Story Of The Twins

Story Of The Twins
Terungkap Fakta Yang Sebenar nya


__ADS_3

Keesokan hari nya....


Ivan sedang duduk melamun didalam kamar nya.


Ia sudah merasa jenuh dan kesepian.  Ia yang biasa nya bekerja dan bekerja kini sudah lebih dari seminggu dia hanya belajar dan belajar untuk menghabiskan waktu nya. Meskipun semua kebutuhan nya sudah tersedia namun entah mengapa dia juga butuh kebebasan seperti yang dirasakan Jonathan.


Meski dia sangat bersyukur bisa merasakan kehidupan yang nyaman dan serba ada, apalagi perhatian dan kasih sayang Delisha yang membuat nya merasakan kasih sayang seorang ibu yang selama ini tidak pernah dirasakan nya.


Masalah yang terjadi di keluarga Jonathan sungguh membuat nya penasaran dan jauh didalam lubuk hati nya dia merasakan suatu perasaan yang aneh, ada rasa takut, khawatir dan sedih saat tahu bahwa keluarga ini sedang tidak baik baik saja.


...


Hari mulai sore,  tiba tiba ponsel Ivan berdering pertanda panggilan masuk dari Dirga.  Dirga meminta Ivan untuk menemui nya dirumah Dirga.


Ivan pun langsung berangkat bersama Roy dan pengawal nya setelah berpamitan dengan Delisha yang belum pulang dari perusahaan nya.


Sesampai nya dirumah Dirga, ia melihat Dirga tengah duduk bersama kedua orang tua nya.  Ivan masuk dengan nafas yang tercekat.  Ia merasa gugup sekarang.  Pasti mereka akan membahas tentang identitas Ivan fikir nya.


"selamat sore om tante" sapa Ivan ramah namun terlihat begitu canggung


"sore nak,  silahkan duduk" jawab Nina, ibu Dirga


Rico dan Nina memperhatikan Ivan dari ujung keujung dengan tatapan yang sulit diartikan.  Ivan yang merasa dipandangi pun merasa risih dan tak enak.


"ada apa ini, kenapa dengan mereka. apa mereka mau marah.  Habis lah aku" batin Ivan gugup, dia hanya bisa menundukan kepala nya sambil meremas ujung kaos nya


Rico dan istri nya saling pandang dengan mata yang sudah berkaca kaca.  Mereka sungguh tak menyangka bahwa saudara kembar Jonathan masih hidup.


Flashback on


" pa,  ma,  Dirga mau bicara" ucap Dirga serius


"ada apa nak,  apa ada sesuatu yang mencurigakan lagi? " tanya Rico


"bukan pa,  untuk sekarang bukan itu. Aku ingin memberitahu tau papa sesuatu" ucap Dirga serius


"tentang apa? " tanya Rico heran


"Jonathan yang sekarang kita lihat sebenar nya bukan Jonathan pa" ucap Dirga


"apa maksud mu nak? " tanya Rico dan istrinya bersamaan


"dia Ivan pa,  ma,  Jonathan meminta mereka bertukar posisi. " jelas Dirga.

__ADS_1


Dirga pun menceritakan semua yang dikatakan Ivan kemarin pada orang tua nya. Jelas itu membuat Rico dan Nina saling berpandangan heran dan terkejut


"apa kau yakin kalau dia bukan Jonathan nak? " tanya Rico lagi


Sementara Nina sudah mulai berkaca kaca menahan tangis


"Dirga yakin pa,  sikap mereka berbeda bagai langit dan bumi.  Lagian Ivan sendiri yang bicarakan" ungkap Dirga


"ya Tuhan pa,  kalau benar seperti itu berarti anak itu masih hidup pa.  Mama sungguh tak menyangka" tutur ibu Dirga mulai meneteskan air mata nya


"apa maksud mama? " tanya Dirga heran


"kalau benar anak yang kau ceritakan itu bukan Jonathan berarti itu adalah kembaran Jonathan yang hilang 19tahun yang lalu nak" jelas Rico


"hah,  berarti Jonathan punya kembaran pa? " tanya Dirga terkejut


"iya,  Ivan yang kau maksud itu hilang diculik orang" lirih Rico


"astaga, pantas saja mereka mirip sekali" gumam Dirga


Flashback off


"nak,  apa benar yang dikatakan Dirga tentang dirimu? " tanya Rico pelan dengan mata masih menatap dalam Ivan


"nak apa boleh tante melihat bagian telinga mu? " tanya Nina ragu


"hah,  buat apa tante? " tanya Ivan heran


"sebentar saja, nak" ucap Nina lagi


Meski terlihat ragu dan heran Ivan pun hanya mengangguk.


