Story Of The Twins

Story Of The Twins
Mencari Amelia


__ADS_3

Beberapa hari kemudian...


Beberapa hari ini tidak ada lagi musuh yang menyerang kediaman Ivan dan Delisha, karena Rico telah mengerahkan banyak pengawal dan juga beberapa anggota kepolisian untuk menjaga ketat rumah itu, begitu pula dengan rumah nya karena hingga saat ini Delisha dan Ivan tinggal dirumah Rico untuk sementara waktu agar memudahkan Rico menjaga mereka berdua.


Musuh sudah mulai menampakan aksi nya, Darwin begitu menggebu untuk merebut kekuasaan Maxwel dengan mencelakai anggota keluarga nya, terutama Jonathan dan kini Ivan yang menjadi sasaran utama nya. Dan tentu saja itu membuat Rico harus siaga setiap waktu untuk melindungi anggota keluarga Maxwel yang sudah menjadi tanggung jawab nya sebagai orang kepercayaan Maxwel.


..


Kini Ivan telah berada dikampus nya, meski Delisha melarang Ivan untuk pergi, namun Ivan tetap kekeh untuk kuliah, karena ia ingin mencari tahu tentang Amelia, gadis yang pasti tahu sesuatu tentang masalah keluarga nya.


Saat ini Ivan sedang berada dikantin kampus.  Berbincang dan bercanda seperti biasa nya bersama teman yang lain.


"udah beberapa hari ini si Andrean gak masuk,  dia kenapa ya.  Gak ada kabar juga" tanya Alex sambil menyeruput minuman nya


"iya ya, lagian beberapa hari sebelum dia gak masuk dia juga gak pernah lagi gabung sama kita kan,  " timpal Erika pula


"mungkin dia lagi ada masalah kali" balas Dirga


"mungkin juga. Tapi gak biasa nya Dir,  biasa nya dia selalu ngikuti kita, apalagi sama Jo" jawab Erika


" kenapa lo jadi kepo gitu si Rik,  lo udah berpaling ya" ejek Samuel membuat Erika berdecak kesal


"apaan sih lo,  gue cuma nanyak doang ya, " jawab nya.


"haha,  jelek banget muka lo itu" ejek Samuel lagi


"memang gak ada akhlak lo.  Gue timpuk juga lo" kata Erika sewot sembari melayangkan tinju nya ke udara


"udah deh,  kayak anjing sama kucing aja kalian ini.  Berisik" ucap Dirga


"heran gue liat temen lo ini,  demen banget cari masalah sama gue" sewot Erika


"udah deh,  jatuh cinta baru tau rasa kalian berdua,  berantem mulu" sindir Alex


"gak mungkin"  ucap Samuel dan Erika bersamaan


Ivan dan dirga hanya terkekeh melihat kelakuan teman teman nya


"Dir,  temeni gue keperpus yuk,  gue mau cari buku buat tugas" ajak Ivan pada Dirga sembari memainkan sebelah mata nya

__ADS_1


Dirga yang mengetahui kode dari Ivan pun langsung mengerti.


Dia hanya mengangguk untuk mengiyakan ajakan Ivan


"sejak kapan lo jadi gak berani keperpus sendirian Jo, biasa nya paling anti ditemenin" sindir Samuel membuat Ivan langsung tersenyum canggung begitu pula dengan Dirga


"hehe,  iya lagi takut gue.  Pergi dulu ya" balas Ivan cepat dan langsung meninggalkan teman teman nya yang masih menatap nya dengan pandangan heran


Dirga pun kemudian bangkit dari kursi nya dan menyusul Ivan, membuat Alex, Samuel dan Erika saling pandang


"lama lama gue kayak bukan sama Jonathan,  lain banget tu anak" ujar Samuel masih memandang punggung Ivan dan Dirga yang mulai menjauh


"iya bro,  beda banget dari Jo yang kita kenal" timpal Alex pula


"beda banget pun,  " lirih Erika


"akhir akhir ini mereka selalu berdua kan, seperti punya masalah yang gak boleh kita tahu" kata Erika lagi


