Story Of The Twins

Story Of The Twins
Prewedding


__ADS_3

Matahari sudah mulai terbenam diufuk barat, bersamaan dengan sinar jingga yang sangat indah berkilau diatas lautan biru yang memerah karena sinar nya. Suasana sore itu begitu indah dan sangat romantis, pemandangan yang begitu menyegarkan mata membuat siapa saja betah memandang keindahan alam ciptaan Tuhan YME. Begitu pula dengan pasangan Jonathan dan Karina, kini mereka sudah berada diujung kapal, mereka sudah mengambil posisi masing masing untuk proses pengambilan foto.


Jonathan terlihat begitu tampan dengan kemeja putih dan celana abu abu nya, terlihat santai namun tetap saja membuat pesona nya semakin bertamabah, apalagi dengan kilauan cahaya matahari yang membias dibelakang nya, membuat dirinya berkali lipat begitu indah.


Jonathan memandang Karina yang berdiri dihadapan nya, gadis itu sedang dibantu memperbaiki posisi gaun nya oleh fotografer yang akan mengambil gambar mereka. Sedari tadi mata Jonathan tidak henti henti nya memandang kagum kearah Karina yang juga terlihat cantik. Calon istri nya ini memakai gaun putih tanpa lengan dengan ekor yang menjuntai panjang, rambut nya dia biarkan tergerai membuat nya melayang terhempas angin pantai disore hari itu.


Fotografer itu mengarahkan gaya Jonathan dan Karina dengan begitu lembut dan penuh perhitungan, Jonathan dan Karina juga menuruti semua perkataan nya, karena mereka juga ingin mendapatkan gambar yang bagus dan tentunnya bisa menjadi kenang kenangan nanti.


"Oke, tangan anda letakan dipinggang nona tuan" pinta pria bertopi cokelat yang menjadi fotografer mereka, pria itu bernama Petro


Jonathan langsung meletakkan tangan nya dan memeluk pinggang Karina yang tersenyum menatap nya, tangan Karina dia letakan didada Jonathan


"Oke, tahan, dan saling pandang penuh cinta ya" seru Petro. Jonathan dan Karina langsung saling pandang dan tersenyum dengan binar yang indah, membuat Petro benar benar kagum melihat nya. Meski Jonathan kaku, namun cemistry mereka berdua cukup mampu menutupi kekurangan nya. Petro dengan sigap mengambil gambar mereka berdua hingga beberapa kali take. Dengan background matahari terbenam membuat gambar yang diambil nya terlihat begitu memukau dan sangat artistik, apalagi model nya juga memiliki visual yang menarik, sehingga menambah semangat tersendiri untuk nya.


Jonathan menatap Karina dengan lekat, semakin ditatap semakin dia merasa jika Karina begitu cantik, rasa nya dia benar benar mengagumi seluruh daya tarik gadis ini. Gadis yang telah lama memiliki hati dan mengisi seluruh hari hari nya.


Tanpa sadar Jonathan malah beralih kearah bibir pink milik Karina yang masih tersenyum kearah nya, desiran angin pantai yang menerpa tubuh mereka, serta keheningan yang tercipta membuat Jonathan terbuai dengan suasana yang ada, dia malah mendekatkan wajah nya pada Karina yang ternyata juga sama dengan nya, sama sama terbuai dengan wajah indah dihadapan nya itu. Mereka seketika lupa sedang berada dimana, membuat Petro dan dua orang yang membantu proses pengambilan foto ini tampak saling pandang bingung, namun seketika mereka langsung mendengus senyum masing masing, seperti nya tuan muda ini terbawa suasana batin mereka.


Melihat itu, Petro langsung saja kembali menyiapkan kamera nya, ini adalah pemandangan yang begitu bagus, alami dan pasti nya akan menambah kadar keromantisan yang sebelum nya tidak berani dia utarakan.


Mata Karina terpejam saat wajah Jonathan sudah mendekat, Jonathan sedikit memiringkan kepala nya dan langsung mencium bibir manis itu dengan begitu lembut. Kilauan kamera langsung mengambil gambar mereka dengan cepat. Pemandangan yang benar benar memukau membuat jantung Petro dan dua anggota nya seperti terhenti seketika. Sore itu, matahari yang mulai bersembunyi dibalik lautan luas menjadi saksi bisu bagaimana seorang Jonathan yang kaku dan dingin begitu terbuai dan terbawa suasana akan keindahan gadis nya.


