Story Of The Twins

Story Of The Twins
Honeymoon Jonathan Dan Karina


__ADS_3

Paris, Perancis......


Kota dengan sejuta keindahan yang menjadi daya tarik tersendiri bagi setiap pasangan yang berlibur kesana. Kota romantis yang sering dijuluki sebagai kota cinta itu adalah destinasi terbaik bagi dua orang yang sedang kasmaran. Banyak tempat tempat terbaik untuk mereka membuat jejak jejak cinta disana.


Apalagi bagi pasangan pengantin baru seperti Jonathan dan Karina. Mereka memilih menghabiskan waktu libur mereka dengan berbulan madu dikota Paris. Kota seribu cahaya yang akan menjadi saksi perjalanan cinta mereka selama dua Minggu kedepan.


Banyak destinasi wisata yang akan mereka datangi. Salah satu nya sudah pasti menara yang paling terkenal didunia. Menara Eiffel. Dan juga berdiri diatas jembatan sungai Seine yang membelah ditengah kota. Membayangkan itu saja sudah membuat mereka begitu bahagia.


Selama ini mereka tidak pernah berlibur jauh ataupun menghabiskan waktu bersama, dan disaat saat honey moon seperti inilah waktu yang tepat bagi mereka.


Sudah tiga hari mereka berada di Paris. Dan tentu nya dua hari mereka isi dengan kegiatan kegiatan yang menyenangkan. Menghabiskan uang yang tidak seberapa untuk sekelas Jonathan Alexander. Yah, untuk saat ini Karina tidak akan mempermasalahkan nya, karena dia juga menikmati liburan ala High class ini.


Sebuah hotel yang tidak jauh dari area menara Eiffel menjadi tempat tinggal mereka selama disana. Seorang sopir yang disewa Jonathan juga selalu sigap menemani langkah mereka.


Hari ini, Jonathan dan Karina akan mendatangi sebuah acara karnaval yang diadakan diarea menara Eiffel itu.


Hari sudah malam, mungkin sekitar jam delapan waktu setempat.


Suhu udara disana cukup dingin sehingga mereka harus mengenakan jaket yang cukup tebal. Bahkan Karina harus menggunakan penutup kepala karena dingin nya udara. Ya, untuk anak tropis seperti nya yang tidak pernah berpergian jauh memang sedikit sulit untuk menyesuaikan keadaan.


"Kalau kamu gak tahan, kita bisa dihotel aja sayang" kata Jonathan sembari membenarkan posisi penutup kepala Karina


Karina cemberut dan mengerucutkan bibirnya sekilas memandang Jonathan


"Kemari kan untuk liburan, masak iya dikamar terus. Badan Karin udah capek" gerutu Karina


Jonathan tertawa kecil dan mengusap sekilas wajah istri nya. Ya, dia selalu tidak bisa tahan jika hanya berdua dengan Karina didalam kamar.


"Yasudah, ayo. Jangan saja kamu sampai sakit nanti" kata Jonathan


"Enggak, vitamin dan obat obatan udah Karin siapin. Kalau kakak ngurung Karin terus, mungkin seminggu lagi Karin bisa masuk rumah sakit" jawab Karina


"Kejar target" sahut Jonathan


"Kejar target apaan" dengus Karina yang langsung berjalan keluar kamar.


Jonathan kembali tersenyum dan menyusul Karina. Sopir mereka telah menunggu dilobi hotel. Siap untuk mengantar tuan nya menghabiskan malam.


Suasana malam dikota Paris benar benar indah. Apalagi jika berjalan jalan disekitar kota, tapi yang paling indah adalah berdiri dibalkon gedung menikmati cahaya cahaya lampu yang bagai bintang di langit. Siluet yang memantul diatas sungai Seine membuat suasana kota itu begitu indah untuk dipandang. Ditambah dengan pijar lampu dibagian menara Eiffel.


Yah, Karina begitu menikmati hari hari nya disini


Tidak sampai setengah jam, mereka sudah tiba dikawasan menara Eiffel. Suasana malam itu begitu ramai oleh pengunjung, apalagi pasangan pasangan muda seperti mereka. Mungkin karena tempat yang mendukung dan juga acara yang diadakan.


Karina merangkul lengan Jonathan yang berjalan disamping nya. Hiruk pikuk orang orang yang berlalu lalang benar benar begitu heboh

__ADS_1


Apalagi orang orang yang sedang pawai dengan kostum mereka masing masing, saling membawa obor dan properti yang lain nya.


"Lucu banget" gumam Karina ketika melihat dua pasang anak kecil memakai kostum Santa Claus dengan jenggot yang kebesaran diwajah mereka.


Bahkan Karina sampai tertawa lucu melihat tingkah mereka yang menggemaskan.


Jonathan tersenyum melihat wajah bahagia Karina. Ya, membahagiakan gadis yang telah menjadi istrinya itu ternyata juga bisa membuat nya bahagia. Tawa Karina adalah kebahagiaan tersendiri bagi Jonathan yang kaku.


Seperti nya Karina juga sudah mulai melupakan tentang kejadian mengerihkan dimalam pesta pernikahan mereka kemarin. Apalagi semalam mereka juga mendapat kabar jika Diana sudah bisa pulang kerumah karena kondisi nya sudah membaik. Dan tentu saja itu membuat Karina sudah tenang hatinya.


"Kakak, kesana yuk" ajak Karina. Jonathan menoleh pada tunjuk gadis itu yang mengarah pada sebuah pertunjukan sirkus dan sulap yang dilakukan oleh seorang badut besar


Jonathan mengangguk dan membawa Karina kesana. Tangan mereka tidak pernah lepas satu sama lain. Berjalan bergandengan mesra tanpa memperdulikan orang orang disana.