"iya, gue curiga, sebenar nya apa sih yang disembunyikan sama mereka" jawab Alex


"Dirga juga akhir akhir ini selalu pulang bareng Jonathan kan," kata Samuel pula


"iya, gue kayak gak kenal sama Jo yang sekarang" lirih Erika lesu


Bagaimana mereka tidak heran dan bingung, jika sifat Jonathan dan Ivan memang sangat berbeda bagai hitam dan putih, yang perbedaan nya sangat mencolok. Apalagi kini Ivan hanya mau berbagi cerita dengan Dirga karena dia hanya merasa cocok dengan teman Jonathan yang satu ini, dan tentu saja hal itu membuat tanda tanya besar dibenak Alex, Erika dan Samuel.


Mereka pun hanya bisa hanyut dalam pikiran mereka masing masing tentang Ivan yang mereka sangka Jonathan itu.


...


Ivan dan Dirga kini tengah berada diperpustakaan.  Mereka duduk disudut ujung perpustakaan agar leluasa berbicara.


"gue tadi pagi sebelum masuk kelas liat Amelia didekat taman kampus.  Gimana menurut lo.  Apa kita datengin lagi dia? " tanya Ivan


"boleh,  kalau nunggu dia yang datengi lo,  gak tau kapan kan, udah beberapa hari ini gak ada muncul tu anak" balas Dirga


"yauda ayok sekarang aja" ajak Ivan langsung melangkah keluar perpustakaan itu


"ck,  sebener nya gue risih mau datengin dia,  males banget gue dikerubungi fans fans lo itu. " ucap Dirga kesal namun masih juga mengikuti langkah Ivan

__ADS_1


"haha,  kenapa,  kan seru kayak artis" gelak Ivan


"artis pala lo.  Terkadang gue rindu sama sifat si Jo yang dingin itu.  Gak ada yang berani deketin,  beda banget sama lo ini,  berasa jadi asisten artis gue" ucap Dirga dengan nada kesal


"haha,  iya gue juga heran kenapa sifat gue sama bang Jo beda.  Padahal muka kami sama.


Yauda biar gue aja yang nemuin tu anak,  lo gak usah ikut" ujar Ivan yang tiba tiba berhenti


"ha,  eh gak usah,  gue becanda kali" ucap Dirga gelagapan dan tak enak


"iya beneran,  gue aja.  Mungkin kalau gue sendiri dia lebih enak jelasin nya kan " jawab Ivan


"beneran gak papa" tanya Dirga lagi


"iya,  yauda,  gue cabut dulu"  ucap Ivan yang langsung pergi meninggalkan Dirga yang masih memperhatikan nya dengan seksama.


Sepanjang jalan menuju kelas Amelia seperti biasa Ivan menjadi pusat perhatian mahasiswi disana.


Namun Ivan yang sedang melamun tidak menghiraukan sapaan mereka seperti biasa.


"gue jadi rindu sama si Faiz.  Gimana kabar dia ya.


Nanti kalau masalah ini udah selesai gue bakalan ajak dia kuliah disini.  Dia pasti seneng " guman Ivan


Hingga tak sengaja dia menabrak seseorang yang langsung terjatuh karena badan nya yang kecil dan mungil.


"eh maaf,  gue gak sengaja" kata Ivan langsung membantu gadis itu berdiri.


Dan betapa senang nya Ivan karena tahu gadis yang ditabrak nya adalah gadis yang dicari nya.


"Amelia"


"kakak" jawab gadis itu


"wah kebetulan kamu disini" kata Ivan dengan wajah yang berbinar membuat Amelia terpaku sejenak namun dengan cepat tersadar kembali


"ada apa kak" tanya Amelia


"kakak ada perlu sama kamu" jawab Ivan

__ADS_1


"emm, tapi Amel sibuk kak. maaf" jawab Amel hendak melangkah pergi meninggalkan Ivan, namun Ivan langsung memegang lengan nya dengan lembut hingga membuat Amelia menghentikan langkah nya


"sebentar saja" pinta Ivan membuat Amelia menghela nafas sejenak dan setelah itu menganggukan kepala nya.


__ADS_2