Lama mereka berciuman bahkan hingga beberapa kali Petro mengambil gambar mereka dari sudut pandang yang berbeda, benar benar sempurna, batin Petro.


Ivan dan Amelia yang baru keluar dari dalam kapal terlihat melebarkan mata mereka melihat adegan romantis didepan sana.


"Wow!!" seru Ivan langsung, membuat Jonathan dan Karina langsung terkesiap kaget dan melepaskan ciuman mereka dengan cepat. Jonathan dan Karina tampak begitu gugup dan salah tingkah, mereka langsung terlihat memalingkan wajah mereka yang merona malu. Apalagi Karina, bisa bisa nya dia terbuai dengan sentuhan Jonathan dan dilihat oleh banyak orang pula. Rasa nya dia benar benar ingin terjun kedalam lautan sekarang. Apalagi melihat tatapan semua orang yang memandang mereka dengan senyum aneh, membuat Karina sungguh malu.


"Luar biasa tuan, kalian benar benar menciptakan suasana yang begitu romantis" ucap Petro dengan decak kagum nya.


Jonathan langsung mendehem dan mencoba bersikap santai dan datar seperti biasa, padahal dia merasa begitu malu sekarang. Bisa bisa nya dia tidak bisa menahan hasrat nya. Apalagi dia melihat Ivan yang terlihat terkekeh kecil ditempat nya melihat adegan tadi. Sungguh Jonathan jadi bingung sendiri


"Mata Amelia jadi ternodai gara gara kalian" kata Ivan. Amelia langsung menampar lengan nya dengan gemas, sebenar nya dia juga ingin tertawa, apa lagi melihat wajah malu Karina yang bersembunyi disebalik punggung Jonathan, calon kakak ipar nya itu benar benar tidak berani menatap mereka.

__ADS_1


"Petro, tidak biasa nya kau mengadakan adegan seperti itu?" tanya Ivan pada Petro yang terlihat terkesiap, dia langsung menoleh pada Jonathan yang kembali berdehem dan menatap kesal Ivan.


"Cepatlah lanjutkan, sebelum waktu nya habis" kata Jonathan langsung, jangan sampai Ivan semakin berlarut larut menggoda nya.


Ivan langsung tertawa kembali melihat wajah malu Jonathan, dia juga tahu jika Jonathan kelepasan dan bukan disengaja, dia sudah melihat nya saat menunggu Amelia berganti pakaian nya tadi.


"Yasudah lah, ayo cepat kami juga ingin berfoto" kata Ivan yang langsung menarik lengan Amelia menuju tempat dimana mereka akan berfoto dengan seorang karyawan Petro.


Jonathan tampak bernafas dengan lega, dia kembali membalikan tubuh nya melihat Karina yang terdiam dengan wajah yang benar benar merona.


"Maaf, aku kelepasan" ucap Jonathan. Dan karina hanya mengangguk dengan wajah yang semakin merona. Bukan salah Jonathan, tapi da juga, bisa bisa nya terjadi hal yang sangat memalukan seperti ini.


Akhir nya setelah bisa menguasai diri masing masing, mereka kembali mengambil foto dengan gaya yang berbeda beda, cukup lama hingga Petro bisa mendapatkan gambar yang sangat bagus dan pas. Namun tetap saja, gambar adegan mereka yang berciuman tadi adalah gambar yang paling pas dan sangat cocok dengan background nya.


....


Ivan dan Amelia juga tidak mau kalah, mereka juga asik berfoto diatas kapal itu. Kapan lagi bisa menikmati waktu seperti ini, akhir akhir ini Ivan begitu sibuk mengurus perusahaan, apalagi Jonathan yang sering libur, jadi beberapa kali dia harus menggantikan kakak nya itu untuk meeting dengan klien nya. Amelia juga sibuk dibutik untuk menyiapkan pakaian pengantin mereka, dia juga akan mengenakan hasil rancangan nya sendiri untuk pernikahannya nanti.


