
Jonathan kini tengah berada dikampus nya. Ia sedang berkumpul bersama teman teman nya didalam kelas sembari menunggu dosen masuk.
Seperti biasa tak banyak yang Jonathan lakukan. Ia hanya membolak balikan buku yang dipegang dan dibaca nya sambil sesekali melirik teman teman nya yang berceloteh ria.
Terkadang dia sampai jenuh dan jengah, apalagi anak anak yang selalu meributkan tentang diri nya.
Namun karena dia terkenal dingin , maka tidak ada yang berani mendekati nya, jadi mereka hanya bisa mengagumi Jonathan dari jauh saja.
"woi Jo, serius amat lo" ganggu Samuel yang duduk disebelah Jonathan.
Jonathan hanya melirik sekilas
"udah jangan diganggu deh Sam, mau kenak timpuk lo! " ucap Dirga memberi peringatan.
"hehe, seneng aja gue gangguin nih anak. Seriusan amat hidup nya" jawab Samuel sembari tertawa mengesalkan
"emang kayak elo, becandaan mulu, maka nya tu hidup gak da bener nya" ejek Erika pula.
"haha, sialan lo" timpal Samuel.
Tiba tiba seorang siswa masuk kedalam kelas dengan heboh nya.
"hei guys, perhatian sebentar deh. Denger denger kita kedatangan murid baru lo, cowok guys, " kata mahasiswa itu dengan bahasa nya yang kemayu. Dia bernama Danil. Mahasiswa dikelas Jonathan yang paling heboh dan berisik.
"woi banci, beneran lo kalau ngomong! " ucap Samuel sambil melempar sebuah pena pada Danil
"beneran lah, ish siganteng kok gak percaya sama aku, dia udah jalan kemari kok with miss Sonia" jelas Danil sembari menunjuk kearah pintu masuk kelas.
"ganteng loh, aku aja yang ngeliat udah jatuh cinta, muka nya dewasa banget" kelakar Danil dan langsung disoraki teman teman nya
"beneran, eh tapi belum seganteng babang Jo kok, babang Jo masih tetep paling genteng dikampus ini" kata Danil sambil melihat kearah Jo.
Jonathan hanya memutar malas bola mata nya mendengar celotehan Danil.
"siapa sih? " tanya Erika pada Dirga
Sementara Dirga hanya mengangkat bahu nya.
Tidak berapa lama siswa baru yang dibicarakan Danil pun masuk bersama dosen mereka.
"huy guys, good morning" sapa miss Sonia yang terkenal centil
"morning miss" jawab mahasiswa dan mahasiswi dikelas serempak.
"oke, perkenalkan, ini mahasiswa baru dikelas kalian. Miss harap kalian bisa berteman dengan baik yah" ucap miss Sonia pada murid murid nya.
"silahkan perkenalkan dirimu tampan" titah miss Sonia pada mahasiswa baru itu.
"hai guys, saya Andrean pindahan dari universitas xx, senang bisa bertemu dengan kalian. " ucap pemuda itu dengan ramah dan memperhatikan seluruh mahasiswi dan mahasiswa yang berada didalam kelas itu
"hai" jawab mereka serempak.
__ADS_1
"oke Andrean, silahkan duduk dibangku yang kosong dibelakang siganteng Jonathan yah! " ucap miss Sonia sambil menunjuk ke arah Jonathan
Sedangkan Andrean hanya mengangguk tersenyum. Ia berjalan kearah tempat duduk nya. Ia berjalan sambil mata nya melirik kearah Jonathan yang hanya fokus melihat buku ditangan nya.
Tak berapa lama setelah sapa menyapa kegiatan belajar mengajar pun dimulai.
Jonathan fokus belajar tanpa menghiraukan sekeliling nya. Teman teman nya sedang fokus membicarakan dan menyapa Andrean yang duduk dibelakang nya.
