Story Of The Twins

Story Of The Twins
Keterkejutan Penghuni Kampus


__ADS_3

Keesokan pagi nya Ivan dan juga Jonathan sudah bersiap siap untuk pergi kekampus mereka.


Mereka keluar dari kamar masing masing dan berjalan ke arah dapur dimana terlihat Delisha sedang menyiapkan sarapan untuk Maxwel dan juga untuk mereka.


"selamat pagi pa,  ma" sapa Ivan dan Jonathan kompak


"pagi sayang sayang nya mama" sambut Delisha dengan senyum hangat nya


"tumben kompak" ejek Maxwel sembari menyeruput kopi nya


"hehe,  nama nya couple pa,  ya gak bang" kata Ivan sambil menyenggol bahu Jonathan


Sedangkan Jonathan hanya mencebikkan bibir nya.


Maxwel dan Delisha hanya tersenyum geli melihat kelakuan anak kembar mereka itu.  Sungguh berbeda.


"ya sudah,  ini sarapan kalian.  Dihabiskan biar semangat kuliah nya" kata Delisha sembari menyerahkan sepotong sandwich dan segelas susu pada Ivan dan juga Jonathan


"abang mu sudah rapi dengan tas nya,  lalu tas mu kemana nak? " tanya Maxwel heran melihat Ivan tidak membawa tas nya


"ooh,  Ivan berangkat belakangan aja pa.  Biar Abang duluan aja" jawab Ivan sambil mengunyah makanan nya.


"kenapa begitu? " tanya Maxwel dan Delisha heran


"dia mau memberi kejutan pa, ma" jawab Jonathan santai


"oooh,  kamu ini,  pasti mau buat temen temen kamu terkejut kan,  mau jadi anak baru bersama temen kamu itu, iya?" tebak Maxwel


"hehe,  iya pa,  kan kejutan" jawab Ivan cengengesan.


Delisha dan Maxwel hanya geleng geleng kepala melihat tingkah anak mereka yang satu itu.  Ivan memilih untuk menjadi anak baru dikelas Jonathan bersama Faiz.  Meski harus bersusah payah mengejar ketertinggalan nya namun ia tetap kekeh untuk sekelas dengan Jonathan. Dan bukan hal yang sulit bagi Maxwel untuk mengabulkan keinginan Ivan itu.


...


Beberapa saat setelah itu Jonathan sudah ada dikampus nya diantar oleh Roy.  Kini dia tidak lagi dikawal seperti dulu.  Ayah nya sudah membebaskan nya tanpa pengawal lagi.  Dan tentu saja itu membuat nya lebih merasa leluasa. 


Didepan kampus ia bertemu dengan Dirga yang baru saja tiba.


Dirga memperhatikan Jonathan dari atas kebawah.  Dan jonathan yang diperhatikan pun hanya menatap jengah pada Dirga.


"kenapa? " tanya Jonathan dengan ekspresi datar nya


"oh,  hehe,  hai Jo.  Gue bingung mau nyapa lo duluan.  Takut ketuker.  " kata Dirga salah tingkah.


Sementara Jonathan hanya geleng geleng kepala.


Disepanjang jalan menuju kelas Jonathan disapa oleh semua siswi yang berada dikampus itu. Namun tidak ada satupun yang ditanggapi nya.  Dan tentu saja itu membuat para fans nya bingung kembai.


"apa dia udah berubah jadi makhluk es lagi? "


Gumam semua mahasiswi itu.


"Ivan mana jo,  kok lo gak bareng dia? " tanya Dirga heran


"nanti juga ada" jawab Jonathan singkat


Dirga pun hanya manggut manggut. 


"kembali kedunia kutub utara ni gue" gumam dirga dalam hati.


Sesampai nya dikelas Jonathan langsung disambut oleh teman teman nya yang sudah beberapa minggu ini tidak bertemu.


Jonathan hanya tersenyum menyambut sapaan mereka.


"wah,  enak banget lo ya liburan sampek seminggu lebih." sindir Samuel


"mana oleh oleh nya,  jangan lupa lo sama temen sendiri" kata Alex lagi


"liburan kemana sih Jo, sampek gak da ngasi kabar kekita" tanya Erika pula


"maaf" ucap Jonathan singkat dengan senyum tipis nya


Teman teman nya pun langsung melongo melihat ekpresi Jonathan yang kembali dingin itu.


"lo sehat Jo? " tanya Samuel yang masih heran


" kenapa? " tanya Jonathan pula

__ADS_1


Teman teman nya langsung saling melirik dan saling pandang heran dengan wajah bingung.


Samuel langsung menggaruk kepala nya, Alex mengerjapkan mata nya sembari meneguk Saliva nya sedangkan Erika menatap aneh Jonathan.


Dirga yang melihat itu hanya mampu menahan tawa.


"tunggu kejutan setelah ini" batin Dirga dalam hati .


