
Siang hari terlewati dengan begitu cepat. Acara ijab kabul yang lancar membuat Jonathan dan Karina semakin semangat untuk menjalani setiap acara yang diadakan untuk mereka.
Rasa lelah melayani ratusan tamu undangan masih bisa mereka tahan hingga malam hari ini.
Siang tadi, tamu undangan yang hadir adalah tamu undangan Maxwel yang merupakan kolega kolega bisnis nya, dan juga petinggi petinggi negara.
Dan malam ini adalah pesta yang diadakan untuk tamu Jonathan dan Karina.
Semua karyawan perusahaan Aguenno group mereka undang, sehingga malam ini begitu ramai.
Sahabat sahabat mereka sewaktu jaman kuliah juga tampak hadir untuk melengkapi hari bahagia mereka.
Karina memakai gaun ball gown dengan rambut yang terjuntai berhiaskan mahkota berlian asli. Sebuah kalung permata juga tersemat indah dileher nya. Sangat cantik dan begitu anggun, Jonathan dengan jas silver metalik yang juga semakin menambah kharisma nya.
Saat ini mereka kembali harus melayani setiap tamu yang hadir.
Ada Erika dan Alex yang ternyata sudah bertunangan sekarang, dan bulan depan mereka akan melangsungkan pernikahan.
Samuel juga datang bersama kekasih nya.
Mereka semua naik keatas pelaminan dimana Jonathan dan Karina berdiri bagai raja dan ratu yang sangat menyilaukan untuk dipandang.
"Setelah sekian lama akhirnya kalian menikah juga. Selamat ya Karin" ucap Erika pada Karina yang tersenyum dengan manis. Mereka berpelukan sejenak
"Aih, udah lama banget gak ketemu sama tuan muda. Makin meluber aja pesona Lo" ucap Samuel menepuk bahu Jonathan yang tampak tersenyum melihat nya
"Ya, terakhir kita ketemu beberapa bulan yang lalu ya Jo, itu juga diacara ulang tahun perusahaan Erika" sahut Alex pula
"Udah sibuk banget sekarang. Udah susah buat atur waktu untuk reunian" sahut Erika pula
"Jika begitu kalian jangan pulang dulu, malam ini kita habiskan waktu bersama" kata Jonathan dan mereka semua langsung mengangguk
"Oke, pasti" jawab Alex
"Foto dulu yuk" ajak Erika dan mereka semua langsung saja mengatur tempat dan fotografer juga mulai mengambil posisi
"Eits tunggu, kami juga ikut" seru Ivan tiba tiba. Dia datang dengan Amelia yang tersenyum pada mereka semua
"Kami juga dong" seru Dirga dan Faiz yang juga menyusul mereka
"Oke udah lengkap" seru Erika dengan girang
Mereka langsung berbaris rapi dengan kedua mempelai berada ditengah tengah mereka. Hal yang sudah lama tidak terjadi, bertemu dengan formasi lengkap seperti ini.
Kesibukan masing masing dalam mengurus perusahaan membuat mereka sudah tidak mempunyai waktu untuk bertemu, sebenar nya bukan teman teman Jonathan yang tidak memiliki waktu, melainkan Jonathan dan Ivan sendiri, mereka begitu sibuk mengurus perusahaan besar yang cukup menguras waktu dan tenaga sehingga untuk berkumpul terasa begitu sulit apalagi untuk mengatur waktu.
Keceriaan dan tawa bersama menghiasi acara bahagia Jonathan dan Karina. Mereka berpose dengan berbagai gaya dan tawa nya masing masing. Ya sahabat yang sudah sejak lama bersama tentu nya jika sudah berkumpul pasti akan membuat heboh.
Setelah selesai berfoto bersama mereka semua langsung turun dan duduk dimeja yang cukup besar. Bergantian dengan karyawan Jonathan yang ingin mengucapkan selamat untuk tuan muda mereka.
Danil juga datang malam itu, dia naik bersama beberapa rekan rekan nya yang lain.
Dia menunduk hormat sekilas dihadapan Jonathan dan menjulurkan tangan nya dengan ragu pada atasan nya itu.
"Tuan, selamat atas pernikahan anda, semoga kalian bahagia selalu" ucap Danil begitu tulus, ya meskipun dia merasa sedikit aneh dengan hati nya saat melihat gadis pujaan nya begitu cantik memakai gaun pengantin malam ini.
"Terimakasih" jawab Jonathan begitu singkat , namun dia tetap menyematkan senyum tipis nya pada Danil
Danil kini beranjak pada Karina yang memang terlihat begitu cantik dan anggun. Benar benar pantas menjadi pasangan Jonathan yang dipenuhi dengan kesempurnaan.