"ish makin semangat deh gue kalau gini cerita nya, tiap hari yang diliat seger seger " kata Silvia
"iya, biasa cuma liat simakhluk es itu aja sama temen temen nya udah semangat, eh ini datang pula makhluk ganteng lain" timpal Cantika
"hu'um, berasa gak pengen libur gue sekolah. Mudah mudahan sikap nya gak sedingin Jonathan ya guys, hehe" bisik Maria pula
"haha, gue mah walau Jonathan makhluk es tetep gak kan berpaling deh! " ucap Sintia menimpali
"iya, pesona pangeran es gak bisa dibandingkan dengan apapun guys. hihi"
"Andrean kayak dewasa banget ya, lakik banget lagi"
"udah udah, kalian ini gibah mulu"
Begitulah bisik bisik siswi didalam kelas Jonathan yang saling mengagumi makhluk makhluk tampan seperti Jonathan dan teman teman nya dan ditambah pula dengan kedatangan Andrean.
Hingga tak terasa jam pelajaran pun usai.
Jonathan dan teman teman nya hendak kekantin seperti biasa.
"hai guys, gue boleh gabung? " tanya ndrean ramah.
Dirga, Samuel dan Alex saling pandang dan kemudian menatap Jonathan. Jonathan yang ditatap hanya mengangguk.
"oke, yuk" ajak Samuel
"thanks ya, " kata Andrean.
"gue Samuel, ini Dirga, itu Alex, disebelah gue Erika dan yang ini"
"Jonathan" kata Andrean memotong perkataan Samuel.
Jonathan mengangguk dan tersenyum tipis.
"senang berteman dengan kalian" kata Andrean lagi.
Mereka berenam pun berjalan bersama kekantin kampus. Sepanjang jalan mereka menjadi pusat perhatian seluruh mahasiswa dan mahasiswi dikampus itu.
"kenapa mereka ngeliatin kita begitu? " tanya Andrean heran
"gak usah heran, mereka memang gitu kalau liat makhluk ganteng kayak kita gini, haha" ungkap Samuel bangga
"ciih, bangga amat lu jadi orang" kata Erika memukul pundak Samuel
__ADS_1
"memang iya kok, lo aja yang lain sendiri spesies nya" ejek Samuel
"sialan lo, justru kalo gak ada gue kalian pada gak kan diliat orang, kan gue bunga nya. wkwk" kelakar Erika
"iya bunga bangkai" ejek Alex pula
"kalian mah curang keroyokan" ucap Erika mengerucutkan bibir nya
"ooh jangan jangan kalian ya yang dibilang anak anak sama dosen dikampus ini dengan julukan the famous student dan yang pangeran es pasti si Jonathan kan! " tebak Andrean.
"hahaha, udah tau aja lo cerita nya" ucap Samuel
"ya habis nya gitu gue nginjaki kaki disini yang dibicarain semua orang kalian" ucap Andrean
"iya, dan lo beruntung bisa gabung sama kita" ucap Erika menatap Andrean
"hehe, iya ya, beruntung banget gue" kata Andrean cengengesan
Akhirnya mereka pun tiba dikantin kampus. Setelah memesan makanan masing masing mereka duduk dan makan sambil mengobrol ringan.
"kalian udah lama saling temenan ya? " tanya Andrean
"lumayan, dari jaman SMA " kata Dirga
"oh udah lama juga" ucap Andrean mengangguk anggukan kepala nya.
Mereka pun menikmati makanan nya dengan sesekali ditemani dengan candaan mereka. Jonathan yang memang pendiam pun tak banyak mengeluarkan suara nya.
Hanya sesekali dia bersuara jika ditanya oleh Andrean.
"wah, bener bener makhluk es ni orang, pelit amat bicara, tapi cukup misterius" kata Andrean dalam hati.
Setelah selesai makan Jonathan dan teman teman nya kembali kekelas mereka.
Mereka belajar seperti biasa hingga jam pelajaran usai.
Mereka berpisah diparkiran mobil.
Dari jauh terlihat Andrean memperhatikan Jonathan.
Dirga yang menyadari itupun hanya melihat dari dalam mobil nya saja.
Setelah mobil yang dikendarai Jonathan meninggalkan pakiran barulah Andrean beranjak dari tempat nya.
"sungguh mencurigakan"
Kata Dirga dalam hati
..
jangan lupa tinggalin jejak ya guys ....
__ADS_1
thank you 🙏