Mereka berfoto hanya untuk seru seruan bukan untuk prewedding seperti Jonathan dan Karina. Saat ini Amelia berdiri dipagar pembatas dengan kostum pelaut wanita yang dibeli Ivan tadi. Tubuh nya yang mungil terlihat begitu lucu dan menggemaskan memakai kostum itu. Untung saja ukuran nya cocok, hanya sedikit kepanjangan dibagian kaki, namun tertutupi dengan sepatu yang dia kenakan.


Dia sedang menyiapkan posisi kamera nya saat ini, Ivan dan Amel bergaya bebas, dan cukup memudahkan untuk nya, apalagi Ivan yang memang tidak kaku seperti Jonathan


"Siap tuan, ayo sekarang tuan angkat nona dipundak ya, seperti pelaut popaye, kuat kan" kata Bento


"Tentu saja, kamu jangan meremehkan aku" sahut Ivan dengan angkuh nya, membuat Amelia mendengus gerah mendengar nya


"Jangan sombong, nanti kalau aku jatuh gimana" kata Amelia sedikit ngeri


"Enggak akan, mana mungkin aku biarin calon istri aku jatuh, kamu cukup jatuh cinta sama aku aja, jangan jatuh kebawah, sakit nanti" jawab Ivan


Amelia langsung memukul gemas pundak Ivan yang tertawa lucu. Bisa bisa nya dia menggombal disaat saaat seperti ini.


Ivan langsung memposisikan tangan dipinggang Amelia sedangkan Amelia meletakan tangan nya dikedua bahu Ivan, mereka saling tatap dan tersenyum lucu, jangan sampai seperti Jonathan yang kelepasan

__ADS_1


"Ok, angkat" seru Bento, Ivvan langsung mengangkat Amelia hanya dengan satu tangan, membuat Amelia langsung terpekik kaget dan tertawa lepas saat Ivan dengan mudah mengangkat tubuh nya. Tubuh Amelia yang memang mungil tentu saja bukan hal yang sulit bagi Ivan yang memiliki tubuh tinggi dan kekar, sudah biasa bagi nya, apalagi dia dan Amelia memang sering bercanda bersama.


Bento langsung mengambil gambar mereka dengan senyum yang tak pernah pudar, apalagi melihat pasangan ini yang selalu bercanda dan tertawa lepas, sungguh pemandangan yang bagus untuk diabadikan


"Yeay!!!!" seru Amelia sembari mengangkat tangan nya tinggi tinggi diatas gendongan Ivan, Ivan membawa Amelia berputar membuat gadis itu langsung tertawa lepas dan memeluk leher Ivan yang terkekeh lucu melihat ulah Amelia.


Ivan menurunkan Amelia dan meraih pinggang nya


"I love you Amelia" teriak Ivan sembari memutar tubuh mereka berdua


"I Love you Jovankha!!!" balas Amelia pula


Bento langsung tertawa melihat mereka berdua, seperti nya bukan Jonathan saja yang terbawa suasana melainkan Ivan juga. Dia tidak berhenti henti nya mengambil gambar Ivan dan Amelia yang terlihat begitu bahagia seperti tidak memiliki beban hidup saja.


Jika Jonathan terbawa suasana romantis, maka Ivan terbawa suasana hati yang bahagia. Dua pria tampan dan mempesona itu memiliki karakter yang berbeda, namun dengan tujuan hidup yang sama. Sore hari ini ditemani sinar mentari yang meredup, suasana ditengah laut itu benar benar penuh dengan keromantisan dan juga kebahagiaan oleh dua pasang anak manusia yang masih tenggelam dalam rasa bahagia mereka masing masing.


....


Bersama nya aku merasa tenang


Kasih sayang yang dia berikan benar benar membuatku melayang


Wajah nya yang rupawan selalu membuat hatiku merindu dalam angan


Tuhan, aku tahu tidak mudah untuk melewati segala sesuatu yang telah ditakdirkan


Tapi aku mohon, izinkan kami bisa bersama untuk bahagia dikehidupan mendatang


Aku mencintainya,


Aku hanya inginkan dia,


*Semoga semua bisa terlalui tanpa derita dan air mata**.*

__ADS_1


~J.J.Alexader~


__ADS_2