrrrrrrrr...


Arfan terhenyak mendengar nya. Ia menatap Kinara dengan wajah pucat pasi. Sedangkan Kinara menatap datar padanya.

__ADS_1


''Jadi.. aku harap kamu bisa paham kenapa selama ini aku selalu menolak pesanmu dan hanya membacanya saja. Hati suami mana yang tidak cemburu bila istrinya sendiri di puji dan di puja oleh Abang sepupunya sendiri??''


Arfan jatuh bersandar di sofa dekat dengan Abi Husen. Ia menatap nanar pada Ali dan Kinara.


Abi Husen menghela nafasnya. ''Sudah Abi katakan berulang kali nak. Lupakan Kinara. Tetapi kamu tidak mau dengar. Abi sengaja melarang mu agar tidak mencarinya ke Medan sana. Karena Kinara merupakan menantu Abi. Abi sudah memperingatkan mu. Tetapi kamu tidak mendengarkan nya. Kamu tetap keras kepala. Maaf, untuk kali ini Abi tidakbisa membantu mu, Arfan!''


Arfan tertunduk lesu. Ia pasrah. Ia sudah kalah saat ini. Ia jatuh sejatuh-jatuhnya saat ini. Fakta yang mengejutkan ia dengar saat ini membuat seluruh dunianya runtuh dan hancur seketika.


Sakit di tinggal Maura tetapi tidak sesakit ketika ia mengetahui fakta bahwa Kinara gadis impiannya itu ternyata istri dari adik sepupunya sendiri.


Sungguh miris nasib Arfan. Dua kali patah hati dan dua kali juga wanita yang ia sukai sudah menjadi milik orang lain.


💕💕💕💕


Hemm.. kasian ya Bang Arfan?


Baiklah.. sambilan nunggu cerita adek Nara update, mampir dulu yuk di karya teman aku yang satu ini.


Judul Karya : Terpaksa Menikahi Selingkuhan Ibu Tiri


By Author : M. Anha


__ADS_1


Noh, cus kepoin!


Like, komen, kembang, vote dan rate untuk karya remehan othor ini. 😥😥


__ADS_2