"Selamat nona" ucap Danil
"Terimakasih pak Danil" jawab Karin dengan senyum manis nya. Senyum yang terakhir kali akan dilihat oleh pria itu, karena setelah ini dia tidak tahu apa mereka masih bisa bertemu atau tidak. Tidak mungkin kan tuan muda ini membiarkan Karina tetap bekerja.
"Ehm" gumam Jonathan membuat tatapan Danil langsung terputus pada Karina.
Danil langsung tersenyum canggung melihat wajah datar Jonathan itu
"Baiklah, jika begitu saya permisi tuan" ucap Danil dan Jonathan hanya mengangguk
__ADS_1
Sekali lagi Danil menatap Karina, memberikan senyuman terakhir untuk gadis itu dan langsung berlalu dari tempat mereka.
Jonathan menoleh pada Karina yang masih memperhatikan kepergian Danil
"Orang nya sudah pergi tapi kamu masih saja melihat nya" dengus Jonathan membuat Karina langsung menoleh pada nya. Karina langsung tersenyum saat melihat wajah Jonathan yang terlihat kesal
Dia langsung meraih tangan Jonathan dan menggenggam nya dengan lembut
"Suami Karin jangan cemberut gitu. Cuma ngeliat doang, enggak ikut pergi kok" ucap Karina terdengar menggoda membuat Jonathan langsung mendengus
"Jadi kamu mau ikut pergi?" tanya Jonathan
"Mana mungkin, Karin udah punya suami yang lebih dari sempurna seperti ini. Bagaimana mungkin pergi dengan orang lain" jawab Karina dengan senyum manis nya membuat Jonathan benar benar tidak tahan untuk tidak tersenyum
"Jangan ngeliatin laki laki lain. Aku gak suka"kata Jonathan sembari mencubit gemas hidung Karina sekilas
"Iya sayang iya" jawab Karin mengerucutkan bibirnya sekilas
Ditempat Ivan dan dan teman teman yang lain berada, mereka tampak menatap senang pada Jonathan dan Karina.
Seperti nya pria kaku dan dingin itu hanya bisa luluh dengan Karina seorang
"Gak nyangka banget, cuma Karina yang bisa ngeluluhin dia" gumam Alex
"Ya, Lo gak tahu aja kalau diperusahaan gak ada Karina, satu kantor bisa setiap hari kena Omelan nya" sahut Dirga
"Hahaha, gak heran sih gue. Dari dulu juga gitu. Salut banget gue sama lo. Tahan banget ngikutin dia Sampek sekarang" kata Samuel pada Dirga
"Ya, hidup gue memang udah ditakdirkan sama dia" sahut Dirga pula
"Ah iya, kalian kapan Mel?" tanya Erika pada Amelia yang duduk disebelah Ivan
"Bulan depan kak, doain aja supaya lancar" jawab Amelia
"Kenapa gak barengan aja?" tanya Samuel pula
"Meski wajah kita sama, selera kita kan beda" sahut Ivan membuat mereka tampak tertawa dan mengangguk setuju
"Kalian harus Dateng, nanti gue kirim undangan nya" ucap Ivan menatap mereka satu persatu
"Pasti dong, jangan aja kita barengan, kalau gak gimana Dateng nya" jawab Erika
"Ya, gak apa apa. Dateng nya pakek baju pengantin biar samaan" jawab Ivan asal membuat mereka kembali tertawa
"Nah, kalian berdua asisten kapan lagi?" kini Samuel beralih pada Dirga dan Faiz
"Masih panjang perjalanan kami" jawab Faiz dan Dirga langsung mengangguk
"Nunggu aman dikit lah" sahut Dirga pula
"Jangan kelamaan, takut kadaluarsa Lo" sahut Alex
" hilal nya juga belum kelihatan" kata Ivan geli
Mereka kembali tertawa bersama malam itu,bercanda dan berbagi cerita pengalaman masing masing, hingga suara MC acara membuat mereka langsung terdiam
MC acara itu mengumumkan jika saat ini adalah prosesi pemotongan kue dan setelah itu acara pelemparan bunga dari kedua mempelai
"Kesana yuk" ajak Erika yang langsung menarik lengan Amelia, sehingga pegangan tangan nya dari Ivan langsung terlepas
"Lah binik gua" ucap Ivan terperangah namun Alex langsung merangkul bahu nya
"Pisah sebentar juga" sahut Alex yang juga membawa Ivan menuju tengah aula dan diikuti oleh yang lain nya
Sebuah kue dengan tinggi hampir dua meter lebih dengan dekorasi khas kue pengantin cukup membuat mata terperangah takjub
"Gila banget,siapa yang mau ngabisi nih kue" gumam Ivan
"Elo lah, siapa lagi" sahut Samuel membuat Ivan langsung mendengus
__ADS_1
Mereka semua langsung memandang kearah Jonathan dan Karina yang sudah berdiri diposisi masing masing.