Rico dan Nina langsung memeriksa bagian telinga sebelah kiri Ivan.


Mereka terperanjat ketika menemukan tanda lahir dibagian itu.  Sudah jelas sekarang bahwa Ivan adalah saudara kembar Jonathan.


"ya tuhan,  Alhamdulilah kamu masih hidup nak" ucap Nina, dia pun langsung memeluk tubuh Ivan dengan erat.


Sementara Ivan terlihat sangat terkejut dengan perlakuan Nina yang tiba tiba memeluk nya.


Rico dan Dirga hanya melihat itu dengan mata berkaca kaca takjub.


"apa maksud nya ya tante,  om,  saya kan memang hidup! " tanya Ivan dengan wajah yang terlihat bodoh keheranan

__ADS_1


"nak,  sebenarnya kamu adalah saudara kembar nya Jonathan yang hilang sewaktu masih bayi dulu" jelas Rico membuat Ivan terkesiap kaget


"hah,  saya saudaraan sama bang Jo? " tanya Ivan masih dalam kebingungan nya.


"iya nak,  kamu diculik sewaktu kamu masih bayi" jelas ibu Dirga


"gak,  gak mungkin ."  jawab Ivan tak percaya. Sungguh ini adalah sebuah hal yang belum bisa dimengerti nya.


Ivan langsung bangkit hendak keluar rumah namun ditahan oleh Rico dan Dirga


"Van,  lo dengerin dulu penjelasan nya" ucap Dirga sambil menahan lengan Ivan


"lepas" kata Ivan sembari menepis tangan Dirga


"nak, tolong dengarkan kami sebentar" kata Rico yang kini mendekat kearah Ivan


"Kalau aku diculik kenapa kalian gak bisa cari aku.  Bukan kah kalian punya banyak uang, bahkan banyak pengawal. " ucap Ivan sambil menahan segenap emosi nya, bahkan kini mata nya terlihat berkaca kaca


"nak,  kami sudah berusaha mencari mu, sudah semua pengawal kami kerahkan keseluruh sudut kota.  Tapi apa daya kami,  kami tidak bisa menemukan mu dari sekian banyak nya bayi yang ada dikota ini.  Wanita yang menculik mu ternyata depresi kami hanya menemukan nya tanpa dirimu.  Kamu tau nak,  ibu mu hampir gila karena kehilangan dirimu, mereka sudah bertahun tahun menantikan kehadiran kalian. " ungkap Rico sambil mengusap pelan pundak Ivan


"tapi kalian gak tau gimana payahnya kehidupan ku" lirih Ivan dengan air mata yang mulai menggenang


"nak,  kami minta maaf karena tak bisa menjaga mu.  Tapi ini sudah takdir.  bukan hanya kamu yang tersiksa  tapi Jonathan juga,  semenjak kamu menghilang dia tidak bisa menikmati hidup nya dengan baik seperti anak anak lain.  Kamu bisa merasakan nya sendiri kan.  Percayalah kami semua juga merasakan seperti yang kamu rasakan meski permasalahan nya berbeda" jelas Rico dengan hati hati, dia tahu saat ini Ivan pasti terpukul menerima kenyataan ini


Ivan pun jatuh terduduk dilantai dengan air mata yang mengalir deras dipipi nya.


Ia sungguh bahagia mendengar bahwa orang tua kandung nya masih hidup.  Tapi ia juga sedih karena masalah yang sedang menimpa mereka.


Pantas saja dia merasa nyaman dan seperti menemukan rumah nya saat dia bersama Jonathan maupun Delisha, karena pada kenyataan nya dia memang mempunyai ikatan dengan mereka.


"tenanglah nak,  jangan menangis lagi.  Mama mu pasti bahagia bisa melihat mu lagi"  ucap Nina sambil memeluk Ivan.


Dirga pun menangis haru melihat kenyataan yang sedang dilihat nya ini.


Setelah tenang Rico mengajak Ivan untuk mengobrol dan menanyakan tentang kehidupan Ivan sebelum ini.


Ivan pun menceritakan tentang kehidupan nya pada Nina dan rico.  Mereka mendengarkan cerita kehidupan Ivan yang menyedihkan harus berjuang untuk bisa hidup dan mencapai cita cita. Mata mereka terlihat berkaca kaca mendengar cerita Ivan.


Ivan pun memberitahu pada Rico bahwa papa nya masih hidup . Dan tentu saja hal itu membuat mereka sangat senang.  Namun mendengar penjelasan bahwa papa nya lupa ingatan seketika luntur lah wajah bahagia mereka.  Namun masih tetap bersyukur bahwa Maxwel ternyata masih hidup.


...


jangan lupa tinggalin jejak guys 😊

__ADS_1


__ADS_2