Senyum Karina langsung mengembang saat melihat badut besar itu sedang beratraksi. Berjoget lincah dan memainkan bola bola ditangan nya yang cukup banyak


"Keren" puji Karina sembari menepuk kedua tangannya. Jonathan mengernyit, apa yang keren batin nya. Tapi melihat wajah Karina yang begitu mau tidak mau dia juga ikut tersenyum.


Apalagi saat badut itu mengeluarkan banyak barang dari dalam topi kecil nya, membuat Karina semakin antusias. Sebagai orang Asia, Karina menjadi penonton dengan tubuh paling kecil disana, untung saja mereka berdiri dipaling depan, sehingga dia bisa melihat pertunjukan itu dengan leluasa.


Mata Karina melebar saat badut tersebut mendekat kearah nya dan berlutut dihadapan Karina.


Dia menyerahkan setangkai bunga mawar yang ada ditangan nya pada Karina, membuat gadis itu langsung tersenyum manis.


Jonathan yang melihat nya tampak membelalakkan mata, ingin menyusul tapi ketika melihat apa yang terjadi selanjutnya dia malah tersenyum dan menggeleng pelan.


Ternyata badut itu mengajak Karina berjoget. Suara musik yang entah datang dari mana langsung mengalun dengan riang. Kedua tangan Karina dipegang oleh badut itu dan mengajak nya berjoget dengan kaki yang dia hentak hentakan ketanah. Awalnya kaku namun lama kelamaan Karina mulai bisa membawa diri.


Bukan hanya dia, tapi semua penonton yang ada disana juga ikut berjoged dan tertawa dengan gembira.


"Yeay" teriak mereka semua begitu semangat mengikuti alunan musik yang dimainkan


Jonathan tersenyum. Melipat kedua tangan nya didepan dada. Menggelengkan kepala melihat Karina sigadis polos tertawa lepas dan sangat bahagia disana. Untung saja itu badut, jika pria tampan tadi, dia tidak akan membiarkan nya membawa Karina.


Suhu yang tadi nya terasa dingin dan begitu menggigit, kini telah berubah menjadi hangat, bahkan peluh sudah mulai membasahi tubuh nya. Ya, malam ini Karina benar benar bahagia. Lama mereka berjoged, saling berbaur satu sama lain.


Hingga dia rasa dia begitu kelelahan, baru lah Karina berhenti, dengan musik yang juga mulai berhenti.


Karina langsung berlari kearah Jonathan yang menyambut nya dengan tangan terbuka.


"Kamu bahagia?" tanya Jonathan. Tangan nya mengusap gemas pucuk kepala Karina, dan sedikit membenarkan penutup kepala nya yang sedikit miring


Karina mengangguk dan tersenyum, dia kembali menoleh kearah badut yang tampak membungkukkan tubuh dihadapan nya.


Jonathan mengeluarkan beberapa lembar uang dolar dan melemparkan nya kedalam kotak yang tersedia disana. Badut itu tampak begitu senang, karena cukup banyak Jonathan memberinya. Dia bahkan sampai berjingkrak-jingkrak kegirangan dan kembali membungkukkan tubuh dihadapan Jonathan dan Karina.

__ADS_1


"Karin haus" kata Karina dengan manja


"Kita cari minum" ajak Jonathan dan Karina langsung mengangguk


Sebelum pergi, dia melambaikan tangan nya dulu pada badut itu. Dan kembali merangkul lengan Jonathan yang membawa nya kestand penjual minuman


Karina duduk disebuah kursi panjang, sedangkan Jonathan masih membeli minuman untuk nya.


Tangan Karina memainkan bunga mawar yang diberikan badut tadi, dia akan menyimpan ini untuk kenang kenangan.


"Kenapa masih disimpan, sudah layu" kata Jonathan mengejutkan Karina


"Untuk kenang kenangan" jawab Karina sembari menerima minuman kaleng dari Jonathan


"Aku sudah mengabadikan nya disini, lihat" ucap Jonathan sembari mengeluarkan ponsel nya dari balik jaket


Karina mendekat kearah Jonathan dan langsung tertawa kecil melihat foto fotonya tadi yang sedang berjoget


"Ya ampun, lucu banget" gumam Karina malu sendiri


"Hmm, gadis polos ku sudah tidak sepolos dulu" jawab Jonathan


"Kakak yang buat Karina enggak polos lagi. Setiap hari ngajarin yang enggak enggak" ucap Karina


Jonathan tertawa dan mengusap kepala nya dengan gemas


"Enak saja. Bahkan kamu juga menikmatinya " sahut Jonathan. Karina langsung tertawa malu dan memalingkan wajah nya yang merona


"Kita kemari kan memang untuk itu" ucap Jonathan


Karina mengerucutkan bibirnya sekilas


"Ya jangan itu terus juga kak. Karin juga pengen keliling keliling, selagi ada waktu libur" jawab Karina


"Iya, besok kita jalan jalan lagi. Terserah mau kemana" kata Jonathan


Karina langsung tersenyum gembira mendengar nya


"Beneran ya, awas aja kalau kakak ribut lelah" ancam Karina. Jonathan tertawa kecil dan mengangguk


"Iya iya" jawab Jonathan


Malam itu, sebelum kembali kehotel, mereka menghabiskan waktu dengan berkeliling kembali. Meski lelah, namun mereka sangat menikmati nya.


Waktu waktu berdua yang sangat jarang didapatkan jika sudah kembali nanti. Apalagi Jonathan yang sibuk bekerja setelah ini.

__ADS_1


__ADS_2