Dalam hati nya Dirga mentertawakan teman teman nya


"lo kenapa berubah lagi Jo?, lo gak lagi kesambet kan kemaren" tanya Samuel konyol


Jonathan pun hanya menatap Samuel dengan senyum tipis nya dan menggeleng pelan


"aneh banget ini anak" kata teman teman Jonathan dalam hati.


Hingga jam pelajaran pun dimulai.  Terdengar kasak kusuk dari para mahasiswa disana bahwa akan ada dua orang mahasiswa baru yang akan masuk dikelas mereka.


Jonathan dan juga Dirga yang sudah mengerti itu hanya diam mendengarkan mereka.


Sementara teman teman yang lain pun ikut bertanya tanya siapa kira nya mahasiswa baru itu.


Hingga dosen pun masuk dan memulai pelajaran nya.


Dan baru setengah jam pelajaran dimulai terlihat seorang rektor dikampus itu masuk kekelas itu untuk membawa dua anak baru yang dimaksud kan tadi.


Rektor itu pun mempersilahkan kedua pemuda itu untuk masuk.


Dengan gaya yang sok cool Ivan dan juga Faiz masuk kedalam kelas itu. Mereka menundukan sedikit badan nya untuk memberi hormat pada dosen dan rektor itu.


Terlihat Ivan memakai masker untuk menutupi wajah nya. 


Namun gaya nya dibuat se cool mungkin mengikuti gaya Jonathan.


"astaga anak ini" batin Jonathan dalam hati menatap jengah Ivan yang selalu bisa membuat nya geleng geleng kepala


Sementara teman teman sekelas nya sudah tidak sabar untuk melihat wajah dibalik masker itu.


"silahkan buka penutup wajah mu dan perkenalkan diri kalian pada teman teman kalian yang baru" kata dosen itu.  Sedangkan rektor tadi sudah meninggalkan kelas itu.


Faiz pun memperkenal kan dirinya pada semua orang yang ada dikelas itu.  Sekilas ia menatap Jonathan dan tersenyum, Jonathan pun balas tersenyum pada Faiz.


Dan kini giliran Ivan.  Para mahasiswa dan mahasiswi itupun sudah mulai kasak kusuk tidak sabar ingin melihat siapa wajah dibalik masker itu.


Ivan pun membuka perlahan masker diwajah nya dengan gaya cool nya. Dia langsung tersenyum menatap seluruh teman teman nya.


Seketika semua orang yang ada diruang kelas itu bagai berhenti bernafas.


Mereka melongo sampai membuka mulut nya menatap Ivan dan Jonathan secara bergantian.


Dosen yang mengajar hari itu pun sampai melongo menatap heran mahasiswa baru itu, pasal nya dia memang tidak mengetahui siapa anak baru yang itu.


"oh my god,  mata gue yang salah atau gimana ya" kata Samuel sambil mengusap usap mata nya


"kenapa Jo jadi ada dua? "  kata Alex sambil menatap Ivan dan Jonathan bergantian


"astaga, apa dia kembaran lo Jo,  mirip banget? " tanya Erika pula


"astaga,  gila.  Makhluk es kita ada dua guys"


"wah amazing"


"gue mimpi apa gimana ya"


"ini beneran gak sih"


"kok bisa mirip begitu"


Dan begitu banyak ocehan para mahasiswa dan mahasiswi yang ada dikelas itu.


"kenapa kalian begitu mirip,  coba perkenalkan dirimu" titah dosen itu yang sudah sangat penasaran


"hehe maaf bu, 


hai semua,  maaf buat kalian heran.  Perkenalkan nama saya Jovankha Alexander.  Saudara Jonathan" kata ivan memperkenalkan dirinya


Sementara teman teman nya semakin dibuat terkejut.  Pasal nya selama ini mereka tidak ada yang mengetahui bahwa Jonathan memiliki saudara.  Bahkan teman teman dekat nya sekalipun.

__ADS_1


Jonathan yang melihat semua teman teman nya terpelongo heran pun berdiri dan maju kedepan, berdiri disebelah Ivan. Dan sontak saja itu membuat teman teman nya fokus pada pemandangan yang langka itu.


"perkenalkan dia adalah adik saya, sekaligus kembaran saya.  Jovankha, yang selama ini tinggal terpisah dari saya. Saya harap kalian juga bisa menerima dia dengan baik" kata Jonathan menjelaskan status nya.


Para mahasiswa yang ada dikelas itu hanya terdiam sedangkan para mahasiswi sontak saja langsung histeris melihat idola mereka kini bertambah dengan wajah yang sama pula.


Jonathan dan Jovankha pun kembali dipersilahkan duduk dibangku mereka masing masing. Ivan duduk diantara Jonathan dan juga Samuel.


"oh my god mirip banget sama lo Jo" bisik Samuel.


Ivan hanya cengengesan meladeni sapaan teman teman nya itu sedangkan Jonathan hanya tersenyum tipis.


Setelah kasak kusuk tentang kehadiran Ivan, kelas pun dimulai seperti biasa hingga jam istirahat datang.


