
Amelia tertegun ditempat nya berdiri, semua mata tertuju pada gadis cantik nan imut itu.
"Amel kamu pemenang nya !!!" teriak Diana begitu bahagia, meski dia kalah, namun dia cukup bangga dengan Amelia.
Amelia terkesiap saat Diana memeluk tubuh nya dengan erat
"kamu menang mel, kamu berhasil. Kamu berhasil membanggakan kita semua" ungkap Diana, dan tanpa terasa air mata Amelia menetes karena dia benar benar tidak percaya dengan semua ini.
Diana langsung melepaskan pelukan nya ketika MC acara itu meminta Amel untuk naik keatas panggung
"pergilah, kamu memang pantas mendapatkan nya" ucap Diana membuat Amelia tersenyum dan mengusap air mata nya
"terimakasih kak" kata Amelia
Dia berjalan naik ke atas panggung, dimana semua mata tertuju pada nya. Kilauan kamera kini hanya fokus pada Amel dan langkah nya.
"kak Amel, selamat, you're the best" teriak Karina dari meja nya . Amelia hanya tersenyum dan melambaikan tangan nya. Fokus nya malah teralih pada Jonathan yang memandang nya dengan tatapan datar. Hati nya kembali teriris karena kebahagiaan nya terasa belum sempurna.
Amelia naik keatas panggung dan berdiri ditengah dua peserta lain nya. Mereka saling memberikan selamat satu sama lain.
Beberapa juri juga ikut naik keatas panggung untuk memberikan reward kepada para pemenang.
Amelia benar benar terharu, karena dia bisa mendapatkan apa yang dia mau. Tapi, dia merasa apa yang diraih nya terasa sia sia setelah melihat Jonathan, namun Ivan sama sekali tidak mendatangi nya.
Amelia tersenyum saat juri memberikan sebuket bunga dan penghargaan untuk nya.
Dan setelah selesai dengan reward nya, Amelia diminta untuk memberikan beberapa kata atas kemenangan nya.
Gadis cantik nan imut itu berdiri agak kedepan diantara peserta yang lain nya.
Dia menghela nafas nya sejenak dan mulai membuka suara nya.
"selamat malam semua. Terimakasih atas kehadiran dan suport dari kalian. Saya benar benar tidak menyangka jika saya bisa berada diposisi sekarang ini. Ini benar benar sebuah pencapaian yang sangat luar biasa. " ungkap Amelia dengan mata yang berkaca kaca membuat semua penonton memandang kagum gadis itu
"kemenangan ini saya persembahkan untuk orang orang yang sudah mendukung karir saya hingga saya bisa sampai ditahap ini.
Untuk kakak saya" ucap Amelia mengarahkan pandangan nya pada Andrean yang begitu bangga dengan adik nya
"untuk sahabat saya" kata Amelia lagi yang kali ini mengarah pada Karina yang sudah menangis terharu
"untuk orang hebat yang sudah membuat semangat saya bangkit dalam mencapai keberhasilan, terimakasih tuan, saya berhasil, dan semoga anda bisa melihat keberhasilan saya ini" ungkap Amelia mengarahkan pandangan nya pada kamera dimana orang yang dimaksud memang tengah menonton nya dari televisi dirumah nya, ya, Maxwel Alexander
"dan terakhir, untuk seseorang yang saya nantikan kehadiran nya. Ini bukti perjuangan saya, semoga jika kamu lupa, kamu bisa melihat ini sebagai bukti jika saya mampu menjadi yang terhebat untuk kamu" kata Amelia dengan air mata yang mulai menetes diwajah nya, namun segera dihapus nya dan digantikan dengan senyum nya yang manis
Setelah selesai, dia sedikit membungkukkan tubuh nya sebagai tanda penghormatan.
Acara ditutup dengan taburan bunga dan gemerlap lampu yang menghiasi podium. Seluruh peserta mengucapkan selamat kepada Amelia. Begitu pula para penyelenggara acara. Mereka begitu bangga karena Amelia bisa mengharumkan nama negara mereka.
Setelah drama panjang, Amelia turun dari atas panggung dan langsung disambut oleh Karina bersama Jonathan dan juga Dirga yang baru tiba ditempat itu.
__ADS_1
"kakak , selamat" ucap Karina sembari memeluk erat tubuh Amelia
"terimakasih" jawab Amelia, dia melirik kearah Jonathan
"selamat, kamu berhasil membuat kami bangga" ungkap Jonathan membuat Amelia langsung mengangguk dengan mata yang berkaca kaca
"terimakasih kak" jawab nya
"selamat ya Mel, kamu memang berbakat" kata Dirga pula
"terima kasih" balas Alena berusaha tersenyum.
Mata nya kembali menatap kearah luar pintu masuk, masih menanti yang selalu diharapkan nya.
Karina dan Jonathan saling pandang bingung, karena mereka juga tidak tahu dimana Ivan berada. Seharusnya Ivan disini , tapi kemana dia, batin Jonathan
"kamu cari Ivan?" tanya Dirga membuat Amelia terkesiap
"emm, itu, a aku" ucap nya terbata , namun Karina dan yang lain nya tahu jika gadis itu memang mengharapkan kehadiran Ivan
"kemana anak itu" gumam Jonathan
"ponsel nya juga tidak bisa dihubungi, Faiz juga" timpal Dirga membuat Amelia menghela nafas nya sembari memeluk buket bunga dan piagam yang diterima nya tadi.