Sebuah pedang panjang sudah berada ditangan mereka berdua. Jonathan berdiri dibelakang Karina dengan tangan yang saling menggenggam pedang. Senyum tak pernah lepas dari wajah mereka saat pemotongan kue berlangsung dibantu oleh MC acara.
Jonathan memandang Karin dengan penuh cinta, dia membuka mulut saat Karin menyuapkan kue itu kedalam mulut nya.
"Semoga selalu menjadi suami yang terbaik sayang" bisik Karina pada Jonathan yang langsung mengangguk
Kini bergantian dia yang menyuapkan kue itu ada Karina
"Semoga selalu menjadi istri yang mencintaiku" pinta Jonathan pula, dan tentu saja Karin juga langsung mengangguk
Suara tepuk tangan langsung menggema diaula gedung itu. Semua mata memandang kagum pada Jonathan dan Karina yang memang benar benar seperti raja dan ratu
Mereka kembali menaiki atas pelaminan dan berdiri dipinggir untuk melemparkan bunga pengantin.
Dan tentu saja Ivan dan teman teman yang lain langsung berlari dan memposisikan diri mereka masing masing.
Jonathan dan Karina terlihat tertawa melihat antusias mereka semua. Sungguh hari ini mereka tidak hanya bahagia sendiri, melainkan semua juga ikut berbahagia
Jonathan dan Karina langsung berbalik badan dan menggenggam bersama bunga pengantin nya
"Oke siap ya!!" seru MC acara
"Siap!!" seru Ivan dan yang lain nya
"Satu!"
"Dua!"
"Tiiiiiii
"gaaaa
Jonathan dan Karina langsung melempar bunga tersebut kearah teman teman nya dan ternyata bunga itu dapat ditangkap oleh Ivan yang tampak terperangah kaget, namun dia langsung tertawa melihat ekspresi kecewa teman teman nya yang lain
"Wahhh curang, tahu aja siapa yang bakal nyusul" seru Samuel
"Hahaha, gak boleh sirik kalian" sahut Ivan. Dia menyerahkan bunga itu pada Amelia yang dengan senang hati menerima nya. Ini merupakan pertanda yang baik, semoga acara mereka juga lancar nanti nya.
Semua orang langsung tertawa bersama, apalagi saat tiba tiba musik romantis langsung terdengar dan mengalun dengan merdu
"It's time to dance" seru pembawa acara itu
Mereka semua langsung bersorak Sorai dan langsung ketengah aula untuk mengambil posisi. Ivan merangkul pinggang Amelia dengan mesra, gadis nya ini benar benar cantik dengan gaun navy tanpa lengan dan bahu yang terbuka.
Mereka berdansa mengikuti irama musik
Begitu pula Jonathan yang langsung menarik lengan Karina untuk turun dan bergabung bersama yang lain nya.
Membuat Karin terperangah takjub melihat nya, karena dia tidak yakin tadi jika Jonathan mau melakukan dansa ini
"Ini hari bahagia kita, dan aku akan menuruti keinginan istriku" ucap Jonathan membuat Karin langsung tersenyum dan mengangguk dengan riang.
Mereka langsung turun dan bergabung diantara yang lain, dan tentu saja mereka lah bintang nya hari ini.
Meski kaku namun Jonathan tetap berusaha untuk melakukan nya sebaik mungkin. Mereka saling pandang penuh cinta, kebahagiaan yang benar benar tidak bisa terjabarkan.
Jonathan merangkul pinggang Karina dengan mesra, sedangkan tangan Karina sudah berada didada nya.
"I love you" ucap Jonathan membuat Karina langsung tersenyum
"I love you more" balas Karina
Namun tiba tiba seseorang berteriak kencang membuat Jonathan dan Karin langsung terkesiap kaget mendengar nya
"Karin awas!!!!!" teriak Diana yang mendorong Karin dengan kuat hingga dia terdorong kearah Jonathan yang juga terhempas kebelakang.
Sedangkan Diana sudah duduk dengan darah yang mengucur diperut nya
__ADS_1
"Diana!!!" teriak Karina dan orang orang yang lain nya
Ivan dan Dirga langsung menangkap seorang wanita yang tidak dikenal yang telah mencoba menusuk Karina disaat mereka tidak ada yang menyadari nya.