Ivan,  Jonathan,  Faiz,  Dirga,  Samuel,  Alex dan juga Erika pun pergi kekantin bersama.  Setelah sebelum nya saling memperkenalkan diri.  Meskipun Ivan sudah tau siapa mereka tapi dia juga kembali seperti belum mengenal mereka.


Dihari itu seluruh penghuni kampus pun dihebohkan oleh kehadiran Ivan yang merupakan kembaran Jonathan.


Tentu saja hal itu membuat seluruh dewi kampus merasa sangat senang melihat maklhuk es yang mereka idolakan selama ini memiliki kembaran.


Bahkan disepanjang jalan menuju kantin, semua mata menatap heran kearah dua tampan itu. Bahkan kini kantin penuh dengan mahasiswa dan mahasiswi yang penasaran dengan rupa kembaran Jonathan itu.


"gue yakin deh,  selama hampir dua minggu kemarin yang sama kita pasti Jovankha kan,  bukan Jonathan" kata Erika yang membuat semua orang melihat kearah nya


"iya,  gue juga sepemikiran sama lo Rik" timpal Alex pula


"hehe,  maaf maaf,  gue gak bermaksud bohongi kalian kok.  Gue cuma ngikut titah bang Jo aja" kata Ivan membela diri


"wah parah lo Jo,  terus selama ini lo dimana? " tanya Alex


"ada,  sama Faiz dikampung" jawab Jonathan singkat


"ha, ngapain,  beneran itu Iz? " tanya Samuel heran


"iya,  gue juga sempet terkecoh,  gue kira dia Ivan " jawab Faiz terkekeh


"dan lo Dir,  lo tau semua nya kan? " tuduh Erika pula


"hehehe, ya gue akui gue tau duluan sebelum kalian.  Tapi jujur gue juga gak tau kalau ni anak gak keceplosan ngomong nya" kata Dirga sambil menunjuk Ivan


"pantesan beda,  gue kira si Jo udah nyadar akan kedinginan nya,  eh rupa nya beda orang" ungkap Samuel sambil menggeleng gelengkan kepala nya


"kalian mah mending, lah gue kira si Ivan kesambet setan maka nya sifat nya berubah jadi dingin banget,  gak mau ngomong kayak biasa nya.  Gue ngeri banget deket dia" ungkap Faiz pada teman teman nya


Teman teman nya pun langsung tertawa mendengar penuturan Faiz dan dengan kekonyolan fikiran mereka yang ternyata selama ini dikibulin oleh Ivan dan juga Jonathan.


"haha,  sialan lo Iz,  bang Jo aja tu yang memang aneh,  pelit amat bicara,  padahal kan sayang tampang keren begini gak... ." ucapan nya pun langsung terhenti melihat tatapan tajam Jonathan


"hehe,  ampun bang ampun" kata Ivan cengengesan sambil mengatupkan kedua tangan nya didada


Sontak saja mereka semua tertawa melihat kekonyolan Ivan yang berani sekali mengusili Jonathan yang dingin itu.


"amazing,  sama,  tapi sifat nya bagai langit dan bumi"


Kata Alex yang langsung mendapat semua jempol dari teman teman nya.


..


Hari hari mereka jalani dengan keseruan yang semakin menarik.  Apalagi dengan kehadiran Ivan dan juga Faiz,  dua gesrek yang suka mengusili teman teman mereka dan juga ramah pada seluruh fans fans nya.


Seluruh penghuni universitas itupun kini sudah dapat membedakan mana si makhluk es dan mana makhluk kece.


Baik Jonathan maupun Jovankha juga sudah ada fans club tersendiri dikampus itu.  Apalagi sekarang semua orang sudah mengetahui bahwa kedua pemuda itu adalah pewaris kerajaan Aguenno group.  Perusahaan terbesar di Asia milik keluarga Maxwel Alexander.


banyak para mahasiswi baik yang setara ataupun senior mereka mencoba mendekati namun nampak nya baik Jonathan maupun Ivan tidak ada yang menaruh simpati pada mereka.


Apalagi dengan status mereka yang sekarang sudah diketahui sebagai anak sultan, membuat mereka harus bisa bersikap dan tidak salah dalam suatu pilihan.


..


Sungguh siapapun tidak akan bisa menduga bagaimana permainan takdir.  Yang bisa dilakukan adalah dengan menjalani nya sebaik mungkin.


Meski sulit dan selalu sakit,  tapi takdir Tuhan adalah yang terbaik.


Kasih sayang dan juga kebahagiaan yang selama ini diimpikan Ivan akhir nya bisa ia dapatkan .  Begitu juga dengan Jonathan, kebebasan dan ketenangan yang selama ini hilang kini pun sudah kembali. 


Bahkan kedua nya mendapatkan sesuatu yang lebih indah dari itu,  yaitu keluarga yang utuh dan lengkap.

__ADS_1


..


tamat


__ADS_2