"gak apa apa kak. Mungkin mereka sibuk" sahut Amelia meski sebenar nya dia benar benar kecewa saat ini
Karina dan yang lain nya langsung mengangguk dan menatap iba Amel yang telah berlalu dari tempat mereka
"apa kak Ivan lupa sama janji nya" tanya Karina menatap Jonathan yang hanya menggeleng pelan
"gak mungkin" gumam Dirga sembari terus mengecek ponsel nya
Beberapa detik setelah perdebatan mereka. Suara riuh penonton langsung sirna, dan pandangan mereka mengarah kearah podium dimana tirai kembali terbuka dan menampakan seorang pemuda tampan yang tengah duduk dikursi dengan sebuah gitar ditangan nya.
Mata Karina dan Dirga melebar sempurna melihat ternyata Ivan ada disana
"what, ngapain dia disana?" gumam Dirga tidak percaya
Sementara Amelia langsung tertegun melihat apa yang ada didepan mata nya saat ini.
Dan Diana bahkan tercengang melihat kehadiran Ivan disana, apalagi tatapan itu tertuju pada Amel yang sudah menangis
"kak Ivan" gumam nya saat melihat Ivan ada diatas panggung dan kini tengah tersenyum manis kepada nya
"hai, terimakasih sudah memberikan yang terbaik untuk ku dan juga untuk semua orang. Kamu benar benar hebat Amelia. Dan aku bangga padamu. Terimakasih untuk penantian dan kerja keras mu, dan maafkan aku yang selalu membuat mu menunggu. Cinta mu yang menarik ku kembali, dan cinta mu yang membuat ku tahu arti kebahagiaan yang sesungguh nya. I love you Amelia Kasyafani" ungkap Ivan begitu lembut dan tulus membuat semua orang yang berada disana benar benar terpana dengan ungkapan isi hati nya
Amelia langsung menangis tersedu sedu, apalagi saat Ivan mulai bernyanyi diatas panggung. Suara yang sudah sangat lama tidak didengar nya. Suara yang sangat lama dirindukan nya, apalagi wajah dan senyum itu, benar benar membuat nya bahagia. Dan bahagia nya terasa begitu sempurna malam ini
Ivan menyanyi sembari menatap Amelia dengan penuh cinta.
__ADS_1
Petikan gitar dan nada nada serta lirik yang dinyanyikan nya benar benar berasal dari hati nya. Semua mata bahkan awak media yang hadir tidak tinggal diam, mereka mengambil gambar dan video penerus perusahaan Agueno grup yang terlihat sangat keren dan benar benar memukau.
Ivan tersenyum dan berjalan menuruni anak tangga menuju tempat dimana Amel berada. Dia berjalan dengan penuh pesona mengabaikan sorak Sorai ratusan manusia yang ada disana.
Tatapan nya hanya lurus pada Amel yang masih terisak namun juga sudah berlari menuju tempat Ivan
Saat sudah dekat, Ivan langsung merentangkan tangan nya dan menyambut Amelia yang langsung melompat kedalam pelukan nya membuat nya mundur beberapa langkah kebelakang karena mencoba menyeimbangkan tubuh nya yang hampir oleng.
Semua orang yang memandang nya benar benar merasa tersanjung dan terbawa perasaan.
"Amel rindu, Amel rindu kak.... huuuuu" Amel terisak tersedu sedu dalam pelukan Ivan
"kakak juga rindu, rindu sekali" balas Ivan
"kenapa kakak baru datang" tanya Amel lagi yang masih betah memeluk Ivan
"kejutan, dan sungguh ini diluar ekspektasi, kakak yang terkejut karena kamu benar benar hebat" jawab Ivan
Amel merenggangkan pelukan nya dan menatap wajah Ivan yang semakin tampan.
"aku mencintaimu" ungkap Ivan sembari mengusap air mata Amelia yang semakin deras
"aku juga mencintai kamu, sangat" balas Amel.
Mereka kembali berpelukan ditengah tengah hiruk pikuk manusia yang menatap mereka dengan pandangan takjub. Bagaimana mungkin seorang penerus kejayaan Agueno grup itu bisa seromantis dan sebucin itu batin mereka.
"ehemmmm" Jonathan langsung berdehem kuat membuat Amelia dan Ivan terkesiap kaget dan langsung melepaskan pelukan mereka
"ingat tempat tuan muda" bisik Dirga yang berjalan mendekat kearah nya
"gila ya, semua orang langsung ngeliatin kita, bakalan jadi trending topic ini" gumam Faiz yang ternyata sudah berada disana
Karina hanya tertawa kecil melihat wajah Amelia yang merona malu dan bersembunyi di sebalik bahu Ivan menghindari kilatan kamera yang ternyata sedari tadi mengambil gambar mereka.
Ivan hanya tertawa kecil menutupi rasa malu nya. Rasa rindu nya benar benar membuat nya lupa diri saat ini.
"maafkan saya tuan dan nyonya, jika kami membuat acara ini sedikit terganggu. Saya harap kalian bisa menyikapi nya secara bijak, permisi" ucap Ivan begitu sopan. Dia langsung menarik tangan Amelia kearah pintu keluar diikuti oleh Jonathan yang menghela nafas kesal melihat kelakuan Ivan.
"seperti nya tuan muda mu memang suka mencari sensasi" bisik Dirga ditelinga Faiz yang langsung mengangguk setuju
"aku rasa begitu, awal nya aku kira dia cuma ingin membuat kejutan biasa karena kehadiran nya, bukan yang menghebohkan seperti ini" jawab Faiz pula
"ya, dan sesudah ini kita yang akan repot dengan tugas dari tuan Maxwel" kata Dirga lagi
"tugas apa" tanya Faiz bingung, mereka masih mengikuti langkah kaki tuan mereka yang ternyata menuju sebuah resto yang masih terletak diarea gedung itu
"tugas untuk menghapus video yang akan viral sebentar lagi, kau kira apa" dengus Dirga membuat Faiz langsung menepuk dahi nya
"seribet ini jadi orang kaya" gumam nya
__ADS_1